Mau Jadi POLISI ? Cari Tau Informasinya disini …

Detikriau.org – Kepolisian Daerah Riau kembali membuka pendaftaran SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) 2017 yang dibuka secara online sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/88/I/2017 tanggal 12 Januari 2017 lalu.

SIPSS bertujuan menghasilkan Inspektur Polisi yang memiliki sikap, perilaku, pengetahuan dan keterampilan sebagai penyelia terdepan (first line supervisor) yang bermoral, profesional dan modern dalam rangka melaksanakan tugas umum Kepolisian selaku pemelihara kamtibmas, penegak hukum pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Pada penerimaan Perwira Sumber Sarjana kali ini akan ada 17 Prodi ataupun jurusan sarjana yang dapat mengikuti pendafataran anggota polri jalur SIPSS tahun 2017. Dan sarjana yg diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi Kepolisian.

Untuk lengkapnya, klik informasinya DISINI

 

 




Diduga Ilegal, Imigrasi Pekanbaru Usut 109 Pekerja Asal Cina

Pekanbaru – Kantor Imigrasi Pekanbaru menyita sebanyak 109 paspor warga Cina yang bekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya, Pekanbaru. “Kami sedang proses BAP satu persatu,” kata Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Riau, Sutrisno, Minggu, 22 Januari 2017.

Karena kantor Imigrasi dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau penuh, mereka terpaksa tetap berada di barak PLTU Tenayan Raya. “Bukan dibebaskan, tapi dititipkan,” ujar Sutrisno.

Dokumen itu merupakan hasil razia petugas Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Riau di PLTU Tenayan Raya. Awalnya, petugas mengamankan 98 pekerja asing, 35 pekerja di antaranya tidak memiliki dokumen bekerja atau bisnis. Mereka cuma mengantongi visa kunjungan yang kemudian dimanfaatkan untuk bekerja. “Ini jelas melanggar hujum,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rasyidin Siregar.

Belakangan jumlah pekerja asing asal Cina yang ditemukan terus bertambah. Saat ini sudah 109 pekerja asal Cina tanpa dokumen kerja diusut Kantor Imigrasi Pekanbaru. Sebanyak 21 pekerja di antaranya hanya mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Sedangkan 88 orang bermodalkan visa kunjungan.

Sutrisno menambahkan, tempat penampungan kantor Imigrasi yang ada kini dipenuhi ratusan imigran pencari suaka asal Timur Tengah. “Tidak mungkin dijejalkan. Karena itu yang dari Tiongkok ditempatkan di barak PLTU Tenayan Raya dengan jaminan sponsor,” kata Sutrisno.

Sutrisno mengaku paspor para pekerja asing itu telah ditahan dan secara bertahap bakal dilakukan pemeriksaan. “Jadi tidak benar dibebaskan. Seluruh paspor masih ditahan. Tidak ada yang dilepas.”

Baca sumber: tempo.co




Asessment, Diagendakan Kamis Mendatang Pemkab Meranti Tandatangani MoU dengan Polda Riau

Pekanbaru,detikriau.org – Agar selektif dan kredible gelar asessmen, Pemerintah Kabupaten Meranti tunggu kesepakatan Polda Riau untuk bentuk tim asesor sebagai penguji seleksi terbuka dalam jabatan tinggi pratama.

Menyikapi wacana tersebut, Pemkab Meranti telah beberapa kali bertandang ke Polda Riau untuk melakukan kerjasama, namun masih sebatas pembicaraan yang bersifat global. 

Guna memperjelaskan kerjasama itupula, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim didampingi pimpinan SKPD terkait, Senin pagi, (16/1) kembali bertandang ke Polda Riau melalui Biro Sumberdaya Manusia dan diterima langsung oleh Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Polda Riau AKBP. Arif Bestari, SIK MH diruang Rupatama Polda Riau.

Melalui pertemuan itu wabup mengharapkan dapat menghasilkan kesepakatan antara Pemkab Meranti dan Polda Riau selaku Asessor.

“Polda Riau kita harapkan dapat berkerjasama untuk membantu Pemkab Meranti menguji kompetensi pejabat untuk Jabatan Tinggi Pratama, sebagai bahan pertimbangan kita, sekaligus untuk mengetahui dan membaca kemampuan pejabat bersangkutan dalam rangka pembinaan kepegawaian di Kabupaten Meranti,” ujar Wakil Bupati.

Dalam pertemuan itu dibahas berbagai masalah teknis penyelenggaran Asesment mulai dari penandatanganan MoU hingga Materi tes, Tingkatan Level, dan Score yang menjadi acuan Asessor untuk menetapkan lulus tidaknya pejabat yang mengikiti Asesment itu.

Dan dari pertemuan itu telah disepakati, proses Asesment yang meliputi tes dan masalah teknis lainnya sepenuhnya diserahkan kepada pihak Polda Riau. Tinggal lagi penandatanganan MoU yang jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan hari Kamis mendatang (19/1).

Berdasarkan penjelasan pihak Polda Riau, secara global materi uji yang akan diterapkan meliputi Kemampuan berfikir, Pengelolaan diri, Kemampuan mengelola orang lain, Mengelola tugas, Komunikasi, Perencanaan, pengambilan keputusan dan lainnya.

Terkait tata cara pelaksanaan seperti dijelaskan salah seorang Asesor Polda Riau AKBP Wahyu materi uji Asesment yang akan diterapkan hampir sama dengan yang pernah dilakukan pada daerah lainnya, seperti yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil baru-baru ini.

Untuk di Kabupaten Meranti Asesment akan dilakukan untuk mengisi jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah dan Eselon II B setingkat Kepala Badan/Dinas. Untuk mengisi Jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah, dikatakan pihak Polda Riau tingkatan Level Asesment sedikit lebih tinggi dibanding Eselon II B.

Dari informasi dari BKD Meranti, pejabat yang akan mengikuti Asesment untuk menduduki Jabatan Tinggi Pratama Eselon II A dan Eselon II B. Terdiri dari pejabat Eselon III A dan Eselon II yang memenuhi syarat dengan jumlah kurang lebih 50 orang. Penyelenggaraan Asesment sendiri akan dilaksanakan oleh Asesor Polda Riau di Pekanbaru./cr




Bupati Meranti Buka (LPJ) Honorer KII di Provinsi

Pekanbaru, detikriau.org – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si membuka secara resmi Kegiatan Diklat Pra Jabatan (LPJ) Golngan I, II dan III Formasi CPNS Honorer KII Angkatan V Provinsi Riau dilingkungan Pemerintah, Kabupaten Kepulauan Meranti.

di Gedung UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau, Senin (5/11), sebanyak 238 orang CPNS Honorer KII Kabupaten Meranti yang mengikuti Diklat yang terdiri dari 7 orang golongan satu, 201 orang golongan dua, dan 30 orang golongan tiga, sebagian besar adalah guru.

Dalam pembukaan itu Irwan Nasir mengupresiasi jenjang karir CPNS KII Kabupaten Meranti yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Khususnya para guru yang bertugas didaerah perbatasan, terpencil, dan tertinggal.

“Karena yang ikut ini adalah orang-orang yang luar biasa semua, terbukti sudah menunjukan pengabdian selama puluhan tahun meski dengan gaji dan fasilitas seadanya, semoga pengabdian itu dicatat sebagai pahala oleh Allah,” ucap Bupati dihadapan ratusan peserta LPJ, dan para Widya Iswara.

Ditegaskan Bupati, Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraaan pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan PNS yang mempunyai kompetensi yang dicerminkan dengan sikap dan perilakunya yang setia dan taat kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

Diklat prajabatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan etika sebagai PNS dalam rangka pembinaan sumber daya manusia aparatur yang memiliki peranan penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Melalui diklat prajabatan, peserta akan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharuan yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat.

“Jadilah aparat yang setiap ayunan langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat, sebagai aparat yang akan melanjutkan upaya pemberantasan perilaku yang merugikan masyarakat, seperti praktek KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme),” tutupnya(cr)




Melalui Voting, Sarlose Mesra Terpilih Sebagai Ketua ZLS-STS Polda Riau

Pekanbaru, detikriau.org – Sarlose Mesra terpilih sebagai Ketua Daerah ZLS-STS Polda Riau pada Pelaksana Musyawarah Daerah Pembentukan Kepengurusan Organisasi Polri Angkatan I Tahun 2005 dan Polwan Angkatan XXXI Polda Riau.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Alpha Pekanbaru ini dihadiri oleh Ketua dan Perwakilan Leting ZLS-STS dari 13 wilayah di Provinsi Riau. Minggu (27/11/2016)

Sarlose Mesra meraih suara terbanyak melalui voting pengumpulan suara yang dipimpin Dewan Majelis penetapan terdiri dari Dendi, Lisma, Dodi dan Donni dibandingkan dua kandidat ketua lainnya Edwar Murten dan Teddy Kusuma.

Memimpin ZLS-STS Polda Riau, Sarlose mengusung Visi Misi diantaranya merangkul leting ZLS-STS Polda Riau menjadi lebih baik, meningkatkan program kegiatan leting yang sudah berjalan kemudian membentuk program binrohtal terkait leting yg bermasalah serta mengupayakan agar leting ZLS-STS Polda Riau selalu kompak.

Susunan kepengurusan ZLS-STS polda Riau adalah

Ketua Daerah ZLS-STS Polda Riau: SARLOSE MESRA.
Wakil Ketua I: TEDDY KUSUMA.
Wakil Ketua II: EDWAR MURTEN.

Struktur Organisasi ZLS-STS Polda Riau, yg dipimpin oleh Ketua dan Wakil Ketua Daerah ZLS-STS Polda Riau terpilih, sbb:
> Sekretaris I: DONNI
> Sekretaris II: RIRIN
> Sekretaris III: RISKA

> Bendahara I: ADE
> Bendahara II: YANDRI

> Seksi Sosial I: Para Ketua ZLS-STS Kewilayahan.
> Seksi Sosial II: ELSA
> Seksi Sosial III: SELLY
> Seksi Sosial IV: HITLER
> Seksi Sosial V: APRIADI
> Seksi Sosial IV: JUNITA

> Seksi Binroh I: Para Ketua ZLS-STS Kewilayahan.
> Seksi Binroh II: ULLI CRENILIA
> Seksi Binroh III: EDWAR GUSTAF
> Seksi Binroh IV: DEVI
> Seksi Binroh V: SOFYAN HADI
> Seksi Binroh VI: FATURAHMAN

Dewan Pembina & Penasehat:
> DENDY.M
> DODY AFRIANTO
> LISMA

Pengukuhan Ketua ZLS-STS Kewilayahan yg terdiri dari (Polda,Polresta dan Polres jajaran Polda Riau, berjumlah 13 wilayah) oleh Ketua dan Wakil Ketua Daerah ZLS-STS Polda Riau.

Perwakilan Leting ZLS-STS dari 13 wilayah di Provinsi Riau yang ikut hadir yakni Perwakilan Polda,SPN dan Brimob, Perwakilan Polresta P.Baru, Perwakilan Polres Kampar, Perwakilan Polres Pelalawan, Perwakilan Polres Kuansing, Perwakilan Polres Siak, Perwakilan Polres Meranti, Perwakilan Polres Rohil, Perwakilan Polres Rohul, Perwakilan Polres Inhil, Perwakilan Polres Inhu, Perwakilan Polres Dumai dan Perwakilan Polres Bengkalis.

Kegiatan ini merupakan kerjasama dari seluruh Personil Polri Angkatan I Th 2005 dan Polwan Angkatan XXXI Polda Riau yang ditujukan untuk meningkatkan tali silaturahmi dan solidaritas sesama leting di Polda Riau./rls/dro

 




Pemilik Media Online Prancis Isi Workshop Konten Media Lokal

sabine-torresPEKANBARU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bekerjasama dengan AJI Pekanbaru, Canal France International (CFI) dan Development and Peace gelar workshop “Membuat Konten bagi Media Online Lokal,” Hotel Grand Tjokro, Pekanbaru, Kamis, 17 November 2016.

Pemateri pemilik media online Perancis, TV Sud, Sabine Torres. Pelatihan dikhususkan bagi media online ini  digelar selama 2 (dua) hari, 17 dan 18 November 2016, diikuti 15 pengelola media online dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Siak, dan Kota Palembang.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Festival Media AJI 2016, puncak acaranya digelar pada 19 dan 20 November 2016. Saat pembukaan workshop, pengurus AJI Indonesia bidang penyiaran, Bayu Wardhana mengungkapkan, workshop media online ini digelar sebagai bentuk kepedulian AJI terhadap perkembangan media online lokal.

Pasalnya, saat ini media online di Indonesia masih kurang gencar mengangkat isu lokal. “Banyak media online lokal tapi kontennya masih kurang atau tidak mengembangkan diri dengan konten lokal,” tutur Bayu.

Padahal, menurut Bayu, banyak isu lokal yang menarik diangkat.Namun sebagian besar media lokal justru lebih banyak menyajikan berita-beritanasional.Ia mencontohkan, media lokal cenderungl ebih tertarik mengangkat isu politik nasional sedangkan porsi politik daerah  kurang dilirik.

Selain itu, lanjutnya,banyak pengelola media lokal kurang memahami bagaimana karakteristik penyajian konten untuk media online. “Banyak media online dengan gaya penyajian media cetak dibawa ke online padahal beda. Kita hadirkan Sabine karena punya pengalaman mengembangkan media lokal Prancis.Itu sudah dibuktikan dengan TVSud-nya,” ujar jurnalis lndependen.id ini.

Dalam pemaparannya,Sabine Torres menjelaskan, wartawan harus bisa memahami psikologis pembaca. Ia menambahkan,jurnalis sebaiknya memposisikan diri sebagai pembaca ketika menulis berita. Bahkan jurnalis harus lebih mengetahui detail karakteristik pembaca.

“Wartawan harus mengenali sasaran pembacanya.Jadi kontennya tepat ke pembaca,” tegasnya.

Selanjutnya, Sabine menjelaskan untuk meningkatkan kualitas media lokal, yang perlu dibenahi pertama dari segi konten, kedua editing dan broadcasting secara profesional.
Kemudian yang tak kalah penting adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi dan media digital dalam membagikan berita.Hal ini sangat penting agar informasi sampai kesasaran pembacanya.

“Jika kredibel maka akan diperhatikan pengiklan, dengan begitu dapat mengelola finansial secara mandiri,” kata CEO myvideoplace.tv.

Jurnalis bertuahpos.com,  Riki Ariyanto, yang mengikuti workshop tersebut mengatakan, pelatihan tersebutlebih membuka wawasannya terkait pengelolaan media online lokal. “Akan lebih mempertimbangkan segmentasi.Selama ini cenderung menulis yang jurnalis sukai, bukan yang pembaca sukai,” katanya.(Rilis)