Founder CYI IDN, Ir Ulul Azmi Sosok Insisnyur Muda Membangun Bangsa Untuk PII Wilayah Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Syarif Hidayatullah S.Ikom Founder CYI.IDN (Changes Youth Independen) Ir.Ulul Azami,S.T.,CST.,IPM.,ASEAN Eng adalah sosok keterwakilan Pemuda Riau yang siap maju untuk Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Riau. Dengan slogan Smart, dan Insinyur Muda Membangun Bangsa adalah pengaplikasian yang nyata dalam realita kepribadiannya. Gelar Provesi ke insinyur an adalah bentuk nyata dalam realisasi sumbangsih pembangunan di Indonesia.

“Sosok kanda ulul Azmi adalah sosok yang merangkul semua golongan pemuda dan motivasi nyata bagi para pemuda dalam kehidupan berorganisasi, sepak terjang beliau dalam jaringan yang luas di berbagai koneksi perindustrian,pembangunan, Organisasi, dan politik Adalah simbol yang nyata dan bisa di sebut sebagai orang yang Organisatoris.” Ujar Syarif.

Persatuan Insinyur Indonesia didirikan tanggal 23 Mei 1952. Para pendirinya adalah insinyur dari Aula Barat, Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung di Kota Bandung. Prakarsa pendiriannya oleh Presiden Soekarno melalui penugasan kepada Djoeanda Kartawidjaja dan Roosseno Soerjohadikoesoemo. Jumlah anggotanya pada saat didirikan adalah 75 orang.

Dengan kehadiran PII bagi keberlangsungan pembangunan Indonesia adalah bentuk komitmen persatuan insinyur dalam mengawal pembangunan di Negri ini.
PII Wilayah Riau akan melakukan pergantian Ketua wilayah pada Hari Rabu 20 November 2024.

Ir.Ulul Azmi calon Ketua wilayah Perkumpulan Insinyur Muda sekaligus Dirut sepakat Safety ini adalah sosok independen yang terbaik dan layak untuk memimpin PII Wilayah Riau, sosok kepemimpinan nya sudah teruji dengan segudang prestasi dan sosok pemuda yang di terima di kalangan mana saja.

“CYI.IDN (Changes Youth Indepen / Prubahan pemuda mandiri) adalah wadah bagi para pemuda dalam meluangkan ekspresi dan kolaborasi dalam menyambut Indonesia emas 2045, Ir. Ulul Azmi adalah sosok yang di idaman kan dalam perubahan pemuda baik dari latar belakang perjalanan nya, kemandirian nya dan yang menarik adalah slogan nya Insinyur muda membangun bangsa bukan hanya kata kata tapi pengaplikasian yang nyata dan sudah di lakukan dalam perjalanan kehidupan nya.” Ujar Syarif hidayatullah FOUNDER CYI.IDN *




Diduga Kasmarni Terlibat Kasus Pencucian Uang Rp 23,6 Miliar, Formasi Riau Pinta Kejati Turun ke Bengkalis

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau didesak untuk segera turun ke Kabupaten Bengkalis, guna menelusuri kasus dugaan keterlibatan pencucian uang oleh Mantan Bupati Bengkalis, Kasmarni.

Hal tersebut diketahui dalam aksi masyarakat yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi-Riau), di Gedung Kejati Riau, Rabu (13/11/2024).

Koordinator Aksi, Muhammad Al Hafis menjelaskan bahwa aliran dana kepada Kasmarni diketahui berasal dari suaminya Amril Mukminin yang merupakan mantan Bupati Bengkalis periode 2016-2020 lalu.

“Amril Mukminin sendiri merupakan terpidana kasus korupsi dan telah menjalani masa hukuman kurungan penjara,” tutur M Al Hafis.

Berdasarkan informasi yang dirangkum kata Hafis, kasus ini bermula dari Amril yang diduga mentransfer uang ke rekening Bank CIMB Niaga Syariah atas nama istrinya, Kasmarni.

“Tercatat ada transaksi mencapai Rp23,6 miliar, diduga berasal dari dua pengusaha sawit, yakni Jonny Tjoa dan Adyanto, yang dikatakan terkait dengan kepentingan bisnis mereka,” ungkanya.

Formasi Riau menekankan pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini untuk menjaga kepercayaan publik terhadap integritas pejabat daerah.

Oleh karena itu, Kejati Riau didesak untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap harta kekayaan Amril Mukminin dan Kasmarni, yang dinilai tidak sesuai dengan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Tak hanya itu lanjut Hafis, Formasi Riau juga memberikan ultimatum kepada Kejati Riau supaya menindaklanjuti permintaan mereka ini dalam waktu 2×24 jam.

“Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, kami akan melakukan aksi lanjutan atau aksi jilid 2 dalam rangka memperjuangkan keadilan dan transparansi di Kabupaten Bengkalis,” tutupnya. (rls)




CYI dan Sahabat Setia Triana Gelar Diskusi Publik Bersama Milinial dan Gen Z

ARB INdonesia, PEKANBARU – Changes Youth Independen (CYI) dan Sahabat setia Triana (SAT-SET) melakukan diskusi publik bersama dengan Gen Z, Milenial dan berbagai Organisasi kemahasiswaan dengan tema “Milenial Dan Gen Z mengambil peran dalam pilkada damai Riau Berdikari, Berdedikasi, Stekholder Berdampak, Rabu (23/10/2024) di CK Kafe Jl Bangau Sakti Panam Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri beberapa pemateri yakni dari KPU Kota Pekanbaru, Bawaslu Provinsi Riau, Dan Tokoh Pemuda Riau serta diikuti sekitar 100 orang peserta.

Acara berlangsung damai dan menarik pertanyaan-pertanyaan dari berbagai peserta diantaranya Fadlu ziqri yang menanyakan kepada pemateri bahwa hari ini pemuda kebanyakan memikirkan pilkada bukanlah tentang pembangunan visi dan misi, bahkan program.

Mirisnya hampir semua pemuda memikirkan hal realistis jangka pendek yakni polic uang/money politik yang dimana membuat pemuda cenderung tidak ada pendirian dalam menyikapi politik.

“Bagai mana menanggapi tentang fenomena tersebut?,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan itu, Amirudin Sijaya menjelaskan bahwa money politik itu adalah pelanggaran dan pembodohan yang sangat jelas, tetapi kembali kepada individual pemuda itu sendiri.

Hal ini jangan dijadikan sebagai budaya, tuntutan pemuda itu sangatlah besar untuk menuntun kecerdasan dan ketangguhan Indonesia kedepannya.

‘Mari berperan dan sama sama mengawasi di lapangan lakukan pengaduan dan pengawasan dalam pilkada Riau ini. Bawaslu siap untuk menerima laporan dan menindak lanjuti pelanggaran pilkada yang ada di Riau,” imbuh Amirudin.

Sementara itu, Ulul Azmi juga menambahkan jadilah pemuda yang berintegritas jangan hanya karna ratusan ribu Riau ini disalah gunakan.

“Riau ini adalah daerah yang kaya akan minyaknya dan sumber daya alam lainya, Milenial dan GenZ adalah pemilih terbesar dalam proses perhitungan suara dan sebagai penentu, bersatulah dan berintegritas serta cerdas dalam menentukan pilihan,” tutur Ulul Azmi.

Selai itu, dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Changes Youth Independen (CYI) Fonder CYI, Syarif hidayatullah Menjelaskan bahwa hari ini GenZ sudah mulai menggeser kebiasaan dalam berdiskusi dan memikirkan tentang kemaslahatan umat.

Ada banyak organisasi organisasi hebat yang ada di Indonesia namun terkadang jarang adanya kolaborasi spektakuler yang berdampak akan perubahan dan perbaikan.

Indonesia emas 2045 akan bisa di jalan kan dengan baik dengan sumber swadaya manusia yang berkualitas. Terus rawat diskusi, kolaborasi dan eksekusi untu perbuatan yang berdampak.

“Mari sama sama kita berkolaborasi untuk arah yang baik ke depannya Indonesia emas adalah tanggung jawab semua orang,” tutupnya. *




Rutan Dumai Bersama Dinas Kesehatan Gelar Screening VCT, IMS dan TB Paru Terhadap Warga Binaan

ARB INdonesia, DUMAI – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Dumai melaksanakan kegiatan screening VCT (Voluntary Counseling and Testing), IMS (Infeksi Menular Seksual) dan Skrining TB Paru terhadap warga binaan Rutan Dumai yang berlangsung dilapangan serbaguna Rutan Dumai, Jumat (18/10).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini penularan HIV/AIDS serta berbagai infeksi menular seksual lainnya pada warga binaan. Dinas Kesehatan Kota Dumai menekankan pentingnya deteksi dan penanganan dini guna mencegah penyebaran lebih lanjut serta memastikan kesehatan warga binaan tetap terjaga.

Kepala Rutan Dumai, Yudhi Khairudin turut memantau pelaksanaan kegiatan tersebut, yang melibatkan tenaga medis dari tiga puskesmas setempat yaitu Puskesmas Bumi Ayu, Puskesmas Purnama, dan Puskesmas Medang Kampai, PKBI, KPA Kota Dumai dan Yayasan Lancang Kuning.

“Kegiatan ini sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan warga binaan kami, dan kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Dumai atas perhatian dan kerja sama yang baik dalam program kesehatan ini,” ungkap Karutan.

Warga binaan yang mengikuti screening diberikan kesempatan untuk mendapatkan konseling kesehatan terkait risiko penularan HIV dan IMS, serta edukasi mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan infeksi. Selain itu, mereka yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat.

Dinas Kesehatan Kota Dumai berharap melalui kegiatan ini, kesehatan warga binaan dapat terus terpantau dengan baik, serta menurunkan risiko penyebaran infeksi menular di lingkungan rutan. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, termasuk di kalangan warga binaan.

M merupakan salah satu warga binaan Rutan Dumai yang mengikuti kegiatan ini mengungkapan rasa syukur dan terimakasih atas kegiatan ini.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Rutan Dumai dan Dinkes Kota Dumai ini, kami merasa diperhatikan kesehatannya. Semoga kegiatan ini terus dilaksanakan secara rutin sehingga kami dapat menjalani masa pidana dengan tubuh yang sehat,” ungkap M.

Budi Argap Situngkir, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau turut mengatakan kegiatan seperti ini sangat penting dan membantu warga binaan untuk memeriksakan kesehatannya, semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut dan dapat dintingkatkan dimasa yang akan datang,” ucap Kakanwil. ***




Tinjau Kondisi Sarana dan Prasarana, Rutan Dumai Dikunjungi Sesditjenpas

ARB INdonesia, DUMAI – Dalam rangka untuk meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana, Rutan Dumai Dikunjungi Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Supriyanto, Selasa (8/10).

Dalam kunjungan ini Sesditjenpas bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir, yang turut didampingi Kepala Divisi Administrasi Johan Manurung, Kepala Divisi Pemasyarakatan Ricky Dwi Biantoro, Kepala Divisi Keimigrasian Mas Arie Yuliansa Dwi Putra dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Edison Manik.

Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Yudhi Khairudin beserta jajaran menyambut hangat kunjungan Sesditjenpas dan rombongan. Pada kesempatan ini, Sesditjenpas berkeliling melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pada Rutan Dumai. Supriyanto mengatakan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan pada Rutan Dumai.

“Sarana dan prasarana yang memadai sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembinaan warga binaan serta kelancaran operasional Rutan. Kami akan terus berupaya memastikan seluruh fasilitas berfungsi optimal,” ucap Supriyanto.

Salah satu masalah krusial yang dihadapi Rutan Dumai adalah tingkat hunian yang jauh melebihi kapasitas. Dengan jumlah warga binaan mencapai 1023 orang, sementara kapasitas daya tampung hanya untuk 256 orang, kondisi overkapasitas ini menjadi perhatian serius.

“Kondisi overkapasitas tentu berdampak pada kualitas pembinaan. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian mendalam untuk mencari solusi terbaik,” tambah Sesditjenpas.

Tak hanya itu, Kakanwil Kemenkumham Riau juga menekankan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di wilayah Riau.
Karutan Dumai, Yudhi Khairudin mengucapkan terimakasih atas kunjungan Sesditjenpas dan rombongan guna meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pada Rutan Dumai.

“Semoga dengan kunjungan ini, sarana dan prasarana pada Rutan Dumai dapat lebih ditingkatkan sehingga pelaksanaan tugas pemasyarakatan semakin baik.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat proses revitalisasi fasilitas di Rutan Dumai, yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama dalam pemenuhan standar pelayanan dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan. *




Tingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Karutan Dumai Konsultasi dengan Sesditjenpas

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Dumai Kanwil Kemenkumham Riau, Yudhi Khairudin melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), SupriyantoTarigan.

Pertemuan yang membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan operasional pada Rutan Dumai itu juga diikuti oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau, Ricky Dwi Biantoro dan Kepala Bapas Kelas II Dumai, Ema Pansi Tarigan.

Pada kesempatan ini, Karutan menyampaikan kondisi Rutan Dumai saat ini, mulai dari kapasitas rutan, pembinaan warga binaan, hingga infrastruktur.

“Sesditjenpas memberikan masukan pada kami mengenai kebijakan yang dapat diambil untuk meningkatkan kinerja Rutan Dumai,” tuturnya.

Lanjut Yudhi Khairudin, Sesditjenpas juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Rutan agar dapat mengikuti perkembangan kebijakan dan teknologi yang terus berkembang.

“Konsultasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pusat dapat terimplementasi dengan baik di lapangan,” tuturnya

“Kami berharap koordinasi antara Rutan Dumai dan Ditjenpas dapat terus diperkuat demi mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik,” tutup Karutan. Ded.