Pengurus AJI Pekanbaru Silaturahmi dengan Sekdaprov Riau

Sekdaprov Riau: Wah Bagus Ini Fesmed AJI 2016 di Riau

Audiensi dengan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi
Audiensi dengan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi

PEKANBARU, detikriau.org –  Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi tanpa sungkan dan blak-blakan mengatakan ia sudah lama mengenal karakter serta sifat anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sejak ia masih menjabat di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

“Sejak di Batam saya sudah dekat dengan kawan-kawan AJI. Saya tahu bagaimana independensi dan integritas kawan-kawan AJI. Apa yang Pemprov bisa bantu,” Tanya Ahmad Hijazi, Rabu, 24 Agustus 2016, saat menerima kedatangan pengurus AJI dan Panitia Festival Media (Fesmed) AJI 2016, di kediamannya, Jalan Gajah Mada.

Mendapat respon positif, Ketua AJI Pekanbaru, Fakhrurrodzi, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Fesmed 2016, Eko Faizin, kemudian menjelaskan apa itu Fesmed kepada Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.

“Fesmed AJI ini merupakan acara tahunan AJI. untuk tahun ini, 2016, pertama kali diselenggarakan di luar Jawa, ya di Pekanbaru, Riau. Kedatangan kita bukan minta dana atau minta dianggarkan di APBD Riau, namun kami minta kesediaan Gubernur Riau untuk menjadi pembicara sekaligus membuka cara tersebut,” kata Fakhrurrodzi yang juga menjabat sebagai Pemred RiauOnline.co.id kepada mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam tersebut.

Bersamaan dengan pernyataan itu, Ketua Panpel Fesmed AJI 2016, Eko Faizin kemudian menyerahkan surat kesediaan sebagai pembicara sekaligus buku Fesmed Pekanbaru 2016.

“Wah bagus ini, kalau diselenggarakan di Pustaka Wilayah Soeman HS. Itu ikon Riau, bisa menggaungkan Riau secara positif ke seluruh Indonesia dengan Fesmed ini,” kata Hijazi saat membaca buku rangkaian kegiatan Fesmed AJI.

Fesmed AJI 2016 diselenggarakan di Pustaka Wilayah (Puswil) Soeman HS, 19-20 November 2016. Sebelumnya, sejak penyelenggaraan perdana di Bandung, Jawa Barat, pada 2012, disusul 2013 di Yogyakarta, Surabaya (2014), dan Jakarta (2015).

Selain talkshow dengan mendatangkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sebagai pembicara utama, juga Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ketua LAM Riau Al Azhar dan Direktur Utama Bank Riaukepri, Dr Irvandi Gustari.

Fesmed AJI 2016 juga dimeriahkan dengan berbagai workshop seperti kartun, membuat video dengan smartphone bertema lingkungan, cari uang di Internet, monetize media online, entrepreneuship media lokal dan fotografi dengan smartphone.

Silaturahmi tersebut juga dihadiri Hasan Basril, Ketua Majelis Etik AJI Pekanbaru yang juga Pemimpin Redaksi GoRiau.com, dan Editor Harian Berita Terkini Dina Febriastuti.

Usai menjelaskan apa itu Fesmed 2016, Ahmad Hijazi dipanggil oleh istrinya untuk sarapan pagi yang telah disiapkannya guna disantap bersama-sama dengan pengurus AJI pekanbaru. (rls/***)




Ratusan Mahasiswa Baru FIKOM UIR Ikuti Kegiatan Ospek

Pekanbaru, detikriau.org – Ratusan mahasiswa baru pada Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2016/2017 mengikuti kegiatan ospek. Senin (15/8)

Kegiatan pengenalan kampus yang disambut antusias oleh  mahasiswa baru ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dibandingkan angkatan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut salah seorang dosen Fikom sekaligus penanggungjawab kegiatan ospek, Eko Hero M.Soc.Sc ketika ditemui di ruang wakil Dekan I, Cutra Aslinda M.I.Kom, kegiatan ospek tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebaganyak 250-an Mahasiswa baru.

“setiap tahun jumlah peserta kita mengalami peningkatan peserta yang cukup signifikan. Angkatan tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebanyak 250 mahasiswa baru,” Ujarnya memberikan komfirmasi. Senin (15/8)

Diterangkannya, kegiatan ospek yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini akan berbeda jauh dari kegiatan ditahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kerap diwarnai dengan aksi “perpeloncoan”, ospek tahun ini lebih kepada perdekatan-pendekatan persuasive dan humanis dimana proses pengenalan kampus lebih cenderung kepada membangun hubungan tanpa mengawali dengan sikap marah-marah, gertakan dan lain tindakan tidak lazim lainnya sebagaimana sistem “perpeloncoan” yang akrab diberlakukan sebelumnya.

“Fikom UIR menggembleng generasi-generasi yang bernilai akademis, religious dan entrepreneur yang mampu berwirausaha dan bertanggungjwab,” Tegas Eko

Kepada seluruh mahasiswa baru ia berharap nantinya akan mampu memberi rona yang berbeda dalam kehidupan perkuliahan di Fikom UIR, Khususnya dalam kegiatan akademis dan non akademis sehingga akan terbentuk kader-kader baru yang mampu membuat geliat Fikom UIR menjadi lebih “luar biasa”.

“Selama ini mahasiswa kita sudah ada yang magang di beberapa perusahaan media seperti Trans7, Metro Tv, NetTv, termasuk badan usaha seperti RAPP dan Chevron. Bahkan mahasiswa kita kemaren menempati posisi 120 dari 1300 peserta yang mengikuti lomba film pendek yang diadakan oleh SCTV,” Pungkas Eko. / Adif




Kelompok Pemuda di Meranti Gagas Program “Wirausaha Meranti Mengajar”

Selat Panjang, detikriau.org – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2016 yang lalu, sekelompok pemuda di Kabupaten Kepulauan Meranti yang tergabung dalam “Meranti Mengajar” menggagas program yang dinamai Wirausaha Meranti Mengajar.

Program Wirausaha Meranti Mengajar ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta pada organisasi dan rasa cinta pada dunia wirausaha.

“Sasaran program ini diperuntukan bagi siswa/siswi SMA sederajat, dan kemaren program perdana telah kita luncurkan di SMA Negeri 2 Tebingtinggi Barat,” Ujar Ketua Meranti Mengajar, Muhammad Basirruddin

Dalam kegiatan perdana tersebut, diterangkan Alumni Fisip UR asal Kepulauan Meranti ini, Meranti Mengajar melakukan pembibitan sayur-sayuran. Kedepannya,  kagiatan tersebut akan di kelola secara langsung oleh adik-adik SMA yang dipelopori oleh pengurus Osisnya. Meranti Mengajar akan melakukan pendampingan hingga masa panen.

“ini bukan kegiatan satu-satunya nanti akan kita kembangkan lagi kebidang lain, kreatifitas adik-adik akan kita kembangkan terus.” Tambahnya

Pemilihan Siswa/siswi SMA sebagai sasaran program ini menurutnya didasari bahwa anak usia sekolah SMA adalah generasi baru yang lebih tepat untuk membuat sebuah gerakan revolusi mental agar nantinya setelah mereka menjadi generasi penerus mereka sudah siap menghadapi persaingan di era globalisasi.

“Kita harapkan mereka mampu menjadi generasi yang kuat, kreatif, berkualitas dan tentunya memiliki semangat daya saing yang tinggi.” Imbuhnya

Meranti Mengajar juga berharap dukungan dari semua pihak untuk sama-sama bahu membahu bergotongroyong ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan ini. Untuk mengikuti kegiatan-kegiatan meranti mengajar dapat di Invite melalui akun facebook : Meranti Mengajar./*/rls




Hotspot di Riau Terpantau Sebanyak 16 Titik.

“Seluruh Sumatra 1.465 Titik dengan Hotspot Terbanyak di Sumsel yakni 1. 296 Titik”

Pekanbaru (detikriau.org) – meski dua hari sebelumnya Riau terbebas dari titik api, hari ini, Jum’at (25/9/2015) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru kembali mencatat sebanyak 16 Titik Panas (Hotspot) diseluruh wilayah Riau. Hotspot ini tersebar dibeberapa Kabupaten yakni, Pelalawan 8 titik, Inhu 5 titik, Siak 1 titik dan Inhil 2 titik.

“Dari 16 titik yang terpantau di Riau itu, 11 merupakan titik api berdasarkan tingkat kepercayaan atau confidance 70 persennya”, ujar Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin dikutip dari laman mediacenter riau. Jum’at (25/9)

Sedangkan titik panas untuk seluruh wilayah sumatera, jum’at (25/9) terpantau sebanyak 1.465 titik. Hotspot ini meningkat dari sebelumnya yang hanya terpantau sebanyak 1.025 titik.

Untuk seluruh wiayah Sumatra, Sumatra Selatan hasil pantauan satelit Terra dan Aqua tercatat dengan jumlah titik panas terbanyak yakni 1.296 titik.

Sementara itu pantauan lapangan detikriau.org, Kabut asap yang menyelimuti Ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan dan sekitaranya dalam dua hari belakangan relatif pekat. Paparan kabut asap terparah dalam kurun waktu beberapa bulan belakang dirasakan terjadi pada Kamis (24/9) kemaren. Jarak pandang berada dibawah 100 Meter. (dro)




Ribuan warga Tampan Padati Kawasan Car Free Day Stadion Utama

car3PEKANBARU (detikriau.org) – Senam  massal dan jalan sehat bersama Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT beserta para muspida dan para pejabat Pemko membooming di kawasan Car free day, Jalan Naga Sakti Stadion Utama PON Tampan, Minggu pagi (3/5).

Sejumlah tokoh masyarakat dengan mengunakan sepeda ontel juga ikut menghangatkan suasana yang penuh kekeluargaan tersebut.

carWalikota Pekanbaru Firdaus ST MT dalam sambutannya menyatakan salut dan kagum dengan antusias mayarakat kecamatan tampan yang tumpah ruah di jalan yang ditutup untuk kendraaan sejak pukul 06.00-09.00 itu.

“Hidup sehat, hidup bersih adalah salah satu ciri masyarakat madani. Kita sambut hari esok dengan optimis, dengan kondisi tubuh yang sehat dan prima.” Ujar Wako

Kawasan car free day ini dirasakan paling nyaman dan asri di Kota Pekanbaru dengan kapasitas yang sangat memadai. Mulai hari ini, dan Hari Minggu selanjtnya, Wako menyatakan kawasan ini menjadi kawasan Car free day.

“Seluruh masyarakat dipersilahkan berolahraga dan menikmati kebersamaan dengan keluarga di tempat yang asri dan besih ini,’’ ujar Walikota yang ditandai dengan melepas balon ke udara dengan logo “CR”.(dro/humas Pemko)




Wako Pekanbaru Janji Tertibkan Tempat Prostitusi dan Tindak Beking

Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT Meletakan Batu Pertama pada Perluasan Pembangunan Masjid Alhamdulillah RW.10 kelurahan Rejosari Kec.tenayan raya (humas pemko)
Walikota Pekanbaru H.Firdaus,ST.MT Meletakan Batu Pertama pada Perluasan Pembangunan Masjid Alhamdulillah RW.10 kelurahan Rejosari Kec.tenayan raya (humas pemko)

Pekanbaru (detikriau.org) – Walikota Pekanbaru menegaskan akan selalu menertibkan dan menindaktegas tempat praktik prostitusi termasuk bagi pihak-pihak yang berperan sebagai beking.

“Termasuk bagi ketua RW, Lurah dan Camat saya juga meminta agar menindak tegas tempat-tempat prostitusi karena telah membuat resah masyarakat kita”, Tegas walikota pekanbaru H Firdaus dalam sambutannya pada kegiatan peletakan batu pertama perluasan pembangunan Masjid Al Hamdulillah, jalan bambu kuning 2 RT 02 RW 10 kelurahan rejosari kecamatan tenayan raya, sabtu ( 11/04 )

Walikota Pekanbaru Foto bersama dengan Pengurus masjid Alhamdullilah, Ketua RW10 , Lurah Rejosari dan Camat Tenayan Raya
Walikota Pekanbaru Foto bersama dengan Pengurus masjid Alhamdullilah, Ketua RW10 , Lurah Rejosari dan Camat Tenayan Raya

Dikatakan Wako, masalah jondul yakni dengan semakin banyaknya berdiri panti-panti pijat illegal yang bahkan dikabarkan disalahfungsikan sebagai tempat praktik prostitusi tentunya sangat jauh dari cita-citanya untuk membentuk masyarakat yang madani.

Apalagi Kecamatan Tenayan Raya akan diperuntukan sebagai pusat perkantoran pemerintah kota pekanbaru termasuk sebagai pusat industri. Dengannya kedepan tentu akan semakin banyak orang-orang yang datang dan bertempat tinggal di kecamatan tenayan raya.

Oleh karenanya menurut Wako peranan masjid sangatlah penting untuk dapat mengikat tali silaturrahmi dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah Swt sebagai wujud bentuk masyarakat madani yang merupakan visi bersama. (dro/rls humas pemko)