Apindo Riau Ajak Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
PEKANBARU (detikriau.org) – Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau, Peri Akri mengajak kepada seluruh pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam Konferensi Pers di Aula Hotel Ameera, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Sabtu (1/4/2017).
Sebab menurutnya, daerah Provinsi Riau sulit jika hanya sebatas berpatokan pada serapan APBN saja. Contoh beberapa tahun lalu, anggaran Provinsi Riau sempat mengalami penurunan hingga 40 persen.
“Pertumbuhan perekonomian Riau saya fikir tetap bagus, itu artinya ada keterlibatan pihak lain seperti pengusaha. Sebab peran para member Apindo ini cukup penting dalam meningkatkan perekonomian,” katanya.
Khusus di wilayah Provinsi Riau, lanjut Peri Akri, penyebab pertumbuhan perekonomian tersebut disebabkan ketergantungan terhadap Migas. Namun kedepan, ia memberi keyakinan lebih jika pihak lain turut membantu salah satunya seperti pengembangan pariwisata.
“Jadi, kepada pemerintah daerah harus mendorong sektor-sektor di luar Migas, sebab jika itu bisa dioptimalkan dengan baik maka efeknya akan lebih bagus lagi,” tutupnya./Mirwan
AJI Gelar Seminar Nasional dan Konferta
Seminar Nasional dan Konferta AJI Pekanbaru
PEKANBARU – Tiga pembicara berkualifikasi ahli di bidangnya dihadirkan oleh Aliansi Jurnalis Indepeden (AJI) Pekanbaru pada Seminar Nasional dengan mengangkat thema, Tren Digital 2017, Hoax dan Kebebasan Pers, Sabtu, 18 Maret 2017, di Ruang Wan Ghalib, Perpustakaan Soeman HS, Jalan Sudirman, Pekanbaru.
Ketiga pembicara tersebut antara lain, Miftah N Sabri, anak Riau dengan menempuh pendidikan SD-SMP di Dumai, kini mendirikan dan CEO selasar.com. Sebelumnya, Miftah juga mendirikan bukalapak.com bersama Ahmad Zaki.
“Miftah merupakan anak Riau, dan menjadi pembicara mendedah Tren Digital 2017, Antara Peluang dan Tantangan,” kata Ketua Panitia Seminar Nasional dan Konferensi Kota (Konferta) AJI Pekanbaru, Arief Gunawan, juga reporter Bisnis Indonesia, Senin, 13 Maret 2017.
Pembicara berikutnya, Suwarjono, Ketua Umum AJI Indonesia, sekaligus Pemred suara.com. Bagi perintis media online, seperti okezone.com, dan vivanews.com ini, akan mengangkat topik Bagaimana Membedakan Berita dengan Hoax, dan Tren Media Online saat Ini.
Pembicara terakhir, banyak warga Riau yang tak tahu, ternyata Irvandi Gustari, selain sebagai Direktur Utama Bank Riau Kepri (Dirut BRK), juga menjabat sebagai anggota Desk Ketahanan dan Keamanan Informasi dan Teknologi Nasional Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukkam).
“Dirut Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari, akan membedah bagaimana upaya pencegahan dan meningkatkan Keamanan Transaksi Perbankan,” jelas Sekretaris Abdul Latif, wartawan cakaplah.com.
Abdul Latif menjelaskan, Seminar Nasional ini terbuka untuk umum, seperti mahasiswa ilmu komunikasi, dosen, para blogger, bahkan kawan-kawan media ingin menambah pengetahuannya mengenai tren media saat ini.
Sementara itu, Ketua AJI Pekanbaru, Fakhrurrodzi mengajak masyarakat berduyun-duyun hadir dan menimba ilmu Tren Digital 2017 dari para ahli berkompeten di bidangnya.
“Usai kita sukses menggelar Festival Media (Fesmed) 2016 lalu, tahun ini kita mencoba menghadirkan pembicara-pembicara berkualitas dan kompeten di bidangnya. Sayang, jika acara sebagus ini dilepaskan begitu saja,” ujarnya.
Selain menggelar Seminar Nasional, usai makan siang, dilanjutkan dengan Konferensi Kota (Konferta) dengan agenda pemilihan Ketua dan Sekretaris AJI Pekannbaru periode 2017-2020.
Fakhrurrodzi memastikan ia tidak maju lagi, cukup satu periode menjabat sebagai Ketua AJI Pekanbaru. Beberapa nama mulai menguat dan menggantikannya. Mereka ini berasal dari berbagai media, baik cetak, online, maupun radio, nasional serta lokal.
“Saya cukup satu periode. Saya juga mengundang kawan-kawan jurnalis untuk mendaftar sebagai ketua dan sekretaris AJI Pekanbaru untuk tiga tahun mendatang. Kita terbuka untuk itu,” pungkasnya. (RILIS)
Mau Jadi POLISI ? Cari Tau Informasinya disini …
Detikriau.org – Kepolisian Daerah Riau kembali membuka pendaftaran SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) 2017 yang dibuka secara online sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/88/I/2017 tanggal 12 Januari 2017 lalu.
SIPSS bertujuan menghasilkan Inspektur Polisi yang memiliki sikap, perilaku, pengetahuan dan keterampilan sebagai penyelia terdepan (first line supervisor) yang bermoral, profesional dan modern dalam rangka melaksanakan tugas umum Kepolisian selaku pemelihara kamtibmas, penegak hukum pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Pada penerimaan Perwira Sumber Sarjana kali ini akan ada 17 Prodi ataupun jurusan sarjana yang dapat mengikuti pendafataran anggota polri jalur SIPSS tahun 2017. Dan sarjana yg diambil sesuai dengan kebutuhan organisasi Kepolisian.
Diduga Ilegal, Imigrasi Pekanbaru Usut 109 Pekerja Asal Cina
Pekanbaru – Kantor Imigrasi Pekanbaru menyita sebanyak 109 paspor warga Cina yang bekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya, Pekanbaru. “Kami sedang proses BAP satu persatu,” kata Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Riau, Sutrisno, Minggu, 22 Januari 2017.
Karena kantor Imigrasi dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau penuh, mereka terpaksa tetap berada di barak PLTU Tenayan Raya. “Bukan dibebaskan, tapi dititipkan,” ujar Sutrisno.
Dokumen itu merupakan hasil razia petugas Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Riau di PLTU Tenayan Raya. Awalnya, petugas mengamankan 98 pekerja asing, 35 pekerja di antaranya tidak memiliki dokumen bekerja atau bisnis. Mereka cuma mengantongi visa kunjungan yang kemudian dimanfaatkan untuk bekerja. “Ini jelas melanggar hujum,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Rasyidin Siregar.
Belakangan jumlah pekerja asing asal Cina yang ditemukan terus bertambah. Saat ini sudah 109 pekerja asal Cina tanpa dokumen kerja diusut Kantor Imigrasi Pekanbaru. Sebanyak 21 pekerja di antaranya hanya mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas). Sedangkan 88 orang bermodalkan visa kunjungan.
Sutrisno menambahkan, tempat penampungan kantor Imigrasi yang ada kini dipenuhi ratusan imigran pencari suaka asal Timur Tengah. “Tidak mungkin dijejalkan. Karena itu yang dari Tiongkok ditempatkan di barak PLTU Tenayan Raya dengan jaminan sponsor,” kata Sutrisno.
Sutrisno mengaku paspor para pekerja asing itu telah ditahan dan secara bertahap bakal dilakukan pemeriksaan. “Jadi tidak benar dibebaskan. Seluruh paspor masih ditahan. Tidak ada yang dilepas.”
Pekanbaru,detikriau.org – Agar selektif dan kredible gelar asessmen, Pemerintah Kabupaten Meranti tunggu kesepakatan Polda Riau untuk bentuk tim asesor sebagai penguji seleksi terbuka dalam jabatan tinggi pratama.
Menyikapi wacana tersebut, Pemkab Meranti telah beberapa kali bertandang ke Polda Riau untuk melakukan kerjasama, namun masih sebatas pembicaraan yang bersifat global.
Guna memperjelaskan kerjasama itupula, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim didampingi pimpinan SKPD terkait, Senin pagi, (16/1) kembali bertandang ke Polda Riau melalui Biro Sumberdaya Manusia dan diterima langsung oleh Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Polda Riau AKBP. Arif Bestari, SIK MH diruang Rupatama Polda Riau.
Melalui pertemuan itu wabup mengharapkan dapat menghasilkan kesepakatan antara Pemkab Meranti dan Polda Riau selaku Asessor.
“Polda Riau kita harapkan dapat berkerjasama untuk membantu Pemkab Meranti menguji kompetensi pejabat untuk Jabatan Tinggi Pratama, sebagai bahan pertimbangan kita, sekaligus untuk mengetahui dan membaca kemampuan pejabat bersangkutan dalam rangka pembinaan kepegawaian di Kabupaten Meranti,” ujar Wakil Bupati.
Dalam pertemuan itu dibahas berbagai masalah teknis penyelenggaran Asesment mulai dari penandatanganan MoU hingga Materi tes, Tingkatan Level, dan Score yang menjadi acuan Asessor untuk menetapkan lulus tidaknya pejabat yang mengikiti Asesment itu.
Dan dari pertemuan itu telah disepakati, proses Asesment yang meliputi tes dan masalah teknis lainnya sepenuhnya diserahkan kepada pihak Polda Riau. Tinggal lagi penandatanganan MoU yang jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan hari Kamis mendatang (19/1).
Berdasarkan penjelasan pihak Polda Riau, secara global materi uji yang akan diterapkan meliputi Kemampuan berfikir, Pengelolaan diri, Kemampuan mengelola orang lain, Mengelola tugas, Komunikasi, Perencanaan, pengambilan keputusan dan lainnya.
Terkait tata cara pelaksanaan seperti dijelaskan salah seorang Asesor Polda Riau AKBP Wahyu materi uji Asesment yang akan diterapkan hampir sama dengan yang pernah dilakukan pada daerah lainnya, seperti yang dilaksanakan di Kabupaten Inhil baru-baru ini.
Untuk di Kabupaten Meranti Asesment akan dilakukan untuk mengisi jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah dan Eselon II B setingkat Kepala Badan/Dinas. Untuk mengisi Jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah, dikatakan pihak Polda Riau tingkatan Level Asesment sedikit lebih tinggi dibanding Eselon II B.
Dari informasi dari BKD Meranti, pejabat yang akan mengikuti Asesment untuk menduduki Jabatan Tinggi Pratama Eselon II A dan Eselon II B. Terdiri dari pejabat Eselon III A dan Eselon II yang memenuhi syarat dengan jumlah kurang lebih 50 orang. Penyelenggaraan Asesment sendiri akan dilaksanakan oleh Asesor Polda Riau di Pekanbaru./cr
Bupati Meranti Buka (LPJ) Honorer KII di Provinsi
Pekanbaru, detikriau.org – Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si membuka secara resmi Kegiatan Diklat Pra Jabatan (LPJ) Golngan I, II dan III Formasi CPNS Honorer KII Angkatan V Provinsi Riau dilingkungan Pemerintah, Kabupaten Kepulauan Meranti.
di Gedung UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau, Senin (5/11), sebanyak 238 orang CPNS Honorer KII Kabupaten Meranti yang mengikuti Diklat yang terdiri dari 7 orang golongan satu, 201 orang golongan dua, dan 30 orang golongan tiga, sebagian besar adalah guru.
Dalam pembukaan itu Irwan Nasir mengupresiasi jenjang karir CPNS KII Kabupaten Meranti yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Khususnya para guru yang bertugas didaerah perbatasan, terpencil, dan tertinggal.
“Karena yang ikut ini adalah orang-orang yang luar biasa semua, terbukti sudah menunjukan pengabdian selama puluhan tahun meski dengan gaji dan fasilitas seadanya, semoga pengabdian itu dicatat sebagai pahala oleh Allah,” ucap Bupati dihadapan ratusan peserta LPJ, dan para Widya Iswara.
Ditegaskan Bupati, Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraaan pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan PNS yang mempunyai kompetensi yang dicerminkan dengan sikap dan perilakunya yang setia dan taat kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Diklat prajabatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter disiplin dan etika sebagai PNS dalam rangka pembinaan sumber daya manusia aparatur yang memiliki peranan penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
Melalui diklat prajabatan, peserta akan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharuan yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat.
“Jadilah aparat yang setiap ayunan langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat, sebagai aparat yang akan melanjutkan upaya pemberantasan perilaku yang merugikan masyarakat, seperti praktek KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme),” tutupnya(cr)