Tak Terima Rasulullah Dinistakan, Pria Ini Lempar Peledak ke Kedubes Jerman

KAIRO — Polisi Mesir menangkap seorang pria yang melemparkan mesiu yang dikemas dalam dua kaleng di kedutaan Jerman pada Rabu, kata para pejabat keamanan.

Salah satu dari dua kaleng itu meledak di dalam halaman kedutaan, kata para pejabat, dan menambahkan bahwa pria 54 tahun itu kemudian melemparkan kaleng ketiga yang tidak meledak pada polisi yang mengejarnya.

Pria itu mengatakan, dia menyerang kedutaan karena ia percaya ekstremis Jerman menghina Nabi Muhammad SAW, kata para pejabat.

Satu kelompok sayap kanan Jerman telah menampilkan karikatur Nabi di luar Masjid Berlin pada Sabtu di tengah kehadiran ketat polisi.

Hukum Islam melarang penggambaran nabi. Kedutaan Jerman tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar mengenai kasus ini.(ROL)




Piranha Saja Kalah Seram dengan Ikan Indonesia Ini

www.detikriau.org — Giant Snakehead, demikian orang Inggris menyebutnya. Salah satu ikan jenis ini akhirnya tertangkap oleh seorang pemancing di Lincolnshire, Inggris. Ikan ini juga dijuluki “gangster”-nya ikan. Karena ia memakan segala yang terlihat olehnya, bahkan dilaporkan pernah membunuh manusia.

Hebatnya lagi, snakehead bisa berjalan di daratan, khususnya di malam hari saat musim kemarau, mencari tempat yang masih berair. Bila keadaan sangat kering, ikan ini bisa dengan terpaksa mengubur dirinya dalam lumpur menunggu hingga tempat itu kembali berair. Snakehead memang memiliki kemampuan bernapas langsung berkat organ labirin.

Ikan ini pertama kali ditangkap oleh Andy Alder dari Lincoln. Tanpa sengaja ia menangkap ikan sepanjang 60 cm ini ketika ia sedang memancing di sungai Witham dekat Hykeham Utara, Inggris. (Snakehead bisa tumbuh maksimal sekitar 1 meter).

“Ikan itu memiliki mulut penuh dengan gigi setajam silet. Sejujurnya, saya takut setengah mati. Setelah ditemukan, ikan ini bukan saja membuat panik para pemancing saja namun juga para aktivis konservasi alam,” ungkap Andy Alder.

Ben Weir, seorang wartawan dari majalah memancing berkata,”Selama hidupku bekerja di bidang pemancingan, aku belum pernah mendengar banyak suara kekuatiran seperti sekarang. Ikan ini nyata dan mereka tidak segan-segan menyerang manusia untuk melindungi anak-anak mereka. Para ahli telah meneliti foto-foto ikan ini dan mengkonfirmasi bahwa ikan ini adalah predator sejati.

Sekarang, ikan ini telah masuk dalam daftar hitam spesies yang dilarang untuk diimpor di Inggris. Walau tetap ada kekhawatiran bahwa ikan ini dapat diselundupkan untuk hewan piaraan akuarium dan kemudian dilepaskan secara ilegal.

Snakehead tidak hanya membuat takut di Inggris, tetapi juga hingga Amerika. Di negerinya Obama, ikan ini mendapat julukan lebih seram, “Franken Fish”. Memang, sebagai predator segala mahluk yang ada di air, cocok menyandang sebutan itu karena benar-benar seperti monster.

Di tahun 2002, perairan di Amerika Serikat dibuat panik dan kacau akibat kemunculan si ikan monster.  Sehingga para penembak jitu disiapkan di pinggir sungai untuk menembaki mereka. Pada waktu itu, air sungai dipenuhi oleh darah untuk memancing mereka keluar.

Cukup mengagetkan, ikan tersebut bukan asli Amerika atau Eropa, melainkan impor dari kawasan Asia Tenggara. Ya, ikan ini ternyata banyak di Indonesia dan kita menyebutnya: ikan gabus.

Ternyata orang Indonesia lebih hebat, kan? Saat orang Amerika dan Inggris ketakutan dengan si monster, kita malah menjadikannya santapan. Jadilah, ikan ganas itu santapan sedap bernama gabus pucung.(ROL)




NASABAH BANK MEGA KC TEMBILAHAN RAIH TOYOTA ALL NEW AVANZA

TEMBILAHAN ( www.detikriau.org) – Nasabah setia Bank Mega yang memiliki disiplin menabung dimanjakan dengan berbagai program-program spesial tiada akhir. Salah satunya adalah program ”Mega Pasti Plus” dengan hadiah utama 2 Mercedes-Benz S300L dan  60 Toyota All New Avanza. Pada pengundian periode – I pada Sabtu, 7 Juli 2012 di Trans Studio Bandung dibagikan 15 Toyota All New Avanza. Dari 15 pemenang 1 di antaranya adalah nasabah kantor cabang (KC) yang berada di bawah  Regional Office Bank Mega Medan, yaitu Tuti Handini (37) dari KC Tembilahan. Acara penyerahan hadiah kepada pemenang program Mega Pasti Plus Periode ke-1 dilaksanakan di KC Bank Mega, Jalan M. Boya Tembilahan ini diserahkan secara langsung oleh Branch Manager KC Tembilahan, Muhammad Asril, disaksikan oleh Edison – Area Business Manager Riau Daratan. Selasa (31/7).

Dalam sambutannya, Manajer KC Tembilahan, M. Asril menyatakan bahwa Penarikan undian masih tersisa 3 periode lagi, yaitu Oktober 2012, serta Januari dan April 2013.  Hal tersebut tentunya memberikan kesempatan lebih besar bagi para nasabah setia Bank Mega khususnya Regional Office Medan untuk memperoleh Mercedes-Benz S300L dan Toyota All New Avanza yang telah disediakan sebagai apresiasi Bank Mega kepada nasabah tercinta.

”Program Mega Pasti Plus adalah program yang dirancang untuk kepuasan nasabah, dengan periode penarikan yang dilakukan setiap 3 bulan sekali, nasabah tidak perlu menunggu terlalu lama.  Selain itu 4 kali penarikan undian sama dengan 4 kali kesempatan memenangkan undian.  Nasabah yang sudah menang dalam periode tertentu dapat kembali menang pada periode berikutnya. Dengan demikian nasabah memiliki kesempatan untuk menang menjadi berkali-kali. Jadi jangan ragu untuk terus menambah saldo tabungan”, Jelas M. Husni.

Mega Pasti Plus, ditambahkan M. Husni adalah merupakan program apresiasi bagi nasabah setia Bank Mega yang memiliki penawaran menarik berupa 2 (dua) manfaat /  dengan 2 keuntungan sekaligus, yaitu HADIAH PASTI dan HADIAH UNDIAN.  Nasabah akan langsung mendapatkan Hadiah Pasti berupa voucher belanja dari berbagai premium fashion butik berkelas international yang dikelola oleh TransFashion, Metro Department store, Baskin Robbins, Coffee Bean and Tea Leaf, Carrefour maupun tiket masuk Trans Studio Bandung & Makasar yang merupakan salah satu indoor theme park terbesar di dunia. Program ini memberikan keuntungan tambahan / Plus berupa Hadiah Undian  2 Mercedes-Benz S300L dan 60 Toyota All New Avanza bagi para nasabah Bank Mega yang rajin menabung.  Tentunya hal ini memberikan kesempatan menarik karena semakin banyak menabung, semakin besar juga peluang  memperoleh Mercedes-Benz S300L dan Toyota All New Avanza.

 

Disamping itu, Nasabah juga akan mendapatkan dua jenis poin sekaligus yaitu poin Hadiah Pasti dan poin Hadiah Undian secara terpisah. Dengan poin Hadiah Pasti, nasabah mendapatkan Hadiah Pasti dengan menukarkan poin tersebut  dengan voucher belanja di cabang Bank Mega di mana nasabah membuka rekening. Sedangkan dengan poin Hadiah Undian, nasabah dapat memenangkan Hadiah Undian. Jadi nasabah berkesempatan meraih dua jenis hadiah sekaligus yaitu Hadiah Pasti dan Hadiah Undian. Semakin besar saldo nasabah semakin banyak poin yang dikumpulkan sehingga semakin besar nilai voucher Hadiah Pasti yang nasabah dapatkan dan semakin besar kesempatan memenangkan Hadiah Undian.

”Salah satu alasan Bank Mega meyelenggarakan program Mega Pasti Plus adalah untuk memberikan apresiasi bagi nasabah untuk lebih giat menabung dan mempersiapkan masa depan dengan lebih baik. Hal ini kerap dilakukan Bank Mega sejak lama dengan lahirnya berbagai macam produk tabungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai segmen usia seperti tabungan anak-anak, tabungan perencanaan masa dengan yang sekaligus memiliki perlindungan asuransi hingga tabungan yang peduli dengan kelangsungan pendidikan anak-anak bangsa dengan support nasabah bersama Bank Mega untuk membangun sekolah-sekolah.  Kelengkapan produk-produk tabungan di Bank Mega dimaksudkan untuk meningkatkan minat menabung yang otomatis juga akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat Indonesia.” Pungkas M. Asril.

Tuti Handini, yang merupakan pengelola sebuah Apotik di Jalan M. Boya Tembilahan ini memanjatkan puji syukur atas hadiah yang berhasil didapatkannya.” Hadiah ini tentunya sebuah berkah yang sangat besar bagi saya dibulan Ramadhan ini. Saya tentunya berharap program seperti akan terus berlanjut sehingga kedepannya akan dapat lebih meningkatkan jumlah dan kedekatan Bank Mega dengan nasabah-nasabahnya,” Ujar Tuti yang mengaku sudah menabung di Bank Mega sejak tahun 2010 yang lalu ini dengan senyum gembira. (fsl)




Alinasi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru

Mengucapkan Selamat Menyambut 1 Ramadan/Puasa
1433 H
Mohon Maaf kalau ada khilaf, salah dan tersilap kata
 
Semoga Puasa yang kita jalankan diterima Allah SWT. Amin!
 
Wassalam, 
 
Pengurus



GALERI FOTO DESK PILKADA DPC PKB INHIL




Pesawat AS Gempur Pakistan, 21 Tewas

detikriau.org (ISLAMABAD) —  Sedikitnya 21 orang tewas dalam dua serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada Jumat (6/7) malam, di wilayah kesukuan Waziristan utara, Pakistan baratlaut.

 

Saluran lokal Urdu TV Dunya melaporkan bahwa pesawat tak berawak AS menembakkan dua peluru kendali di satu tempat yang dicurigai persembunyian gerilyawan di Datta Khel, Waziristan Utara, pada sekitar pukul 21.00 waktu setempat, menewaskan sedikitnya lima orang dan menghancurkan rumah itu.

Kemudian, pesawat tak berawak AS dilaporkan menembakkan empat peluru kendali pada tim penyelamat setempat, menewaskan 16 orang lainnya di tempat. Identitas para korban yang meninggal belum diketahui.

Berbatasan dengan Afghanistan, Waziristan Utara diyakini menjadi tempat yang aman bagi gerilyawan yang sering meluncurkan serangan lintas batas terhadap pasukan pimpinan koalisi di Afghanistan.

Amerika Serikat telah menegaskan bahwa serangan-serangan pesawat tanpa awak efektif untuk melenyapkan gerilyawan yang bersembunyi di daerah suku baratlaut Pakistan, dekat perbatasan Afghanistan meskipun protes berulang kali dilontarkan oleh Islamabad.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Moazzam Khan mengatakan Kamis, bahwa pembicaraan-pembicaraan sedang berlangsung dengan Amerika Serikat untuk mencari solusi yang dapat diterima bersama terhadap serangan-serangan pesawat tak berawak tersebut.

“Pakistan memiliki sikap yang jelas mengenai serangan pesawat tak berawak bahwa itu adalah kontra-produktif, melanggar integritas wilayah kita dan melawan hukum internasional,” kata juru bicara itu.

Sumber: Antara