Ribuan Santri PDTA Pawai Taaruf Tahun Baru Hijriyah
Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT didampingi Kakamenag Edwar S Umar dan para Forkopinda, melepas pawai taaruf menyambut tahun baru 1436 Hijriyah yang diikuti ribuan santri PDTA se-Kota Pekanbaru, Rabu (22/10) di halaman belakang kantor Walikota. (foto humas)
PEKANBARU (detikriau.org) — Kawasan jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru macet total, ribuan santri PDTA se-Kota Pekanbaru tumpah ruah ke jalan dalam rangka pawai taaruf menyambut tahun baru Hijryah 1436 yang digelar oleh Pemko Pekanbaru, Rabu (22/10) di halaman belakang kantor Walikota.
Pawai yang dilepas langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT tersebut dihadiri oleh para Muspida dan Kepala Kemenag Pekanbaru, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru serta seluruh kepala sekolah di Kota Pekanbaru.
Kepada Wartawan, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT menjelaskan bahwa pawai taaruf tersebut dimaksudkan menumbuhkan rasa cinta anak-anak usia dini kepada ajaran agama serta memperkenalkan adanya kalender Islam yang tidak sama dengan dengan kalender masehi, karena rentetan kegiatan keagaamaan dilaksanakan sesuai dengan penjadwalan dalam kalender hiriyah.
“Penyambutan tahun baru hijriyah ini sebagai wujud dari upaya kita mengajak masyarakat untuk selalu menjalankan syariat agama, dalam membentuk masyarakat metropolitan yang madani, aman, nyaman dan penuh kekeluargaan,’’ ujar Walikota.
Ditambahkan walikota, kegiatan menyambut tahun baru hijriyah ini juga disemarakan dengan zikir bersama dan penetapan masjid paripurna Pemko Pekanbaru yang digelar di di Masjid Arrahman dari siang hingga malam hari.(dro/rls humasd Pemko)
Pemko Paparkan Upaya Pekanbaru Jadi Kota Metropolitan
detikriau.org – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar acara kegiatan Diseminasi Kerjasama kawasan Metropolitan di Hotel Arya Duta. Acara ini dihadiri oleh unsur Muspida, Bapeda, Sekko, Asisten II & III , Staf Ahli, SKPD dan Camat Se Kota Pekanbaru serta pekan sekawan (siak pekanbaru pelalawan)
Wako Pekanbaru, Firdaus ST MTmemaparkan upaya pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani dan pemabangunan infrastruktur seperti jalan, listri dan air bersih. (dro/adv pemko pekanbaru)
Kalangan Professor Kagumi Konsep Wako Tangani Kota Pekanbaru
Walikota bersama para mahasiswa pascra sarjana peserta seminar Nasional memperagakan salam PAS Pekanbaru, saat jamuan nasional, Sabtu (18/10) tenda membran Aula Terbuka, Kediaman Walikota.(foto humas)
PEKANBARU (detikriau.org) — Puluhan professor nasional dari berbagai perguruan tinggi dan di Indonesia menyatakan kekagumannya terhadap perkembangan dan pembangunan kota pekanbaru termasuk konsep serta langkah-langkah yang dibuat oleh Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT dalam mewujudkan kota yang cerdas, lingkungan yang asri dan nyaman.
Hal itu diungkapkan para professor yang tergabung dalam Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI) melalui Ketua ASPI Prof Bakti Setiawan, dalam sambutanya pada jamuan malam Nasional yang digelar Sabtu (18/10) di Aula Terbuka Membran kediaman Walikota Pekanbaru.
Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan anggota ASPI serta peserta Seminal Nasional tentang Sekolah Perencanaan, dan para pengurus serta anggota Pramuka Nasional tersebut, Prof Bakti Setiawan menyampaikan bahwa konsep pembangunan yang diterapkan Pemko pekanbaru adalah konsep Pembangunan yang paling terkini dan dibuthkan saat ini unutk menciptakan kota yang smart dan kota yang hijau.
“Apabila program pembangunan ini terlansakan nantinya, kami yakin Pekanbaru akan mnjadi kota percontohan di Indonesia dalam mewujudkan kota yang cerdas dan hijau, nyaman, Indah dan tertata rapi. Pekanbaru berkembang sangat pesat, dan penataan kotanya masih belum terlambat. Kami para pengurus dan anggota ASPI se-Indonesia yang hadir di Kota ini dalam rangka seminar Nasional, melihat bahwa Kota Pekanbaru tumbuh pesat dan bersih tertata dengan rapi,’’ ulas professor lagi.
Di acara yang berlangsung sangat akrab tersebut juga terlihat hadir Purna Dewan kerja Nasional Paulus Cakrawar, Ketua ASPA dari Malaysia Prof Sed Adit, Wakil Kawada Pramuka Riau Hardi Basuki, serta puluhan professor, dan ratusan mahasiswa Pasca Sarjan peserta seminar nasional.
Dikesempatan yang sama, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT dalam sambutannya menyampaikan ungapan terimakasih kepada keluarga besar ASPI dan Pramuka Nasional yang telah memilih Pekanbaru menjadi tempat kegiatan Nasioanl, sehingga keberadaan Kota Pekanbaru sebagai tujuan wisata Metting, Insentif, Converention dan Excibition (MICE) akan dengan cepat tersosialisasikan.
“Pekanbaru tidak memiliki sumber daya alam yang banyak, Pekanbaru hanya memiliki wilayah yang luas dan strategis, serta SDM yang cukup, namun Pekanbaru akan sellalu memberikan kenyamanan bagi para tamu untuk menggelar kegiatan yang berivent nasional maupun international di Kota ini’’ ujar Walikota.
Walikota yang juga didampingi Sekda HM Syukri Harto, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemo tersebut, menyebutkan bahwa mewujudkan Kota yang smart dan hijau dalah tujuan prioritas dari Pemko Pekanbaru.
“Masukan saran, serta transfer wawasan dan dukungan sangat diperlukan dari para guru besar dan pendidik di negeri ini dalam mewujudkan tujuan pemko pekanbaru menjadikan Kota pekanbaru menjadi kota yang megah, cerdas, dan masyarakatnya yang madani, aman, nyaman, pusat investasi sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat pun akan semakin membaik,’’ harap Walikota. (dro/rls Humas Pemko)
Jika Terbukti, Annas Maamun Langsung di Tahan
PEKANBARU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Gubernur Riau Annas Maamun beserta delapan orang lainnya selama 24 jam. Mereka pun akan langsung ditahan jika terbukti.
“Biasanya kalau tangkap tangan dan terbukti kasusnya, yang bersangkutan akan langsung ditahan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Kamis (25/9) malam.
Untuk saat ini, ujar Johan, KPK belum dapat menyimpulkan apakah gubernur beserta delapan orang lainnya itu benar terlibat suap atau tidak.
“Setelah 24 jam, nanti baru ada kesimpulan atau hasil. Kita tunggu saja sampai besok,” katanya.
Johan mengatakan, Annas diamankan oleh tim penyidik pada pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di Cibubur, Jakarta.
Dalam operasi tangkap tangan itu, turut diamankan dua unit mobil mewah. Salah satunya merupakan mobil dinas gubernur. KPK juga mengamankan uang tunai dolar Singapura dan rupiah dengan jumlah yang sejauh ini masih dihitung.
“Kemungkinan jumlahnya miliaran rupiah. Tapi masih dihitung,” kata dia.
Annas dikabarkan telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu untuk kepentingan dinas.
Selama itu, berbagai kegiatan di daerah telah diambil alih oleh Wakil Gubernur Arsyadjuliandi Rachman. (dro/antara)
Wagubri Buka Seminar nasional Upaya Pencegahan Paham Radikal dan Penanggulangan Bahaya ISIS
Pekanbaru (detikriau.org) – Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman membuka secara resmi Seminar Nasional Sinergisitas Polisional dalam Upaya Pencegahan Paham Radikalisme untuk Menangkal dan Menanggulangi Bahaya Ideologis ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) di Provinsi Riau bertempat di Hotel Arya Duta, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Selasa (26/8/2014) kemaren
Dalam sambutanya pada kegiatan tajaan Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Provinsi Riau dibawah pimpinan Nizhamul ini, Wagubri menyampaikan apresiasi dan dukungannya.
“Kami Pemerintah Provinsi Riau menyatakan menyambut baik karena kegiatan ini penting untuk tetap menjaga kebersamaan dan semangat kesatuan bangsa,” ujar Wagub.
Diyakini wagub, Organisasi Masyarakat (Ormas) di Indonesia mempunya akar kuat dan tak mudah goyah. Meski demikian bangsa ini tetap harus waspada terhadap perkembangan faham radikal seperti ISIS. Sebab, Indonesia punya toleransi tinggi terhadap kehidupan beragama.
“Pengetahuan masyarakat kita tentang agama cenderung dangkal dan mudah terpengaruh. Maka perlu diberikan pemahaman secara terus-menerus, salah satunya melalui seminar ini. Semua elemen harus berpartisipasi aktif dan berkoordinasi,” tandas Wagub.
Selain Wagubri, Arsyadjuliandi Rahman, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Tetorisme, Ansyaad Bai, Direktur Ketahanan Seni Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Kemendagri, Budi Prasetyo, Dandrem 031 Wira Bima, Ketua DPRD dan Kepala Kemenag Provinsi Riau.
Tampak juga sejumlah bupati dan walikota se Riau, para rektor dan pimpinan Ormas, perwakilan Kesbangpol se-Riau dan FKUB se-Riau. (dro)
Pengusaha Ternama di Meranti Rampas dan Rusak Kamera Wartawan
Ami saat menandatangani surat laporan di mapolres
Selat Panjang (detikriau.org) – Siti Rahmi (36), wartawati Surat Kabar Harian Berita Terkini yang sehari-hari bertugas di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti mengalami hal yang tidak menyenangkan ketika bertugas.
Peralatan Kerja Wartawati yang sehari-hari dipanggil Ami ini dirampas dan dirusak oleh Ayau, pengurus speedboat penyelundup rokok gudang garam yang menabrak kapal nelayan tradisional di sungai merbau yang terjadi Kamis (31/07) yang lalu.
Diceritan Ami, awalnya, senin (11/8/2014) yang lalu, saat itu rekan kerjanya sedang melakukan wawancara dengan Ayau. Untuk kelengkapan bahan pemberitaan, Ami bermaksud mengambil foto. Namun niat kuli tinta ini ternyata membuat Ayau berang. Sontak ia melakukan perampasan dan merusak kamera Ami.
Tindakan arogan Ayau ini pastinya membuat Ami tidak terima. Didampingi sejumlah wartawan liputan Meranti, Amipun mengadukan perbuatan ini kepada pihak kepolisian.
“Perbuatan Ayau jelas sebuah tindakan yang bertentangan dengan kebebasan pers yang dijamin melalui UU No 40 Tahun 1999. Saya melaporkan hal ini kepihak kepolisian sebagai sebuah pembelajaran agar kedepannya hal ini tidak kembali terulang kepada rekan pers lainnya,” Sampaikan Ami kepada awak media usai membuatkan laporan di Mapolres Meranti, jalan Pembangunan Selat panjang, rabu (13/8/2014)
Ditambahkan Ami, pihak kepolisian telah menerima dan berjanji untuk menindaklanjuti dan mengusut surat laporan bernomor STPL/76/VIII/RIAU/KSPK KEP MERANTI serta menindak pelaku.
“dalam waktu dekat polisi telah berjanji untuk menindaklanjuti laoran ini dengan memanggil pihak terlapor,” Tandas Ami. (Ahmad tarmizi/rls)