Aliansi GS Mahasiswa Riau Soroti Pengadaan Persedian Obat-obatan BHP Tahun 2020 di Dinkes Riau yang Diduga Bermasalah

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pengadaan persediaan obat–obatan Bahan Habis Pakai (BHP) tahun 2020 lalu di Dinas Kesehatan Provinsi Riau diduga bermasalah.

Berdasarkan data LHP BPK Perwakilan Provinsi Riau bahwa dalam pemeriksaan fisik per 31 Desember 2020 terhadap 97 jenis BHP medis sebanyak 120.742 item pada Gudang IFK menunjukkan bahwa terdapat persediaan yang belum ditemukan fisiknya yaitu sebanyak 5.022 item.

Dari jumlah 5.022 item yang belum ditemukan fisik nya tersebut, BPK Perwakilan Provinsi Riau menilai jumlah tersebut jika di Rupiahkan  senilai Rp 381 Juta.

Dugaan permasalahan tersebut disoroti oleh salah satu pengurus Aliansi Gerakan Solodaritas Mahasiswa Riau dan mereka telah memasukkan surat aksi kepada polresta pekanbaru beberapa waktu lalu. Dan aksi direncanakan akan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2022.

Akan tetapi dari keterang tertulis yang disampaikan salah satu pengurus Aliansi Gerakan Solodaritas Mahasiswa Riau, Feri rancana tersebut gagal akibat Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengutus orang untuk menjumpai perwakilan dari aliansi tersebut dengan dalil untuk memfasilitasi bertemu.

“Namun hal tersebut hanya untuk meredam aksi suapaya tidak jadi dilakukan,” tutur Feri, Jum’at (16/12/2022).

“Kami kemaren sempat diskusi dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Riau, ada hal yang menjadi kecurigaan besar mendengar Klarifikasi dari Pihak Dinas Kesehatan, hal yang disampaikan oleh mereka sangat tidak masuk akal. Pendistribusian stock barang habis pakai dan obat-obatan lupa dicatat dan tertimbun,” ungkapnya.

“Hal tersebut yang dijadikan alasan. Tidak mungkin barang yang di distribusikan tidak dicatat pengeluarannya, apakah ada sesuatu dibalik hal tersebut. ” tambahnya.

“kami meminta agar Kejati Provinsi Riau mengusut Tuntas dugaan ini, jika dugaan ini betul terjadi maka Dinas Kesehatan sudan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pasal 141 ayat (1),” tutup Feri.

Hingga berita ini disiarkan awak media tengah berupaya mencari informasi kepada pihak terkait (Dinkes Riau) mengenai persoalan tersebut. (Arbain)




Bukan Pekanbaru Nomor 1, Dua Daerah ini Paling Luas di Riau Bahkan 17 Kali Lipat Dari Singapora

ARB INdonesia, PEKANBARU – Riau merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah pantai timur pulau Sumatra.

Provinsi Riau dikenal sebagai produsen kelapa sawit. Di Indonesia, Provinsi Riau menduduki posisi pertama sebagai produsen terbesar kelapa sawit.

Riau memiliki lahan perkebunan yang cukup mendukung pertumbuhan kelapa sawit, sehingga tak heran jika produksi kelapa sawitnya sangat tinggi.

Selain itu, Provinsi Riau juga memiliki wilayah yang luas yaitu 87.023,66 Km persegi. Luas wilayah tersebut terbagi menjadi 10 kabupaten dan 2 kota.

Terdapat dua kabupaten di Provinsi Riau yang wilayahnya sangat luas. Bahkan jika dibandingkan dengan negara Singapura, luas dua daerah ini 17 kali lipatnya.

Singapura merupakan negara terkecil di wilayah Asia Tenggara. Negara ini memiliki luas hanya 722,5 Km persegi.

Sementara, dua daerah yang ada di Riau ini memiliki luas lebih dari 12 ribu Km persegi. Lantas, apa nama daerah di Riau yang memiliki luas 17 kali lipat dari Singapura?

Dikutip dari JatimNetwork.com dari BPS Riau, dua daerah terluas di Provinsi Riau adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Pelalawan.

Kabupaten Indragiri Hilir yang beribu kota Tembilahan memiliki luas wilayah 12,614,78 Km persegi. Sementara Kabupaten Pelalawan memiliki luas wilayah 12.758,45 Km persegi.

Selain itu, dua kabupaten tersebut memiliki jumlah pulau banyak.

Kabupaten Indragiri Hilir memiliki pulau sebanyak 31, sedangkan Pelalawan memiliki pulau sebanyak 47.

Sumber: JatimNetwork.com




Sumatera On Stage Menandai Kebangkitan Marching band/ Drumband di Sumatera

ARB INdonesia, PEKANBARU – Sumatera On Stage yang diselenggarakan oleh dang merdu production merupakan kejuaraan terbesar regional sumatera.

Kejuaraan yang telah diselenggarakan pada tanggal 03-04 Desember 2022 dan bertempat di Anjung Seni Idrus Tintin Provinsi Riau, menandai kebangkitan kembali marching band/ Drumband di sumatera, dimana yang kita ketahui selama 2 tahun kegiatan pengembangan diri yang digemari banyak kaula muda ini vakum dikarenakan covid-19 membelenggu Dunia.

Dang merdu production bersama Federasi Youth Band Provinsi Riau dibawah Naungan Komite olahraga masyarakat Indonesia provinsi Riau telah berhasil menjaring peserta yang berasal dari berbagai provinsi seperti, Sumatera utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Riau dan Jambi.

Kegiatan ini dibuka oleh wakil Gubernur Provinsi Riau yang diwakilkan oleh Asisten 3 bidang administrasi umum sekretariat daerah provinsi H. Joni Irawan, SH. MH dan dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau bapak H. Boby Rachmat, SSTP, M.Si, AIFO-P serta penanggung jawab Dang Merdu Production Muhammad Aulia.

Rico selaku Stage Menager mengungkapkan bahwa terdapat 18 unit marching band yang berasal dari berbagai daerah.

“Baik dalam dan luar provinsi Riau seperti jambi, Kepulauan Riau, sumatera utara dan sumatera barat,” tuturnya.

Rico pun menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk dapat menjadi wadah dalam berkarya dan mengedepankan nilai seni dan budaya serta membangkitkan kembali mearching band yang ada di pulau sumatera setelah Covid-19 yang melanda Dunia.

“Acara ini dapat terselenggara tidak lepas dari bantuan dan dukungan berbagai pihak terutama Pertamina Hulu Rokan yang menjadi sponsor utama,” ungkap Rico.

Lanjutnta, Stage Menager juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah provinsi, Dinas pariwisata Bapak Roni Rakhmat, S.STP., M.Si, Dinas pemuda dan olahraga provinsi riau, Pihak pengelola gedung dan lingkungan Anjung Seni Idrus Tintin yang telah memberikan Ruang untuk terselenggaranya acara ini.

“Terimakasih yang sangat besar kepada para sponshorship yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan dukungan berupa fasilitas pendukung lainnya yang diperlukan,” imbuh Rico.

Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut tidak hanya memperebutkan piala tetap sumatera on stage namun juga memperebutkan Piala bergilir Kemenpora RI yang akan diberikan kepada peraih juara umum. Dan pada tahun ini, piala juara umum tersebut jatuh kepada Drum Band Golden Symphomi pelalawan yang berasal dari sekolah SDN 003 Sorek Satu Provinsi Riau.

Rico selaku Stage Menager berharap Sumatera On Stage masih dapat terselenggara tahun depan dan akan terselenggara secara berkelanjutan demi menciptakan ruang positif untuk anak-anak muda di indonesia terutama Sumatera.

“Harapan ini semoga dapat bersesuaian dengan keinginan dan dukungan berbagai pihak,” tutupnya. (rls)

Editor : Arbain




Safari Al-Royyan Nakhodai Forwadik Pekanbaru Hingga 2025

ARB INdonesia, PEKANBARU – Forum Wartawan Pendidikan (Forwadik) Kota Pekanbaru menggelar rapat pembentukan pengurus baru yang dilaksanakan di Sekretariat Forwadik, Jalan Patimura, Pekanbaru, Jumat (2/12/2022). Dari hasil pemilihan yang dilaksanakan secara demokrasi, Safari Al Royan mendapat suara terbanyak sehingga mendapat mandat memimpin Forwadik Pekanbaru periode 2023-2025.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh kawan-kawan Forwadik. Saya beharap dukungan dari kawan-kawan semua, agar roda organisasi kita dapat berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” kata Royan.

Royan juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pemikiran yang telah disumbangkan pengurus Forwadik sebelumnya sehingga mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Dia berjanji akan melanjutkan program-program yang selama ini telah terlaksana dengan baik.

“Kita akan lanjutkan program yang sudah dijalankan selama ini. Dalam waktu dekat, kita akan agendakan rapat untuk membuat program jangka pendek maupun jangka Panjang,” ujar Royan.

Selain itu, Royan juga menegaskan bahwa Forum Wartawan Pendidikan (Forwadik) hanya ada satu. Forwadik Pekanbaru telah berdiri sejak tahun 2013 silam. Oleh karena itu, bagi pihak-pihak yang mencatut nama Forwadik diharapkan untuk legowo mengevaluasi nama perkumpulan yang telah didirikan.

“Menurut saya, etika itu harus diletakkan di atas segalanya. Memang konstitusi kita menjamin kebebasan mendirikan organisasi, tapi ada nilai-nilai dasar kita selaku manusia atau jurnalis yang harus dijunjung tinggi,” katanya.

Royan mengaku banyak program yang telah dijalankan Forwadik sejak dibentuknya pada tahun 2013 silam. Baik itu program yang bersifat edukatif, maupun program yang bersifat sosial kemanusiaan.

“Kita memang konsen terhadap dunia Pendidikan. Banyak kegiatan yang telah kita laksanakan untuk membantu menyukseskan program pemerintah khususnya di bidang Pendidikan,” katanya.

Oleh sebab itu, Royan berharap agar kawan-kawan yang menjiplak nama Forwadik diminta kebesaran hatinya untuk merubah nama perkumpulan tersebut.

“Alangkah bijaknya kita saling menghargai sesama satu profesi. Kan tak elok juga nanti muncul gesekan hanya karena sebuah nama, kita ini jurnalis yang selayaknya memberi contoh yang baik, bukan malah sebaliknya,” katanya.***




Mubes IV IKST Riau, H Sapaat Dt Laksamano Mudo Terpilih Aklamasi

PEKANBARU – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) Provinsi Riau ke IV memutuskan bahwa H Sapaat terpilih kembali secara aklamasi pada hari Ahad (27/11/2022) siang, kemarin bertempat di Ball Room, Bono Hotel, Kota Pekanbaru.

Sidang terpilihnya H Sapaat periode 2022-2025 yang bergelar Datuok Laksamana Mudo ini dipimpin oleh Rais Hasan Piliang Datuok Bagindo Mudo, Damyatul Putra, Jon Kenedi Datuok Bandagho Mudo Sekijang.

Usai terpilih, H Sapaat selaku Ketua IKST terpilih dalam kesempatan itu mengatakan bahwa akan segera melengkapi struktur susunan kepengurusan IKST Riau segera bersama dengan Tim Formatur.

Ditambahkan Sapaat, semoga di akhir Desember 2022 nanti draft lengkap kepengurusan sudah terbentuk dan awal 2023 dapat dilakukan pengukuhan kepengurusan yang baru periode 2022-2025.

“Insyaallah, beberapa program pada periode sebelumnya akan diteruskan dan ditambah berupa fokus pengembangan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Tapung,” ucapnya.

Mubes IV ini diawali dengan Silaturahmi Akbar Masyarakat Sungai Tapung yang dihadiri ratusan masyarakat baik dari Pekanbaru, Tapung dan Jakarta.

Untuk Tema Mubes IV IKST tahun ini yaitu ” Kolaborasi dan Kontribusi Menuju Tapung Maju 2045″

Selain itu, Mubes tersebut juga dimeriahkan dengan pemberian AWARD IKST 2022 kepada para Tokoh Tapung yang membanggakan kampung halaman.

AWARD IKST ini antara lain diberikan kepada Putra Putri yang berasal dari Tapung yaitu Kombes Pol DR H Pria Budi Datuok Intan Betuah yang juga menjabat Kapolresta Pekanbaru.

Sedangkan tokoh lainnya yakni H Sahidin yang juga anggota DPRD Riau, Pror DR Yendra Liza akademisi dari UIN, DR Elfitri Rahmah yang merupakan Kepala Scientific UNESCO Kantor Paris-Perancis.

Pembukaan Mubes IV ini menjadi sangat meriah dengan kehadiran langsung Gubernur Riau H Syamsuar, Penjabat Bupati Kampar DR Kamsol, Penjabat Sekdako Pekanbaru Indra Pomi.

Sedangkan dari para tokoh yang hadir langsung yakni dari Jakarta Buya DR Fathuddin Ja’far, Buya DR Zulhendri Rais, DR Ahmad Zikri, Rino Afrino, Ustad Syaifuddin Yuliar, H Aidil, Aliman Makmur, Jasnita Tarmizi, Nawawi, Abdul Rahman Chan.

Selanjutnya yang hadir DR Fatmawati, Khaidir Majo Indo Pucuk Adat Kenegerian Petapahan, H Syafrianto Panglimo Dubalang Tapung, H Syarkawi, Kades Petapahan Said Aidil Usman, M. Rifky Pahlepi, Ridho Ikhsan.

Tampak juga hadir Ketua IPP Riau T Iman, Tokoh Kampar Kiri H Tarlaili dan Iman Suherman. (Rls)




Bawaslu Kampar Sosialisasikan Peraturan Pengawasan Pemilu

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dalam rangka mengoptimalkan kinerja pengawasan di tingkat kecamatan dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu-Red) Kabupaten Kampar menggelar sosialisasi peraturan pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 bagi Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kampar, Sabtu (26/11/2024).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 26 sampai 27 November 2024 di Labersa Grand Hotel ini dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah.

Dalam sambutannya, Sawir menyampaikan bahwa Bawaslu merupakan lembaga berjenjang mulai dari pengawasannya ataupun instruksi dari pusat sampai ke tingkat yang paling bawah.

“Saat ini Panwaslu Kecamatan belum punya kemampuan dalam pengambilan keputusan, oleh karena itu Bawaslu Kampar memberikan pelatihan dan sosialisasi atau Bimtek kepada Panwaslu Kecamatan dengan tujuan agar Panwaslu Kecamatan dapat memahami aturan dalam Kepemiluan ini,” tuturnya.

“Intinya dengan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada Panwaslu Kecamatan dengan menghadirkan narasumber yang berkualitas,” tegas Sawir.

Selian itu Syawir juga menegaskan tentang pelaksanaan pencegahan dan pengawasan merupakan tanggung jawab Pengawas Pemilu sebagai penyelenggara Pemilu.

Sementara itu Amin Hidayat, Anggota Bawaslu Kampar selaku Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa menyebutkan tentang tugas-tugas pengawasan.

“Tugas kita dalam pengawasan saat ini cukup berat , tidak seperti tugas pengawasan Pemilu sebelumnya seperti pada tahapan kampanye Peserta Pemilu juga kampanye Capres dan Cawapres,” tegas Amin.

Amin juga mengharapkan agar Panwaslu Kecamatan agar saling berkoordinasi dalam hal tugas-tugas pengawasan pelaksanaan tahapan Pemilu tahun 2024.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi peraturan pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 bagi Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kampar ini juga menghadirkan dua orang narasumber yaitu Neil Antariksa, Anggota Bawaslu Provinsi Riau periode 2017-2022 dan Junaidi, SH, MH, Dosen Hukum Tata Negara Universitas Riau. (Zulpadli)

Editor: Arbain