Soal Dugaan Pungli di MTs N 3 Rokan Hulu, ini Kata Kepsek dan Kemenag

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Merespon sorotan tajam masyarakat terkait adanya dugaan pungli di sekolah MTs N 3 Rokan hulu, kepala sekolah Dewi Sami Wardani, S.Pd, M.Pd dan kakan kemenag kab. Rokan Hulu H. Zulkifli, S.Ag, M. Pd I menyampaikan klarifikasi pada Rabu (16/4/2025).

Dewi Sami Wardani, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah menegaskan bahwa tidak benar adanya pungutan liar (pungli) disekolah. Namun beliau membenarkan bahwa adanya pengutipan iuran kepada para siswa kelas IX MTS N 3 sebesar 535.000 per siswa dengan total 266 siswa dengan total seseluruhan 142.310.000 yang sudah melalui mekanisme Rapat oleh komite dan wali murid.

Dia menegaskan bahwa anggaran tersebut untuk kebutuhan setiap siswa “Ini sudah melalui mekasisme rapat Komite dengan para wali murid”, adapun rincian peruntukan anggaran tersebut adalah :

Rencana anggaran kegiatan akhir tahun ajaran kelas IX MTs N 3 Rokan Hulu TP 2024/2025.

A. Kegiatan inti. Kegiatan ini meliputi Bimbingan belajar soal asesmen madrasah untuk 266 siswa dengan volume belajar 60 jam dengan total anggaran 27.000.000, Honor panitia asesmen madrasah 5.600.000, Honor Tim pengawas asesmen madrasah 5.880.000, Honor Tim Pembuat soal asesmen madrasah 2.800.000, Honor wali kelas 20.748.000, Cendera Mata 10.640.000, Penulisan ijazah 7.980.000, Tanda tangan dan legis ijazah 7.980.000, Foto copy ijazah 957.600, Sampul ijazah 2.128.000, Kue kotak Rapat 2.200.000, dengan total keseluruhan 95.775.600.

B. Perpisahan. Kegiatan ini meliputi Makan siang (nasi kotak) 16.050.000, Kue kotak 5.136.000, Kue piring 200.000, Piring buah 400.000, Sewa gedung 2.000.000, Kebersihan gedung 300.000, Sewa kursi 1.920.000, Papan bunga 750.000, Konsumsi latihan dan gladi 850.000, Sewa blower 2.400.000, sound system, keybord dan lampu sorot 2.200.000, Dekorasi 1.500.000, Baliho 900.000, Publikasi dan dokumentasi 2.000.000, Penampilan siswa 2.000.000, Uang lelah panitia 7.200.000 dengan total anggaran 45.806.000

Itu semua adalah Rincian yang dibutuhkan untuk keseluruhan anggaran serta kegunaannya, pungkas dewi.

Saat ditanyakan kepada kepala sekolah mengenai himbauan untuk tidak melakukan pungutan karna efisiensi, beliau menyampaikan bahwa Madrasah kan di bawah naungan kemenag, jadi kita sudah berkoordinasi kepada kemenag. Tutupnya.

Kakan kemenag Kabupaten Rohul Zulkifli, S.Ag, M. Pd I saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihak mereka sudah memanggil pihak sekolah, dan pihak sekolah sudah menjabarkan kondisi itu

“Mereka sudah kita panggil untuk kejelasannya, dan mereka sudah menjelaskan secara rinci”ungkapnya

Saat ditanya mengenai adakah surat edaran dari kemenag rohul untuk tidak melakukan pungutan di tengah kondisi efisiensi ini, beliau menjelaskan bahwa kita tidak memiliki wewenang untuk membuat surat edaran, ” kita ini kan sifatnya 1 komando, jadi kita hanya bisa meneruskan edaran dari pemerintah pusat, kita tidak diberi wewenang untuk membuat putusan”, ungkap zulkifli. (Rls)




Gotong Royong di Makam Raja-Raja Rambah, ProAnton Ajak Masyarakat Rawat Sejarah

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Pada hari Jumat, 4 April 2025, Tim ProAnton menggelar kegiatan gotong royong di makam Raja-Raja Rambah yang terletak di Kumu desa Rambah, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan ini dimulai pukul 09:00 WIB dan melibatkan anggota komunitas ProAnton. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membersihkan sekitar makan Raja-Raja Rambah.

Makam Raja-Raja Rambah yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi Masyarakat setempat, menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat cuaca dan usia yang semakin menua.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya lokal, gotong royong ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian situs cagar budaya tersebut.

Ketua ProAnton, Hery Basir, mengungkapkan pentingnya perawatan situs-situs sejarah seperti makam Raja-raja Rambah.

“Kegiatan ini adalah wujud dari kepedulian kami terhadap sejarah dan budaya yang ada di daerah ini. Kami juga akan mengatur ulang jadwal gotong royong di masa mendatang, karena hari ini waktunya terbatas dan peralatan yang kami bawa belum maksimal,” ujar Hery. Dia juga menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk menambal bagian makam yang retak menggunakan semen agar kondisinya lebih terawat.

Lebih lanjut, Hery Basir menyatakan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan usulan ini kepada Bupati Rokan Hulu agar situs-situs sejarah yang ada di wilayah tersebut mendapat perhatian lebih. “Kami percaya bahwa dengan pelestarian yang lebih baik, makam-makam ini bisa menjadi warisan sejarah yang berguna bagi generasi mendatang,” tambah Hery.

Gotong royong yang dilaksanakan di makam Raja-raja Rambah ini menjadi bukti semangat kebersamaan dan kepedulian komunitas ProAnton terhadap warisan budaya yang ada di daerah mereka. Diharapkan, kegiatan serupa dapat berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pelestarian situs cagar budaya di Kabupaten Rokan Hulu. *




Aktivis Cipayung Soroti Kematian Pekerja di Area PHR: Hentikan Pengabaian Terhadap Nyawa Buruh

ARB INdonesia, PEKANBARU -Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa Cipayung yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mengecam keras insiden meninggalnya KA (32), seorang pekerja dari PT Radiant Utama Interinsco Tbk tewas akibat tersengat listrik saat bekerja di area kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Kamis, 27 Maret 2025.

“Peristiwa ini merupakan cerminan dari masih lemahnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri energi nasional,” tutur Ketum HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga, Minggu (30/3/2025).

“Seharusnya, dalam sistem kerja yang beradab dan profesional, tidak boleh ada satu pun nyawa yang melayang akibat kelalaian manajemen keselamatan,” tambahnya.

Atas peristiwa iti, Ragil Erlangga mengatakan bahwa HMI Cabang Pekanbaru menyampaikan sikap dan tuntutan, diantaranya

  1. Usut Tuntas dan Berikan Sanksi Tegas!
    PT Radiant Utama Interinsco Tbk sebagai kontraktor wajib bertanggung jawab atas insiden ini. Investigasi independen dan transparan harus segera dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk pengawasan dari instansi ketenagakerjaan.
  2. Stop Pengabaian Terhadap Keselamatan Kerja!
    Pekerjaan berisiko tinggi seperti kelistrikan tidak boleh dilakukan oleh tenaga kerja yang tidak bersertifikasi. Penerapan K3 harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.
  3. Penuhi Hak-Hak Korban dan Keluarga!
    Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan hak-hak normatif seperti santunan kematian, jaminan sosial, dan kompensasi sesuai aturan perundang-undangan.
  4. Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di Seluruh Mitra PHR!
    HMI mendesak PHR dan seluruh kontraktor mitra untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 di seluruh proyek dan aktivitas operasionalnya.
  5. Gerakan Mahasiswa Akan Terus Mengawal!
    Sebagai bagian dari kelompok Cipayung, HMI siap mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif. Dunia industri tidak boleh berjalan tanpa menjunjung tinggi keselamatan manusia.

“Kami sangat menyesalkan accident ini dan mendesak seluruh pihak untuk bertanggung jawab. Jangan ada lagi nyawa pekerja yang menjadi korban dari sistem kerja yang abai terhadap keselamatan. HMI hadir untuk memastikan bahwa suara para pekerja—yang sering kali dibungkam oleh struktur industri—tetap terdengar lantang di ruang publik. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan,”tegas Ragil Erlangga. (Arb)




Pasang Plang Nama Sekretariat PUK SP-NIBA Karya Bersama, Ketua PUK Ade Hudayana : Kita Solid

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Bersama segenap anggota dan pengurus KSPI NIBA Sepakat dirikan Plang Sekretariat PUK F.SP.NIBA Karya Bersama Dusun Sigatal Desa Rambah Samo Kecamatan Rambah Samo, Kamis, 20 Maret 2025 hari ini,

Terpantau Hadir dalam acara pemasangan Plang Sekretariat PUK -NINA ini, Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana , Kapolsek Rambah Samo yang diwakili Bhabinkamtibmas, Penasehat PUK SPSI NIBA Karya Bersama Arman Hasibuan, Wakil Ketua PC SPSI-NIBA J. situngkir para anggota PUK SPSI NIBA Karya Bersama,

Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana dalam penyampaiannya mengatakan, Bahwa pemasangan Plang Nama Sekretariat PUK SPSI NIBA Karya Bersama Dusun Sigatal Desa Rambah Samo ini adalah untuk memberikan dedikasi terhadap masyarakat khususnya anggota SP-NIBA,

“Kita ingin memberikan kepada semua pihak, baik anggota maupun Pihak Perusahaan dan pemerintah, bahwa PUK SPSI-NIBA hadir di Desa Rambah Samo sebagai wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerjasama dengan pihak perusahaan, ” Kata Ade Hudayana,

Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana, Bahwa SP-NIBA adalah satu-satunya wadah atau organisasi buruh Yang tidak bermasalah dari pusat hingga ke daerah, ujar Ketua PUK SPSI-NIBA Karya Bersama, dan kita berharap agar pihak Perusahaan untuk bisa membangun kerjasama kedepannya, hara Ade lagi,

Sementara itu, Penasehat PUK SPSI-NIBA Karya Bersama Arman Hasibuan juga menekankan perlunya kekompakan diantara anggota, karena kebersamaan dan kekompakan kita akan menentukan kemitraan kita dengan perusahaan, tuturnya.

“Kita harus solid dan jangan mau dipecahbelah orang lain, terlebih kita akan melakukan aksi damai dalam waktu dekat ini, jika kontrak kerjasama yang kita ajukan tidak dianulir, ucap Arman. *




Bahas Lahan Sawit di Kawasan Hutan, SP3-SR Kunjungi Disbun Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – SP3-SR (Satuan Tugas Pemuda Peduli Penyelamat Sawit Riau) KNPI Riau menyambangi Dinas Perkebunan Provinsi Riau guna mendiskusikan keberadaan lahan sawit yang berada dalam kawasan hutan di provinsi riau dengan adanya perpres Nomor 5 tahun 2025 tentang Penerbitan Kawasan Hutan, Kamis (13/3/2025).

Jamadi, SH Ketua Satgas menyampaikan berdasarkan Kepmen Kehutanan Nomor 36 tahun 2025 terdata 436 subjek Hukum perusahaan maupun kelompok yang mengajukan permohonan izin keterlanjuran Kegiatan Usaha Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan untuk seluruh indonesia.

Sementara untuk riau sebanyak 118 perusahaan maupun kelompok yang mengajukan.

Dari 118 tersebut hampir semua lahan yang diajukan tidak semuanya dikabulkan sehingga terdapat ratusan ribu hektar lahan sawit dikawasan hutan yang ditolak izin keterlanjurannya dan terhadap lahan tersebut belum diputuskan akan ditangani seperti apa

“Oleh karena itu kami berkonsultasi ke Dinas Perkebunan Provinsi rRau terhadap lahan kebun sawit yang ditolak tersebut, bagaimana pengelolannya apakah dikuasai negara, direhabilitasi dan bisa didistribusikan ke masyarakat,” tutur Jamadi.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Penyuluhan Disbun Riau, Sri Ambar menyampaikan bahwa semua lahan tersebut tentu akan dikembalikan kefungsi kawasan hutannya terlebih dahulu seperti hutan lindung dan hutan konservasi atau hutan produks.

” Untuk selanjutnya apakah lahannya bisa didistribusikan ke masyarakat atau dikelola oleh masyarakat itu nanti disesuaikan dengan keadaan dan fungsi kawasan hutannya,” jawab Sri Ambar.

Sementara itu, Ketua SP3-SR KNPI Riau, Nasarudin, SH.,MH berharap agar ribuan lahan sawit yang ditolak tersebut segera diputuskan agar dapat tertangani dengan baik.

“Apakah akan dikembalikan kepada fungsi hutannya atau dapat didistribusikan atau dikelola oleh masyarakat sehingga kelestarian hutan dan peningkatan ekonomi bisa sejalan,” harapnya. (Arb)




Gubernur Riau Tinjau RSUD Rohul, Abdul Wahid : 2026 Kita Selesaikan Pembangunannya

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Dalam rentetan kunjungan Gubernur Riau Abdul Wahid ke Rokan Hulu (Rohul) dalam rangka Safari Ramadhan, Gubri tinjau kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul, Minggu (09/03/2025).

Didampingi Bupati Rohul Anton, S.T, M.M, Wakil Bupati Syafaruddin Poti, S.H, M.M, Para Asisten, unsur Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul serta pihak terkait lainnya.

Gubri Abdul Wahid, merasa prihatin saat masuk kedalam gedung RSUD Rohul yang terbengkalai. Keramik, kaca dan plafon gedung RSUD Rokan Hulu hampir 60 persen sudah hancur dan tidak layak pakai.

Gubri Abdul Wahid menyampaikan sangat menyayangkan bangunan yang sudah menghabiskan anggaran puluhan Miliar, dan dibangun pada tahun 2011 pembangunannya terbengkalai.

“Akibat dari terbengkalai masyarakat jadi tidak bisa memanfatakan Rumah Sakit, yang sangat dibutuhkan masyarakat.”

“Memang sayang bangunannya sudah ada tapi menjadi tidak berfungsi dan mubazir, sangat disayankan memang rakyat belum bisa memanfaatkan dan mendapati hak mereka di RSUD ini” lanjut gubri menerangkan.

Setelah meninjau kondisi gedung RSUD Rokan Hulu, Gubru Abdul Wahid menyampaikan akan membantu pembangunan kembali gedung tersebut pada tahun 2026. Mengingat pada tahun 2025 ini, Pemprov Riau masih defisit anggaran, sehingga belum bisa membantu untuk perbaikan kembali RSUD tersebut.

Informasi dari Bupati Rohul Anton, S.T, M.M bahwa untuk status RSUD ini informasinya sudah selesai kasus hukumnya. Anggaran dulu dari audit 2021 terjadi inflasi kenaikan harga untuk fisik dan pengadaannya dan dibutuhkan sekitar Rp.77 M.

“Semoga pada tahun 2026 bantuan Pemprov Riau untuk membangun RSUD Rokan Hulu dapat direalisasikan, mengingat banyak masyarakat yang sangat berharap bisa berobat lebih dekat, dan tidak perlu lagi ke daerah lain untuk berobat.” terang anton.

Dalam safari ramadhan ke Kabupaten Rohul, Gubri mengawali dengan tinjauan jembatan Sei Rokan, tinjauan Bandar Udara Tuanku Tambusai dan RSUD Rohul, buka Puasa Bersama serta safari ke Islamic Centre dan ditutup dengan Rapat Koordinasi di rumah dinas Bupati Rohul.