Berjalan Kondusif, Masa Aksi Membubarkan Diri dengan Satu Pesan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Masa aksi unjuk rasa yang tergabung dalam organisasi ‘PAO’ membubarkan diri dengan tertib, Senin (7/9/2020) sekitar pukul 15.40 wib.


Hal itu tentunya setelah masa aksi mendengarkan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk memberikan keterangan mengapa Bupati dan Wakil Bupati tidak hadir menemui pengunjuk rasa.


“Bupati dan Wakil Bupati saat ini sedang dalam perjalanan dinas, ke Pekanbaru,” tutur Muhtar T, kepala Bappeda menyampaikan.


Mengetahui bahwa Bupati dan Wakil Bupati tidak berapa di Tembilahan, akhirnya masa aksi memutuskan untuk membubarkan diri dengan meninggal satu pesan.


“Terkusus buat Wakil Bupati, jika dalam waktu 10 hari kasus ini (penyerobotan lahan masyarakat) tidak selesai, kami pastikan kami akan hadir kembali dengan ribuan masa,” lantang Panglima ‘PAO’ Anawawik menyampaiakn pesan di akhir orasinya.


Selain itu , masa aksi juga memberikan apresiasi atas petugas keamanan (TNI, Pori dan Pol PP) yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa ‘Inhil Menggapai Keadilan’ sehingga berjalan secara aman dan kondusif. (Arb)




Memanas ! Masa Aksi Desak Bupati dan Wakil Bupati Inhil Keluar, Temui Kami !!

ARNindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Memanas, telah berlangsung hampir satu jam, masa aksi desak Bupati dan Wakil Bupati Inhil untuk hadir ditengah-tengah barisan masa aksi.


“Keluar, Keluar !!, TEMUI KAMI,” teriak masa aksi dalam pautan media, Senin (7/9/2020).


Hingga berita ini diterbitkan, 15.40 wib. Bupati dan wakil Bupati Inhil belum terlihat hadir di lokasi unjuk rasa. Hanya beberapa perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Inhil yang terlihat hadir.



(Arb)




Sedang Berlangsung, PAO Gelar Aksi di Kantor Bupati Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – sedang berlangsung, ratusan masa aksi yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan ‘PAO’ menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (7/9/2020) siang.


Masa aksi menuntut janji Wakil Bupati Inhil atas pembebasan lahan masyarakat yang diduga diserobot oleh salah satu perusahaan di Kabupaten Inhil.


“Mana janji mu pak Wakil Bupati,” seru Korlap dalam orasinya..


Hingga berita ini diterbitkan, barisan masa aksi masih menyampaikan orasinya sambil meminta Bupati dan wakil Bupati Inhil untuk hadir ditengah-tengah mereka. (Arb)




Usut Dugaan Izajah Palsu Wakil Bupati Kuansing, LID Gelar Aksi di Dinas Pendidikan Riau

Korlap LID, Fadli menyerah berkas laporan kepada pihak Disdik Riau atas dugaan izajah palsu yang melibatkan Wakil Bupati Kuansing, foto Joni K.


ARBindonesia.com, PEKANBARU – Puluhan masa aksi yang tergabung dalam Lingkar Indonesia Djoeang (LID) gelar demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Senin (7/9/2020) di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.


Fadli selaku Koordinator Lapangan (korlap) aksi menyampaikan agar pihak Disdik untuk mengusut segera dugaan ijazah palsu yang melibatkan Halim selaku Wakil Bupati Kuansing.


“Kami yakin Disdik tidak akan bisa di intervensi oleh pihak manapun terkait dengan persoalan ini,” kata Fadli dalam orasinya.


Selain itu, masa aksi juga menuntut pihak Disdik untuk segera menyelesaikan persoalan atas dugaan Izajah palsu tersebut dengan meninjau nomor seri Ijazah pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Ditdasmen) Republik Indonesia.


“Atas dasar ini Kementrian Pendidikan RI akan memanggil dan melihat persoalan dugaan Ijazah palsu tersebut pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. Dengan langkah ini akan ada kejelasan,” tegasnya.


Sementara itu, Yusri Rasul selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau saat menjumpai masa aksi menyampaikan terimakasih kepada Lingkar Indonesia Djoeang (LID) karna sudah mau hadir langsung untuk menyampaikan tuntunan atas dugaan Izajah palsu.


“Tuntutan atas dugaan ijazah palsu ini akan kami tindak lanjuti. Karena ini butuh proses, maka beri kami waktu untuk menindaklanjuti nya,” kata Yusri.


Usai menyampaikan orasinya di Dinas Pendidikan Provinsi Riau, masa aksi LID juga melanjutkan orasinya di Dirkrimsus Polda Riau sekaligus menyerahkan laporan atas dugaan ijazah palsu yang melibatkan Halim selaku Wakil Bupati Kuansing.


“Kita juga meminta kepada pihak kepolisian untuk dapat menyelesaikan dan menindak lanjuti tuntutan ini,” tutup Korlap, Fadli.


Untuk diketahui, dari pantauan langsung dilapangan, aksi unjuk rasa yang dimulai pukul 09.30 – 11.00 wib tersebut berjalan lancar dan damai. (Joni/tim)




Menindaklanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Kapolres Inhil Turunkan Personil untuk Lakukan Pengecekan Protokol Kesehatan

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menurunkan personel untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Personel diturunkan untuk mengecek penerapan protokol kesehatan di Kabupaten Inhil.


“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB) produktif dan aman COVID-19 guna pencegahan dan antisipasi penyebaran virus Corona,” kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan dalam keterangannya, Selasa (1/9/2020).


AKBP Dian mengatakan pihaknya melakukan pengawasan untuk mengecek penerapan protokol kesehatan ke tempat-tempat keramaian.


“Pengecekan dilakukan di tempat usaha, perkantoran pemerintah, perkantoran swasta, perbankan, perhotelan hingga ke terminal. Hari ini kita ada monitoring ke beberapa titik,” sebutnya.


Dalam kegiatan itu, polisi juga memberikan imbauan kepada para pelaku usaha, perkantoran pemerintah, perkantoran swasta, perbankan, perhotelan untuk menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya.


“Kami mengimbau agar pelaku usaha menyiapkan hand sanitizer dan thermo gun guna mengukur suhu serta menggunakan masker, tetap jaga jarak aman guna memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona. Selain di ibukota Kabupaten, kegiatan ini juga dilaksanakan di Setiap kecamatan se-kabupaten Inhil,” tutur Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan.


Polisi juga mengecek penerapan protokol kesehatan di fasilitas umum untuk memastikan agar para tamu yang ada menjaga jarak aman saat antre menunggu.


“Diharapkan masyarakat tetap mematuhi anjuran pemerintah agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tandasnya.


Jumlah personil yang ikut dalam kegiatan tersebut diantaranya:
Polres: 83
TNI: 60
Sat Pol PP: 30
Dishub: 20
Dinkes: 20
kecamatan: 15
Kelurahan: 15.
Kegiatan tersebut akan dilaksankan secara rutinitas oleh Petugas Satgas adaptasi kebiasaan baru . Semoga keadaan segera semakin membaik. (Humas Polres Inhil)




Tak Mampu Membayar Pengobatannya, MPI Buka Donasi untuk Mujiono yang Mengalami Lukar Bakar Hampir Disekujur Tubuh

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Mujiono warga Desa Tanjung Baru alami luka bakar hampir disekujur tubuh akibat sepeda motor yang dikendarainya terbakar saat melintas di Jalan Linyltas Tekulai, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Saat ini Mujiono telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan, namun lantaran BPJS milik pasien belum aktif, sehingga untuk menjalani perawatan sehari-hari pasien harus mengeluarkan biaya sendiri.


Namun apalah daya, pasien yang cuma seorang pedagang keliling yang memilik berpenghasilan dibawah rata-rata, tak mampu untuk membayar biaya perobatannya.


Atas hal tersebut, untuk membantu meringankan beban Mujiono, Organisasi Sosial Masyarakat Peduli Inhil (MPI) melakukan Open Donasi atau Penggalangan Dana.


“Bagi para dermawan yang ingin berdonasi bisa melalui Rekening Resmi MPI,” tutur Ketum MPI, Loly. Jum’at (28/8/2020).


Bank Syariah Mandiri : 7127026879
An. Masyarakat Peduli Inhil
Kode Bank: 451


“Sekecil apapun bantuan yang diberikan oleh para dermawan pastinya akan sangat bermanfaat buat pasien. Atas perhatian semua kamu ucapkan terimakasih,” tambahnya.


Konfirmasi donasi :
Supry Bendahara Umum MPI +6281268624144
Rony sekretaris Umum MPI +6281378079114
Dany Firdaus Humas MPI +6285278608295


Alamat Rumah Singgah & Sekretariat MPI:
Jl Keritang No 20 RT001 RW005 Tembilahan, Riau 29212, tepatnya disamping Kantor CPM tembilahan (mpi/arb)