2019, Meranti Terima Dana TKDD dari APBN Sebesar 1,07 Triliun

“Meranti Juga Diberikan Penghargaan Pemerintah Berkinerja Baik Pertama Dalam Penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK)Fisik Tahun 2018

PEKANBARU ( detikriau.org) – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau, Tri Budhianto, menyampaikan, bahwa ada peningkatan pada Alokasi APBN untuk Riau pada tahun 2019 sebesar Rp.34,83 Triliun, naik Rp 5,05 Triliun dengan rincian Belanja k/c : 477 Sebesar 7.86 Triliun dan Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp 26,95 triliun.

Khusus untuk dana TKDD sebesar Rp26,95 triliun ini nantinya dibagikan untuk Pemprov Riau dan 12 Kabupaten/Kota di Riau yang dirincikan, Provinsi Riau sebesar 5,85 Triliun, Meranti 1,07 Triliun, Pelalawan 1,45 Triliun, Pekanbaru 1,51 Triliun, Bengkalis 3,80 Triliun, Siak 1,90 Triliun, Kuansing 1,43 Triliun, Inhu 1,46 Triliun, Kampar 2,33 Trilun, Dumai 1,01 Triliun, Rohil 1,89 Triliun, Rohul 1,44 Triliun, dan Inhil 1,81 Triliun.

Dalam kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa), Daftar Alokasi Dana Tranfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 yang di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Said Hasyim di Gedung Janggi Gebenuran  Provinsi Riau Pekanbaru, Selasa (18/12/2019) tersebut, juga di hadiri oleh Kepala Daerah Se-Riau dan Forkopinda Riau Selasa 18 Desember 2019.

Dalam kesempatan itu, Tri Budhianto juga menyampaikan bahwa ada 6 langkah strategis pada tahun 2019 yaitu; pertama, meneliti kembali Dipa yang telah diterima untuk memastikan kesesuaian program dan kegiatan yang tercantum dalam DiPa dengan kebutuhan. Kemudian segera menetapkan para pejabat pengelola keuangan, Menyelesaikan brokir dengan melengkapi data pendukung yang di butuhkan, Melakukan Proses pengadaan barang dan jasa lebih awal, Segera melakukan pembayaran setelah penyelesaian kegiatan, serta Mengoptimalkan peran para aparat pengawas internal untuk mengawal program dan kegiatan.

Dari Enam langkah trategis inilah Budi berharap secara bersama-sama dapat mewujudkan Undang Undang Nomor 12 tahun 2018 tentang Anggaran APBN 2019.

“ APBN untuk mendorong investasi dan daya saing melalui pembangunan (Investasi, red) sumber daya Manusia” ungkap Tri Budhianto.

Meranti Raih Penghargaan Pemerintah Berkinerja Baik Pertama

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kebupaten Kepulauan Meranti, selain menerima Dipa 2019 sekaligus juga menerima penghargaan pemerintah berkinerja baik pertama dalam penyaluran dana Alokasi khusus (DAK)Fisik Tahun 2018 yang di serah oleh Gubernur Riau Drs. H. Wan Thamrin Hasyim kepada Drs. H. Said Hasyim .

Dalam sambutannya, Gubernur Riau menyampaikan selamat kepada pemerintah Kabupaten Kelauan Meranti yang telah mendapat penghargaan.

“Semoga menjadi semagat dalam membangun negeri”, ungkap Gubri serambi berharap kegiatan dan program-program dapat berjalan dengan baik.***(hum/eko)




Pemkab Inhil Peroleh Penghargaan Berkinerja Terbaik II Penyaluran Dana Desa 2018

Penghargaan ini diserahkan langsung Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim (kiri) kepada Bupati HM Wardan bersempena dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 kepada Kabupaten/ Kota se Riau

Pekanbaru, detikriau.org – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir kembali menerima penghargaan Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik Kedua dalam penyaluran Dana Desa Tahun 2018 dari Pemerintah Provinsi Riau, Selasa (18/12/18).

Penghargaan ini diserahkan langsung  Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim kepada Bupati HM Wardan bersempena dengan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 kepada Kabupaten/ Kota se Riau.

Kegiatan yang digelar di aula Pauh Janggi Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktur Jendral (Kakanwil Dirjen) Perbendaharaan Provinsi Riau, Tri Budianto, Ketua DPRD Riau, Hj Septina Primawati Rusli, unsur Forkopimda Provinsi Riau dan Bupati/ Walikota se Provinsi Riau.

Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2019 untuk Kabupaten Inhil sebesar Rp 1,81 triliun ini diserahkan langsung Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim kepada Bupati HM Wardan dan diawali dengan penandatanganan disaksikan oleh Ketua DPRD Riau dan Kakanwil DJPB Riau.

“Pemerintah Provinsi Riau bersama Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah melakukan penilaian terhadap penyaluran Dana Desa dan dari hasil evaluasi yang dilakukan Pemkab Inhil medapat nilai terbaik ke-2 se-Provinsi Riau. Semua ini tentunya merupakan hasil dari kerja keras, terutama instansi terkait dalam melaksanakan kegiatan khususnya Dana Desa,” ungkap Bupati Wardan, usai kegiatan tersebut.

Disebutkan, tentunya ini menjadi semangat bagi Kabupaten Inhil karena telah berhasil memperoleh prestasi yang bagus dan kedepan diharapkan untuk masa yang akan datang untuk ditingkatkan lagi./***




Banjir Rendam Ruas Jalan Lintas Timur di Pelalawan. Pengendara Disarankan Gunakan Jalur Alternatif

foto: riau1

 

Detikriau.org — Banjir di Kabupaten Pelalawan meluap hingga ke badan jalan lintas timur di Desa Kemang, Kecamatan Ukui, Tarantang Manuk serta beberapa titik lainnya. Akibatnya arus lalu lintas terganggu.  

Senin(17/12/2018) dikabarkan diruas jalan ini sempat terjadi kemacetan panjang.

Diimbau kepada pengguna kendaraan roda dua dan roda empat (khususnya jenis sedan) dari arah kabupaten Inhu menuju Pekanbaru atau sebaliknya untuk mengunakan jalur alternatif melalui Kabupaten kuansing.

“Memutar arah melewati Kabupaten Kuansing memang terbilang jauh. Hal ini sempat dikeluhkan oleh sejumlah pengendara. Namun kita menjelaskan konsekuensi terburuk bagi pengendara yang tetap melintas dari Desa Kemang, Kecamatan Ukui.” Ujar Kapolsek Lirik AKP Yudi Setiawan sebagaimana dikutip melalui riaumandiri.

Bukan hanya melimpah ke badan jalan, kini akibat luapan sungai Kampar, ratusan rumah penduduk terendam banjir dan menimbulkan sejumlah dampak kerugian materil serta resiko terserang penyakit.




Pertama di Riau Sampaikan Usulan Validasi Jabatan, BKN Apresiasi Bupati Meranti

PEKANBARU (detikriau.org) — Validasi Kelas Jabatan merupakan salah satu upaya mewujudkan reformasi birokrasi dalam sebuah organisasi Pemerintah Daerah, dalam rangka menjalankan komitmen tersebut Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan hasil penyusunan Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kepada pihak BKN Kanreg XII di Pekanbaru, Senin siang (17/12/2018).

Seperti dijelaskan Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH kepada awak media, penyampaian dan penyerahan hasil pendampingan Validasi Kelas Jabatan Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si kepada Kepala BKN Kanreg XII Pekanbaru Adrayati SH MM, turut mendampingi Sekretaris Daerah H. Yulian Norwis SE MM.

Kedatangan Bupati Meranti dan rombongan dikantor BKN Kanreg XII Pekanbaru langsung disambut oleh Kepala Kantor Andrayati SH MM dan jajaran. Selanjutnya Bupati Kepulauan Meranti langsung melakukan pemaparan hasil Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan yang disusun oleh Pemkab. Meranti kepada pihak BKN Kanreg XII Pekanbaru.

Lebih jauh dijelaskan Kabag Humas dan Protokol Meranti, usai menyimak pemaparan dari Pemkab. Meranti Kepala BKN Kanreg XII Andrayati SH MM dan Tim dari BKN, mengucapkan apresiasi kepada Pemkab. Meranti khususnya Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang telah mengampaikan hasil Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan dengan baik. Menurutnya itu adalah bentuk keseriusan dari Pemkab. Meranti dalam menjalankan reformasi birokrasi sesuai amanat Permanpan No. 34 Tahun 2011 dan Peraturan Kepala BKN.

Diakui Andrayati, sejauh ini baru Pemkab. Meranti yang menyampaikan hasil Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan kepihak BKN untuk diteruskan ke Kemenpan RB sementara Kabupaten Kota lainnya di Riau belum menuntaskan.

“Kabupaten Meranti merupakan Kabupaten yang pertama menyampaikan hasil Evaluasi Jabatan dan Kelas Jabatan, kepihak Kemenpan RB dan BKN sangat mengapresiasi,” ujar Kabag Humas dan Protokol Meranti menirukan ucapan Ka. BKN Kanreg XII Pekanbaru.

Ka. BKN Kanreg XII Pekanbaru Andrayani sangat puas atas komiten Pemkab. Meranti yang bersungguh-sungguh menjalankan reformasi birokrasi salah satunya dengan menjadi Kabupaten pertama yang menyampaikan usulan Validasi Jabatan dan Kelas Jabatan.

Hal itu menurutnya, sangat penting karena Validasi Jabatan dan Kelas Jabatan tersebut merupakan salah satu bagian dari 8 area perubahan sebagai wujud reformasi birokrasi. Dan untuk melakukan evaluasi dan jabatan salah satu syarat utama yang harus dituntaskan oleh Pemda adalah Analisa Jabatan dan ABK.

“Hasil evaluasi Jabatan ini nantinya akan menjadi acuan dalam pemberian tunjangan kerja dimana penekanan objek evaluasi jabatan adalah jabatan,” jelasnya.

Sekedar informasi selain Sekretaris Daerah beberapa pejabat terkait juga turut mendamoingi Bupati, diantaranya Inspektur Meranti Drs. Suhendri M.Si, Kepala BKD Meranti Alizar S.Sos M.Si, Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Kepala BPKAD Meranti Bambang Supriyanto SE M.Si, Kabag Ortal Sekda Meranti Rika S.Sos.*** (Hum/eko).

 




Salam Komando UAS-AHY di Pekanbaru

Salam komando UAS-AHY. Foto: Bintang Radityo/Kogasma PD

Pekanbaru – Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) bertemu dengan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono di Pekanbaru. UAS dan AHY menutup pertemuan dengan foto bersama.

“Pertemuan ini hanya silaturahim saja, tidak ada agenda politik,” kata Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, Sayed Abubakar A Assegaf dilansir melalui laman detikcom, Senin (17/12/2018).

Sayed menjelaskan pertemuan pagi tadi diawali dengan sarapan bersama sejumlah fungsionaris PD. Selanjutnya para pengurus PD bersama AHY melakukan perbincangan ringan.

“Pertemuan ini silaturahim karena UAS tokoh agama di Riau. Tidak ada agenda politik dalam pertemuan ini,” tutur Sayed tanpa bersedia menyebutkan lokasi pertemuan.

Sayed mengatakan, di depan AHY dan fungsionaris DPD PD Riau, UAS menceritakan pengalaman dakwahnya, termasuk cerita pernah ditolak bahkan dipersekusi. Ada juga dakwahnya di luar negeri yang ditolak.

Dalam pertemuan itu, lanjut Sayed, UAS juga berkeinginan bila nantinya ke Jakarta akan kembali menjalin silaturahim.

“UAS tadi hanya bilang kalau nanti ke Jakarta akan kembali bersilaturahim. Hanya itu saja, nggak ada agenda politik apapun,” ujar Sayed.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, AHY menyebutkan dia bertemu UAS karena sedang berada di Pekanbaru.

“Selama ini saya hanya mengikuti ceramah UAS melalui Youtube, Alhamdulillah pada kesempatan hari ini Allah SWT mempertemukan saya dengan beliau,” kata AHY.

“Kita berdoa saja kepada Allah SWT semoga UAS selalu diberikan kesehatan serta lindungan Allah SWT,” imbuhnya.

Pertemuan itu kabarnya digelar di kediaman salah seorang elite DPD PD Riau, Achmad, di Jl Ronggo Warsito, Pekanbaru. Pertemuan antara UAS, AHY dan fungsionaris PD Riau berlangsung sekitar satu jam.




Polda Riau Tetapkan Pelaku Perusak Spanduk dan Baliho Partai Demokrat Sebagai Tersangka

SBY memeriksa kondisi baliho dan bendera Partai Demokrat yang dirusak di Pekanbaru, Riau. (Dok. Partai Demokrat)

 

detikriau.org – Polda Riau tetapkan perusak spanduk dan baliho Partai Demokrat berinisial HS sebagai tersangka. Dari pengakuan pelaku, aksinya tersebut karena disuruh seseorang. 

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto seperti dilansir dari kumparan, Minggu (16/12).

Sunarto mengungkapkan, HS akan menjalani penahanan terhitung mulai hari ini. “Sudah dilakukan penahanan di Polresta Pekanbaru,” imbuh Sunarto.

Meski begitu, Sunarto belum dapat menyampaikan pasal yang disangkakan kepada tersangka HS.

Dalam keterangan persnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sudah mendapatkan bukti baru terkait aksi perusakan atribut partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.

“Saya mendapatkan bukti baru, bukti yang lain, ya alhamdulillah semakin terang, semakin jelas pihak mana, siapa-siapa yang mengarsiteki dan mengarahkan dilakukannya tindakan yang sangat tidak terpuji ini,” Kata SBY saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (15/12)

“Saya akan melanjutkan. Bagi saya, kebenaran dan keadilan harus terang di bumi Riau yang sama-sama kita cintai ini,” tekankannya

Bendera hingga spanduk Partai Demokrat di Pekanbaru dirusak. (dok Demokrat)

Presiden ke 6 RI itu juga menegaskan bahwa dirinya bukan Calon Presiden. Kompetisi ini menurutnya adalah kompetisi antara pak Prabowo dan Pak Jokowi.

“Its Not My War. Its not may Competition” Tapi mengapa justru saya dan demokrat yang diserang dan dihancurkan seperti ini. Sekali lagi itu bukan perang saya. Kenapa saya dibeginikan?” Tekankan SBY dengan suara yang terdengar sedikit bergetar.

Sebelumnya, seorang pria terduga pelaku pengrusakan ucapan selamat datang SBY dan berbagai Atribut Partai Demokrat berhasil ditangkap dan telah diamankan pihak kepolsian.

Terduga pelaku berinisial HS(22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekitar pukul 01.45 WIB.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho, serta pisau cutter. [Am]