Kabupaten Inhil Terima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 Ombudsman RI

Bupati Inhil HM Wardan. Foto: Diskominfops Inhil

Jakarta, detikriau.org – Kabupaten Indragiri Hilir menerima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 Kategori Zona Hijau terhadap standar pelayanan publik. Anugerah tersebut diberikan Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai, di Auditorium TVRI Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

“Anugerah ini adalah apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Inhil yang telah memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat, teruslah berinovasi dan tunjukkan dedikasi sebagai pelayan masyarakat,” pinta Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan seusai menerima anugerah.

Bupati mengaku, sangat gembira atas perolehan ini. Dia mengimbau kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya sangat apresiasi dengan hasil ini dan kedepan akan berusaha mempertahankan dan meningkatkan hasil yang sudah ada saat ini ke arah yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati juga berkomitmen akan mengevaluasi dinas-dinas yang nilai pelayanannya publiknya masih rendah, agar bisa memperbaiki secepatnya agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Selain Kabupaten Inhil, sejumlah kabupaten di Provinsi Riau juga memperoleh predikat dengan nilai berbeda, yakni Kabupaten Inhu, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Pelalawan.

Penganugerahan oleh Ombudsman ini juga diberikan kepada sejumlah lembaga kementerian juga mendapatkan Anugerah Predikat Kepatuhan yang dinilai dan diperiksa Ombudsman RI.

Sebelumnya, Ketua Ombudsman RI, Amzulian Rifai mengatakan penganugerahan Ombudsman RI sebagai lembaga negara kepada pemerintah pemberi pelayanan publik adalah sebagai bentuk pengingat agar memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Ombudsman sejak 2013 telah melakukan penilaian dan pemeriksaan terhadap pelayanan publik dengan tujuan mengingatkan pemerintah sebagai pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Pemberian Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 tersebut turut disaksikan Menteri koordinator hukum dan HAM, Menteri pertahanan RI, Menteri Koperasi, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi, Menteri PUPR dan Menteri Perdagangan.




Dilantik Sebagai Gubernur Definitif, Wan Thamrin Hasim dan Rohidin Mersyah Sama-sama Akan Lanjutkan Program

Gubernur Riau Wan Hasyim menjawab wartawan usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12) siang. (Foto: JAY/Humas)

Jakarta, detikriau.org – Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim nyatakan dirinya hanya akan menjabat sebagai gubernur definitif hingga 2,5 bulan ke depan, olehkarenanya Ia hanya akan meneruskan program yang sudah direncanakan di awal saat dirinya mendampingi gubernur yang sebelumnya.

“Program-program di Riau ini akan kita teruskan, sekarang kita kejar itu Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dan Jalan Tol Pekanbaru dari Sumatra Barat. Itu sekarang konsen kita, mudah-mudahan itu segera dapat selesai,” terang Wan Hasyim seraya menambahkan, bagi masyarakat Riau kedua proyek jalan tol itu sangat dibutuhkan sebagaimana dilansir melalui laman resmi Setkab.

Wan Thamrin Hasyim menjelaskan, tidak ada yang berubah dari dirinya, karena meskipun kini ia menjabat sebagai Gubernur dengan Pelaksana Tugas (Plt) sebelum ini, kewenangan yang dimilikinya tetap sama.

“Saya lanjutkan saja karena saya sebelumnya juga wagub. Jadi wagub kemudian karena gubernur sebelumnya mengundurkan diri, jadi beliau mundur dari Gubernur, saya jadi Plt sejak September 2018,” pungkas Wan Hasyim.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan akan akan meneruskan program yang sudah disusun sebelumnya bersama Ridwan Mukti.

“Kalau saya, sekarang kan kita hanya meneruskan program yang sebelumnya saya susun bersama Pak Ridwan Mukti 2,5 tahun yang lalu. Terkait dengan pembangunan infrastruktur strategis kemudian bagaimana mengelola Sumber Daya Alam Bengkulu terutama untuk tujuan ekspor, kemudian bagaimana mengembangkan sektor pariwisata dengan membuat beberapa event nasional dan internasional,” kata Rohidin Mersyah kepada wartawan.

Rohidin mengaku mendapatkan pesan dari Presiden Jokowi untuk memegang tanggung-jawab ini dengan baik, kemudian semuanya on base dengan regulasi, dengan aturan, sehingga nanti mudah-mudahan pemerintah ini akan berjalan dengan produktif.

“Beliau minta begitu,” ujar Rohidin.

Mengenai upaya memberantasan korupsi, Rohidin yang sebelumnya menjadi Plt Gubernur Bengkulu menggantikan Ridwan Mukti yang terjerat kasus gratifikasi mengatakan, pihaknya bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuat sebuah tim pembentukan tunas integritas.

Selain itu, lanjut Rohidin, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan membangun sistem pemerintahan berbasis web terutama di sektor perizinan, kemudian pelayanan publik termasuk di sektor-sktor jenjang karir kepegawaian ini dilakukan dengan berbasis web.

“Dengan harapan, itu mengurangi bagaimana kita kontak antar orang, dengan harapan kita meminimalisir kemungkinan peluang terjadinya bentuk-bentuk KKN,” terang Rohidin.

Menurut Rohidin, pihaknya sudah melaunching hal itu untuk koneksitas antara e-budgeting dengan e-planning, perencanaan dengan penganggaran di 9 kabupaten/kota serempak dengan provinsi Bengkulu. Juga dengan pengelolaan pegawai, kenaikan pangkat, pensiun, jenjang yang kini berbasis web.

Selain itu, lanjut Rohidin, perizinan juga kita sejak 6 bulan yang lalu menerapkan OSS (online single submission) sehingga proses perizinan juga berbasis web dengan harapan akan ada perbaikan-perbaikan dan sebagai bentuk transparansi pengelolaan penataan perizinan.




Presiden Jokowi Resmi Lantik Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim di Istana Negara

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menyampaikan ucapan selamat kepada Wan Thamrin Hasyim yang dilantik sebagai Gubernur Riau, sementara di belakangnya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12) siang. (Foto: JAY/Humas)

Jakarta, detikriau.org – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Wan Thamrin Hasyim sebagai Gubernur Provinsi Riau Sisa Masa Jabatan Tahun 2014-2019 dan Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Provinsi Bengkulu Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12) siang.

Kedua gubernur yang dilantik ini sebelumnya mengemban jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di provinsi masing-masing.

Upacara pelantikan kedua gubernur diawali dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya oleh seluruh tamu undangan. Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 214/P dan 215/P tentang pengangkatan Gubernur Provinsi Riau sisa masa jabatan tahun 2014-2019 dan Gubernur Provinsi Bengkulu sisa masa jabatan 2016-2021 tertanggal 23 November 2018.

Usai pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Administrasi Kementerian Sekretaris Negara, Presiden Jokowi membimbing kedua gubernur untuk mengucapkan sumpah jabatan.

“Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD 1945, dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” kata Presiden Jokowi yang diikuti oleh Wan Thamrin dan Rohidin dilansir melalui laman resmi Setkab

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memipin kirab Gubernur Riau dan Gubernur Bengkulu di halaman Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Usai pengambilan sumpah jabatan dilakukan penandatanganan berita acara dari masing-masing Gubernur dan Presiden. Setelah itu, proses pelantikan ditutup dengan mengumandangkan kembali lagu Indonesia Raya, dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada gubernur yang dilantik didahului oleh Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla, yang kemudian diikuti dengan tamu undangan lainnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menteri PANRB Syafruddin, dan Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil.

Sebelum dilakukan pelantikan, Presiden Joko Widodo terlebih dahulu menyerahkan Petikan Keputusan Presiden oleh Presiden RI kepada masing-masing Calon Gubernur Sisa Masa Jabatan Tahun 2014-2019 dan 2016-2021,  di Istana Merdeka. Jakarta, Senin (10/12) siang.

Usai penyerahan petikan tersebut, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama kedua Calon Gubernur melakukan kirab dari Istana Merdeka menuju Istana Negara untuk selanjutnya dilakukan Upacara Pelantikan.

Upacara Penyerahan Petikan Keputusan Presiden juga dihadiri oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, dan Seskab Pramono Anung.




BMKG: Sebagian Wilayah Kab Inhil Hari Ini diguyur Hujan Dengan Intensitas Sedang hingga Lebat

“Kota Tembilahan diprediksi akan turun hujan pada siang hari”  

detikriau.org – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir hari ini akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir/angin kencang yang terjadi pada malam atau dini hari nanti, sabtu (8/12)

Sedangkan cuaca di kota Tembilahan hari ini diprediksi berudara kabur dengan potensi terjadinya hujan lokal pada siang hari serta suhu udara pada kisaran 23°C -29°C dengan kelembapan udara 80% – 100%

Berikut prakiraan tinggi gelombang disejumlah perairan Indonesia serta ramalan cuaca  untuk sejumlah kota-kota besar di Provinsi Riau ;




Waspada, Diprediksi Hari ini Hujan Lebat disertai Petir Akan Terjadi disebagian Besar Wilayah Inhil

Laporan: Amrul

Tembilahan, detikriau.org – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)  keluarkan peringatan dini potensi terjadinya hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin di sebagaian besar wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir.

Untuk Ibukota Kabupaten Inhil, Tembilahan, diperkirakan hujan akan turun pada siang hari.

Beriut prakiraan cuaca lengkap untuk Kota-Kota besar di Provinsi Riau lainnya;

Kota Prakiraan Cuaca Suhu
( °C )
Kelembaban
( % )
Siang Malam Dini Hari
Bangkinang Hujan Lokal Udara Kabur Kabut 22 – 28 90 – 100
Bengkalis Cerah Berawan Hujan Lokal Berawan 24 – 32 85 – 95
Dumai Udara Kabur Berawan Udara Kabur 24 – 27 90 – 100
Pangkalan Kerinci Hujan Lokal Berawan Kabut 23 – 27 90 – 100
Pasir Pengarairan Cerah Berawan Udara Kabur Kabut 23 – 30 75 – 100
Pekanbaru Hujan Lokal Berawan Kabut 23 – 29 80 – 100
Rengat Hujan Lokal Berawan Kabut 23 – 28 85 – 100
Selat panjang Hujan Lokal Berawan Berawan 23 – 27 90 – 95
Siak Sri Indrapura Hujan Lokal Berawan Udara Kabur 23 – 28 85 – 100
Teluk Kuantan Hujan Lokal Hujan Lokal Hujan Lokal 22 – 29 80 – 100
Tembilahan Hujan Lokal Berawan Kabut 23 – 28 75 – 100

 

 




Plt Gubernur Riau Dilantik Secara Definitif 10 Desember Mendatang di Istana Presiden

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo

Jakarta – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim akan dilantik secara definitif di istana Kepresidenan pada tanggal 10 Desember 2018. Pelantikan Plt Gubri ini juga bersamaan dengan pelantikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Sudah (diputuskan, red). Tanggal 10 (Desember 2018),” kata Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/12/2018) dikutip dari detikcom.

“Pelantikan di sini (Istana Kepresidenan Jakarta),” imbuhnya.

Namun Tjahjo belum bisa memastikan jam pelantikan dua kepala daerah tersebut. Dia cuma menegaskan pelantikan tersebut memang harus segera dilakukan.

“Karena kami tidak ingin lama-lama. Termasuk juga kabupaten/wali kota. Lalu tinggal Jatim, Maluku, dan Maluku Utara, yang begitu masa jabatan habis kalau bisa besoknya. Tapi kan menunggu waktu presiden. Kalau wali kota/bupati selesai tidak ada Plt langsung serah-terima,” katanya.

Tjahjo mengatakan pelantikan itu merupakan pelantikan gubernur definitif. Posisi kedua gubernur wilayah tersebut saat ini diisi Plt.
.
Untuk sekedar mengabarkan, Gubernur Riau terpilih Syamsuar baru akan dilantik pada Maret 2019. Hal ini sesuai Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada Februari 2019 mendatang.