Aktivis Cipayung Soroti Kematian Pekerja di Area PHR: Hentikan Pengabaian Terhadap Nyawa Buruh

ARB INdonesia, PEKANBARU -Sebagai bagian dari gerakan mahasiswa Cipayung yang konsisten memperjuangkan keadilan sosial dan keberpihakan kepada rakyat, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru mengecam keras insiden meninggalnya KA (32), seorang pekerja dari PT Radiant Utama Interinsco Tbk tewas akibat tersengat listrik saat bekerja di area kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Kamis, 27 Maret 2025.

“Peristiwa ini merupakan cerminan dari masih lemahnya penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri energi nasional,” tutur Ketum HMI Cabang Pekanbaru, Ragil Erlangga, Minggu (30/3/2025).

“Seharusnya, dalam sistem kerja yang beradab dan profesional, tidak boleh ada satu pun nyawa yang melayang akibat kelalaian manajemen keselamatan,” tambahnya.

Atas peristiwa iti, Ragil Erlangga mengatakan bahwa HMI Cabang Pekanbaru menyampaikan sikap dan tuntutan, diantaranya

  1. Usut Tuntas dan Berikan Sanksi Tegas!
    PT Radiant Utama Interinsco Tbk sebagai kontraktor wajib bertanggung jawab atas insiden ini. Investigasi independen dan transparan harus segera dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk pengawasan dari instansi ketenagakerjaan.
  2. Stop Pengabaian Terhadap Keselamatan Kerja!
    Pekerjaan berisiko tinggi seperti kelistrikan tidak boleh dilakukan oleh tenaga kerja yang tidak bersertifikasi. Penerapan K3 harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas administratif.
  3. Penuhi Hak-Hak Korban dan Keluarga!
    Keluarga korban berhak mendapatkan keadilan dan hak-hak normatif seperti santunan kematian, jaminan sosial, dan kompensasi sesuai aturan perundang-undangan.
  4. Evaluasi Menyeluruh Sistem K3 di Seluruh Mitra PHR!
    HMI mendesak PHR dan seluruh kontraktor mitra untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi K3 di seluruh proyek dan aktivitas operasionalnya.
  5. Gerakan Mahasiswa Akan Terus Mengawal!
    Sebagai bagian dari kelompok Cipayung, HMI siap mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara kritis dan konstruktif. Dunia industri tidak boleh berjalan tanpa menjunjung tinggi keselamatan manusia.

“Kami sangat menyesalkan accident ini dan mendesak seluruh pihak untuk bertanggung jawab. Jangan ada lagi nyawa pekerja yang menjadi korban dari sistem kerja yang abai terhadap keselamatan. HMI hadir untuk memastikan bahwa suara para pekerja—yang sering kali dibungkam oleh struktur industri—tetap terdengar lantang di ruang publik. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan,”tegas Ragil Erlangga. (Arb)




Pasang Plang Nama Sekretariat PUK SP-NIBA Karya Bersama, Ketua PUK Ade Hudayana : Kita Solid

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Bersama segenap anggota dan pengurus KSPI NIBA Sepakat dirikan Plang Sekretariat PUK F.SP.NIBA Karya Bersama Dusun Sigatal Desa Rambah Samo Kecamatan Rambah Samo, Kamis, 20 Maret 2025 hari ini,

Terpantau Hadir dalam acara pemasangan Plang Sekretariat PUK -NINA ini, Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana , Kapolsek Rambah Samo yang diwakili Bhabinkamtibmas, Penasehat PUK SPSI NIBA Karya Bersama Arman Hasibuan, Wakil Ketua PC SPSI-NIBA J. situngkir para anggota PUK SPSI NIBA Karya Bersama,

Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana dalam penyampaiannya mengatakan, Bahwa pemasangan Plang Nama Sekretariat PUK SPSI NIBA Karya Bersama Dusun Sigatal Desa Rambah Samo ini adalah untuk memberikan dedikasi terhadap masyarakat khususnya anggota SP-NIBA,

“Kita ingin memberikan kepada semua pihak, baik anggota maupun Pihak Perusahaan dan pemerintah, bahwa PUK SPSI-NIBA hadir di Desa Rambah Samo sebagai wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan kesempatan kerjasama dengan pihak perusahaan, ” Kata Ade Hudayana,

Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua PUK SPSI NIBA Karya Bersama Ade Irwan Hudayana, Bahwa SP-NIBA adalah satu-satunya wadah atau organisasi buruh Yang tidak bermasalah dari pusat hingga ke daerah, ujar Ketua PUK SPSI-NIBA Karya Bersama, dan kita berharap agar pihak Perusahaan untuk bisa membangun kerjasama kedepannya, hara Ade lagi,

Sementara itu, Penasehat PUK SPSI-NIBA Karya Bersama Arman Hasibuan juga menekankan perlunya kekompakan diantara anggota, karena kebersamaan dan kekompakan kita akan menentukan kemitraan kita dengan perusahaan, tuturnya.

“Kita harus solid dan jangan mau dipecahbelah orang lain, terlebih kita akan melakukan aksi damai dalam waktu dekat ini, jika kontrak kerjasama yang kita ajukan tidak dianulir, ucap Arman. *




Bahas Lahan Sawit di Kawasan Hutan, SP3-SR Kunjungi Disbun Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – SP3-SR (Satuan Tugas Pemuda Peduli Penyelamat Sawit Riau) KNPI Riau menyambangi Dinas Perkebunan Provinsi Riau guna mendiskusikan keberadaan lahan sawit yang berada dalam kawasan hutan di provinsi riau dengan adanya perpres Nomor 5 tahun 2025 tentang Penerbitan Kawasan Hutan, Kamis (13/3/2025).

Jamadi, SH Ketua Satgas menyampaikan berdasarkan Kepmen Kehutanan Nomor 36 tahun 2025 terdata 436 subjek Hukum perusahaan maupun kelompok yang mengajukan permohonan izin keterlanjuran Kegiatan Usaha Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan untuk seluruh indonesia.

Sementara untuk riau sebanyak 118 perusahaan maupun kelompok yang mengajukan.

Dari 118 tersebut hampir semua lahan yang diajukan tidak semuanya dikabulkan sehingga terdapat ratusan ribu hektar lahan sawit dikawasan hutan yang ditolak izin keterlanjurannya dan terhadap lahan tersebut belum diputuskan akan ditangani seperti apa

“Oleh karena itu kami berkonsultasi ke Dinas Perkebunan Provinsi rRau terhadap lahan kebun sawit yang ditolak tersebut, bagaimana pengelolannya apakah dikuasai negara, direhabilitasi dan bisa didistribusikan ke masyarakat,” tutur Jamadi.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha dan Penyuluhan Disbun Riau, Sri Ambar menyampaikan bahwa semua lahan tersebut tentu akan dikembalikan kefungsi kawasan hutannya terlebih dahulu seperti hutan lindung dan hutan konservasi atau hutan produks.

” Untuk selanjutnya apakah lahannya bisa didistribusikan ke masyarakat atau dikelola oleh masyarakat itu nanti disesuaikan dengan keadaan dan fungsi kawasan hutannya,” jawab Sri Ambar.

Sementara itu, Ketua SP3-SR KNPI Riau, Nasarudin, SH.,MH berharap agar ribuan lahan sawit yang ditolak tersebut segera diputuskan agar dapat tertangani dengan baik.

“Apakah akan dikembalikan kepada fungsi hutannya atau dapat didistribusikan atau dikelola oleh masyarakat sehingga kelestarian hutan dan peningkatan ekonomi bisa sejalan,” harapnya. (Arb)




Gubernur Riau Tinjau RSUD Rohul, Abdul Wahid : 2026 Kita Selesaikan Pembangunannya

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Dalam rentetan kunjungan Gubernur Riau Abdul Wahid ke Rokan Hulu (Rohul) dalam rangka Safari Ramadhan, Gubri tinjau kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul, Minggu (09/03/2025).

Didampingi Bupati Rohul Anton, S.T, M.M, Wakil Bupati Syafaruddin Poti, S.H, M.M, Para Asisten, unsur Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul serta pihak terkait lainnya.

Gubri Abdul Wahid, merasa prihatin saat masuk kedalam gedung RSUD Rohul yang terbengkalai. Keramik, kaca dan plafon gedung RSUD Rokan Hulu hampir 60 persen sudah hancur dan tidak layak pakai.

Gubri Abdul Wahid menyampaikan sangat menyayangkan bangunan yang sudah menghabiskan anggaran puluhan Miliar, dan dibangun pada tahun 2011 pembangunannya terbengkalai.

“Akibat dari terbengkalai masyarakat jadi tidak bisa memanfatakan Rumah Sakit, yang sangat dibutuhkan masyarakat.”

“Memang sayang bangunannya sudah ada tapi menjadi tidak berfungsi dan mubazir, sangat disayankan memang rakyat belum bisa memanfaatkan dan mendapati hak mereka di RSUD ini” lanjut gubri menerangkan.

Setelah meninjau kondisi gedung RSUD Rokan Hulu, Gubru Abdul Wahid menyampaikan akan membantu pembangunan kembali gedung tersebut pada tahun 2026. Mengingat pada tahun 2025 ini, Pemprov Riau masih defisit anggaran, sehingga belum bisa membantu untuk perbaikan kembali RSUD tersebut.

Informasi dari Bupati Rohul Anton, S.T, M.M bahwa untuk status RSUD ini informasinya sudah selesai kasus hukumnya. Anggaran dulu dari audit 2021 terjadi inflasi kenaikan harga untuk fisik dan pengadaannya dan dibutuhkan sekitar Rp.77 M.

“Semoga pada tahun 2026 bantuan Pemprov Riau untuk membangun RSUD Rokan Hulu dapat direalisasikan, mengingat banyak masyarakat yang sangat berharap bisa berobat lebih dekat, dan tidak perlu lagi ke daerah lain untuk berobat.” terang anton.

Dalam safari ramadhan ke Kabupaten Rohul, Gubri mengawali dengan tinjauan jembatan Sei Rokan, tinjauan Bandar Udara Tuanku Tambusai dan RSUD Rohul, buka Puasa Bersama serta safari ke Islamic Centre dan ditutup dengan Rapat Koordinasi di rumah dinas Bupati Rohul.




KNPI Riau Desak Disnakertrans Segel PT Nusa Wana Raya

ARB INdonesia, PEKANBARU – Komite Nasional Pemuda Indonesia desak Pemerintah Provinsi Riau melalui Disnakertrans untuk segel kegiatan perusaahan PT. Nusa Wana Raya. Karena banyak ditemukan beebrapa kejanggalan dan pelanggaran perusahaan terhadap hak para pekerja di Lapangan.

Hal ini disampaikan oleh Jamadi, SH selaku Wakil Sekretaris KNPI Riau kepada media saat gelar audiensi ke Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Bobby Rahmat, Rabu (26/02/2025).

Dalam Agenda ini, turut hadir perwakilan para pengurus KNPI Riau dan Kepala Disnakertrans Provinsi Riau.

“Kita melihat selama ini banyak ada permasalahan di dalam perusahaan yang bermitra perusahaan ke RAPP ini, ada beberapa data dan informasi yang telah kita kumpulkan. ” Ujarnya.

Jamadi yang juga menjabat sebagai komandan Satgas Pemuda Pemuda Peduli Penyelamat Sawit Riau (SP3-SR) ini mengatakan KNPI Riau akan mengawal kebijakan ini sampai tuntas.

“Info terbaru terjadi insiden yang mengakibatkan belasan pekerja PT ERB yang merupakan Sub Kontraktor dari PT Nusa Wana Raya ini di Sungai Segati. ” Tegasnya.

Berdasarkan info dilapangan, kecelakaan yang menewaskan 15 orang karyawan PT Empat Res Bersaudara (ERB) di Sungai Segati, Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan.

“Kita minta ini juga diusut tuntas, kepada pihak keluarga juga agar diberikan perhatian penuh”. Sebutnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans, Bobby Rahmat didepan para peserta audiensi mengatakan hal ini sudah menjadi atensi dari Disnakertrans. “

Persoalan ini sudah menjadi atensi. Kejadian bukan di hari dan jam kerja, kita juga belum berjumpa dengan pimpinan dan direksi dari perusahaan yang bersangkutan karena masih ada pemeriksaan dari pihak kepolisian, bisa saja terjadi kelalaian di alat transportasi. Namun, Kita masih menunggu investigasi dari pihak kepolisian.” Terangnya.

Bobby juga mengatakan akan tetap memberikan perhatian dan dukungan kepada para pekerja. “Kita tetap memperhatikan hak hak para pekerja.” Jelasnya. *




KNPI Riau Bentuk Satgas Pemuda Peduli dan Penyelamat Sawit

ARB INdonesia, PEKANBARU – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau bentuk Satgas Pemuda Peduli Penyelamat Sawit Riau (SP3-SR) di Kong Djie Cafe Arifin Ahmad Pekanbaru, Selasa (18/02/2025). 

Ketua KNPI Riau, Nazaruddin, SH, MH mengatakan Satgas SP3-SR ini dibentuk sebagai kepedulian dan partisipasi organisasi kepemudaan terhadap kebijakan Presiden Prabowo untuk penertiban kawasan hutan.

” Satgas ini sebagai upaya dukungan kita terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo dalam menertibkan kawasan hutan berdasarkan Perpres nomor 5 tahun 2025.” Ujarnya. 

Perpres ini sebagai turunan dari pasal 101A dan Pasal 101 B UU Cipta Kerja tentang tata cara penerbitan terhadap kebun kelapa sawit yang berada dalam kawasan hutan yang sudah ada. 

“Sebelum diterbitkan UU Cipta Kerja ini diberikan kesempatan untuk mengurus perizinan berusaha dalam kawasan hutan namun bagi pihak yang melanggar dapat dikenakan Sanksi Administrasi, serta Penguasaan hutan kembali oleh negara.” Sebutnya. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, saat ini untuk luas lahan sawit di riau sekitar 4 juta hektar, sekitar 1.5 jt hektar  lahan sawitnya berada dalam kawasan hutan. 

“Oleh karena itu tim satgas SP3-SR KNPI Riau ini berperan ikut membantu menyukseskan program pemerintahan ini agar kawasan hutan kembali berfungsi sesuai peruntukannya agar terjaga kelestarian hutan dan lingkungan.”

“Selain itu juga dengan adanya gerakan ini dapat memberikan pemasukan bagi negara serta mensejahterakan masyarakat. ” tutupnya. *