Peringati HKG PKK ke-52, Tim Penggerak PKK Rohil Ikuti Kegiatan Penanaman Cabai Serentak Nasional

ARB INdonesia, ROKAN HILIR – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52 Tahun, Tim Penggerak (TP) PKK Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan Zoom meeting bersama Ibu Negara Republik Indonesia (RI) Iriana Joko Widodo sekaligus melakukan penanaman cabai serentak secara nasional.

Melalui zoom terlihat Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo menyapa seluruh TP PKK Kabupaten seluruh Indonesia serta menyampaikan ucapan selamat memperingati HKG PKK ke-52 tahun, semoga PKK seluruh Indonesia bertambah maju dan jaya selalu. Tema peringatan HKG PKK Tahun 2024 ini sendiri adalah “Bergerak bersama PKK Wujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju”.

Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo melalui video Zoom langsung berhadapan dengan TP PKK Kabupaten se-Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan menanam cabai serentak ini untuk memberi motivasi dalam meningkatkan ekonomi keluarga serta upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga.

Tepat pada pukul 09:40, Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo memberikan aba-aba tanda dimulainya penanaman cabai serentak seluruh Indonesia.

Ketua TP PKK Rohil, Ny. Sanimar Afrizal Sintong menyampaikan bahwa pada peringatan HKG PKK ke-52 tahun ini, pengurus TP PKK Rohil melakukan kegiatan Zoom meeting dengan Ibu Negara RI Iriana dan melakukan penanaman cabai serentak di Taman Edukasi Pertanian, Senin (4/3/2024), Jalan Perkantoran, Batu Enam, Bagansiapiapi, Rohil, Provinsi Riau.

“Alhamdulillah hari ini Tim Penggerak PKK Rohil memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 dengan melakukan Zoom meeting serta penanaman cabai serentak di Taman Edukasi Pertanian Rohil yang ditaja oleh Ketua TP PKK pusat Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Wakil Presiden Hj. Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin,” tuturnya.

“Sebelumnya kami dari TP PKK Kabupaten sudah melakukan penanaman cabai, kacang, labu serta terong. Setelah penanaman cabai serentak yang ditaja Ibu Ketua TP PKK Pusat, Ibu Iriana Joko Widodo tadi kami melakukan panen sayuran seperti terong, cabai ,kacang panjang dan labu madu,” tambah Ketua TP PKK Rohil, Ny. Sanimar Afrizal Sintong.

Sanimar juga menyampaikan harapannya kepada semua TP PKK baik tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun tingkat Kepenghuluan, melalui peringatan HKG PKK ini dapat mengambil hikmah dan manfaat yang positif bagi kehidupan keluarga untuk memanfaatkan perkarangan rumah dalam meningkatkan ekonomi keluarga dengan menanam berbagai tanaman sayur, cabai dan buah-buahan.

“Saya berharap kepada semua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir dapat memanfaatkan perkarangan rumah untuk menanam cabai, daun sop, terong, tomat menggunakan polibag atau pot yang dapat meringankan beban ekonomi keluar serta menambah penghasilan baru bagi keluarga,” harapnya.

Sebagai ketua TP PKK Kabupaten, Sanimar juga mengingatkan bahwa untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi kawasan pangan lestari tidak terbatas pada TP PKK saja tapi masyarakat umum juga bisa bersama sama turut serta memanfaatkan pekarangan sebagai sumber peningkatan ekonomi serta ketahanan pangan keluarga dengan bercocok tanam cabai dan sayuran menggunakan polibag atau pot.

“Untuk peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan, TP PKK Rohil bisa membina masyarakat umum untuk memanfaatkan pekarangan rumah menjadi kawasan pangan lestari sebagai sumber peningkatan ekonomi. Dalam hal ini TP PKK bisa menjadi contoh bagi masyarakat, semoga TP PKK Rohil makin maju, berinovasi dan jaya selalu,” ujarnya.

Hadir pada acara Zoom meeting dan penanaman cabai serentak Ketua TP PKK Kabupaten Ny. Sanimar Afrizal, S.Pd., beserta pengurus, Ketua DWP Rohil Ny. Rina Yunita beserta pengurus, Kabid Tanaman Pangan Novri Hendra Gunawan, Kabid Sarana dan Prasarana Syah Alam, Kabid IKP Diskominfotiks Rohil Juliandra beserta staf. (rls)




Bahas Pengendalian Inflansi Jelang Hari Besar Keagamaan, Pemkab Rohil Ikuti Rakor Dengan Mendagri

ARB INdonesia, ROKAN HILIR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi bersama Pemerintah Daerah. Pertemuan ini dilakukan secara online dengan Gubernur se-Indonesia untuk membahas tentang langkah konkret pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idul Fitri.

Rakor ini dihadiri Bupati Rohil Afrizal Sintong yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Rahmatul Zamri, S.Sos., Kabag Perekonomian Tiswarni, S.Pd., M.Si., Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Kadis Dinas Sosial dan Pejabat BPS Kabupaten Rokan Hilir.

Para stakeholder yang terlibat mengikuti acara rakor dengan cermat sambil mendengar penyampaian dari pemerintah pusat secara online melalui video confrence di Aula Lantai 3, Kantor Bupati Rokan Hilir, Batu 6, Bagansiapiapi, Senin 4/3/2024.

Mengawali penyampaianya, Mendagri Tito mengatakan rakor ini merupakan pertemuan yang dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia. Ia menambahkan, ini juga sebagai upaya kerja sama dalam mengendalikan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional Puasa dan Idul Fitri tahun 2024. Ada beberapa daerah di Indonesia yang secara bulanan angka inflasinya masih jauh dari angka Nasional.

“Jadi untuk kepala daerah yang inflasinya di atas nasional, untuk melakukan pengendalian ketersediaan dan stabilitas pangan menjelang HBKN di Bulan Ramadan dan Idul Fitri”, tegasnya.

Menteri Tito jelaskan, ada sembilan langkah untuk pemerintah daerah agar bisa melakukan upaya penanganan inflasi, diantaranya memantau harga dan stok untuk memastikan harga pokok, melaksanakan rapat teknis tim pengendali inflasi daerah, menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting, melaksanakan pencanangan gerakan menanam, melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait, melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan, merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi, dan memberikan bantuan transportasi dari APBD.

“Saya berharap, usaha-usaha tersebut dapat dilaksanakan pemerintah daerah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional khususnya pada bulan Ramadan dan Idul fitri nantinya, sebab usaha ini sangat berkaitan terhadap daya beli masyarakat dan ketersediaan bahan pangan agar tetap stabil”, ujarnya. (rls)




Serentak se Provinsi Riau, DP2KBP3A Rohil Ikuti Gebyar Audit Kasus Stanting

ARB INdonesia, ROKAN HILIR – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengikuti Gebyar Audit Kasus Stunting yang dilaksanakan di Puskesmas Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Senin (4/3/2024).

“Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak se-Provinsi Riau melalui Zoom meeting, dengan tema RIAU BERAKSI (Bersama Audit Kasus Stunting dan Intervensi),” ujar Plt. Kepala DP2KBP3A Rohil, Wiwik Shita, S.Pi., M.Si.

Wiwik menyebutkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menurunkan angka stunting dengan memberikan makanan tambahan berupa gizi.

“Kita juga melaksanakan penyuluhan di setiap kecamatan, dimana kader-kader kita berdayakan untuk memberikan penyuluhan bagaimana cara cepat menurunkan angka stunting,” ujarnyanya.

Selain mengikuti Gebyar Audit Kasus Stunting, DP2KBP3A Rohil juga memberikan sedikit bantuan berupa telur dengan susu kepada ibu hamil dan anak yang terkena stunting.

“Mudah-mudahan ke depannya kasus stunting di Kabupaten Rohil bisa turun dengan cepat,” kata Wiwik.

Dalam kesempatan itu, Kepala UPT Puskesmas Bagansiapiapi dr. Romy Cahyadi mengharapkan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Bagansiapiapi untuk bersama-sama berantas stunting ini dan mencegah anak-anak yang terkena stunting.

“Karena visi pemerintah kita yaitu Menuju Indonesia Emas 2045, jadi dari sekarang sudah mulai bagi ibu-ibu yang kurang mengerti ayo tanyakan ke pusat kesehatan masyarakat, atau posyandu-posyandu terdekat, Insyaallah kita layani,” tuturnya.

Romi menambahkan penurunan angka stunting di Kabupaten Rohil pada 2022 sebesar 24 persen, dan di tahun 2023 turun 14 persen.

“Di 2024 ini Insyaallah diusahakan dibawah 10 persen,” harapnya. (rls)




Bupati Rohil Buka Musrenbang Kecamatan Tanah Putih Sekaligus Pimpin Musyawarah

ARB INdonesia, ROKAN HILIR – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong membuka secara resmi sekaligus memimpin Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Putih untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Tahun 2025, Kamis (29/2/2024) di Aula Kantor Camat Tanah Putih, Jalan Yahya Addin, Kecamatan Tanah Putih, Rohil, Provinsi Riau.

Kegiatan Musrenbang Kecamatan Tanah Putih tersebut juga dihadiri Asisten 1 Fery H. Parya, Asisten II Rahmatul Zamri, Kasat Pol PP Syafnurizal, Inspektur Roy Azlan, Kepala BPKAD Darwan, Kepala BKPSDM Acil Rustianto, Anggota DPRD Rohil Ilhami pejabat struktural dari masing-masing OPD, Camat Tanah Putih Emelda, Kapolsek Tanah Putih, AKBP, D Sianturi, Danramil 02 Tanah Putih Kap.Cba(K) Karmilawati, Lurah dan Penghulu serta Ketua BPKep se-Kecamatan Tanah Putih.

Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dalam penyampaiannya mengatakan musrenbang merupakan tahapan dari proses penyusunan RKPD untuk tahun berikutnya. Diharapkan aspirasi masyarakat yang diusulkan melalui Musrenbang tingkat desa sampai Kecamatan harus yang benar-benar skala prioritas.

“Musrenbang hari ini di Kecamatan Tanah Putih cukup banyak yang hadir, ada asisten, kepala OPD, forkompincam serta lurah dan penghulu. Kebetulan hari ini saya berada di sini menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan tanah putih sehingga saya bisa langsung mendengarkan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui datuk/datin penghulu maupun lurah. Walaupun APBD kita mengalami devisit, dimana APBD Rohil tahun ini Rp. 2,2 T, namun kalau untuk memenuhi usulan masyarakat yang tidak terlalu besar masih bisa dilaksanakan kegiatannya,” tuturnya.

“Sepertinya apa yang di usulkan oleh Lurah, Datuk/Datin Penghulu di Kecamatan Tanah Putih ini tidak begitu besar, jadi rata-rata usulan dibawah 200 juta dapat dimasukan dan dilaksanakan kegiatan nya pada APBD-P 2024 atau pada APBD murni 2025 untuk anggaran yang diatas 200 juta ,” tambah Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong.

Selain itu untuk Kecamatan Tanah Putih, terang Bupati, ada kegiatan – kegiatan yang sudah di usulkan pada tahun sebelumnya akan dilaksanakan kegiatan nya pada APBD murni Tahun ini. Bupati juga berharap agar para Datuk/ Datin Penghulu maupun Lurah dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait usulan kegiatan, bahwa kegiatan itu tidak bisa serta merta bisa dilaksanakan setelah diusulkan tetapi semua berproses dan ada tahapannya.

“Saya berharap para Datuk dan Datin Penghulu maupun lurah bisa menjelaskan kepada masyarakat, tokoh masyarakat bahwa usulan kegiatan atau proposal yang di sampaikan melalui musrenbang itu tidak bisa langsung di kerjakan. Semua ada prosesnya dan harus masuk dalam RKPD,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga mengingatkan para Datuk/Datin Penghulu harus teliti dan cermat dalam menyusun administrasi penggunaan anggaran ADD maupun DD karena jika lalai ataupun salah dalam administrasi bisa tersandung hukum.

“Bagi Datuk dan Datin Penghulu agar berhati-hati dalam menggunakan ADD dan DD karena bukan hanya karena menyelewengkan anggaran saja bisa tersandung masalah hukum tapi masalah administrasi juga bisa tersandung masalah hukum. Ada 18 Kepenghuluan dan Kelurahan yang ada di Kecamatan Tanah Putih ini rata-rata mengusulkan pembangunan skala prioritas yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Camat Tanah Putih, Emelda, S.Pd dalam sambutannya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Rohil Afrizal Sintong, yang telah hadir pada kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan di Tanah Putih. Ia juga mengucapkan terimakasih atas kemajuan pembangunan di Kecamatan Tanah Putih selama kepemimpinan Bupati Rohil Afrizal Sintong.

“Kami atas nama pemerintah kecamatan dan masyarakat Tanah Putih mengucapkan terimakasi kepada Bapak Bupati Afrizal Sintong, selama masa kepemimpinan Bapak begitu banyak perubahan yang terjadi di Kecamatan kami ini. Terutama pembangunan di lingkungan Kantor Camat Tanah Putih yang dulunya terlihat jelek sekarang setelah direhab tampak cantik dan megah, sudah ada tempat parkir, ada musholla, aula pertemuan dan taman. Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa pada kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan ini, masing masing kepenghuluan bisa mengusulkan 5 kegiatan yang skala prioritas,” jelasnya.

Emelda berharap agar semua usulan yang skala prioritas dapat terlaksana kegiatan pada APBD-P Tahun 2024 atau pada APBD murni Tahun 2025. Kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Tanah Putih yang dimulai pada pukul 10:00 wib tersebut ditutup oleh Bupati Rohil Afrizal Sintong pada pukul 13:00 WIB dengan Aman dan lancar. (Rls)




Kelompok Peduli Penyelenggara Pemilu Riau Gelar Aksi Solidaritas Apresiasi Kinerja Petugas KPPS

ARB INdonesia, PEKANBARU – Ratusan pemuda yang mengatasnamakan Kelompok Peduli Penyelenggara Pemilu Riau (KP3R) menggelar unjuk rasa di Tugu Perjuangan Rakyat, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Senin (26/2/2024).

Aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral ke petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) seluruh Indonesia.

Berdasarkan pantauan, mereka membawa beberapa spanduk.

Spanduk tersebut bertuliskan, “Mengucapkan Terima Kasih Atas Perjuangan Seluruh Petugas Penyelenggara Pemilu 2024 dan Turut Belasungkawa Atas Gugurnya Para Petugas di Lapangan”.

Selain itu, ada juga spanduk lainnya yang bertuliskan, “KPPS Pahlawan Demokrasi 2024, Perjuangan Kalian Akan Kami Kenang Selalu, Terimakasih”.

“Aksi ini adalah gerakan moral dan solidaritas untuk memberi apresiasi ke petugas KPPS seluruh Indonesia, khususnya di Riau yang telah banyak berperan dalam menyukseskan Pemilu 2024. Sebab tanpa adanya petugas KPPS maka demokrasi dan Pemilu 2024 tak akan berjalan,” kata Koordinator Aksi KP3R, Edy Kurniawan, dalam menyampaikan orasinya.

Pihaknya juga menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau memberikan perhatian yang serius ke petugas KPPS.

“Sudah seharusnya KPU Riau memberi perhatian serius kepada petugas KPPS yang telah berjuang. Dan kami juga meminta KPU Riau untuk tidak ikut-ikutan dalam menyalahkan kinerja petugas KPPS yang sudah turut membantu tugas dari KPU itu sendiri di lapangan,” tegasnya.

Mereka juga mendesak KPU Riau memberikan santunan kepada keluarga petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas selama Pemilu 2024.

“Meski Pemilu sudah usai, KPU harus memperhatikan petugas KPPS baik yang sakit atau meninggal saat bertugas. Kalau yang sakit harus diperhatikan dari sisi kesehatannya. Dan kalau yang meninggal, KPU harus memberikan santunan kepada keluarganya,” jelasnya.

Dalam menutup orasinya, Edy menghimbau semua pihak agar menjaga ketertiban dan keamanan di Bumi Lancang Kuning, khususnya Partai Politik.

“Sekali lagi, Pemilu sudah selesai, kita tunggu dan percayakan putusan hasil Pemilu dari KPU. Jangan sampai terpancing dengan berita-berita yang tidak benar,”

“Kami meminta elite politik agar bersatu kembali demi menjaga keutuhan NKRI. Sebab persatuan lebih utama di negeri ini,” pungkasnya. ***




HMI Pekanbaru Minta Kapolda Riau Cobot Kapolresta, ini Alasannya

ARB INdonesia, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru meminta Kapolda Riau untuk mencopot Kapolresta Pekanbaru.

Hal itu dikarenakan, HMI Pekanbaru menilai bahwa pihak Polresta Pekanbaru tidak bisa dengan segera mensterilkan Kota Pekanbaru dari kejahatan.

Seperti yang diungkapkan Wasekum Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Pekanbaru Wendi Efredi, bahwa awal tahun 2024 ini cukup banyak kasus pencurian yang dialami masyarakat hingga pada fasilitas umum, hal ini sungguh memprihatinkan.

“Contohnya Pencurian dan pembegalan Motor, bahkan Icon nya Riau Tugu zapin pun tak luput dilabas oleh pencuri,” ungkap Wendi kepada awak media, Selasa (6/2/2024).

Atas hal iti, HMI Cabang Pekanbaru melalui Wasekum Partisipasi Pembangunan Daerah meminta dan menegaskan agar pihak Polresta Pekanbaru bisa lebih aktif dan responsif dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di Kota Pekanbaru.

“Hari ini kami menilai Polresta Pekanbaru tidak serius dalam menjaga kenyamanan, keamanan, serta ketentraman di Kota Pekanbaru,” ungkap Wendi Efredi.

“Baru-baru ini saja viral di Jalan Kaharudin Nasution, Marpoyan Damai terjadinya pembegalan motor dengan pelaku 2 orang yang dididuga menggunakan senjata api, ia dengan cukup santai melakukan aksinya,” tambahnya.

“Jika pihak Polresta Pekanbaru tidak bisa dengan segera mensterilkan Kota Pekanbaru dari kejahatan, kami meminta agar Kapolda Riau dengan segera mencopot Kapolresta Pekanbaru karena dinilai tidak bisa memberikan kemanan, kenyaman dan ketentraman untuk masyarakat di Pekanbaru,” ungkap Eendi Efredi menegaskan.

Mencermati hal yang sedang terjadi di lingkungan Kota Pekanbaru,
Wasekum PPD HMI Cabang Pekanbaru mengaku hal tersebut membuat masyarakat menjadi tidak nyaman dengan berbagai aksi kejahatan yg sedang terjadi.

Selian itu, dengan singkat Ketua umum HMI Cabang Pekanbaru Ragil Erlangga juga mempertegaskan lagi agar Kapolresta bertindak responsif terhadap kejadian-kejadian tersebut.

“Bilamana Kapolresta Pekanbaru bertindak lamban, kita meminta Kapolda Riau agar segera mengevaluasi kinerja beliau bila perlu copot saja,” tutup Ragil Erlangga. (Redaksi Arb)