Gedung IKJS Kota Dumai Direnovasi

ARB INdonesia, DUMAI – Agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat Pertemuan Suku Jawa, Gedung Ikatan Keluarga Jawa Sekitarnya (IKJS) Kota Dumai kembali dilakukan renovasi.

Menurut pihak pelaksana Teguh Santoso mengatakan kepada awak Media pembangunan Renovasi ini dimulai dari pergantian atap seng seluruhnya sebanyak 24 kodi. Begitu juga perbaikan dinding belakang yang hampir roboh, penggantian plafon, dan pengecetan dinding.

“Renopasi Gedung IKJS tersebut di perkirakan menelan biaya sekitar 150 Juta Rupiah. Surat Keterangan Riwayat Penguasaan Tanah (SKRPT) telah selesai dan surat tersebut sekarang berada di tangan saya” ,tutur Teguh Santoso di Kediaman Ki.H Soeparto Wiguno.

Pembangunan Renovasi ini tentunya memakan biaya, semua biaya tersebut bersumber dari seorang pendiri IKJS yang bernama Ki.H.Soeparto Wiguno yang selalu masyarakat bilang bernama Mbah Partok atau Pakde Partok.

“Beliau lah yang membiayai semua pembangunan renovasi Gedung Ikatan Keluarga Jawa Sekitarnya (IKJS) tersebut,” tuturnya.

“Oleh karenanya sebagai salah seorang pendirian IKJS kita peduli terhadap Gedung IKJS tersebut, agar dapat di manfaatkan sebagai tempat pertemuan Suku Jawa yang ada di kota Dumai ini terkusus Ikatan Keluarga Jawa Sekitarnya (IKJS),” tambah Santoso.

Selian itu, Teguh Santoso juga menarok harapan kepada seluruh suku jawa, khususnya Keluarga IKJS Kota Dumai untuk merapatkan barisan kembali untuk terus menjalin silaturahmi diantara sesama.

“Mungkin selama ini kita ada yang terkotak-kotak, mari kita kembali mempererat silaturahmi dan pergunakanlah pasilitas gedung ini sebaik-baiknya supaya kita dapat mempersatukan Misi dan Visi IKJS seutuhnya,” ungkap Teguh Santoso.

Sementara itu Ki.H.Soeparto Wiguno menyampaikan mengatakan ada seorang pemimpin Kota Dumai yang akan membantu untuk perbaikan dan membangun Gedung IKJS sebesar 2M.

“Sebenarnya beberapa tahun lalu ada yang ingin membantu untuk membangun gedung IKJS ini, namun sampai saat ini belum dipenuhinya,” tandasnya.

Selain itu Ki.H.Soeparto Wiguno memberikan pandangan kepada seluruh orang Jawa di kota Dumai ini khusus nya IKJS agar jangan lagi menjauhi kesukuan jawa.

“Berbaliklah kembali menyatukan diri bahwa kita bisa satu di bawah naungan IKJS dan berpikir kembali untuk membesarkan suku Jawa kalau bukan kita sendiri (Jawa-red) siapa lagi,” tutup H Soeparto. (Dedi)




Kadin Dumai Tandatangani MoU dengan Tanjung Bruas Port

ARB INdonesia, DUMAI – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai Zulfan Ismaini SH secara resmi menandatangani kesepakatan kerjasama (MoU) bidang perdagangan dengan investor Tanjung Bruas Port Sdn Bhd, Malaysia, dalam rangkaian cara Expose Bruas Port Brand Awareness Roadshow In Dumai di Ballroom Hotel Grand Zuri, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (20/8/2024) pagi.

Penandatanganan dilakukan Ketua KADIN Dumai bersama Director Tanjung Bruas Port Ms Derick Basir, CEO Invest Melaka Sdn Bhd Dato’ Giniie Lim, Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur Sindu Rahayu, dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Aziza Rahmaniar Salam.

Difasilitasi oleh Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, Atase Perhubungan dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, pertemuan kedua belah diharapkan para pebisnis pelabuhan, yakni para eksportir dan importir, selanjutnya bisa memanfaatkan keberadaan pelabuhan Tanjung Bruas di Malaysia, sebagai destinasi akhir kegiatan kegiatan perdagangan dari dalam negeri. Sehingga, pada pihak Malaysia terus mengembangkan kepelabuhanannya.

Ketua Kadin Kota Dumai Zulfan Ismaini berharap pertemuan ini memberikan manfaat yang baik bagi Indonesia dan Malaysia.

“Kunjungan balasan dari Tanjung Bruas Port Sdn Bhd dan KBRI ke Kota Dumai, kita berharap menjadi mitra dagang yang dapat berkelanjutan,” harap Zulfan Ismaini.

Merespon itu Senior Manajer Tanjung Beruas Port Sdn Bhd Tehvarajan Nadarajan mengucapkan terimakasih atas penyambutan ini. Ia berharap kedepan kerjasama perdagangan yang akan dilakukan.

Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam pada kesempatan ini mengatakan pertemuan ini disiapkan guna membangun kerjasama ekspor maupun import. Demikian juga Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur, Sindu Rahayu bahwa kunjungan kedua negara guna mempermudah urusan perjalanan dan kerjasama kedepannya.

Didalam kegiatan ekspose Tanjung Bruas Port, seperti disampaikan melalui presentasi oleh Ketua Komersil Tanjung Bruas Port Raj Nadarajan, yang diwarnai sesi singkat tanya jawab, juga terungkap faktor geografis keberadaan Malaysia dengan pelabuhan Dumai, Indonesia yang berdekatan.

Selain itu, juga disebutkan lebih murahnya pembiayaan melalui jasa Tanjung Bruas Port. Melalui dialog dengan kalangan pengusaha yang hadir pada kesempatan itu diyakinkan, hingga pada kondisi kedalaman laut di pelabuhan Tanjung Bruas yang sangat mendukung bagi aktivitas bersandarnya kapal.

Hal tersebut disampaikan dalam forum dialog dengan harapan supaya akhirnya bisa terjalin kerjasama yang erat disektor perdagangan antara Indonesia melalui Dumai oleh karena adanya dukungan kelebihan-kelebihan yang dipunyai oleh Tanjung Bruas Port, di Malaysia, dengan pengusaha Indonesia dalam hubungan bisnis. Penandatanganan MoU yang terlaksana pada kesempatan tersebut nantinya berlanjut ke tingkat Kelompok Kerja Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo) di Pekanbaru.

Pada kesempatan itu Atase Perhubungan KBRI Indonesia di Malaysia mendukung penuh sehingga pada saat Roro Melaka sudah jadi nanti kegiatan perdagangan akan berjalan.

“Kedatangan rombongan Tanjung Bruas Port Sdn Bhd ke sini diskusi menyampaikan expose mengenai apa yang mereka punya di sana untuk bisa diimplementasikan kepada pengusaha-pengusaha pelabuhan atau kemaritiman kita disini,” ungkap Ketua Kadin Dumai Zulfan Ismaini didampingi Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan dan Investasi Annora Arsan SE MH disela acara.

MoU Kadin Dumai dengan Tanjung Bruas Port sebagai payung hukum kesepakatan bekerjasama. “Eksekusinya kita akan adakan pada saat kerjasama Sosek Malindo nantinya di Pekanbaru,” tambah Annora Arsan. Dalam hal ini Kadin Dumai memfasilitasi pengusaha-pengusaha yang ada di Dumai untuk memakai Tanjung Bruas Port.

“Kita berharap hasil ini bisa terlaksana oleh para pengusaha yang ada di Dumai untuk bisa memanfaatkan ini dengan baik. Kita juga berharap Dumai juga mendapatkan PAD,” tambah Zulfan Ismaini.

Kegiatan ekspos Bruas Port Brand Awareness Roadshow In Dumai selain dihadiri oleh Atase Perhubungan dan Atase Perdagangan KBRI. ***




HUT ke-79 Kemerdekaan RI, 779 WBP Rutan Dumai Dapat Remisi dan 13 Diantaranya Langsung Bebas

ARB INdonesia, DUMAI – Sebanyak 779 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Dumai memperoleh remisi umum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 tahun, Sabtu (17/8).

WBP Penerima Remisi Umum II sebanyak 18 (Delapan Belas) orang, 13 (Tiga Belas) orang diantaranya langsung di bebaskan setelah kegiatan di laksanakan.

Pemberian remisi diserahkan langsung oleh Walikota Dumai, H Paisal kepada 3 orang perwakilan WBP secara simbolis.

“Remisi ini adalah bentuk penghargaan sekaligus motivasi untuk mereka agar terus memperbaiki diri selama menjalani masa hukuman,” tutur Walikota Dumai.

Pemberian remisi ini diberikan berdasarkan beberapa aspek, mulai dari minimal ditahan enam bulan, berperilaku baik, tidak melanggar peraturan atau tidak melakukan tindakan yang negatif kembali.

“Dengan semangat kemerdekaan ini, diharapkan para warga binaan yang mendapatkan remisi dapat kembali ke masyarakat dengan tekad dan sikap yang lebih baik, serta turut berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tutup H Paisal. Dedi




Ketua Pandawa Dumai Hadiri Pergelaran Seni Budaya

ARB INdonesia, DUMAI – Ketua Paguyuban Pemuda Jawa (Pandawa) Agus Sunarto dan jajarannya serta berbagai macam paguyuban jawa di Kota Dumai menghadiri kegiatan pergelaran Seni Budaya Jawa, Sabtu (10/8/2024).

Dalam acara yang digelar di Taman Bukit Gelanggang, juga turut hadir dari Walikota Dumai, Kapolres, Dandim 0320, para tokoh masyarakat, Persaudaraan Jawa Indonesia ( PANJI) Kota Dumai dan para sesepuh yang ada di Kota Dumai.

Ketua Pandawa yang akrab disapa Kang Mas Agus ini mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara Gelar Budaya di Kota Dumai yang menampilkan berbagai kebudayaan adat Jawa.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, persaudaraan jawa di Indonesia khusus di Kota Dumai semakin erat,” tuturnya.

Selain itu Kang Mas Agus juga mengucapkan terimakasih kepada salah satu rekannya (Dwi) yang telah memberikan cendra mata berupa Keris Pusaka Kanjeng Kyai Sangkelat.

“Teriamakasih, Keris ini sebagai lambang dari Pandawa Kota Dumai dan sudah disahkan di Menkopolhukam,” tuturnya. (Dedi)

.




Hari Pengayoman ke-79, Rutan Dumai Berikan Santuan pada Panti Asuhan

ARB INdonesia, DUMAI – Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman atau Hari Ulang Tahun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) ke-79 Tahun 2024, Rutan Dumai beserta DWP Rutan Dumai melaksanakan bakti sosial.

Kegiatan sosial yang dilaksanakan dengan memberikan santunan ke panti asuhan di Kota Dumai yaitu Panti Asuhan Peduli Bersama dan Panti Asuhan Doa Ayah dan Ibu.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Karutan Rutan Dumai Bastian Manalu dan Ketua DWP Rutan Dumai, Ny. Sisca Bastian beserta jajaran.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan nilai dan kepekaan sosial dalam diri setiap Insan Pengayoman dan bakti sosial kepada sesama masyarakat yang saling membutuhkan, untuk menumbuhkan rasa saling berbagi,” Ny. Sisca.

Untuk diketahui, kegiatan bakti sosial berjalan lancar, aman, dan tertib. Penyerahan bantuan diberikan langsung oleh Kepala Rutan Dumai dan Ketua DWP Rutan Dumai kepada pengurus panti asuhan. ***




Kesehatan Petugas dan Warga Binaan Rutan Dumai Dilakukan Pemeriksaan

ARB INdonesia, DUMAI – Menyambut Hari Pengayoman ke-79, Rutan Kelas IIB Dumai menggelar pemeriksaan Kesehatan bagi tugas dan warga binaan, Selasa (30/7).

Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Bumi Ayu yang berlangsung di Lapangan serbaguna Rutan.

Kepala Rutan Dumai, Bastian Manalu saat membuka kegiatan menyampaikan, pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari Pengayoman Ke-79 dan dilaksanakan sebagai wujud bakti sosial Kemenkumham kepada jajaran kemenkumham untuk mengetahui kondisi kesehatan jajaran dan warga binaan.

“Semoga pemeriksaan kesehatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita, guna mengetahui kondisi kesehatan. Dimana dengan badan yang sehat dapat meningkatkan produktifitas kinerja dalam melaksanakan tupoksi sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

“Begitu juga dengan warga binaan, perlunya memeriksakan Kesehatan agar dapat menjalani masa pidana dengan tubuh yang sehat,” tutup Bastian Manalu.

Untuk diketahui, pemeriksaan kesehatan diawali dengan pengukuran berat badan, pengecekan tensi, pengambilan sampel darah untuk memeriksa gula darah, kolestrol, asam urat, dan langsung berkonsultasi dengan dokter dan diberikan obat. (Ded)