Jelang Akhir Tahun, Dandim Inhil Gelar Coffe Morning Bersama Wartawan
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Jelang berakhirnya tahun 2020 Masehi, Dandim 0314/Inhil menggelar coffe morning bersama wartawan di Indragiri Hilir, Kamis (31/12/2020) pagi, di halaman Makodim 0314/Inhil.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim, Kasdim, Prajurit TNI lainnya serta ketua dan pengurus organisasi kewartawanan di Inhil seperti FKWI, PWI, AJI, dan IWO.
Dalam arahannya, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Imir Faishal mengatakan kegiatan ini tak lain dan tidak bukan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Kodim 0314/Inhil dan awak media.
“Kegiatan ini tidak resmi, ini hanya sebatas mempererat tali silaturahmi antara Kodim 0314/Inhil dan jurnalis di Kabupaten Inhil. Dengan adanya Coffe morning ini, yang hubungan kita sebelumnya agak renggang bisa kita rapatkan kembali,” tutur Dandim.
Selain itu, Dandim juga menyampaikan permohonan maaf kepada jurnalis Inhil jika selama ini ada tindakan, perbuatan dan ucapan yang sekiranya tidak berkenan di hati dan dibenak para jurnalis di Inhil.
“Saya atas nama pribadi, keluarga dan anggota TNI Kodim 0314/Inhil meminta maaf jika selama ada kesalahan baik itu perbuatan maupun ucapan, kami mohon dimaafkan,” tutup Letkol Inf Imir Faishal.
Arbain
Setelah Menjalani 3 bulan Perawatan di Balai Anak "Rumbai" di Pekanbaru, AZ Penderita Depresi Berat Akhirnya Kembali ke Pengasuhan Keluarga
ARBindonesia.com, PELALAWAN – Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru melaksanakan terminasi terhadap penerima manfaat AZ (16 Tahun) untuk mendapatkan pengasuhan terbaik di dalam keluarga besar, Selasa (29/12/2020).
AZ merupakan penerima manfaat rujukan dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (UPTD DP3AKAB) Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau yang divonis depresi berat oleh psikolog.
Sebelumnya, AZ dilaporkan telah 3 hari hilang dari ruman dan kemudian ia ditemukan di ruang tamu rumahnya dalam kondisi lusuh dan tidak bersuara saat ditanyai.
Pandangannya kosong dan tidak merespon orang-orang sekitar. Oleh karena itu, keluarga melaporkan kepada pihak berwenang setempat dan Sakti Peksos Pelalawan bersama UPTD DP3AKAB Kabupaten Pelalawan untuk segera merujuk ke Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan dan perlindungan.
Upaya pemulihan salah satunya dengan melaksanakan rehabilitasi rehabilitasi sosial di Balai Anak “Rumbai” yang terdiri terapi fisik, mental spiritual, psikososial, dan vokasional. Rangkaian kegiatan tambahan seperti berkebun dan mengisi waktu luang juga diikuti oleh AZ selama di Balai.
Pemberian konseling oleh psikolog, pendampingan khusus dengan metode teknik pekerjaan sosial oleh pekerja sosial, dan perawatan kesehatan oleh perawat. Selain itu, ia juga mendapat perawatan oleh psikiater dan kontrol kesehatan rutin di Rumah Sakit Lancang Kuning Kota Pekanbaru.
AZ menderita Asma akut dan sering kambuh setiap harinya sehingga mengharuskan ia menjaga kesehatan dan mendapat pengawasan khusus dari perawat di balai.
“Jangan lupa makan teratur, hindari udara kotor, berdiam diri lama di kamar mandi dan terpapar langsung oleh AC atau kipas angin. Intinya harus jaga kesehatan” ujar Perawat Balai, Rekha Nurfadilla.
Setelah 3 bulan Jalani Rehabilitasi Sosial di Balai, AZ akhirnya dikembalikan pada keluarga besarnya untuk mendapatkan hak pengasuhan dan pendidikan. Selama di Balai, perilaku AZ menunjukkan progres yang baik. Awalnya anak tidak merespon tanggapan, tidak pernah berbicara, tidak melaksanakan aktivitas apapun dan pernah melakukan percobaan bunuh diri.
Standar ukuran dilihat dari kemampuan dalam berinteraksi dengan teman sebaya, laksanakan rangkaian kegiatan rehabilitasi, dan mampu merespon secara aktif saat diajak berkomunikasi.
Dua orang petugas balai yang didampingi oleh Sakti Peksos, Indah dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (UPTD DP3AKAB) Kabupaten Pelalawan, Emena Rianda turut menghadiri rembuk keluarga besar di kediaman keluarga AZ terkait pembahasan pengasuhan lanjutan azim kedepannya.
“Kami sangat berterimakasih kepada pihak balai yang telah merawat anak kami ini, kedepannya keluarga yang akan mengasuh dan menyekolahkan AZ,” ucap Pamannya, Awal.
Rembuk ini berjalan dengan baik, penyampaian dari Emena Rianda juga menjadi penguat dalam pengasuhan anak.
“Bukan anak siapa, tapi ini anak kita bersama, kewajiban kita adalah menjaga dan mengawasi hingga ia berusia 18 tahun, kamipun tidak akan lepas tangan dalam penanganan anak,” ujarnya.
Dukungan demi dukungan terus diberikan dari berbagai pihak. Hal ini menunjukkan suatu bentuk perhatian keluarga besar terhadap AZ.
“Inilah peran balai, pendampingan terhadap kondisi krisis yang dialami anak agar kembali pulih dan normal. Kami tetap melaksanakan pemantauan pasca terminasi karena ini merupakan kewajiban kita bersama dalam upaya kepentingan terbaik bagi anak” jelas Pekerja Sosial, Surita.
Kedepan, dengan adanya pengasuhan di keluarga besar, diharapkan mampu meningkatkan motivasi AZ untuk maju dan berkembang sesuai usianya. (Tim Humas Balai Anak “Rumbai” di Pekanbaru)
Cegah Penularan Covid-19 pada Momen NATARU, Jenderal Idham Aziz Keluarkan Maklumat Kapolri
ARBindonesia.com, PEKANBARU – Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan Maklumat bernomor Mak/ 4 /XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, pada Rabu (23/12/2020)
Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI melalui Kabid Humas Polda Riau Kombes Narto memeberkan bahwasanya penerbitan Maklumat Kapolri tersebut bertujuan untuk memutus dan mencegah rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 diakhir tahun hingga awal tahun depan.
“Betul pak Kapolri telah mengeluarkan (Maklumat Kapolri) yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona, jangan sampai liburan ini menjadi klaster baru”, ujar Narto pada media Rabu (23/12).
Dalam Maklumat Kapolri tersebut, kepatuhan protokol kesehatan itu harus diimplementasikan oleh segenap masyarakat dengan mempertimbangkan
penanganan penyebaran Covid-19 secara nasional belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat.
Kombes Narto menjelaskan bahwa Maklumat tersebut juga bertujuan untuk memberikan perlindungan dan menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru Tahun 2021.
Oleh sebab itu, Kapolri mengeluarkan
Maklumat untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang mengundang
kerumunan orang banyak di tempat umum seperti
perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah.
pesta/perayaan malam pergantian tahun;
arak-arakan, pawai dan karnaval.
pesta penyalaan kembang api.
Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Polda Riau menghimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama sama mematuhi dan mengindahkan maklumat Kapolri ini demi Keselamatan masyarakat sebagai hukum tertinggi dan demi mencegah/memutus mata rantai penyebaran covid19.
Narto menambahkan
Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2020 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2020 dan tahun baru 2021 guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Mari kita lebih peduli, jangan sampai perayaan natal dan tahun baru ini menimbulkan klaster baru penyebaran covid19”, pinta Narto.
Disebutkannya, guna menghindari penyebaran virus covid ini, pemerintah telah menerbitkan berbagai himbauan juga larangan.
“Bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Hindari pusat pusat keramaian, terutama saat pergantian tahun.
Dilarang untuk mengadakan perayaan dalam bentuk apapun.
Hindari bermain petasan karena dapat membahayakan diri sendiri, mengganggu lingkungan dan dapat menimbulkan kebakaran.
Jangan mudik atau bepergian keluar kota untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya virus yang mematikan ini”, imbuhnya
“Merayakan natal tahun ini tidak harus berkumpul dan kontak fisik dengan family atau kolega, bisa secara online karena cara ini akan sangat membantu menghindari penularan covid19. Tetap patuhi protokol kesehatan disetiap aktifitas dengan menjalankan 4 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan) serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih”, pesan Narto
“Laporkan kepada pihak Kepolisian bila melihat/mengetahui hal hal mencurigakan”, tutupnya. (BPR/*)
Memperingati Hari Ibu, PT Ivo Mas Tunggsl Salurkan Bantuan Suond System Kepada Komunitas Wanita Mitra Mas
ARBindonesia,com, DUMAI- Dalam rangka memperingati Hari Ibu,PT Ivo Mas Tunggal yang berada di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan,salurkan bantuan kepada komunitas Wanita Mitra Mas.
Salah satu kepedulian PT Ivo Mas Tunggal kepada masyarakat terkhusus kepada ibu-ibu yang sedang merayakan Hari Ibu dengan memberikan bantuan sound system.
Bantuan yang di berikan di harapkan mampu memberdayakan wanita terutama ibu – ibu yang berada di sekitar perusahaan untuk mendukung kesejahteraan dan peningkatan sumber daya manusia.
Penyerahan bantuan tersebut di lakukan secara simbolis oleh Head of HR Unit PT Ivo Mas Tunggal kepada Ibu Irma perwakilan komunitas Wanita Mitra Mas,Minggu (20-12-20) kemarin.
HR Meneger Okto Tadjong dalam sambutanya menyampaikan,Peran seorang ibu sangat penting untuk mendukung kepala keluarga dan anak anak,terlebih lagi dalam menghadapi perubahan di masa Pandemi Covid 19 ini.
Tambahnya, Bantuan kecil tersebut diharapkan menjadi penyemangat Ibu-Ibu komunitas dalam melakukan sosialisasi, pelatihan atau kegiatan lainnya seperti salah satunya senam yang sering komunitas lakukan.
Di kesempatan ini ia juga berpesan kepada masyarakat terkhusus yang ada di sekitar prusahan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker,mencuci tangan dan menjaga jarak, Tutup HR Meneger yang kerap di sapa Pak Okto.
Sementara itu di lokasi yang sama ibu Irma sebagai perwakilan Komunitas Wanita Mitra Mas menyampaikan,Terima kasih atas perhatian management perusahaan kepada kami dan kita berharap pembinaan dari perusahaan terus dilakukan untuk mendukung kemajuan ibu – ibu disekitar Pabrik.Ungkap buk Irma
Di lokasi terpisah Paulus Tumanggor selaku General Manager PT. Ivo Mas Tunggal mengatakan dalam melakukan bisnisnya Perusahaan selalu mengedepankan prinsip 3 P yakni Profit, Planet dan People,Terangnya
Tambahnya lagi,Sumber daya manusia menjadi faktor yang penting termasuk di dalamnya peran aktif ibu-ibu disekitar Pabrik dan memberikan sumbangsihnya dengan tujuan membangun generasi muda yang tangguh dan terampil di tengah keluarga.
Diakhir kata Paulus Tumanggor selaku General Manager PT Ivo Mas Tunggal juga mengucapkan Selamat Memperingati Hari Ibu.(hrk).
Sumber:Bidik riau.com
Navigasi pos
Forki Inhil Serahkan Dana Pembinaan ke Perguruan Inkai
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau menyerahkan dana pembinaan kepada perguruan Institut Karate-do Indonesia (Inkai).
“Kami baru saja menyerahkan bantuan dana pembinaan kepada perguruan Inkai,” sebut Ketua Umum Forki Inhil, Edy Indera Kesuma.
Edy juga menerangkan bahwa bantuan tersebut akan diserahkan kepada beberapa perguruan yang berada di bawah naungan Forki Inhil.
Perguruan yang menerima dana pembinaan tersebut yakni perguruan Wadokai, Inkai, Lemkari, Inkanas, Tako.
“Untuk perguruan BKC berkasnya masih kami pelajari,” bebernya.
Selain itu, Edy berharap seluruh seluruh perguruan yang berada dibawah naungan Forki Inhil mampu menciptakan atlet-atlet terbaik.
Disamping itu, Edy juga berpesan agar seluruh perguruan yang melakukan kegiatan baik latiah maupun pertandingan untuk menerapkan protokol kesehat demi mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya juga mengimbau agar seluruh perguruan untuk menerapkan 4M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.” tukas Ketua Kadin Inhil ini.
Untuk diketahui, penyerahan dana pembinaan tersebut dilakukan dii Makodim Inhil dan disaksikan oleh Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Inhil, Said Adnan. (*)
Malam Puncak Tahun Baru Dimasa Pandemi Covid-19, Masyarakat Inhil Harus 'Tahan Selera'
Ilustrasi perayaan malam tahun baru. /Nickgesell/Pixabay
ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Demi keselamatan bersama dan percepatan dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Masyarakat Inhil harus ‘tahan selera’ untuk melakukan kegiatan di malam puncak pergantian tahun 2020-2021.
Diprediksi, jika perayaan malam puncak tahun baru tetap dilakukan seperti konvoi kendaraan dan pesta kembang api, maka hal itu sangat berpotensi akan menimbulkan keramaian serta kerumunan.
Sementara dalam protokol kesehatan dimasa Pandemi saat ini, sangat tidak dibenarkan adanya kegiatan yang menimbulkan keramaian dan kerumunan. Hal itu bertujuan untuk menghindari penularan wabah virus corona secara masif.
Maka dari itu, perlu kesadaran bagi setiap individu untuk ‘menahan selera’ agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya sensitif terjadi penularan Covid-19.
Sejalan dengan hal tersebut, Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menegaskan bahwa disaat malam puncak pergantian tahun 2020-2021 tidak ada bentuk keramaian yang akan mendapatkan Izin.
“Kami pastikan malam tahun baru tidak ada acara malam tahun baru yang diberikan izin oleh Polres Inhil,” ujarnya, Minggu (20/12/2020).
Lanjutnya, malam pergantian tahun seluruh tempat hiburan maksimal jam 20.00 Wib sudah wajib tutup.
“Tidak ada keramaian, kerumunan, konvoi kendaraan dan pesta kembang api,” himbauan tegas Kapolres Inhil.
“Merayakan malam tahun baru di rumah masing-masing bersama keluarga. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Inhil,” tambah AKBP Dian Setyawan.
Selain itu, Kapolres juga mengatakan bahwa jika masih ditemukan kerumunan pihaknya bakal melakukan operasi kemanusiaan dan menindak tegas bagi para pelanggar.
Bahkan menurutnya, jajaran Polres Inhil sudah mendirikan pos-pos pengawasan dan pengendalian di beberapa tempat.
“Kami lakukan operasi kemanusiaan apabila ditemukan nanti akan kami tindak tegas,”tuturnya.
Terhir kata Kapolres Inhil, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI, dan instansi pemerintah daerah dalam hal ini Satpol PP untuk memburu para pelanggar Covid-19 di malam tahun baru.
“Kami sudah sampaikan semua, nanti ada petugas disana yang mengamankan dan akan melakukan operasi kemanusiaan. Akan kami imbau semua,” tutup AKBP Dian Setyawan.