Pokemon Go Masih Menjadi Trend Kalangan Anak Muda di Pekanbaru
Foto: Adif Virhan/detikriau.org
PEKANBARU,detikriau.org – Game on-line Pokemon Go masih manjadi trend dikalangan anak muda Pekanbaru. Bahkan kini tidak hanya di kalangan anak muda, banyak juga dari kalangan Bapak dan Ibu-Ibu yang ikut ikutan menggemari permainan ini.
Willy (20), seorang mahasiswa Manajemen-Uir mengaku permainan Pokemon Go sangat seru meskipun diakuinya permainan ini kurang bermanfaat. “Seru aja. Meskipun rasanya tidak bermanfaat,” Katanya kepda detikriau.org di Pekanbaru, sabtu (26/8/2016)
Foto: Adif/detikriau.org
di Pekanbaru sendiri terdapat tempat Pokestop yang berada di Taman Budaya jl Jendral Sudirman yang menjadi tempat berkumpulnya anak – anak muda untuk berburu Pokemon
Biasanya sejak pukul 09:00 wib bahkan hingga memasuki larut malam dipenghujung hari, anak muda masih terlihat asyik melakukan kegiatan berburu pokemon mereka.
Maraknya pencinta pokemon, kini Taman Budaya Pekanbaru juga menjadi ladang bisnis baru bagi pedagang kaki lima untuk mendapatkan tambahan rezky./ Adif
Asap Kebakaran Hutan Riau Mulai Merambah ke Singapura
Foto: kompas.com
Detikriau.org – Pantauan satelit dari Lapan jum’at (26/8/2016) pagi dilaporkan terpantau sebanyak 17 titik panas (hotspot) yang tersebar di lima Kabupaten di Provinsi Riau. Kabut asap yang timbul dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Dumai ini terbawa angin kearah Timur-Tenggara-Timur Laut hingga mencapai Singapore.
Berdasarkan pantauan udara dan satgas darat melaporkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan banyak ditemukan di Kabupaten Rokan Hilir, seperti di daerah Pujud dan Bagan Sinembah.
Sedangkan dari Posko Satgas Terpadu Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau melaporkan terdapat 67 hotspot di Riau dengan tingkat kepercayaan lebih dari 50 persen yaitu di Rokan Hilir 44, Bengkalis 17, Siak 4 dan Rokan Hulu 2 pada, Jumat (26/8/2016) pagi.
Konsentrasi asap terpantau masih cukup tipis. Arah angin di atmosfer Riau dominan bergerak dari Barat-Barat Laut ke arah Timur-Tenggara, yang kemudian di sekitar barat Singapura mengarah ke Timur Laut,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada Tribunnews.com, Jumat (26/8/2016).
Menurutnya, ini adalah pola pergerakan angin pada musim kemarau di Riau yang selalu dikhawatirkan membawa asap dari Riau ke Singapore seperti halnya pada tahun sebelumnya seperti saat kebakaran hutan dan lahan tahun 2013, 2014 dan 2015.
Selain itu analisis citra satelit Himawari dari BMKG menunjukkan bahwa sebaran asap di Riau menyebar ke timur pada Jumat (26/8/2016) pukul 12.40 Wib dan 14.20 Wib.
Begitu pula analisis dari citra satelit Modis dari NASA juga menunjukkan bahwa sebaran asap kebakaran hutan dan lahan di Riau telah menjangkau wilayah di Riau dengan konsentrasi yang tipis.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bau asap kebakaran hutan dan lahan yang dirasakan oleh masyarakat Singapore seperti halnya yang dimuat banyak media, bersumber dari kebakaran hutan dan lahan dari Riau.
Di Jambi tidak terdeteksi hotspot, sedangkan di Sumatera Selatan hanya ada 2 hotpsot.
Kualitas udara di Singapore untuk PM10 masih tergolong Baik (Good), sedangkan untuk PM2,5 sudah Tidak Sehat (unhealthy).
Terukur kualitas udara PM2,5 di beberapa wilayah di Singapore berkisar antara 215-217 psi yang artinya tidak sehat pada Jumat (26/8/2016) pukul 13 Wib.
Udara dikatakan Sehat jiwa PM2.5 berkisar 65-88 psi, Baik (89-100 psi), Sedang (101-200 psi), dan Tidak Sehat (151-250 psi).
Upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau terus dilakukan. Sebanyak 7.200 personil satgas darat dan satgas udara dikerahkan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
BNPB mengerahkan 3 helikopter water bombing, 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat Casa untuk hujan buatan.
Sebanyak 21,7 juta air sudah dijatuhkan dari udara untuk memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Riau. Begitu juga 40 ton garam dapur (NaCl) telah ditaburkan ke awan-awan untuk dijatuhkan menjadi hujan.
Ribuan sekat kanal, embung dan sumur telah dibangun untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
Pengurus AJI Pekanbaru Silaturahmi dengan Sekdaprov Riau
Sekdaprov Riau: Wah Bagus Ini Fesmed AJI 2016 di Riau
Audiensi dengan Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi
PEKANBARU, detikriau.org – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi tanpa sungkan dan blak-blakan mengatakan ia sudah lama mengenal karakter serta sifat anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sejak ia masih menjabat di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
“Sejak di Batam saya sudah dekat dengan kawan-kawan AJI. Saya tahu bagaimana independensi dan integritas kawan-kawan AJI. Apa yang Pemprov bisa bantu,” Tanya Ahmad Hijazi, Rabu, 24 Agustus 2016, saat menerima kedatangan pengurus AJI dan Panitia Festival Media (Fesmed) AJI 2016, di kediamannya, Jalan Gajah Mada.
Mendapat respon positif, Ketua AJI Pekanbaru, Fakhrurrodzi, didampingi Ketua Panitia Pelaksana Fesmed 2016, Eko Faizin, kemudian menjelaskan apa itu Fesmed kepada Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.
“Fesmed AJI ini merupakan acara tahunan AJI. untuk tahun ini, 2016, pertama kali diselenggarakan di luar Jawa, ya di Pekanbaru, Riau. Kedatangan kita bukan minta dana atau minta dianggarkan di APBD Riau, namun kami minta kesediaan Gubernur Riau untuk menjadi pembicara sekaligus membuka cara tersebut,” kata Fakhrurrodzi yang juga menjabat sebagai Pemred RiauOnline.co.id kepada mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam tersebut.
Bersamaan dengan pernyataan itu, Ketua Panpel Fesmed AJI 2016, Eko Faizin kemudian menyerahkan surat kesediaan sebagai pembicara sekaligus buku Fesmed Pekanbaru 2016.
“Wah bagus ini, kalau diselenggarakan di Pustaka Wilayah Soeman HS. Itu ikon Riau, bisa menggaungkan Riau secara positif ke seluruh Indonesia dengan Fesmed ini,” kata Hijazi saat membaca buku rangkaian kegiatan Fesmed AJI.
Fesmed AJI 2016 diselenggarakan di Pustaka Wilayah (Puswil) Soeman HS, 19-20 November 2016. Sebelumnya, sejak penyelenggaraan perdana di Bandung, Jawa Barat, pada 2012, disusul 2013 di Yogyakarta, Surabaya (2014), dan Jakarta (2015).
Selain talkshow dengan mendatangkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sebagai pembicara utama, juga Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Ketua LAM Riau Al Azhar dan Direktur Utama Bank Riaukepri, Dr Irvandi Gustari.
Fesmed AJI 2016 juga dimeriahkan dengan berbagai workshop seperti kartun, membuat video dengan smartphone bertema lingkungan, cari uang di Internet, monetize media online, entrepreneuship media lokal dan fotografi dengan smartphone.
Silaturahmi tersebut juga dihadiri Hasan Basril, Ketua Majelis Etik AJI Pekanbaru yang juga Pemimpin Redaksi GoRiau.com, dan Editor Harian Berita Terkini Dina Febriastuti.
Usai menjelaskan apa itu Fesmed 2016, Ahmad Hijazi dipanggil oleh istrinya untuk sarapan pagi yang telah disiapkannya guna disantap bersama-sama dengan pengurus AJI pekanbaru. (rls/***)
Ratusan Mahasiswa Baru FIKOM UIR Ikuti Kegiatan Ospek
Pekanbaru, detikriau.org – Ratusan mahasiswa baru pada Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Riau (UIR) angkatan 2016/2017 mengikuti kegiatan ospek. Senin (15/8)
Kegiatan pengenalan kampus yang disambut antusias oleh mahasiswa baru ini mengalami peningkatan jumlah peserta yang cukup signifikan dibandingkan angkatan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut salah seorang dosen Fikom sekaligus penanggungjawab kegiatan ospek, Eko Hero M.Soc.Sc ketika ditemui di ruang wakil Dekan I, Cutra Aslinda M.I.Kom, kegiatan ospek tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebaganyak 250-an Mahasiswa baru.
“setiap tahun jumlah peserta kita mengalami peningkatan peserta yang cukup signifikan. Angkatan tahun ini sedikitnya diikuti oleh sebanyak 250 mahasiswa baru,” Ujarnya memberikan komfirmasi. Senin (15/8)
Diterangkannya, kegiatan ospek yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini akan berbeda jauh dari kegiatan ditahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kerap diwarnai dengan aksi “perpeloncoan”, ospek tahun ini lebih kepada perdekatan-pendekatan persuasive dan humanis dimana proses pengenalan kampus lebih cenderung kepada membangun hubungan tanpa mengawali dengan sikap marah-marah, gertakan dan lain tindakan tidak lazim lainnya sebagaimana sistem “perpeloncoan” yang akrab diberlakukan sebelumnya.
“Fikom UIR menggembleng generasi-generasi yang bernilai akademis, religious dan entrepreneur yang mampu berwirausaha dan bertanggungjwab,” Tegas Eko
Kepada seluruh mahasiswa baru ia berharap nantinya akan mampu memberi rona yang berbeda dalam kehidupan perkuliahan di Fikom UIR, Khususnya dalam kegiatan akademis dan non akademis sehingga akan terbentuk kader-kader baru yang mampu membuat geliat Fikom UIR menjadi lebih “luar biasa”.
“Selama ini mahasiswa kita sudah ada yang magang di beberapa perusahaan media seperti Trans7, Metro Tv, NetTv, termasuk badan usaha seperti RAPP dan Chevron. Bahkan mahasiswa kita kemaren menempati posisi 120 dari 1300 peserta yang mengikuti lomba film pendek yang diadakan oleh SCTV,” Pungkas Eko. / Adif
Kelompok Pemuda di Meranti Gagas Program “Wirausaha Meranti Mengajar”
Selat Panjang, detikriau.org – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2016 yang lalu, sekelompok pemuda di Kabupaten Kepulauan Meranti yang tergabung dalam “Meranti Mengajar” menggagas program yang dinamai Wirausaha Meranti Mengajar.
Program Wirausaha Meranti Mengajar ditujukan untuk menumbuhkan rasa cinta pada organisasi dan rasa cinta pada dunia wirausaha.
“Sasaran program ini diperuntukan bagi siswa/siswi SMA sederajat, dan kemaren program perdana telah kita luncurkan di SMA Negeri 2 Tebingtinggi Barat,” Ujar Ketua Meranti Mengajar, Muhammad Basirruddin
Dalam kegiatan perdana tersebut, diterangkan Alumni Fisip UR asal Kepulauan Meranti ini, Meranti Mengajar melakukan pembibitan sayur-sayuran. Kedepannya, kagiatan tersebut akan di kelola secara langsung oleh adik-adik SMA yang dipelopori oleh pengurus Osisnya. Meranti Mengajar akan melakukan pendampingan hingga masa panen.
“ini bukan kegiatan satu-satunya nanti akan kita kembangkan lagi kebidang lain, kreatifitas adik-adik akan kita kembangkan terus.” Tambahnya
Pemilihan Siswa/siswi SMA sebagai sasaran program ini menurutnya didasari bahwa anak usia sekolah SMA adalah generasi baru yang lebih tepat untuk membuat sebuah gerakan revolusi mental agar nantinya setelah mereka menjadi generasi penerus mereka sudah siap menghadapi persaingan di era globalisasi.
“Kita harapkan mereka mampu menjadi generasi yang kuat, kreatif, berkualitas dan tentunya memiliki semangat daya saing yang tinggi.” Imbuhnya
Meranti Mengajar juga berharap dukungan dari semua pihak untuk sama-sama bahu membahu bergotongroyong ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan ini. Untuk mengikuti kegiatan-kegiatan meranti mengajar dapat di Invite melalui akun facebook : Meranti Mengajar./*/rls
Hotspot di Riau Terpantau Sebanyak 16 Titik.
“Seluruh Sumatra 1.465 Titik dengan Hotspot Terbanyak di Sumsel yakni 1. 296 Titik”
Pekanbaru (detikriau.org) – meski dua hari sebelumnya Riau terbebas dari titik api, hari ini, Jum’at (25/9/2015) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru kembali mencatat sebanyak 16 Titik Panas (Hotspot) diseluruh wilayah Riau. Hotspot ini tersebar dibeberapa Kabupaten yakni, Pelalawan 8 titik, Inhu 5 titik, Siak 1 titik dan Inhil 2 titik.
“Dari 16 titik yang terpantau di Riau itu, 11 merupakan titik api berdasarkan tingkat kepercayaan atau confidance 70 persennya”, ujar Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sugarin dikutip dari laman mediacenter riau. Jum’at (25/9)
Sedangkan titik panas untuk seluruh wilayah sumatera, jum’at (25/9) terpantau sebanyak 1.465 titik. Hotspot ini meningkat dari sebelumnya yang hanya terpantau sebanyak 1.025 titik.
Untuk seluruh wiayah Sumatra, Sumatra Selatan hasil pantauan satelit Terra dan Aqua tercatat dengan jumlah titik panas terbanyak yakni 1.296 titik.
Sementara itu pantauan lapangan detikriau.org, Kabut asap yang menyelimuti Ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan dan sekitaranya dalam dua hari belakangan relatif pekat. Paparan kabut asap terparah dalam kurun waktu beberapa bulan belakang dirasakan terjadi pada Kamis (24/9) kemaren. Jarak pandang berada dibawah 100 Meter. (dro)