Menangkan Golkar di Pemilu 2024, Ketua AMPI Kota Pekanbaru Terpilih Targetkan Bentuk Kepengurusan Sampai Tingkat Kelurahan

ARB INdonesia, PEKANBARU – Musyawarah Daerah (Musda) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Pekanbaru selesai digelar dan menghasilkan pemimpin baru.

Darmilis terpilih menjadi Ketua di salah satu organisasi Hasta Karya Partai Golkar Kota Pekanbaru.

Darmilis pasca dirinya terpilih menjadi Ketua DPD AMPI Kota Pekanbaru masa bakti 2022-2027 di Musda menyebutkan, bahwa dirinya mempunyai target dan fokus utama yang akan dilakukannya yakni, membentuk kepengurusan AMPI sampai pada tingkat kelurahan dan menangkan partai Golkar di pemilu 2024 mendatang.

“Memang sekarang ini, kita fokus untuk menghimpun para anak-anak muda dan memenangkan partai golkar pada Pemilu 2024 di Kota Pekanbaru,” tuturnya.

AMPI akan menjadi wadah untuk anak-anak muda kreatif dan mengembangkan potensi para pemuda sehingga akan melahirkan banyak sosok pemimpin di masa depan.

Untuk itu kata Darmilis, perlu dibentuk wadah AMPI sampai pada tingkat Kelurahan agar nantinya aspirasi anak-anak muda dapat tersalurkan dan menjadi sebuah program-program andalan.

“Setelah itu, kita akan menjadi motor gerakan dalam memenangkan partai golkar pada pemilu 2024 mendatang ,” imbuh Darmilis, 8 Jum’at, Oktober 2022.

“Kami targetkan untuk membentuk ormas ampi pada 83 kelurahan di kota pekanbaru, ya kita akan melakukan rekruitmen kader ampi agar wadah pemuda ini dapat menjadi rumah kreativitas bagi pemuda kota pekanbaru,” tambahnya.

Selain itu juga, AMPI akan fokus memenangkan Partai Golkar di pemilu 2024 nanti.

“Kami akan mulai dengan kegiatan-kegiatan yang melibatkan pemuda. Sehingga kekuatan ampi sebagai ormas hasta karya menjadi lebih besar dan berpotensi menyumbangkan kemenangan untuk partai golkar di kota pekanbaru,” ucap Darmilis.

Sambungnya, dia juga akan melakukan rapat kerja daerah (rakerda) bersama kepengurusan yang nantinya dibentuk untuk membahas dan menentukan program kerja apa saja yang dapat menyalurkan aspirasi pemuda untuk daerah dan dapat dirasakan oleh masyarakat kota pekanbaru. ***




Netfid Riau Gelar Audiensi Bersama Bawaslu

ARB INdonesia, PEKANBARU – NETFID (Network for Indonesian Democratic Society) Provinsi Riau menggelar audiensi dengan Bawaslu Provinsi Riau, Senin 26/9/2022.

Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Riau Alnofrizal, Anggota Bawaslu Riau Nanang Wartono SH. MH., dan Anggota Bawaslu Riau Hasan M.Si.

Ketua Netfid Riau, Diara Rizky Prayitno memulai perbincangan dengan ucapan Selamat kepada pimpinan Bawaslu Riau yang baru dilantik berserta Anggota Bawaslu Riau Periode 2022-2027.

Selanjutnya ia menyampaikan kunjungan audiensi ini bertujuan untuk silaturrahim, penyerahan SK dan Sertifikat Pemantauan Netfid, serta menyampaikan beberapa isu-isu kepemiluan diantara terkait pemilih pemula, penyebaran hoax serta menyampaikan isu-isu kepemiluan di tingkat kecamatan maupun desa terkait data pemilih yang mungkin saja terjadi penggelembungan suara.

Untuk itu harapannya kedepan Bawaslu Riau dapat menggandeng Netfid Riau membangun kerja sama terkait pengawasan dan pemantauan pemilu sehingga tercipta pemilih yang aman, damai, dan sehat.

Audiensi ini dihadiri langsung oleh pengurus Netfid Riau dari BPH dan Koordinator Divisi Netfid Riau.

Alnofrizal Ketua Bawaslu Riau dan Anggota Bawaslu Nanang Wartono SH. MH dan Hasan M.Si menyambut hangat kehadiran pengurus Netfid Riau sebagai lembaga pemantau pemilu.

Ketua Bawaslu Riau menyampaikan kehadiran Netfid Riau ini tentu membawa angin segar, dimana pengurus Netfid yang di dominasi anak-anak muda ini punya kesadaran dan semangat dalam menyukseskan serta menyadarkan masyarakat untuk dapat lebih berpartisipasi dan memantau terhadap kelangsungan pesta demokrasi kedepan.

“Sesuai arahan pimpinan Bawaslu RI, bahwa kita harus lebih mengedepankan upaya-upaya pencegahan salah satunya dengan melakukan sosialisasi terhadap peserta maupun masyarakat,” tutur Alnofrizal.

Sementara itu ketua Netfid Riau berharap kedepan Netfid Riau dan Bawaslu Riau dapat bekerjasama dalam berbagai hal terkait pengawasan dan pemantauan kepemiluan hari ini. (Rls)

Editor: Arb




Evaluasi Pejabat, GPA Riau Pinta PJ Walkot Pekanbaru Ganti 3 Kadis Ini

ARB INdonesia, PEKANBARU – Adanya evaluasi pejabat Eselon II dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Pimpinan wilayah Gerakan Pemuda Al (GPA) Washliyah Riau minta kepada PJ Walikota Pekanbaru agar tetap profesional dan proporsional dalam melakukan evaluasi. Serta tidak terpengaruh dengan segala macam tindakan intervensi dari pihak pihak luar.

“Kita minta kepada PJ walikota untuk mencopot kepala dinas PU Indra Pomi Nasution dan kepala dinas DLHK Pekanbaru Hendra karena selama ini keduanya sudah gagal kinerja nya buruk dan sama sekali tidak punya terobosan dan ide dalam mengtasi persolan banjir dan sampah. Jadi keduanya harus dicopot dan diganti,” ucapnya.

“Apalagi kadis PU selama ini juga kita ketahui masih berstatus terperiksa dalam kasus Water Pront City Bangkinang dan beberapa waktu lalu juga masih diperiksa oleh KPK untuk dimintai keterangan,” tambah Ketua GPA Riau, Safrizal Nasutio.

Safrizal yang juga mantan sekretaris KNPI peiode 2015-2022 itu menyampaikan bahwa menurutnya Kepala Dinas Perhubungan, Yuliarso juga harus diganti karena sama sekali tidak mampu menjelaskan kepada masyarakat terkait kenaikan tarif parkir dipekanbaru.

“Apakah mekanisme kenaikan parkir ini sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau tidak dan imbas kenaikan ini juga sangat menyengsarakan masyarakat, Yuliarso terkesan cuek terhadap gejolak penolakan masyarakat terhadap kenaikan parkir tanpa pernah mau menjelaskan secara transparan kepada publik terkait kontrak dan kenaikan tarif,” ungkapnya.

Lanjutnta, PJ Wali Kota Pekanbaru harus berani menyelesaikan permasalahan dengan mengganti para pejabat yang selama ini sudah terbukti punya kinerja yang buruk.

“Saatnya Pekanbaru berbenah dan jangan ragu untuk mengevaluasi dan mengganti pejabat yang selama ini bermasalah. Mari hilangkan segala macam bentuk faksi-faksian, jangan sampai orang-0rang yang berkinerja baik malah diganti dan orang yang selama ini berkinerja buruk dan bermasalah justru dipertahankan,” imbuh Safrizal.

“Kita sebagai masyarakat bisa menilai langsung, apalagi kebijakan kebijakan serta OPD yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dan kita berharap PJ walikota tidak melakukan hal-hal yang kontra produktif,” pungkas Safrizal Nasution yang juga mantan Aktifis HMI cabang Pekanbaru. (Rls)

Editor ARB




Ini Daftar Kekayaan 13 Kepala Daerah di Riau, Dari yang Tajir Hingga Minimalis

ARB INdonesia, PEKANBARU – Harta kekayaan pejabat daerah menjadi hal menarik yang membuat penasaran masyarakat. Seiring terbukanya akses informasi, laporan kekayaan pejabat telah menjadi konsumsi publik.

Jika sebelumnya banyak anggapan masyarakat bahwa kepala daerah merupakan orang-orang yang punya duit banyak, faktanya tak semuanya demikian.

Dilansir dari SabangMerauke News telah menghimpun daftar harta kekayaan sebanyak 13 kepala daerah di Riau, mulai dari bupati, walikota sampai gubernur.

Yuk, kepoin harta kekayaan 13 kelapa daerah di Riau, mulai yang paling tajir sampai yang punya harta relatif kecil.

1. Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi
Berdasarkan data LHKPN versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rezita yang lahir 7 Mei 1994 ini memiliki tanah dan bangunan yang kebanyakan berada di Inhu. Sisanya, tanah dan bangunan miliknya ada di Kota Pekanbaru, Sleman, dan Yogyakarta. Total hartanya dalam bentuk tanah dan bangunan mencapai Rp 9.993.296.000.

Perempuan cantik yang sempat pecahkan rekor MURI sebagai bupati termuda ini memiliki 6 unit alat transportasi (kendaraan). Terdiri dari mobil Toyota Land Cruiser Prado tahun 2010. Mobil ini dilaporkan sebagai hasil sendiri dengan harga Rp. 64.920.000.

Lalu, mobil Jeep Wrangler Jeep tahun 2011 yang juga hasil usaha sendiri seharga Rp 630.500.000. Selanjutnya mobil Toyota Hardtop Jeep tahun 1981 seharga Rp 130 juta. 

Ia juga melaporkan punya mobil Mitsubishi Strada Pick Up tahun 2010 yang seharga Rp. 95.060.000. Kemudian, mobil Toyota Land Cruiser JEEP tahun 1996 seharga Rp 161.020.000 dan Mobil Toyota Corolla Altis Sedan tahun 2002 seharga Rp 125.615.000.

Jika ditotalkan, jumlah seluruh alat transportasi yang dimiliki oleh Rezita Meylani Yopi adalah Rp 1.207.115.000. Kekayaan lain yang dilaporkan Rezita yakni dalam bentuk harta bergerak lainnya mencapai  Rp 1.481.900.000. 

Kemudian kekayaan dalam bentuk surat berharga sebesar Rp 18 miliar. Adapun kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas Rp 17.434.245.093. Jika ditotal secara keseluruhan, harta kekayaan Bupati Inhu Rezita mencapai Rp 48.116.556.093. Setelah dikurangi dengan utang sebesar Rp. 203.297.573, total bersih harta kekayaannya berjumlah Rp 47.913.258.520. 

2. Bupati Rokan Hulu, Sukiman
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 20 Januari 2022 lalu, Bupati Rokan Hulu (Rohul), Sukiman melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 20.260.000.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya yakni sebanyak 28 persil yang terletak di Pekanbaru, Rokan Hulu, Kampar dan Siak.

Sukiman juga memiliki tiga alat trasportasi berupa mobil dan satu mesin berupa genset dengan total keseluruhan senilai Rp 91 juta. Sementara, kekayaan Sukiman dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 645.000.000. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.829.476.460. 

Total seluruh jumlah harta kekayaan Bupati Rokan Hulu ini senilai Rp 22.825.476.460.

3. Bupati Bengkalis, Kasmarni
Bupati Bengkalis, Kasmarni saat baru dilantik melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 30 April 2020 lalu. Saat itu, ia melaporkan jumlah harta kekayaan bersih total sebesar Rp 11,5 miliar.

Akumulasi harta itu dikumpulkan dari nilai asetnya berupa tanah dan bangunan sebesar Rp 7,99 miliar. Ia melaporkan ada sebanyak 29 persil tanah dan bangunan atas namanya. Sementara, kekayaan dalam bentuk kendaraan yang dilaporkannya tahun itu senilai Rp 965 juta. Yakni akumulasi nilai 5 unit mobilnya, antara lain Toyota Fortuner (2011), Honda CRV (2013), Toyoya Hilux (2014), Honda Jazz (2015) dan Honda Brio tahun 2015.

Pada daftar harta bergerak lainnya, Kasmarni melaporkan jumlahnya sebesar Rp 1,03 miliar. Sementara, harta dalam bentuk kas dan setara kas yang dilaporkannya saat itu berjumlah Rp 1,55 miliar. Sehingga, total bersih harta kekayaannya setelah dikurangi utang senilai Rp 44,8 juta menjadi Rp 11,5 miliar per 30 April 2020 silam.

4. Bupati Pelalawan, Zukri
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 30 Maret 2022 lalu, kekayaan Bupati Pelalawan Zukri tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 6.370.000.000. Tanah dan bangunan ini tersebar di Kabupaten Pelalawan, Kampar, dan Kota Pekanbaru.

Suami dari dara Pelalawan 2012 ini juga memiliki satu alat transportasi berupa mobil Toyota Fortuner tahun 2016 senilai Rp 350.000.000. Sementara, kekayaan Zukri dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 200.000.000. Total kekayaan bersih Zukri sebesar Rp 6.920.000.000.

5. Plt Bupati Kampar, Kamsol
Plt Bupati Kampar, Kamsol pada 2 Maret 2022, Kamsol kembali melaporkan harta kekayaannya untuk tahun 2021. Setelah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, jumlah total kekayaan bersih Kamsol mengalami kenaikan bila dibandingkan dengan pelaporan tahun sebelumnya.

Adapun harta yang dilaporkannya bernilai sebesar Rp 6.327.180.055, meliputi tanah dan bangunan yang rata-rata harganya Rp 440.000.000. Keselurahan total Rp 4.525.000.000.

Alat transportasi yang dimiliki meliputi satu unit mobil Honda Jeep tahun 2012 senilai Rp 210.000.000 dan satu unit mobil Toyota Mimi Bus tahun 2014 senilai Rp.125.000.000. Total alat transportasi Kamsol adalah Rp 335.000.000. Selain itu, Kamsol juga memiliki harta bergerak lainnya bernilai Rp. 455.000.000. Sementara kas dan setara kasnya Rp 412.180.055. Adapun total keseluruhan harta Kamsol adalah Rp 6.327.180.055.

6. Gubernur Riau, Syamsuar
Gubernur Riau, Syamsuar telah melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 17 Februari 2022 lalu, total kekayaan bersih Syamsuar sebesar Rp 5.391.155.958. Kekayaan Syamsuar tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2,5 milliar. Syamsuar juga memiliki tiga alat trasportasi dengan total keseluruhan senilai Rp 518.785.032.

Menjadi orang nomor satu di Riau, kekayaan Syamsuar saat dilaporkan pada Februari 2022 lalu dalam bentuk kas dan setara kas hanya sebesar Rp 2.133.498.726. Sementara harta bergerak lainnya Rp 151.250.000. Maka total keseluruhan harta kekayaan yang dimiliki Syamsuar Rp 5.391.155.958.

7. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Muhammad Wardan 
Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Wardan terakhir kali melaporkan kekayaannya ke KPK pada  18 Maret 2022 lalu. Diketahui, ia memiliki kekayaan dalam bentuk tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 2.930.528.000. Tanah dan bangunan itu terdiri atas 9 persil yang berada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Ia juga memiliki dua alat transportasi berupa dua unit mobil, yakni Suzuki Swift Minibus tahun 2014 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 120 juta. Kemudian, satu unit Toyota Land Cruiser Jeep tahun 2013 yang merupakan hasil sendiri senilai Rp 437.733.600. Sehingga total kekayaan dalam bentuk kendaraan Rp 557.733.600. 

Harta bergerak lainnya milik Wardan Rp 471,5 juta. Serta kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas Rp  969,58 juta. Adapun kekayaan bersih Wardan yang dilaporkan ke KPK yakni sebesar Rp 4,92 miliar. 

8. Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong
Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 9 Maret 2022 lalu, Bupati Rokan Hilir (Rohil)Afrizal melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2.800.000.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya terletak di Pekanbaru dan Rokan Hilir.

Afrizal juga memiliki tujuh alat trasportasi berupa 4 mobil dan 3 motor dengan total keseluruhan senilai Rp 445 juta. Sementara, kekayaan Afrizal dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 400 juta. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.184.146.404. Total seluruh jumlah harta kekayaan bersih Bupati Rokan Hilir ini senilai Rp 4.829.146.404.

9. Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil
Pada 29 Maret 2022, Bupati Kepulauan Meranti, Adil kembali melaporkan harta kekayaannya untuk tahun 2021. 

Adapun harta yang dilaporkannya yakni berupa 74 bidang tanah dan 1 unit rumah dengan nilai sebesar Rp 4.367.400.000. Nilai ini mengalami penurunan sebesar Rp 24.000.000 bila dibanding tahun sebelumnya.

Kekayaan HM Adil yang terbaru dalam bentuk alat transportasi juga mengalami penurunan menjadi Rp 174 juta. Jumlah ini menunjukkan penyusutan nilai sebesar Rp 18 juta dari laporan tahun sebelumnya.

Sementara harta kekayaannya dalam bentuk kas dan setara kas yang dilaporkan kini sebesar Rp 244.177.31. Itu artinya kekayaan Adil dalam bentuk kas dan setara kas bila dibanding tahun lalu, bertambah sebesar Rp 26.875.758.

Diketahui pada LHKPN yang terakhir kali dilaporkan, HM Adil tidak memiliki hutang. Sehingga total kekayaan bersih Adil berjumlah menjadi Rp.4.785.577.310.

10. Walikota Dumai, Paisal 
Walikota Dumai, Paisal diketahui telah melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 2 Maret 2022 lalu, Paisal melaporkan kekayaannya dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 3.106.400.000. Adapun jumlah aset tanah dan bangunan miliknya terletak di Pekanbaru dan Dumai.

Paisal juga memiliki dua alat trasportasi satu mobil dan satu motor dengan total keseluruhan senilai Rp 277.500.000. Sementara, kekayaan Paisal dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp 48.100.000. Kemudian kekayaan dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 1.188.944.295.

Total seluruh jumlah harta kekayaan Wali Kota Dumai ini senilai Rp 4.620.944.295.

11. Bupari Siak, Alfedri
Bupati Siak, Alfedri terakhir kali melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada 23 Maret 2022 lalu. Alfedri mencatatkan aset-asetnya berupa sejumlah tanah dan bangunan dengan nilai total sebesar Rp 1.685.000.000.

Sementara, koleksi garasi Alfedri dihuni sejumlah mobil. Di antaranya mobil Suzuki Swift minibus tahun 2008 seharga Rp 70 juta, satu unit mobil Honda CR-V 1.5 Prestige seharga Rp 460 juta serta satu unit mobil Honda City HB CVT minibus tahun 2021 seharga Rp 250 juta.

Total harta kekayaan Alfedri dalam bentuk kendaraan sebesar Rp 780 juta. Selain itu, Alfedri melaporkan kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya sebesar Rp 115 juta.

Sementara, kekayaannya dalam bentuk uang kas dan setara kas  sebesar Rp 1.848.589.380. Namun, jebolan IPDN ini melaporkan jumlah utangnya sebesar Rp 118.976.000. Sehingga harta kekayaan bersih Alfedri yang dilaporkan ke KPK totalnya sebesar Rp 4.309.613.380.

12. Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun, pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 16 Februari 2022 lalu, total kekayaan bersih Muflihun sebesar Rp 3.650.690.145.

Kekayaan Muflihun tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 2.600.000.000. Muflihun juga memiliki satu alat trasportasi berupa mobil dengan total keseluruhan senilai Rp 375.000.000.

Sementara, kekayaan Muflihun dalam bentuk kas dan setara kas senilai Rp 75.690.145 dan harta lainnya Rp 600.000.000. Total kekayaan bersih Muflihun sebesar Rp 3.650.690.145.

13. Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby
Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, pada tahun 2021 yang pelaporan kekayaannya disampaikan pada 18 Maret 2022 lalu, total kekayaan bersih Suhardiman sebesar Rp 1.066.212.332.

Kekayaan Suhardiman tersebut terdiri dalam bentuk tanah dan bangunan yang nilainya sebesar Rp 710 juta. Suhardiman juga memiliki tiga alat trasportasi berupa mobil dengan total keseluruhan senilai Rp 420.000.000.

Cukup mengejutkan, menjadi orang nomor satu di Negeri Pacu Jalur, kekayaan Suhardiman saat dilaporkan pada Maret 2022 lalu dalam bentuk kas dan setara kas hanya sebesar Rp 8 juta. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding utang yang dimilikinya sebesar Rp 71.787.668.

Jumlah kekayaan bersih Suhardiman setelah dikurangi utang tersebut menjadi sebesar Rp 1.066.212.332.*

Sumber :Sabangmeraukenews.com

https://www.sabangmeraukenews.com/berita/5743/daftar-lengkap-harta-kekayaan-13-kepala-daerah-di-riau-yang-paling-tajir-dan-minimalis.html?page=all




Dalam Sepekan, Ditlantas Polda Riau Amankan 55 Motor Balap Liar

ARB INdonesia, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau terus menekan angka fatalitas di seluruh wilayah hukum, melalui program Blue Light Patrol sepekan terakhir, Direktorat Lalu Lintas dan Satlantas Jajaran berhasil mengamankan 55 Unit Motor dari Aksi Balap Liar, Pekanbaru Kamis (15/09/22)

Pelaksanaan kegiatan Blue Light Patrol yang di dilaksanakan secara maraton oleh Ditlantas Polda Riau serta Satlantas jajaran dan di dukung dari laporan dan informasi masyarakat dengan adanya aksi balap liar.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Firman Darmansyah. S.I.K mengatakan, adanya informasi aksi balap liar tersebut di dapat dari laporan masyarakat, guna antisipasi hal tersebut, melalui program Blue Light Patrol yang berkesinambungan, Tim Blue Light Patrol merespon langsung setiap ada laporan dan melakukan penggerakan ke lokasi Aksi Balap Liar guna menertibkan Aksi Balap Liar tersebut.

“Dari laporan dan informasi masyarakat yang kami dapatkan, Tim Blue Light Patrol Langsung bergerak ke lokasi Aksi Balap Liar yang sering berlangsung di malam hari, saat Tim Blue Light Patrol sampai di Lokasi Aksi Balap Liar tersebut berhasil mengamankan beberapa kendaraan yang digunakan untuk Aksi Balap Liar.” Jelas Dirlantas Polda Riau.

Adapun data jumlah kendaraan yang berhasil diamankan TIM Blue Light Patrol selama Sepekan terakhir dari Aksi Balap Liar sebanyak 55 Motor, 14 STNK dan 1 SIM dengan jumlah total keseluruhan 70 pelanggar.

“Bisa kita jelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan Blue Light Patrol ini dilaksanakan secara rutin saat malam hari, Blue light Patrol hadir di tengah-tengah masyarakat guna antisipasi kejadian yang tidak kita inginkan seperti, Curat, Curas, Curanmor (C3) serta Aksi Balap Liar.” Tuturnya.

Dari penjelasan Dirlantas Polda Riau kepada awak media, adapun titik lokasi Aksi Balap Liar khususnya di Kota Pekanbaru, dimulai dari JL. Diponegoro, Jl. Sudirman depan Purn MTQ, Jl. Arifin Ahmad – Arengka, Stadion Rumbai, Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti dan jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.

Selain itu, Tim Blue Light Patrol juga memberikan himbauan Kamseltibcarlantas agar tercipta kesadaran kepada pelaku Aksi Balap Liar dan berharap tidak mengulangi perbuatan yang berdampak fatal terhadap diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Sejauh ini, Tim Blue Light Patrol tidak saja melaksanakan kegiatan Patroli di titik rawan, namun juga memberikan himbauan secara humanis dan edukatif agar para pelaku aksi balap liar tidak lagi melakukan hal yang tidak kita harapkan bersama, Aksi balap liar ini tidak saja membahayakan diri sendiri namun juga pengguna jalan lainnya.” Jelas Kombes Pol Firman Darmansyah. S.I.K selaku Dirlantas Polda Riau.

Ia juga menghimbau kepada seluruh para orang tua agar ikut berperan aktif dan lebih selektif mengawasi anak-anak, karena, peran orang tua juga sangat besar untuk mengantisipasi ada Aksi Balap Liar.

“Kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menghimbau kepada masyarakat dan orang tua agar ikut berperan aktif mengawasi anak-anak kita, agar tidak lagi melakukan aksi balap liar, semoga dengan kebersamaan kita Dari Ditlantas Polda Riau, masyarakat serta orang tua kita mampu mencegah aksi balap liar ini,” tutupnya. (rls)




Arsjad Rasjid Buka Muprov VII, Masuri Terpilih Aklamasi Pimpin Kadin Riau

ARB INdonesia, DUMAI – Masuri terpilih secara aklamasi memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau periode 2022-2027.

Keputusan tersebut tertuang dalam hasil Musyawarah Provinsi (Muprov) VII Kadin Riau yang digelar di The Zuri Hotel Kota Dumai, Rabu 7 September 2022.

Tampak hadir dalam kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid tersebut, Dewan Penasehat dan Dewan Pertimbangan Kadin, Anggota DPR RI Dapil Riau, unsur Forkopimda, Ketum Kadin Riau dan jajaran pengurus, Ketua Pemuda Pancasila Riau dan anggota, Sekretaris Kota Dumai, Ketua LAMR Dumai, Ketua dan jajaran pengurus Kadin se-Riau, serta undangan lainnya.

Ketum Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid dalam arahannya mengatakan, sejak 2 tahun terakhir ini Indonesia dihadapkan dengan 2 peperangan, yakni pandemi dan kondisi ekonomi. Namun atas kerjasama yang baik antar seluruh pihak, akhirnya ekonomi Indonesia sudah berangsur membaik dan bertumbuh menjadi 5,4 persen, ekspor Q2 2022 sebesar 19,7 persen dan investasi Q2 2022 sebesar 35,5 persen.

“Walapun perekonomian sudah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, kita harus tetap waspada akan gejolak ekonomi global, seperti peperangan Rusia-Ukraina yang menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga pangan, volatilitas pasar keuangan global dan resiko stagflasi global. Hal-hal inilah yang menjadi tantangan kita dan harus dihadapi secara bersama-sama,” ujar Arsjad Rasjid saat membuka kegiatan.

Karenanya, diungkapkan Arsjad Rasjid, Kadin harus mampu mendorong potensi dunia usaha di 3 agenda pembangunan, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 4045, yakni di bidang hilirisasi, ekonomi hijau dan biru, serta ekonomi digital.

“Kadin memiliki peran krusial mendorong perekonomian nasional dan daerah, melalui program yang selaras dengan 4 pilar Kadin, yaitu pemulihan kesehatan dan pengembangan industri kesehatan nasional, peningkatan ekonomi daerah dan nasional, peningkatan kewirausahaan dan kompetensi, serta penguatan internal organisasi dan regulasi,” terangnya.

Terakhir, Arsjad Rasjid mengajak seluruh pengurus Kadin terutama di Provinsi Riau untuk turut berperan aktif dalam pembangunan daerah dan nasional melalui hilirisasi industri, destinasi wisata kesehatan internasional dan pusat data nasional, dengan nendorong kepastian hukum dan kemudahan investasi serta berusaha.

“Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kemitraan publik dan swasta, serta menjaga stabilitas dalam negeri,” tambahnya.

Sedangkan Ketum Kadin Riau periode 2011-2021, Juni Ardianto Rachman berharap agar penggantinya ke depan bisa lebih bagus dan mampu membawa Kadin Riau ke arah yang lebih baik lagi.

“Tolong diingat inklusif-kolaboratif yang menjadi taglinenya Ketum Kadin Indonesia. Jadi, silakan diterjemahkan dan dilaksanakan hingga ke tingkat daerah,” katanya.

Sementara itu, Walikota Dumai dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kota (Sekko) Dumai Indra Gunawan menyatakan, peran Kadin sangat dibutuhkan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mau berwirausaha dan hidup lebih produktif.

“Jadi, mari kita dukung bersama-sama agar kegiatan ini sukses, sehingga bisa berdampak positif bagi daerah terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian Kota Dumai ke depan,” imbuhnya. (rls)