Pasukan Zionis Israel Sedikitnya Bantai 73 Orang di Kamp Shujaiyah
Foto: shehaiya-masacre, net
Gaza City- (detikriau.org) – Kurang dari empat jam pendudukan militer Israel, Minggu (20/7) pasukan zionis israel sedikitnya membantai 73 orang yang berada di kamp Shujaiyah, sebelah timur dari Jalur Gaza di tanah terbaru mereka ofensif di daerah kantong yang diblokade.
“Banyak dari mereka yang tewas adalah anak-anak dan perempuan, di mana 400 orang terluka dalam pembantaian yang mirip dengan Shabra Shatilla pembantaian di Lebanon tahun yang lalu,” sebagaiman dikutip detikriau.org dari Mi’raj Islam News Agency (MINA) koresponden dari Gaza.
Penduduk mengatakan, serangan itu dimulai di pagi hari dengan tank pendudukan Israel mendekati pinggir kamp. Pada saat itu, kondisi terlalu berbahaya bagi ambulans dan tim medis untuk bisa mendekati daerah komplik.
Media lokal melaporkan bahwa bantuan tim kemanusiaan dari Palang Merah Internasional meminta tiga jam gencatan senjata untuk memberikan bantuan kepada orang-orang di kamp, tetapi Zionis Israel menolak.
“Ada banyak yang tewas dan terluka di jalan-jalan, tapi tidak ada yang bisa membantu mereka,” kata warga setempat, Ahmed Rabia, seperti dikutip Press TV.
Pejabat kesehatan setempat mengatakan, putra dan putri mertua dan dua cucu kecil seorang pemimpin senior Hamas, termasuk di antara para korban yang meninggal.
Menurut sumber-sumber lokal lainnya, seorang sopir ambulans dan seorang juru kamera Palestina juga tewas dalam serangan itu.
Jumlah korban diperkirakan akan meningkat. Masih ada beberapa mayat di bawah reruntuhan rumah yang hancur di lingkungan Shujaiyah.
Puluhan orang terluka dilarikan ke Rumah Sakit As-Shifa di Kota Gaza.
Penembakan Heavy telah menyebabkan ratusan warga mengungsi ke pusat kota Gaza City, dan sejauh ini belum menemukan adanya tempat penampungan yang aman untuk dihuni menyusul serangan udara Israel yang membuat Gaza menjadi lokasi yang tidak aman.
Beberapa orang mencoba untuk mencari perlindungan di keluarga mereka, sementara yang lain menuju sekolah PBB yang telah menjadi tempat penampungan sementara sejak awal agresi pendudukan Israel terhadap Jalur Gaza selama dua minggu terakhir.
Sementara itu, Ezzedeen Al-Qassam, sayap militer gerakan perlawanan Hamas, mengatakan para pejuangnya bentrok dengan tentara pendudukan Israel di Shujaiyah dan sekitarnya.
Lebih dari 357 orang telah tewas sejak rezim pendudukan Israel melakukan serangan terhadap Gaza dan lebih dari 2.700 lainnya terluka. (dro)
Bangun Image, Israel Bayar Siswa Untuk Propaganda di Media Sosial
Gambar: net
Tel Aviv, (detikriau.org) – Sekitar 400 siswa di Inter disiplin Center (IDC) di Herzliya, sebelah utara Tel Aviv terdaftar sebagai relawan dalam program propaganda Israel yang bertujuan untuk menciptakan image yang baik bagi Israel melalui berbagai jenis jaringan sosial.
Menurut laporan Huffington Post, Israel membayar sekitar USD 2.000 untuk setiap siswa yang dipekerjakan dalam program propaganda ini.
Siswa memenuhi lab komputer di IDC yang sibuk dengan tugas-tugas mereka. Mereka bermain peran dalam perang antara pejuang Israel dan Hamas di Gaza sejak dua pekan lalu, Australia Media smh.com seperti dikutip detikriau.org melalui Mi’raj Islam News Agency (MINA), Sabtu. (19/7/2014)
Setiap siswa memiliki tugas sendiri untuk program, Kamar bernama “Ruang Advokasi” dipenuhi dengan orang-orang muda yang merancang gambar, provokasi komik, menggambar tuduhan kepada pejuang Palestina dan menerjemahkannya ke dalam banyak bahasa.
Di dalam ruangan, ada tim menerjemahkan pesan dari bahasa Ibrani ke dalam 30 bahasa dan membuat grafik dan gambar untuk dibagikan melalui Facebook dan Twitter, ujar salah seorang siswa IDC, Igal Raich (23).
Mereka Terinspirasi oleh peran media sosial selama musim semi Arab di Timur Tengah. Mereka juga mendapat dukungan dari pemerintah Israel dan Angkatan Pertahanan nya. Para siswa mengaku bahwa mereka telah menutup banyak halaman facebook anti-Israel.
“Sekolah memberi kita lab komputer. Kami bekerja dari pukul sembilan pagi sampai delapan malam, “tambah Raich yang pindah dari Kanada untuk bergabung dengan militer Israel.
ditambahkan raich, Ada juga tim editing dan bincang-bincang tim Video yang terus memantau media sosial untuk mencari fakta-fakta yang dibuat oleh pendukung Palestina.
Raich mengatakan mahasiswa Israel juga memainkan peran yang sama selama operasi “Pilar Pertahanan” Israel pada tahun 2012 untuk warga Palestina di Gaza. Operasi menyebabkan ratusan orang meninggal saat itu.
Menurut data universitas, 1600 siswa bergabung pesan propaganda untuk lebih dari 21 juta orang dari 62 negara dan dalam 31 bahasa. Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri dan Pertahanan Angkatan Israel menghargai upaya universitas memfasilitasi karya militer mereka.
“Kami terus mendapatkan laporan terbaru dari kantor Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri karena mereka tahu kami sukses dalam apa yang kita lakukan,” kata Raich.(dro)
15 Tentara Israel Tewas Dalam Baku Tembak dengan Al-Qassam
Brigade Izzuddin Al-Qassam. Foto, net
GAZA – Tanda-tanda kekalahan pasukan Zionis Israel dalam perang darat Gaza mulai terlihat. Tidak sampai hitungan satu hari saja pada Sabtu (19/7) kemarin, 15 tentara mereka tewas dan 25 lainnya luka parah, dalam baku tembak dengan pasukan khusus Al-Qassam.
Peristiwa yang mereka sebut Sabtu Hitam itu terjadi di daerah jajahan mereka, belum masuk ke perbatasan Gaza, oleh aksi penyusupan dan penyerangan para pejuang terlatih dari Gaza.
Brigade Izzuddin Al-Qassam, berhasil melakukan aksi berani dan bersejarah tersebut, dengan melakukan penyusupan ke tanah jajahan Zionis Israel.
Wartawan mirajnews.com dari medan tempur melaporkan, aksi heroik dilakukan dalam waktu kurang dari satu hari, sejak Sabtu (19/7) pagi buta waktu Gaza, hingga siang. Setelah itu, pasukan pejuang Hamas itu kembali ke wilayah Jalur Gaza.
“Aksi operasi penyusupan dilakukan di dua tempat, yaitu di Shafa, timur Rafah bagian selatan jalur Gaza, dan lainnya di sebuah kamp militer Zionis Israel, sebelah timur bagian tengah Jalur Gaza,” ujar wartawan MINA.
Aksi penyusupan dimulai malam hari, sejak sekitar pukul 20.10 malam waktu Gazamelalui terowongan rahasia ke perbatasan musuh di wilayah Al-Rayyan sekitar Shafa. Sejumlah 5 tentara tewas tertembak tepat di kepalanya, 2 lainnya terkena di beberapa anggota badan.
Pada operasi lainnya, Al-Qassam menewaskan 6 tentara Zionis Israel dalam sebuah aksi buru sergap ke kamp militer Abu Mutaibak, sebelah timur bagian tengah Jalur Gaza. Dilaporkan, 12 pasukan terlatih Al-Qassam menyusup ke barak militer. Pasukan berani mati itu melakukan operasi menembus garis perbatasan musuh dalam 4 tim berbeda, hanya dalam waktu sekitar 6 jam.
Sebelumnya, Brigade Al-Qassam juga berhasil menghancurkan 3 jeep pasukan Zionis Israel, 1 jeep lainnya kabur tidak sanggup melanjutkan pertempuran darat. Dua senjata Zionis Israel jenis M16 nomor seri 94-111-30 dan M16 94-107-59 dirampas. Sejumlah 11 pasukan Gaza berhasil kembali ke pangkalan dengan selamat, dan satu pejuang gugur syahir di medan tempur.
Pada hari yang sama, Sabtu (19/7) berlangsung satu operasi di utara Jalur Gaza, menghancurkan sebuah tank, menewaskan 3 tentara, dan 2 lainnya luka parah. Seorang tentara lainnya tewas dalam aksi di sekitar kamp militer Al-Qassam di timur Khan Younis, bagian selatan Jalur Gaza.
Tanda-Tanda kekalahan pasukan Zionis Israel secara tidak langsung mulai diakui oleh pihak Keamanan Zionis Israel itu sendiri. Di antaranya, disinyalir adanya dokumen militer kepada seluruh tentara Israel untuk menaikkan nyali perang mereka, yang sudah mulai menurun.
Hal lain terlihat juga, antara lain seperti diberitakan The Times of Israel, bahwa mulai terjadi kekisruhan di pihak pemerintah Zionis Israel. Sehingga, Perdana Menteri Netanyahu memecat Wakil Menteri Pertahanan, Danny Danon, atas kritikannya dalam pertempuran Gaza.
Danon mengkritik putusan Netanyahu melakukan serangan darat ke Jalur Gaza melawan Hamas. Apalagi saat itu roket-roket Hamas mulai menghujani Tel Aviv. Akibat kritikannya yang berseberangan dengan Netanyahu, Danon pun dipecat dari jabatannya.
Rincian operasi militer Brigade Al-Qassam pada hari ketiga belas pertempuran Gaza
Berikut ini adalah rincian operasi militer yang dilakukan oleh mujahidin dari Brigade Al-Qassam pada hari ketiga belas pertempuran, Sabtu (19/7/2014), sebagaimana dirilis oleh situs resmi Brigade Al-Qassam.
Pukul 21.00 : Menyerang penjajah “Israel” di wilayah Beer Sheba dengan lima roket Grad.
Pukul 21.00 : Brigade Al-Qassam menyerang gedung Parlemen “Israel” dengan enam roket Grad.
Pukul 21.00 : Menyerang tank “Israel” di belakang dataran tinggi Da’ur dengan roket Thandem dari jarak 50 meter sehingga mengenainya dengan tepat dan membakarnya.
Pukul 20.10 : Satu regu pasukan khusus Brigade Al-Qassam melalui terowongan melakukan serangan penyusupan di garis belakang pertahanan musuh di kawasan Ar-Rayyan, wilayah Shofa tengah. Mujahidin Al-Qassam melakukan serangan pendadakan dari jarak hanya 1,5 meter dari pasukan “Israel”, dimana salah seorang mujahidin menegaskan regu tersebut berhasil menewaskan 5 tentara “Israel”, dengan tiga tentara ditembak di bagian kepala dan dua tentara lainnya ditembak di bagian tubuh lainnya. Regu mujahidin berhasil kembali dengan selamat.
Pukul 19.40: Menyerang tank tempur Merkava “Israel” di Bandara Gaza dengan roket RPG.
Pukul 18.15: Menyerang kendaraan pengangkut pasukan “Israel” di kawasan Abu Sunaimah, Rafah timur dengan roket Thandem sehingga mengakibatkannya terbakar.
Pukul 18.05: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Qararah timur dengan empat meriam Hawan.
Pukul 17.45: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Ashkelon dengan tujuh meriam Hawan.
Pukul 17.00: Menyerang kendaraan pengangkut pasukan “Israel” jenis Namrah di wilayah timur Khan Yunis dengan roket Coronet. Tembakan itu tepat mengenai sasaran.
Pukul 16.50: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di barat Ashkelon dan utara Bait Lahiya dengan dua meriam Hawan kaliber 120 mm.
Pukul 16.45: Menyerang kendaraan-kendaraan tempur dan pasukan “Israel” di Rafah timur dengan tiga meriam Hawan.
Pukul 15.30: Sniper mujahidin menembak mati tiga tentara “Israel” di utara Bait Hanoun.
Pukul 15.30: Regu pasukan khusus Brigade Al-Qassam melakukan serangan ganda terhadap sekumpulan kendaraan tempur pasukan “Israel” di sebelah timur Khan Yunis, dari arah garis belakang pertahanan musuh. Mujahidin berhasil menaiki sebuah tank da sebuah buldozer dalam waktu bersamaan, lalu meledakkan keduanya dengan ranjau Thandem dari titik nol.
Pukul 15.30: Menyerang markas-markas militer “Israel” di wilayah Kisovim, Abu Mutaibaq dan Abu Shafiyah dengan 16 meriam Hawan kaliber berat dan menengah.
Pukul 15.10: Menyerang markas militer “Israel” di wilayah Kisovim dengan dua roket 107.
Pukul 14.35: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Qararah timur dengan enam meriam Hawan.
Pukul 14.30: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di barat Ashkelon dengan tiga meriam Hawan.
Pukul 14.30: Brigade Al-Qassam menurunkan satu regu pasukan khususnya di garis belakang pertahanan musuh, sebelah timur propinsi tengah. Serangan itu melibatkan 12 mujahidin, dimana mereka berhasil menghancurkan sebuah regu patroli “Israel” yang berkekuatan 3 jib militer dan membunuh enam tentara “Israel”, diantaranya seorang perwira militer. Mujahidin juga merampas dua pucuk senjata dan keduanya telah ditunjukkan kepada media massa.
Pukul 14.10: Menembakkan roket RPG terhadap pasukan khusus “Israel” yang berlindung dalam salah satu rumah di Khan Yunis timur dan terlibat baku tembak sengit dengan mereka. Mujahidin memastikan beberapa korban cedera pasukan khusus “Israel” dievakuasi dari rumah tersebut.
Pukul 14.00: Menyerang pasukan “Israel” yang memasuki wilayah Qararah timur dengan tiga meriam Hawan.
Pukul 13.45: Baku tembak sengit dengan senjata menengah dengan pasukan invantri “Israel” di Khan Yunis timur.
Pukul 13.45: Menyerang buldozer “Israel” di Khan Yunis timur dengan roket RPG. Serangan itu tepat mengenai sasaran.
Pukul 13.00: Menyerang wilayah “Israel” Karyat Malakhi dengan lima roket Grad.
Pukul 12.58: Menyerang wilayah reaktor nuklir “Israel” Demona dengan dua roket M 75.
Pukul 12.55: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Suraij, Khan Yunis timur dengan empat roket 107.
Pukul 12.55: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di Bandara Gaza dengan dua meriam Hawan.
Pukul 12.50: Menyerang wilayah “Israel” Karyat Malakhi dengan enam roket Grad.
Pukul 12.30: Menyerang pasukan khusus “Israel” di wilayah Ghaul, Bait Lahiya utara dengan dua meriam Hawan.
Pukul 12.20: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Qararah timur dengan tiga meriam Hawan.
Pukul 12.00: Menyerang wilayah reaktor nuklir “Israel” Demona dengan dua roket M 75.
Pukul 11.35: Menyerang wilayah “Israel’ Reshon LeZion dan Bat Yam dengan lima roket M 75.
Pukul 11.15: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di dekat Akademi Pertanian dengan dua roket Hawan.
Pukul 11.05: Menyerang sekumpulan kendaraan tempur “Israel” di wilayah Ashkelon barat dengan tiga meriam Hawan.
Pukul 11.00: Menyerang bandara militer Nevatim dengan empat roket M 75.
Pukul 10.50: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di wilayah Jaradat dan Bandara, Rafah timur dengan lima meriam Hawan.
Pukul 10.40: Menyerang tank tempur Merkava dengan roket anti tank di Khan Yunis timur.
Pukul 09. 15: Sniper Brigade Al-Qassam menembak dua tentara “Israel” di dekat Ashkelon dan Bait Lahiya utara. “Israel” mengakui dua tentaranya cedera setelah ditembak oleh sniper mujahidin Al-Qassam di Gaza utara.
Pukul 06.10: Baku tembak sengit dan menembakkan dua roket RPG terhadap pasukan khusus “Israel” yang berlindung dalam sebuah rumah wilayah Zanah, Khan Yunis timur.
Pukul 02.58: Menyerang penjajah “Israel” di wilayah Ashdod dengan lima roket Grad.
Pukul 02.45: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di timur propinsi Tengah dengan tiga roket 107.
Pukul 01.50: Menyerang pergerakan pasukan “Israel” di timur propinsi Tengah dengan satu roket 107.
Pukul 01.10: Satu regu Brigade Al-Qassam terlibat baku tembak sengit dengan pasukan khusus “Israel” di dekat Akademi Pertanian, Bait Hanoun utara, setelah Brigade Al-Qassam meledakkan ranjau-ranjau anti personil. Musuh telah mengakui jatuhnya tiga korban di pihak mereka dan baku tembak terus berlangsung. Musuh tidak mampu mengevakuasi korban mereka dari lokasi pertempuran.
Pukul 01.10: Meledakkan ranjau-ranjau anti personal terhadap pasukan khusus “Israel” di dekat Akademi Pertanian, Bait Hanoun utara.(voa-islam.com/aceh.tribunews.com)
Alqassam Siapkan Seperempat Juta Granat untuk Melawan Israel
GAZA — Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer dari pergerakan perlawanan Islam Hamas, menyatakan bahwa saat ini mereka telah menyiapkan seperempat juta granat tangan dan berada ditangan para pejuang Palestina untuk melempari para tentara penjajah israel.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara Al Qassam, Abu Ubadiah, dalam keterangan press resminya pada Jumat (18/7) malam waktu Gaza.
Abu Ubaida menyatakan bahwa saat ini bukan batu yang berada ditangan pemuda Palestina, akan tetapi seperempat juta granat tangan disipakan untuk dilemparkan kepada penjajah Israel.
“Kami telah menciptakan produk militer milik al Qassam. Sepermpat juta bom granat di tangan para pemuda kita. Pengganti bebatuan untuk mengancurkan musuh,” katanya.
”Dan kami masih memiliki jauh lebih banyak persediaan untuk meruntuhkan kesombongan musuh. Dan kami meyakini bahwa kami harus berusaha, adapun hasilnya terserah Allah” ujar Abu Ubaidah seperti dikutip MINA.
Media massa “Israel”: Sampai saat ini biaya serangan “Israel” ke Gaza melebihi 294 juta dolar
GAZA – Laporan-laporan “Israel” menyatakan biaya yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dalam menyerang Jalur Gaza sampai saat ini telah melampaui angka 1 miliar shekel, atau setara dengan US $ 294 juta. Angka itu belum terhitung kerugian-kerugian secara langsung dan tidak langsung yang berjumlah jutaan dolar, dikutip oleh Al-Jazeera pada Rabu (16/7/2014).
Selain membahas besarnya anggaran langsung yang dihabiskan oleh pasukan “Israel” dan peralatan perangnya, media-media massa “Israel” mengkaji kerugian-kerugian lainnya yang terkonsentrasikan pada sektor wisata dan ekonomi kelas bawah, yang belum diungkap sampai saat ini.
Koran Yedioth Ahronot mengatakan biaya yang dihabiskan pasukan “Israel” untuk peperangan dalam sehari adalah sekitar 150 juta shekel, atau sekitar 1 miliar shekel sejak hari pertama serangan “Israel” ke jalur Gaza.
Laporan Yedioth Ahronot menyebutkan kerugian terbesar dialami oleh hotel-hotel, tempat-tempat peristirahatan dan obyek-obyek wisata. Laporan itu menyebutkan angka penjualan mengalami penurunan drastis pada pusat-pusat perdagangan di kawasan “Israel” selatan. Adapun sektor produksi dan industri mengalami perlambatan serius.
Biaya “Iron Dome”
Koran Yedioth Ahronot menjelaskan bahwa biaya setiap rudal dalam sistem pertahanan anti rudal “Iron Dome” yang dibiayai Amerika Serikat adalah 50.000 dolar. Koran itu mengisyaratkan “Israel” telah menembakkan sekitar 200 rudal untuk mencegat roket-roket pejuang Palestina. Selain itu “Israel” menembakkan rudal Patriot yang biaya per satuannya mencapai 2 juta dolar.
Koran itu melaporkan bahwa sampai hari Selasa (15/7/2014) sebanyak 662 klaim asuransi telah diajukan kepada pemerintah “Israel” akibat serangan roket kelompok pejuang Palestina. Ratusan klaim lainnya menunggu untuk diproses terkait kerugian di kawasan pemukiman Yahudi yang berdekatan dengan Gaza.
Koran itu memperkirakan kerugiaan sektor pertanian “Israel” mencapai puluhan juta shekel, dan kerugian sektor pariwisata “Israel” mencapai setengah juta shekel.
Koran utama “Israel” lainnya Haaretz melaporkan bahwa militer dan Departemen Pertahanan “Israel” sebelum melancarkan serangan ke Jalur Gaza telah meminta tambahan anggaran militer sebesar 5 milyar shekel, atau sekitar US $ 1,5 milyar, untuk tahun anggaran 2015. Haaretz memperkirakan Departemen Pertahanan akan meminta tambahan anggaran jika serangan militer kali ini berlangsung lebih lama.
Haaretz mencatat biaya yang diperlukan untuk mengoperasikan terbang sebuah pesawat drone selama satu jam di udara adalah sekitar 1500 dolar, pengoperasian helikopter tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 5000 dolar, dan pengoperasian pesawat tempur selama satu jam di udara adalah sekitar 15.000 dolar.
Haaretz juga mencatat biaya yang diperlukan untuk setiap orang tentara cadangan selama satu hari bertugas adalah sekitar 130 dolar.
Lebih lanjut Haaretz menyebutkan bahwa kerugiaan jutaan shekel menimpa stasiun-stasiun kereta di Al-Quds menyusul demonstrasi-demonstrasi penduduk muslim Palestina menentang pembunuhan dan pembakaran seorang pemuda muslim Palestina oleh penduduk Yahudi.
– See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/17/media-massa-israel-sampai-saat-ini-biaya-serangan-israel-ke-gaza-melebihi-294-juta-dolar.html#sthash.k4o8hSKA.dpuf
Sayap Militer Hammas Tolak Usul Genjatan Senjata
ratusan roket yang diluncurkan Brigade al-Qassam ke wilayah israel
GAZA — Sayap militer Hamas, Brigade al-Qassam menolak usul gencatan senjata yang diajukan Mesir di Gaza. Malah, mereka mengancam akan meningkatkan konfliknya dengan Israel jika ketentuan itu tidak memuaskan.
“Tidak ada pihak resmi atau tidak resmi menghubungi kami tentang gencatan senjata yang diberitakan di media itu… (tetapi) jika isi dari usul itu benar, itu adalah satu penyerahan dan kami menolaknya,” kata Brigade al-Qassam, Selasa (15/7).
“Perang kami dengan musuh itu akan ditingkatkan.”
Mesir mengusulkan agar Israel dan Hamas mengakhiri permusuhan pada pukul 006.00 GMT (13.00 WIB) Selasa. Yaitu, setelah tujuh hari pertumpahan darah di Gaza yang menewaskan setidaknya 186 warga Palestina.
Israel dan Hamas terlibat ratusan serangan udara dan roket. Selama serangan itu tidak ada warga Israel yang tewas.
Presiden AS Barack Obama menyambut baik usul Mesir itu. Kabinet Israel pun mengatakan akan bersidan untuk membicarakannya.
Tetapi Hamas menolak menghentikan penembakan roket sampai satu perjanjjian yang luas diberlakukan.
Hamas mengatakan menginginkan blokade Israel atas Gaza dicabut. Termasuk pembukaan tempat penyeberangan perbatasan Rafah dengan Mesir dalam setiap perjanjian gencatan senjata.
Hamas juga menginginkan Israel membebaskan para warga Palestina yang ditahan kembali setelah dibebaskan dalam pertukaran dengan serdadu Israel Gilad Shalit yang diculik pejuang Palestina beberapa tahun lalu.(Rol)