Bakti Sosial Serentak, Polres Kampar Bagikan 300 Paket Sembako dan Benih Ikan Serta Bibit Tanaman

ARBindonesia.com, KAMPAR – Jumat pagi (15/5/2020) Jajaran Polres Kampar melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial Serentak Gelombang II dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.


Kegiatan ini dipimpin Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK dan dihadiri Dandim 0313/ KPR diwakili Kasdim Mayor Inf. Gunawan N, Kasatpol PP Kab. Kampar Nurbit S.Sos, Kepala BPBD Kampar yang diwakili Kabid Pencegahan Noviarudin serta seluruh Pejabat Utama Polres Kampar.


Kegiatan diawali Apel Pemberangkatan dari halaman Mapolres Kampar yang diikuti Babhinkamtibmas dari Polsek Bangkinang Kota, Polsek Bangkinang Barat dan Polsek Tapung.


Dalam Apel ini Kapolres Kampar menyerahkan secara simbolis bantuan yang akan didistribusikan untuk warga kurang mampu terdampak Covid-19, yang akan diantar langsung oleh para Bhabinkamtibmas ke rumah masing-masing penerima.


Bantuan yang disiapkan berupa 300 paket sembako, dimana masing-masing paket berisi beras 5 kg, telur 15 butir dan minyak goreng kemasan 1 Liter, selain itu juga diberikan bantuan berupa benih ikan sebanyak 2000 ekor, 60 kg bibit jagung, 14 kantong bibit cabe dan 6 kantong bibit terong.


Sekira pukul 09.30 wib, seluruh Bhabinkamtibmas berangkat mengantarkan bantuan ini menuju rumah-rumah para penerima di Desa Binaannya, pada waktu bersamaan seluruh Polsek Jajaran melaksanakan kegiatan yang sama di wilayahnya dan dipimpin oleh Kapolseknya masing-masing.


Pelaksanaan Bakti Sosial Serentak ini mendapat respon positif dari masyarakat, dan mereka menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Polres Kampar atas bantuan yang diberikan terhadap mereka disaat Pandemi Covid-19.


Kapolres Kampar pada kesempatan ini menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial serentak gelombang II ini, merupakan program Polri untuk membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.


“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban sebagian masyarakat ditengah kesulitan mereka saat Pandemi Covid-19,” jelas Kapolres.***(yus)




Perpres 64 Tahun 2020, Pemerintah Berikan Bantuan untuk Peserta JKN KIS Kelas III

ARBindonesia.com, JAKARTA – Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta Program Jaminan Kesehatan
Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Rabu (13/5/2020).


Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf
mengatakan bahwa diterbitkannya kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan putusan Mahkamah Agung.


“Perlu diketahui juga, Perpres yang baru ini juga telah memenuhi aspirasi masyarakat seperti yang
disampaikan wakil-wakil rakyat di DPR RI, khususnya dari para Anggota Komisi IX, untuk memberikan bantuan iuran bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/mandiri dan Bukan Pekerja kelas III,” jelas Iqbal, Rabu (13/05).


Ia menerangkan, besaran iuran JKN-KIS peserta PBPU dan BP/Mandiri untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2020, mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu Rp 160.000 untuk kelas I,
Rp 110.000 untuk kelas II, Rp 42.000 untuk kelas III.


Sementara untuk bulan April, Mei, dan Juni
2020, besaran iurannya mengikuti Perpres Nomor 82 Tahun 2018, yaitu Rp 80.000 untuk kelas I, Rp 51.000 untuk kelas II, dan Rp 25.500 untuk kelas III.


“Per 1 Juli 2020, iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan menjadi Rp 150.000 untuk kelas I, Rp 100.000 untuk kelas II, dan Rp 42.000 untuk kelas III,” tutur Iqbal.


Sebagai wujud perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi finansial masyarakat, lanjut
Iqbal, pemerintah menetapkan kebijakan khusus untuk peserta PBPU dan BP kelas III. Tahun 2020,
iuran peserta PBPU dan BP kelas III tetap dibayarkan sejumlah Rp 25.500. Sisanya sebesar Rp 16.500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah.


“Kemudian, pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP kelas III membayar iuran
Rp 35.000, sementara pemerintah tetap memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000,” tambahnya.


Iqbal juga mengatakan, sebagai upaya mendukung tanggap Covid-19, pada tahun 2020 peserta JKN￾KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kepesertaannya kembali dengan hanya melunasi tunggakan iuran selama paling banyak 6 bulan.


“Sisa tunggakan, apabila masih ada, akan diberi kelonggaran pelunasan sampai dengan tahun 2021,
agar status kepesertaaannya tetap aktif. Untuk tahun 2021 dan tahun selanjutnya, pengaktifan
kepesertaan harus melunasi seluruh tunggakan sekaligus,” ujarnya. (Rls/BPJS C Tembilahan)




Aliansi BAPEKAT Bubarkan Pemuda yang Sering Berkumpul di Kelurahan Air Tiris

ARBindonesia.com, KAMPAR – Aliansi Masyarakat yang tergabung dalam Pembasmi Penyakit Masyarakat (BAPEKAT) melakukan penertiban serta pembubaran terhadap pemuda  yang sering berkumpul di wilayah Kelurahan Air Tiris, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Rabu (13/5/2020) malam.


Dikatakan Ketua Aliansi Masyarakat BAPEKAT, Eky Saputra menyampaikan bahwa penertiban terhadap pemuda-pemudi yang berkumpul disetiap malam pada bulan suci Ramadhan tersebut kerap menimbulkan keresahan terhap warga sekitar.


“Terpaksa harus dibubarkan, pasalnya selain dari menimbulkan keramaian ditengah Pandemi Covid-19,  juga menimbulkan keresahan terhap masyarakat sekitar,” tutur  Eky Saputra, Kamis (14/5/2020).


Lanjutnya, dalam penertiban itu, BAPEKAT di bantu juga oleh Pihak Kepolisian, Babinkabtibmas, Polsek Kampar, Babinsa Koramil, Ketua RW, RT, Satpol PP dan juga Tokoh Agama.


“Karna banyaknya masyarakat yang berkeliran pada malama hari di wilayah tersebut, maka penertiban ini akan trus berjalan selama bulan suci ramadhan,” imbuhnya.


“Ditambah lagi Kabupaten Kampar akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tentunya ini sangat tidak dianjurkan untuk berkeliaran apalagi berkumpul diluar,” tambah Eky. (Ky/Arb)




Peduli Terhadap Mahasiswa Inhil di Jabodetabek, Sambu Group Salurkan Paket Sembako

Foto: Penyerahan simbolis bantuan sembako untuk mahasiswa oleh Nurul Fajrini, Head of PR, SAMBU Group, kepada Masdar, perwakilan Sahabat Kelapa Indonesia


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sambu Group bekerja sama dengan Sahabat Kelapa Indonesia memberi bantuan sembako kepada mahasiswa asal Indragiri Hilir, Riau, yang sedang mengenyam pendidikan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Kamis (14/5/2020).


Serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Nurul Fajrini, Head of Public Relations Sambu Group dan diterima oleh Masdar, perwakilan Sahabat Kelapa Indonesa di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.


Head of Public Relations Sambu Group, Nurul Fajrini menyampaikan sebagian besar mahasiswa asal Inhil yang saat ini masih berada di Jabodetabek terpaksa mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halaman jelang Lebaran 2020.


Hal ini sebagai imbas dari larangan mudik yang diterapkan pemerintah guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 (Coronavirus). Sebagian lagi orangtuanya ada yang terdampak Covid-19 -19 karena usaha atau mata pencahariannya terimbas.


“Sehingga tidak bisa berkirim uang seperti biasanya, dan berpengaruh atas pemenuhan kebutuhan pokok para mahasiswa,” tutur Nurul Fajrini.


Melihat kondisi ini lanjut Nurul, Sambu Group terpanggil untuk ambil bagian dalam meringankan beban para mahasiswa.


“Kami berharap bantuan sembako ini bisa meringankan beban mahasiswa di perantauan, dan mereka bisa terus termotivasi dan mendapat dukungan di tengah pandemi COVID-19 (Coronavirus) meski jauh dari keluarga, “ujar Nurul Fajrini.


Terlebih sebagian besar  mahasiswa tersebut adalah anak petani kelapa. Dimana Sambu Group yang beroperasi di Indragiri Hilir, merupakan industri pengolahan kelapa terpadu, dan sebagian besar kelapanya diperoleh dari petani kelapa Inhil.


Kesejahteraan petani kelapa merupakan salah satu perhatian dalam program sustainability development yang dimiliki oleh Sami Group.


“Termasuk tentunya pendidikan anak dari petani kelapa, “lanjut Nurul Fajrini.


Setelah diserahkan oleh Sambu Group, team Sahabat Kelapa Indonesia akan mendistribusikan sembako tersebut langsung kepada mahasiswa asal Indragiri Hilir ke tempat tinggalnya. Ada yang tinggal di asrama mahasiswa, namun sebagian besar tinggal di kost.


“Puluhan mahasiswa tersebut tersebar di berbagai universitas dan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta di Jabodetabek,” tambahnya.


Tambahnya lagi, Sambu Group percaya bahwa pendidikan adalah sarana konstruktif yang akan memperbaiki kehidupan serta kesejahteraan sosial masyarakat.


“Dengan semangat mendukung pendidikan yang lebih baik, Sambu Group berharap mahasiswa Indragiri Hilir dapat termotivasi dan fokus pada proses akademi yang sedang dijalankan, dan pastinya tetap optimis situasi akan segera pulih seperti sedia kala,” harap Nurul Fajrini, Head of Public Relations Sambu Group.


Sementara itu, Ketua Sahabat Kelapa Indonesia, Mawardin M Simpala mengatakan dampak ekonomi yang dialami orang tua ternyata juga berdampak kepada sebagian mahasiswa.


Sehingga kami melihat perlunya dukungan bagi para mahasiwa Inhil untuk bisa terus bertahan di Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19.


“Gayung bersambut, Sambu Group mempunyai perhatian atas hal ini,” papar Mawardin M Simpala


“Sebagian besar orang tua mahasiswa ini berprofesi sebagai petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, “ imbuhnya. (SG/NF).


Editor Arb




TP PKK Kecamatan Reteh Giat Pembagian 600 Masker

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka pencegahan penularan covid19 Tim Pengerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) berperan aktif ikut turun langsung dalam pembagian masker kepada Masyarakat kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak  600 masker, Rabu (13/05/2020).


Ada banyak manfaat dalam penggunaan masker dalam rangka pencegahan penularan covid-19, hal ini sesuai dengan rekomendasi WHO dan himbauan dari pemerintah.


Ketua TP PKK Kecamatan Reteh, Ermawati Arbani menyampaikan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat dilakukan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker pada saat di luar rumah.


“Dengan adanya pembagian masker ini diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap diri sendiri dan orang lain sehingga diharapkan selalu menggunakan masker ketika berada diluar rumah, tanpa kecuali,” imbuhnya.


Lanjutnya, kagiatan pembagian masker ini merupakan kali kedua dilakukan oleh PKK Kecamatan Reteh. Kali ini, 600 masker yang dibagikan dibagi dalam dua sesi, sesi pertama dibagikan kepada pengguna jalan yang tidak menggunakan masker.


“Sesi kedua di bagikan dengan cara door to door untuk menghindari kerumunan,” imbuh Ermawati


Selain itu, Ketua PKK Kecamatan Reteh mengatakan  mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurusnya utk turun kejalan walaupun di sela kesibukan dirumah dalam mempersiapkan buka bersama keluarga.


Sementara, pada kesempatan yang sama Ketua PKK Kelurahan Pulau Kijang, Umi Kalsum mengatakan  bahwa kami berharap dengan menggunakan masker dapat saling menjaga dan mempercapat pemutusan mata rantai Covid-19.


Untuk diketahui, Tim penggerak PKK kecamatan Reteh yang turut ikut serta dalam pembagian masker berjumlah 15 orang  yang terdiri dari Ketua PKK Kecamatan Reteh, Ketua PKK Kelurahan Pulau Kijang, Ketua PKK Kelurahan Madani, Ketua PKK Kelurahan Metro berserta  anggota tim pengerak PKK, yang terbagi menjadi beberapa kelompok di berbagai titik sentral kecamatan Reteh yang banyak di kunjungi oleh masyarakat.


Kegiatan pembagian makser ini di dampingi langsung oleh Camat Reteh, Kepala Puskesmas Pulau Kijang ,  Polsek Reteh, Danramil 07 Reteh, dan Relawan Covid-19 Kecamatan Reteh. (CM)


Editor Arb




Aliansi BAPEKAT Terbentuk, Eky Saputra : Bergerak Memberantas Penyakit Masyarakat

ARBindonesia.com, KAMPAR – Warga Kelurahan Air Tiris, melaksanakan musyawarah pembentukan organisasi ‘Aliansi Masyarakat Basmi Penyakit Masyarakat (BAPEKAT) Kelurahan Air Tiris’, Selasa (12/5/2020).


Dalam musyawarah tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Masyarakar Kelurahan Air Tiris yaitu  Anggota DPRD Prov Riau Ardiansyah , PLT Lurah Air Tiris, Babinkabtibmas, Polsek Kampar,  Babinsa Koramil, Ketua RW, Perwakilan Anggota Satpol PP,  Ketua LPM Kel Air Tiris, Ketua Umum Masjid Raya Kecamatan Kampar, Tokoh Pemuda, Tokoh agama dan unsur Masyarakat lainnya.


Dari hasil musyawarah tersebut, di sepakati sebagai pengurus inti, terpilih sebagai ketua Eki Saputra, Wakil Fatur Amir, Sekretaris Afrizal, Bendahara Rian Aziz dan Wakil Bendahara Hamdani.


Ketua terpilih, Eki Saputra mengatakan Aliansi ini bergerak di bidang memberantas penyakit Masyarakat yg ada di Kelurahan Air Tiris, dan yang utama menertibkan para remaja yang entah darimana datangnya lalu berkumpul di taman depam Kantor Camat Kampar yang sudah teramat sangat meresahkan.


“Dalam Waktu dekat ini, Aliansi  BAPEKAT beserta K
kawan-kawan pengurus akan turun kelokasi untuk menininjau langsung pemuda-pemudi dan juga masyarakat yang selalu membuat resahkan warga,” tutur Eky.


Lanjutnya, Karna sudah terlalu banyak Kejahatan-kejahatan yang dibuat disekitar keluarahan Air Tiris, maka Aliansi ini nantinya akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Kampar dan juga dengan Pihak Polsek dan Koramil, serta Satpol PP.


“Dalam waktu dekat ini juga kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait,” tutup pemuda energik, Ketua Aliansi Masyarakat BAPEKAT, Eky Saputra. (Ky/Arb)