Kabar Gembira! BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan Buka Program Relaksasi Tunggakan Iuran untuk Peserta JKN KIS


BPJS Kesehatan cabang tembilahan saat menggelar vidcon bersa waka media



ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kabar gembira, BPJS Kesehatan cabang Tembilahan membuka program Relaksasi tunggakan iuran bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan lebih dari 6 bulan.


Program tersebut diluncurkan untuk membantu meringankan peserta JKN KIS dalam melunasi tunggakan iuran ditengah masa pandemi covid-19.


Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan, Meri Lestari, S.Farm, Apt. M.Kes, AAK mengatakan Relaksasi tunggakan diberikan kepada peserta yang memiliki tunggakan lebih dari 6 bulan dapat kembali mengaktifkan kepesertaannya.


“Cara hanya melunasi tunggakan iyurannya selama paling banyak 6 bulan,” kata Meri Lestari menyampaikan dalam Vidcon yang digelarnya bersama awak media Inhil, Selasa (22/9/2020).


Lanjut Meri, setelah melalukan pembayaran selama 6 bulan, dan masih ada tunggakan yang tersisa, peserta dapat memanfaatkan melunasi sisa tunggakan tersebut paling lambat per Desember 2021.


“Namun untuk bulan yang berjalan, peserta tetap melakukan pembayaran rutin seperti biasa paling lambat tanggal 10 pada setiap bulannya,” terang Meri.


Tambanya, untuk mendapatkan relaksasi tersebut, peserta haruslah Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU BU). 


Cara memanfaatkan program tersebut, peserta dapat melakukan pendaftaran sesuai dengan ketentuan pada kanal yang sudah ditetapkan, yaitu di aplikasi Mobile JKN.


“Ataupun dapat langsung mendatangi kantor BPJS Kesehatan cabang Tembilahan dengan membawa KK dan KTP. Jikapun diwakilkan harus memiliki surat kuasa yang ditandatangani dengan matrai 6 ribu,” papar Meri. (Arbain)




Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 65, Polres Inhil Gelar Syukuran

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka memperingati hari Lalu Lintas (Lantas) ke 65, Polres Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar syukuran, Selasa (22/9/2020).


Syukuran yang digelar di Aula Mapolres Inhil tersebut dihadiri oleh Kapolres Inhil, Perwira dan anggota kepolisan, serta beberapa tamu undangan.


Dari pantauan langsung, kegiatan tersebut
dilaksanaan sesuai dengan standar protokol kesehatan yang berlaku.


Kasat Lantas Polres Inhil,  yang diwakili oleh Kepala Bidang Ops (KBO) Yurnalis menyampaikan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 65, beberpa kegiatan telah dilaksankan oleh Satlantas Polres Inhil.


“Kami telah melaksanakan kegiatan soaial berupa pemberian bantuan- bantuan berupa sembako yang diserahkan kepada panti asuhan, komunitas ojek, komunitas suka relawan lalu lintas, Pensiunan, Keluarga Korban yang mengalami Laka lantas,” paparnya.


Selain itu, Satlantas Polres Inhil juga melakukan kegiatan pembersihan kantor pos di jalan Sudirman, dan kegiatan kebersihan di beberapa tempat lainya.


“Kami berharap di usia ke 65 ini mudah-mudahan   lalu lintas semakin sukses, jaya, dan semakin dicintai oleh masyarakat,” tutup Yurnalis.


Sementara itu, Kapolres Inhil ADian Setyawan, SH, SIK, M.Hum menyampaikan dimasa pandemi covid -19 ini bagi petugas dilapangan hendak lebih waspada dan berhat-hati.


Sebab, menurut Kapolres bahwa ancaman covid 19 ini nyata. Karena sudah banyak contoh yang terjadi, seperti halnya tanpa ada gejala tetapi hasilnya positif.


“Ini yang mendasari bahwa ancaman pandemi covid19 ini nyata dan menuntut kita untuk lebih berhati-hati,” tuturnya.


“Maka untuk petugas Sat Lantas agar selalu mengerapatkan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas dilapangan,” tambahnya.


Selain itu, Kapolres juga berpesan agar Satlantas Polres Inhil menjalin kerjasama terhadap komunitas-komunitas motor untuk membantu dalam menggaungkan protokol kesehatan.


“Perdayakan Komunitas-komunitas motor untuk menggaungkan ‘ayo pakai masker’ dalam membantu tugas kita dalam mensosialisasian kemasyarakat  untuk menggunakan masker dalam berkendara,” tutup Kapolres seraya menyamapaikan selamat Hari Lalu Lantas Bhayangkara ke 65.


Untuk diketahui, puncak syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke 65 tersebut ditandai dengan pemotongan Tumpeng oleh Kapolres Inhil.


Dalam acara syukuran itu juga diselingi penyerahan penghargaan kepada anggota Sat Lantas yang berprestasi, serta penyerhaan kue ulang tahun kepada anggota polri yang berulang tahun. (arb)




Program Ketahanan Pangan, FKWI akan Budidaya Tanaman hidroponik

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI) akan melaksanakan program ketahanan pangan, dgn budidaya tanaman pola hidroponik yg insyaallah akan memanfaatkan lahan kosong di samping Sekre FKWI.


Dedikasi pengurus FKWI ini dalam rangka mengikuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Menjaga Ketahanan Pangan.


Program ini merupakan upaya menjaga ketersediaan bahan pangan disaat perputaran perekonomian disektor rill turun draktis.


Ketua FKWI, Deby Candra, mengatakan program ini bertujuan mencegah timbulnya gejolak dan kelangkaan komoditas pertanian di pasaran, seperti sayuran, buah, dan bumbu dapur.


Selain itu Deby Candra memohon kepada Pemkab Inhil untuk mendukung program masyarakat dengan menyediakan anggaran dibidang pertanian.


Bukan hanya itu, untuk memulihkan perekonomian, Pemkab juga diminta untuk memfasilitasi dan memberikan kemudahan bagi usaha mikro kecil dan menengah melalui stimulus daya beli produk UMKM, baik Bantuan Langsung Tunai bagi usaha ultra mikro, serta restrukturisasi kredit untuk koperasi sejalan dengan program Kementerian Koperasi dan UKM.


“Program yang seperti ini harus didukung penuh. Ini merupakan lumbung pangan masyarakat yang harus dioptimalkan agar perekonomian masyarakat setabil,” terang Deby. (*)




Bahas Persiapan Pameran, Komunitas Pencinta Bonsai Inhil Gelar Musyawarah

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bahas persiapan pameran dan pembentukan pengurusan di kecamatan melalui keompok kecil, Komunitas Pecinta Bonsai Indragiri Hilir (KPBI) menggelar musyawarah di taman jalan Swarna Bumi, Jumat (11/9/2020) .


Ketua KPBI saat membuka acara mengatakan silaturahmi dengan konsep dialam terbuka merupakan suatu langkah mempererat persaudaraan dan sekaligus reuni, tentunya dimasa pendemi covid 19 ini tetap memperhatikan protokal kesehatan.


“Allhamdulillah reuni di alam terbuka ini dapat menghangatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan para pecinta dan penghobi bonsai yang ada di Inhil,” ujar Mahmudin.


Selain itu Mahmudin juga menyampaikan dalam waktu dekat akan dilaksanakan pameran bonsai yang biasa disebut istilah ‘Jemur Bonsai’ menjelang persiapan event pertandingan.


“Menjelang akhir bulan ini kita akan laksanakan jemur bonsai, sambil melakukan pembinaan dan saling bertukar ilmu tentang bonsai sembari persiapan event pertandingan bonsai yang rencana akan kita buat pada kahir tahun 2020,” tutupnya.


Untuk di ketahui turut pada acara diskusi ‘rumput’ ini dihadiri para pecinta bonsai dari beberapa kecamatan diantaranya, Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas, Kemuning, Gaung dan GAS. (*)


Editor Arb




Wujudkan Implementasi Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak, Balai Anak Rumbai Selenggarakan Koordinasi Rehabilitasi Sosial Anak

ARBindonesia.com, PEKANBARU – Kementerian Sosial RI melalui Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru melaksakan Rapat Koordinasi Rehsos Anak di Fox Harris Hotel Pekanbaru, pada tanggal 9 s/d 11 September 2020.


Kegiatan ini dihadiri oleh 57 orang peserta yang terdiri dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Satuan Bhakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dari empat wilayah jangkauan layanan balai yaitu Provinsi Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Provinsi Lampung.


Kepala Balai Anak Rumbai, Ahmad Subarkah dalam laporannya menyampaikan rapat koordinasi Rehsos anak ini bertujuan untuk menyamakan pandangan setiap unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan rehabilitasi sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di wilayah kerja regional.


“Meningkatkan kapasitas LKSA mitra dan Sakti Peksos dalam pelayanan rehabilitasi sosial AMPK, dan menjalin koordinasi antar instansi pelaksana di wilayah sasaran BRSAMPK Rumbai Pekanbaru,” imbuhnya.


Rapat koordinasi dibuka langsung oleh Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI, Kanya Eka Santi secara virtual sekaligus memberikan paparan materi tentang arah kebijakan Direktorat Rehabilitasi sosial anak. Dalam paparannya, Kanya Eka Santi menyampaikan kebijakan rehabilitasi sosial anak dalam mewujudkan Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak (ATENSI ANAK).


Pada kesempatan ini, Kanya Eka Santi mengungkapkan regulasi seperti Undang-undang maupun aturan turunannya baik dalam Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Sosial tentang Pengasuhan Anak.


“Pengasuhan anak ini mengupayakan bagaimana anak berada dalam rentang pengasuhan keluarga inti, keluarga pengganti, orangtua asuh, perwalian, dan pengangkatan Anak,” turur Kanya Eka Santi.


Selain itu, Kanya Eka Santi juga memberikan apresiasi kepada seluruh Sakti Peksos meskipun dalam kondisi Pandemi Covid -19, telah melakukan respon kasus dan memberikan perlindungan bagi anak.


Hasil respon kasus ini menunjukkan kasus anak AMPK semakin meningkat, ini terlihat dari angka hasil respon kasus Sakti Pekos bulan Juni hingga Agustus tahun 2020, terutama anak berhadapan dengan hukum yang pada awal Juni tercatat 3.555 anak dan bulan Agustus ini meningkat menjadi 5.364 anak.


“Terjadi peningkatan Juga pada anak korban kejahatan seksual, di bulan Juni tercatat 1.433 anak dan meningkat menjadi 2.489 anak. Cluster anak AMPK lainnyapun turut meningkat. Untuk menyikapi ini, perlu dilakukan pendampingan sosial dalam bentuk pencegahan, respon kasus dan manajemen kasus oleh Pekerja Sosial dalam bisnis Proses ATENSI Sosial berbasis Keluarga, Komunitas dan Residensial,” paparnya.


Disamping itu, Kanya Eka Santi juga mensosialisasikan Telepon Pelayanan Sosial Anak (TepSA) di 1500-771 atau WA : 081238888002 dan menyampaikan bahwa hasil respon kasus nantinya akan tercatat melalui Aplikasi Manajemen Kasus, serta sesuai arahan Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Pembagian Peran antara Program Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak dengan 8 (Delapan) Balai/Loka yang ada termasuk mekanisme kerja Sakti Peksos.


“Ini sedang disusun Permensos dan Pedoman Operasional,” ungkapnya.


Pada diskusi tanya jawab, Bakri, pimpinan LKSA Fajar Amanah, Kabupaten Siak Provinsi Riau menyampaikan pertanyaan terkait peran LKSA dalam membantu Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus tanpa identitas serta dana bantuan untuk sarana prasarana di LKSA.


Kanya Eka menjelaskan bahwa Kementerian Sosial tidak lagi memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana namun bantuan lebih kepada bantuan yang mengandung resiko sosial.


Kemudian ia juga turut menjelaskan agar LKSA bisa bekerja sama dengan Balai Anak “Rumbai” dalam mendukung proses pengasuhan berbasis keluarga dan komunitas, karena Balai sifatnya sementara, jadi yang paling diutamakan adalah pengasuhan berbasis keluarga dan komunitas.


Sesi materi berikutnya Perwakilan peserta dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, Eko Yuwono dan Sakti Peksos dari Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumbar, Tya menceritakan pengalaman praktik yang selama ini dilakukan dalam memberikan perlindungan bagi anak.


Rangkaian kegiatan berikutnya para peserta dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengikuti studi lapangan ke Balai Anak “Rumbai” Pekanbaru dan melihat lebih dekat proses rehabilitasi sosial berbasis residensial yg dilaksanakan.


Peserta terlihat antusias dan turut diajak memberikan masukan terkait pelayanan yang perlu ditingkatkan di Balai Anak “Rumbai” Pekanbaru.


kegiatan ditutup dengan diskusi dan paparan dari masing-masing kelompok mengenai bagaimana teknis pelayanan rehabilitasi sosial melalui ATENSI ANAK dapat dapat diimplementasikan.


Ketua RPSA Bunga Rampai, Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Anita mengungkapkan kami menyambut baik kegiatan koordinasi Rehsos Anak yang diselenggarakan ini.


“Kami menjadi paham dan smoga ATENSI ANAK ini dapat direalisasikan sesegera mungkin di lapangan melalui kesepahahaman dari masing-masing pihak,”ungkapnya. (Humas BRSAMPK Rumbai di Pekanbaru)




Bedah Rumah yang Diselenggarakan Kodim Inhil Rampung

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR –
Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diselenggarakan oleh Kodim 0314/Inhil Korem 031/Wira Bima di wilayah kecamatan Batang Tuaka akhirnya telah rampung.


Pada hari ini, Selasa (08/09/2020), Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal melaksanakan penyerahan kunci secara simbolis bedah RTLH kepada pemilik rumah ibu Helda, seorang pembantu rumah tangga berumur 45 tahun yang beralamat di RT 004 RW 001 kelurahan Sungai Piring, kecamatan Batang Tuaka. Ia tinggal di rumah seadanya itu bersama saudarinya Fatimah dengan keadaan ekonomi yang jauh dari kata cukup.


Dalam penyerahan kunci oleh Letkol Inf Imir Faishal tersebut, turut juga dihadiri Danramil 12/Batang Tuaka Kapten Arh Uwin Suharto, Pasiter Kodim 0314/Inhil Kapten Inf Anwarsyah Siregar, Babinsa Serda Januar Effendi, Lurah Sungai Piring Suratman, Tomas Sungai Piring Sudomo Wijaya/Akoy, dan Ketua Rt 003 RW 006 Junaidi.


Dikatakan Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal program RTLH ini merupakan program Bedah Rumah tak layak huni Karya Bhakti Kodim 0314/Inhil serta pembangunan renovasi rumah dikerjakan oleh Babinsa Koramil 12/Batang Tuaka bersama masyarakat setempat.


“Dengan adanya kegiatan pembangunan ini, kita dapat terus memupuk kemanunggalan TNI dalam membantu kesejahteraan masyarakat. Semoga kegiatan ini terus dapat kita lakukan dalam rangka menunjang kesejahteraan masyarakat di wilayah kabupaten Inhil serta mempererat keberadaan TNI di hati masyarakat, TNI kuat bersama rakyat,” imbuh Dandim.


Sementara itu, Serda Januar Effendi selaku Babinsa Sungai Piring mengatakan program RTLH di Sungai Piring hari ini telah sukses dilaksanakan serta layak ditempati dan sudah layak huni.


“Seperti yang diketahui, program ini diprioritaskan kepada warga yang layak menerimanya khususnya masyarakat yang kurang mampu,” sebut Serda Januar.


Dikatakannya lagi, ini merupakan wujud kerja nyata TNI kepada masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni.


Selain itu, ibu Helda juga mendapatkan bantuan berupa 2 bad kasur, 1 unit kipas angin, dan 1 buah lemari pakaian dari Kodim 0314/Inhil.


Lalu, bapak Suratman selaku Lurah Sungai Piring mewakili ibu Helda mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kodim 0314/Inhil dan jajaran Koramil 12 Batang Tuaka serta Babinsa karena membantu warga yang kurang mampu di wilayah kelurahannya.


“Kami berharap program program selanjutnya pada kegiatan bedah rumah dapat dilaksanakan kepada warga lain yang membutuhkan,” tuturnya. (Hms Kodim Inhil)