Korea : Raksasa Tidur Itu Bernama Indonesia

indonesiaSeorang sahabat baik saya asal Korea Selatan Mr. Kim yang juga adalah Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi di Korsel (sejenis BPPT di Indonesia) sekitar setahun lalu pernah ucapkan kepada saya bahwa Indonesia itu seperti raksasa yang sedang tidur (The Sleeping Giant). Dia ucapkan analogi itu karena melihat potensi luar biasa yang dimiliki Indonesia berdasarkan luas wilayah, jumlah penduduk dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesia.

Mr. Kim membandingkan Indonesia dengan Korea. Luas Republik Korea Selatan hanya 100.300 km2, dengan penduduk sekitar 50 juta jiwa, bandingkan dengan luas Pulau Jawa 137.000 km2 dengan penduduk 130 juta jiwa. Korea Selatan terletak di Semenanjung Korea dengan kondisi alam yang bergunung dan berbukit. Hanya sekitar 20% dari luas daratannya yang bisa dihuni manusia atau diolah menjadi lahan pertanian. Bertolakbelakang dengan Pulau Jawa yang luas lahan pertanian dan hunian manusianya mencapai 80% dari total luas Pulau Jawa.
Pulau Jawa yang sangat subur dan pernah menjadi lumbung pangan Indonesia itu kini disesaki oleh padatnya manusia, pabrik dan kawasan industri. Lahan pertanian dan perkebunan menyusut drastis. Predikat pulau Jawa sebagai ”Lumbung Pangan Indonesia” pun sudah menghilang.
Korea seperti halnya Taiwan dan Singapore adalah negara yang memiliki luas wilayah daratan sangat kecil. Lahan pertanian Korsel dan Taiwan sangat terbatas. Apalagi Singapore yang malah tidak punya lahan pertanian sama sekali dan kebutuhan pangannya 100% impor. Negara – negara seperti ini sangat iri kepada Indonesia yang luas daratannya hampir 2 juta km2. Imajinasi mengenai apa yang akan dilakukan jika punya negara seluas Indonesia selalu terbayang menari-nari di benak mereka.
Keterbatasan luas daratan menyebabkan Korea, Taiwan dan Singapore mencari cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan rakyatnya. Tumpuan mereka adalah sektor teknologi, jasa keuangan dan pariwisata, perdagangan internasional, industrialisasi dan sebagainya, yang smuanya itu tidak memerlukan lahan / tanah yang luas. Taiwan dan Korsel terkenal sebagai produsen elektronik terkemuka dan terbesar di dunia. Mereka mengungguli dunia barat dalam industri elektronik dan perkapalan. Rahasia kemajuan dan kemakmuran mereka terletak pada ribuan penemuan baru setiap tahun di bidang teknologi tepat guna dan tersedianya industrialisasi untuk semua penemuan baru itu. Luar biasa.
Meski Korea sudah lama menjadi negara maju dan makmur namun mereka tetap ingin dan selalu bermimpi miliki lahan yang luas. Berbagai pembatasan dan hambatan dari sejumlah negara tertentu dimana mereka berinvestasi telah menjadi ancaman serius pada usaha pemerintah Korea untuk menjamin dan mempertahankan kesejahteraan yang telah mereka capai selama ini.
China dan India adalah dua negara tujuan investasi Korea yang terbesar. Di China saja saat ini terdapat lebih 22.000 perusahaan asal Korea. Namun, sejak beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah China, juga India mulai “mempersulit” ribuan perusahaan tersebut dengan menaikan Upah Minimum Karyawan dan selalu berusaha mencuri rahasia teknologi yang digunakan oleh perusahan – perusahaan Korea di sana. Soal reputasi curi mencuri atau bajak membaca teknologi adalah merupakan hobi China yang sudah sangat terkenal di seluruh dunia.
Berbeda dengan China, Taiwan apalagi Jepang, menurut Mr. Kim putra seorang jenderal pada masa Perang Korea (1950-1955), yang juga adalah kakak angkat saya itu, Indonesia merupakan surga bagi investasi Korea. Selama 10 tahun terakhir, Indonesia perlahan – lahan mulai menjadi negara favorit tujuan investasi Korea.
Semua yang ada di Indonesia sangat menyenangkan investor Korea kecuali atas 3 hal, yakni : 1. korupsi dan kebobrokan birokrasi, 2. keterbatasan infrastruktur (listrik, telpon, jalan, pelabuhan dan sejenisnya) serta 3. kemalasan dan kelambanan yang nenjadi sifat umum mayoritas pekerja Indonesia.
Jika tiga hal tadi dapat diatasi oleh pemerintah Indonesia, Mr. Kim ini sangat yakin Indonesia akan menjelma menjadi negara super power terutama di bidang ekonomi. Mengenai hal yang lain, tidak ada yang kurang dari Indonesia. “Tuhan begitu sayang pada negara ini” ujar Mr. Kim suatu saat ketika kami berbincang di sebuah hotel di depan bundaran air mancur HI, Jakarta Pusat pada akhir tahun lalu.
Saking kagum dan tertariknya Mr. Kim itu terhadap Indonesia, dia berkali – kali selalu mengatakan ingin mati dan dikubur di bumi Indonesia. Dari ucapan dan sinar matanya yang tulus, saya percaya pada niatnya tersebut.
Apakah nanti, dalam waktu dekat Indonesia bisa mengatasi 3 penyakit itu ? Apakah nanti Indonesia bisa menjadi raksasa yang terbangun dari tidur panjangnya ? Atau bahkan menjadi raksasa yang menggeliat dan menggetarkan dunia ? Wallahualam Bissawab …Sangat tergantung kesungguhan rakyat dan pemerintah Indonesia sendiri. Semoga. Aamiiiin Ya Rabbilalamin.
Sumber: http://radennuh.org/




Kisah Dokter Lo, tak pernah minta uang pasiennya

dr loSolo — Dr Lo Siaw Ging, kini menjadi sorotan di tengah mahalnya biaya pengobatan dan rumah sakit. Dokter yang kini berusia 80 tahun itu berkomitmen untuk tidak memasang tarif kepada pasien kurang mampu yang berobat ke tempatnya.
Dokter Lo dikenal bukan hanya karena diagnosa dan obat yang diberikannya selalu tepat, namun dia merupakan dokter yang tidak pernah memasang tarif kepada pasiennya. Apalagi bagi orang yang tidak mampu secara ekonomi, Dokter Lo sudah pasti mengobatinya secara gratis. Bahkan mereka diberikan obat secara cuma-cuma.
“Ini sudah saya lakukan sejak saya menjadi dokter di jaman pemerintahan Soekarno. Ini beralasan. Saya memiliki panggilan hati untuk mengabdi ke masyarakat ketimbang mengejar materi. Uang saya sudah cukup untuk hidup berdua dengan istri saya, Maria Gan May Kwee,” ujar Dokter Lo saat diwawancarai, Selasa (11/3/2014).
Dokter Lo mengaku menyisihkan dana sosial dari kantongnya sendiri untuk membantu biaya para pasien yang kurang mampu. Namun, dia akan memberikan hal tersebut jika pasien-nya mengikuti prosedur di rumah sakit.
Meski sudah memasuki usia senja, Dokter Lo mengaku akan terus mengabdikan dirinya untuk semua lapisan masyarakat hingga ajal menjemputnya. Dokter Lo buka praktek di Kampung Jagalan Jebres setiap pagi pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.30 WIB.
Dia juga membuka praktek di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, dan kembali buka di rumah pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
Aksi sosial kemanusiaan yang dimiliki Dokter membuat setiap bulan dirinya harus menyisihkan uang tagihan dari apotik sekira Rp10 juta untuk pasien tidak mampu. Untuk bulan Maret ini saja, dirinya sudah mendapat tagihan Rp8,8 juta. Namun hal tersebut tidak mengurungkan niatnya untuk terus berbagi kepada pasien tidak mampu.
“Dia orang yang baik dan tidak pilih kasih. Saya sudah 28 tahun menjadi pasien dan selalu gratis,” ungkap Suyani, pasien tidak mampu langganan Dokter Lo.
“Saya sengaja datang ke Dokter Lo karena saya tidak punya biaya untuk berobat. Dia terkenal baik dan mau menolong pasien yang tidak punya biaya,” tutur pasien lainnya, Abed Kusdayan.
Hal yang sama juga diungkapkan karyawati sebuah bank swasta, Nirmala Sari, meski dirinya sudah di tanggung asuransi, karyawan ini memilih Dokter Lo untuk berobat.
“Dokter Lo merupakan sosok yang terkenal to the point, dia tidak pernah membedakan pasien baik dari orang tidak mampu atau orang kaya,” tuturnya.
Sumber: http://daerah.sindonews.com/read/2014/03/11/29/843062/kisah-dokter-lo-tak-pernah-minta-uang-pasiennya




Ustadz Arifin Ilham: 9 Ciri Dukun Berkedok Ustadz

arifin ilham Menurut Ustadz Arifin Ilham, sedikitnya ada 9 ciri untuk mengetahui apakah seseorang yang mengaku ustadz, habib, atau ulama, merupakan dukun atau bukan. Berikut ini kami paparkan ciri-ciri dukun yang mengaku ulama tersebut.
Dukun akan mengunakan semua cara untuk memperdaya paseinnya, terutama yang sangat awam pengetahuan Syariat Islam, bahkan kalau perlu mengunakan gelar kehormatan ulama, seperti Kiyai, Ustadz, Habib, dan sebagainya. Untuk itu kenalilah dukun berbaju mulia ini, diantaranya:
1. Tidak mengunakan nama aslinya, tetapi nama yang dikesankan ada “kedigjayaan”
Inilah ciri khas para dukun dan paranormal. Mereka sangat suka menggelari diri mereka dengan sebutan-sebutan aneh dan menyiratkan kesaktian. Para dukun juga menggelari mereka sendiri dengan julukan ‘Ki’ contoh : Ki Gendeng Pamungkas, Ki Joko Bodo, dan lain-lain. Yang bergelar ‘ustadz’ pun tidak sedikit, padahal nama aslinya bisa jadi adalah ‘Muhammad Susilo Wibowo’
2. Hobbi sekali memamerkan kesaktiannya
Salah satu contoh yang sering muncul di TVRI dan JakTV adalah ‘Ustadz Fulan’ yang suka memamerkan kesaktiannya, yakni tidak mempan disayat dengan pedang atau alat tajam lainnya. Juga para dukun dan paranormal lainnya suka mendemonstrasikan kesaktian, seperti atraksi kekebalan, debus, tenaga dalam, dan lain-lain.
3. Ilmu Syariat agamanya tidak mumpuni
Dukun yang berkedok ustadz selalu membawa ciri khas dukun, yaitu sama sekali kurang dalam dalil baik dari Al-Qur’an dan sunnah. Dakwahnya mengajak pada kesyirikan dan kesesatan.
4. Memanfaatkan para tokoh untuk melegalisir prakteknya, yang sebenarnya tokoh tersebut belum tahu persis praktek tersembunyinya karena sang dukun menampilkan kesan seakan seusai “syariat”
‘Ustadz Fulan’ yang sering muncul di TVRI dan JakTV, misalnya, sering mengundang ustadz-ustadz selebritis seperti Ustadz Jefri Al Bukhori, Ustadz Solmed, dan lainnya untuk duduk bersama pada acara mengiklankan pengobatan padepokannya.
5. Prakteknya ikhtilaath menjamah bukan mahramnya
Peruqyah syar’i sangat anti menyentuh secara langsung pasiennya, jikapun harus memakai sarung tangan itupun untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan ‘Ustadz Fulan yang sering muncul di TV, sangat suka menyentuh non mahram hingga bersentuhan kulit. Dan di padepokannya terlihat berikhtilat bercampur baur antara laki-laki dan perempuan tidak dipisah sama sekali.
6. Berani bayar media untuk promosinya
Sebagian orang menyangka stasiun televisi yang menayangkan acara ustad-ustadz dukun tersebut yang mengundang sang ustadz. Jangan dikira kemunculan itu gratis dan dibayar! Justru dukun berbaju ustadz inilah yang membayar TV agar bisa tampil promosi pengobatan perdukunannya.
7. Dengan bahasa mahar, infak, namun jelas tarifnya “wah”, disertai ancaman kalau tidak segera diobati akan mati, kalau tidak segera ditransfer doanya tidak sampai, penyakit tidak sembuh, dan sebagainya
Ciri khas dukun ialah sangat suka menakut-nakuti pasiennya bahwa sakitnya berat, maka pengobatannya lama dan harus bayar mahar yang tinggi sampai puluhan juta mengalahkan pengobatan kedokteran. Ustadz Fulan yang sering muncul di TV suka mengancam pasiennya jika tidak melunasi hutangnya maka penyakitnya tidak sembuh dan tidak akan didoakan oleh dia.
8. Disertai aksi tipudaya menakuti seperti bekam darahnya ada cacingnya, rumah ada hantunya, kena santet, dan sebagainya.
Dukun sangat suka menipu, setiap ada pasien yang datang selalu dikatakan kena santet dan pasti akan keluar benda-benda aneh dari dalam telur atau ketika dibekam yang semuanya itu cuma trik sulap belaka.
9. Memberi azimat atau amalan yang tidak berdasar
Ciri khas dukun yaitu memberi azimat, termasuk dalam hal ini Ustadz Fulan yang sering muncul di TV memberi azimat pada pasiennya, atau menggunakan media azimat ketika mengobati. “Sungguh, wajib kusampaikan karena korban sudah berjatuhan. Semoga sahabatku selamat dari tipudaya menyesatkan ini,” pungkas Ustadz Arifin Ilham.
Sumber: firmadani.com




Genteng Ini Bisa Hasilkan Listrik, Harganya Rp 98 Ribu/Buah

gentengJakarta -Listrik tenaga matahari atau surya bisa jadi alternatif bila listrik rumah anda byar pet. Sudah dijual genteng yang dilengkapi solar cell yang bisa digunakan untuk memperkuat listrik rumah anda.
PT Arta Surta Indogreen menjual genteng solar cell yang bisa dipasang di rumah. Genteng ini menghasilkan listrik saat cuaca panas terik. Namun harganya memang belum murah, untuk satu genteng Rp 98 ribu.
“Ini barang baru, di Indonesia baru kita yang keluarkan, harganya masih cukup mahal harga per genteng masih 98 ribu,” kata Direktur Arta Surya Indogreen Surya Winata saat ditemui di Lifestyle Expo, JCC, Jakarta (22/3/2014).
Menurut Surya, satu genteng bisa menghasilkan listrik 8 watt yang yang di-charge selama 4-8 jam dengan sinar matahari. Bila cuaca cerah, maka solar cell hanya membutuhkan waktu 4 jam untuk terisi penuh. Namun bila cuaca sedang mendung, membutuhkan waktu lebih lama.
“Satu genteng ini bisa menghasilkan listrik setara 8 watt. Isi full (penuh) 4-8 jam, dari jam 10 sampai jam 4, Satu genteng bisa untuk lampu 1,6 watt bisa untuk 5 jam. Kalau ingin lebih tinggal tambah gentengnya saja,” imbuhnya.
Arta Sura Indogreen merupakan perusahaan khusus di bidang solar panel dan lampu LED yang berdiri sejak 2010 yang lalu. Setiap pembelian genteng ini sudah termasuk dari perangkat-perangkat genteng solar cell seperti inverter, controler, dan baterai.
“Solar panel itu terdiri dari inverter controler dan baterai. Dari situ kita dialirkan melalui inverter. Genteng solar cell ini merupakan teknologi dari Jerman yang saat ini masih di produksi dari China. Tapi di 2015 genteng ini akan mulai diproduksi di Semarang,” ujarnya.
Bagi anda yang beli masih harus menunggu karena genteng solar cell ini baru akan diluncurkan setelah pemilu.
“Barang ini baru akan diluncurkan 25 Juni 2014, rencana nanti akan ada pameran sekaligus peluncuran di Jakarta juga,” tambahnya.
 
Sumber: http://finance.detik.com/read/2014/03/22/122006/2533525/1034/genteng-ini-bisa-hasilkan-listrik-harganya-rp-98-ribu-buah?f9911023




Kisah 5 Berlian Indah dan Terkutuk

detikriau.org — Ada yang bilang bahwa berlian adalah sahabat baik wanita. Benar juga sih, karena wanita sangat suka perhiasan, dan perhiasan itu akan mempercantik wanita. Jadi wajar saja jika dikatakan bahwa berlian adalah sahabat wanita. Namun bagaimana jika berbagai perhiasan yang terbuat dari berlian mengandung kutukan? Berani memakainya?
Berlian adalah batu alam yang cukup sulit mengubahnya. Banyak nyawa-nyawa melayang saat mengambil batu berlian ini. Ada juga warga miskin di sekitar tambang yang memberi kutukan pada orang-orang kaya yang akan memakai berlian itu. Percaya tidak percaya, berlian-berlian ini membawa kutukan perselingkuhan hingga bisa membunuh pemakainya.
Dilansir oleh toptenz.net, inilah berlian paling terkutuk di dunia.
Kutukan Berlian Burton
1._kutukan_taylor_burton_diamondRichard Burton dan Elizabeth Taylor adalah orang terkenal yang memiliki kisah cinta romantis dan penuh skandal, termasuk berlian yang terlibat di dalamnya. Elizabeth mengambil Eddie Fisher dari istrinya, Debbie Reynolds. Dari hasil perselingkuhan itu, Elizabeth mendapat reaksi keras dari masyarakat. Tapi tidak berhenti sampai di situ, Elizabeth melepas Eddie dan merebut Richard Burton yang sudah memiliki istri bernama Sybil.
Dengan hidup Elizabeth yang glamor dan mewah, Richard memberi hadiah yang sangat mahal dan luar biasa, yaitu sebuah kalung berlian berbentuk tetesan air. Orang-orang menganggap kalung itu berbentuk tetesan air mata, dari wanita-wanita yang sudah direbut suaminya oleh Elizabeth. Mungkin karena kutukan (orang-orang percaya hal ini), Elizabeth sangat sering berbicara sendiri dengan kalung berlian yang sangat mahal itu. Jika ada yang bertanya padanya dia sedang apa, Elizabeth akan menjawab “Sedang bermain dengan perhiasan saya,”
Kutukan Berlian Sancy
2._kutukan_sancy_diamondSancy adalah nama yang diberikan pada berlian 55.23 karat yang memiliki ukuran besar. Berlian berwarna kuning pucat ini berasal dari India dan menjadi terkenal saat Raja Henry III memilih untuk meletakkan berlian itu pada topinya. Raja Henry III memang selalu memakai topi untuk menyembunyikan kepalanya yang botak.
Saat generasi berganti, Henry IV meminjam topi itu sebagai jaminan untuk biaya jaminan penyusunan tentara Inggris yang baru. Sayangnya, berlian itu tiba-tiba menghilang. Yang mengejutkan, berlian itu ditemukan di dalam perut utusan kerajaan. Saat otopsi di bagian perut, ditemukan berlian Sancy yang hilang. Akhirnya berlian ini berkali-kali ganti kepemilikan dengan kisah buruk. Akhirnya Berlian Sancy diserahkan untuk The Apollo Gallery, di Museum Louvre di Paris.
Kutukan Berlian Regent
3._kutukan_regent_diamondKisah Berlian Regent ada bersama kisah tokoh terkenal Prancis, yaitu Napoleon. Dengan perang dan pertempuran di masanya, Napoleon menghias pedang tempurnya dengan berlian raksasa 140.64 karat. Berlian itu sendiri ditemukan di tambang Golonda di India. Ada banyak budak yang tewas di tambang tersebut dan menjadi korban kekejaman perang Napoleon.
Pada tahun 1792, Berlian Regent hilang. Namun berlian itu kembali menjadi milik Napoleon di tahun 1801. Sejarah mencatat bahwa Napoleon menikah dua kali, dan keduanya adalah wanita yang berasal dari Austria. Setelah Napoleon meninggal, Berlian Regent menjadi milik pemerintah Austria. Saat ini, berlian tersebut ada di Louvre dan menjadi salah satu berlian terbaik sekaligus terkutuk.
Kutukan Berlian Eureka
4._kutukan_eureka_diamondBerlian ini adalah salah satu berlian terbaik yang ditemukan di Afrika Selatan. Negara tersebut memang menjadi salah satu negara penghasil berlian terbanyak di dunia, sayangnya, kesejahteraan rakyat Afrika Selatan justru memprihatinkan. Banyak orang menolak memakai berlian dari Afrika Selatan, sebagai bentuk peduli pada para pekerja tambang yang sangat memprihatinkan. Kisah Berlian Eureka terjadi saat dia ditemukan oleh seorang anak gembala di pantai Hopetown.
Saat ditimbang dan belum dipoles, beratnya mencapai 231 karat. Berlian ini akhirnya berpindah tangan ke Inggris untuk diserahkan pada Ratu Victoria di Windsor Castle. Berlian Eureka sudah sangat sering berpindah-pindah tangan, mulai dari keluarga kerajaan hingga konglomerat. Sayangnya kehadiran berlian mewah ini juga menyisakan banyak kisah memilukan dan tragis di dalamnya. Saat ini Berlian Eureka dipamerkan di Kimberly Museum, Afrika Selatan.
Kutukan Mematikan Berlian Hope
5._kutukan_hope_diamondBerlian ini sangat mewah dan cantik, bahkan namanya juga indah, Hope yang artinya harapan. Namun tidak ada yang mengalahkan legenda dan sejarah Berlian Hope sebagai berlian paling terkutuk dan membawa nasib buruk bahkan kematian bagi pemiliknya. Berlian biru gelap ini berasal darI India dan membawa kisah mengerikan di sepanjang sejarahnya.
Berlian Hope pertama kali dimiliki oleh Raja Prancis, Louis XIV. Kemudian berpindah tangan ke Raja Louis XV. Selama Resolusi Prancis, Berlian Hope hilang dicuri namun sampai di Inggris secara misterius. Seorang kolektor perhiasan yang kaya bernama Philip Henry Hope membeli berlian itu dan dari sanalah nama Hope diberikan, dan kisah kematian dimulai.
Setelah pemilik pertama meninggal, Evelyn Walsh Mclean membeli Berlian Hope untuk membuktikan apakah benar kutukan kematian itu ada. Ternyata banyak hal buruk terjadi, hingga Evelyn menyembunyikan berlian itu di dalam bantalan sofa. Kematian juga menjemput Evelyn, banyak orang percaya itu karena kutukan Berlian Hope.
Setelah sering berpindah tangan dengan kisah buruk yang menyertai, Berlian Hope akhirnya disumbangkan ke Museum Smithsonian.




Demi Genjot Angka Kelahiran, Pemerintah Jepang Jadi "Mak Comblang"

187877_upacara-hari-kedewasaan-di-jepang_663_382Jepang adalah negara dengan angka pertumbuhan warga lanjut usia tercepat di dunia, timpang dengan angka kelahiran yang minim. Jika didiamkan, maka populasi Jepang akan menurun drastis, mengancam perekonomian negara itu.
Salah satu penyebabnya adalah keengganan warga Jepang untuk menikah dan memiliki anak. Untuk mendorong pernikahan, akhirnya pemerintah terpaksa turun menjadi agen perjodohan alias mak comblang.
Perdana Menteri Shinzo Abe bahkan telah menyisihkan 3 miliar yen (Rp335 miliar) pada anggaran fiskal 2014 untuk mengadakan acara perjodohan di seluruh Jepang. Tujuannya, memperbaiki angka populasi yang menurun setengahnya dibanding enam dekade lalu.
Acara perjodohan ini diselenggarakan oleh pemerintah lokal di seluruh Negeri Sakura. Pemerintah pusat memberikan dana hingga 40 juta yen (Rp4,4 miliar) untuk proyek-proyek meningkatkan pernikahan dan kelahiran, termasuk acara perjodohan.
Di acara bernama ‘Machikon’ itu, sekitar 200 pemuda dan 200 pemudi dipertemukan. Suasananya dibuat seromantis mungkin, untuk menghadirkan chemistry antar dua sejoli.
Salah satunya di prefektur Kochi, sekitar 500 mil sebelah Barat Tokyo. Penyelenggara menyediakan kopi dan kue, sementara piano memainkan musik cinta. “Ini adalah kesempatan terakhir untuk mengambil solusi masalah populasi,” kata Gubernur Kochi, Masanao Ozaki, seperti dikutip harian Telegraph.
Salah satu pesertanya adalah Sayaka Inoue, 28. Dia mengaku sudah tiga kali mengikuti acara perjodohan seperti ini, namun belum ada yang cocok. Dia menargetkan menikah di usia 30 tahun.
“Saya merasa perlu keluar dan mencari kesempatan bertemu orang-orang. Sulit menemukan jodoh jika ada di usia saya,” kata dia.
Tingkat kelahiran Jepang tahun lalu adalah yang terendah sejak penghitungan dimulai tahun 1899, yaitu menyusut jadi 1,03 juta. Tahun 2013, populasi Jepang hanya 244.000. Jika tren itu terus terjadi, maka populasi Jepang akan berkurang sepertiganya pada 50 tahun mendatang.
 
Sumber: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/490604-demi-genjot-angka-kelahiran–pemerintah-jepang-jadi–mak-comblang-