Rebecca Aurelie Neeson, Siswi SDN 032 Tembilahan Terima Anugerah Penghargaan Award International di IRFW 2026

ARBindonesia.com, PEKANBARU — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SDN 032 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Rebecca Aurelie Neeson, siswi kelas 2, berhasil meraih penghargaan bergengsi MISS INTERNATIONAL CATWALK STAR OF THE YEAR dalam ajang International Riau Fashion Week (IRFW) Season 3, Tahun 2026 yang digelar di Hotel Hollywood, Pekanbaru.

Dalam ajang fashion show internasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina dan Singapura. Rebecca tampil memukau dengan membawakan karya dua designer yg berbeda. Busana pertama Rebecca mengenakan gaun mengusung tema Tinkerbell yg unik hasil karya Mardianto (Beunang Atela) asal Pekanbaru.

Gaun tersebut memadukan ke indahan karakter dongeng dengan sentuhan batik Tradisional, menciptakan harmoni dan kreativitas modern. Busana ke dua casual wastra tenun songket Kabupaten Indragiri hilir binaan dari Indragiri hilir, hasil karya designer dari Yenni Rasyada.

Kepala SDN 032 Tembilahan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Rebecca. “Kami sangat mendukung dan bangga bahwa ada siswi kami yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat internasional. Semoga prestasi Rebecca menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan bakat di berbagai bidang,” ujarnya.

Dahlia, wali kelas Rebecca, turut mengungkapkan kebahagiaannya. “Saya sangat senang dan terharu melihat anak didik saya memiliki bakat dan prestasi luar biasa. Rebecca adalah contoh bahwa dengan dukungan dan semangat, anak-anak bisa bersinar di panggung mana pun. Semoga ini menjadi awal dari banyak pencapaian lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, orang tua Rebecca, Benny Aprianto dan Sonya Wulandari, juga menyampaikan rasa syukur dan haru atas pencapaian putri mereka.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian Rebecca. Sejak kecil ia sudah menunjukkan ketertarikan pada dunia fashion dan seni. Kami selalu berusaha mendukung setiap langkahnya, dan melihatnya tampil percaya diri serta diapresiasi di ajang sebesar ini adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi kami sebagai orang tua,” ungkap mereka.

Rebecca tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda Tembilahan untuk terus berkarya dan percaya diri menampilkan potensi terbaik mereka.




Dengan Niat dan Tekad, Dua Warga Serang Tempuh Perjalanan Kaki Menuju Tanah Suci

ARBindonesia.com, Dumai — Perjalanan spiritual penuh tekad dan keikhlasan tengah dijalani oleh dua sahabat asal Serang, Banten, yakni Humaedi (42) dan Husain (40). Dengan niat suci menunaikan ibadah umrah, keduanya memilih cara yang tak biasa: berjalan kaki dari Serang menuju Tanah Suci Mekah, Arab Saudi.

Setelah menempuh perjalanan selama 46 hari, Humaedi dan Husain akhirnya tiba di Kota Dumai, Riau, pada Senin (27/1) sore. Mereka memulai perjalanan dari Serang pada 13 Desember 2025. “Kami berjalan kaki dari Serang hingga Dumai, dan alhamdulillah sampai dengan selamat,” ujar Humaedi saat ditemui di sebuah warung kopi di kawasan Rawa Pendek, Kelurahan Bukit Nenas, Kecamatan Bukit Kapur, Selasa (27/1).

Menurut Humaedi, perjalanan ini bukan sekadar petualangan, melainkan bentuk nyata dari niat yang telah lama mereka tanamkan. “Kami berangkat karena niat. Tujuan kami adalah Tanah Suci Mekah untuk umrah,” ungkapnya, didampingi Husain yang tampak tenang namun penuh semangat.

Keduanya dijadwalkan melanjutkan perjalanan pada Rabu (28/1) dengan menumpang kapal ferry dari Dumai menuju Malaysia. Setibanya di negeri jiran, mereka akan kembali melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Singapura, dan dari sana terus menapaki langkah menuju Arab Saudi.

“Kami mohon doa restu dari keluarga dan saudara-saudara kami. Ini bukan sekadar ucapan, tapi niat yang kami wujudkan dengan tindakan nyata,” tutur Humaedi menutup perbincangan, sembari mengucap “Bismillah” sebagai penanda awal dari babak baru perjalanan spiritual mereka.

Langkah kaki mereka mungkin lambat, namun semangat dan keyakinan yang mereka bawa melaju cepat, menembus batas-batas geografis demi satu tujuan: beribadah di Tanah Suci. (Ded)




Ketua TP. PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Hadiri kegiatan BKMT di Ujung Batu, 165 Paket Bantuan disalurkan

ARB INdonesia, ROKAN HULU – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, menghadiri rangkaian kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat Kecamatan Ujung Batu sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan pada Senin (26/01/2026).

​Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Ujung Batu ini turut dihadiri oleh Camat Ujung Batu, Sigit Pranjoro, S.STP, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Batu, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu, serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.

​Dalam sambutannya, dr. Yeni Dwi Putri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TP. PKK Kecamatan Ujung Batu atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam menyelenggarakan kegiatan ini secara rutin setiap tahunnya. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah silaturahmi sekaligus aksi nyata bagi masyarakat.

​”Kami sangat mengapresiasi TP. PKK Kecamatan Ujung Batu yang konsisten menjalankan program ini. Kegiatan ini merupakan bukti sinergi yang baik antara program keagamaan dan kepedulian sosial,” ujar dr. Yeni.

​Puncak acara ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga yang membutuhkan. Pada tahun ini, jumlah paket bantuan yang disalurkan mengalami capaian yang signifikan.

​”Alhamdulillah, pada tahun ini terdapat 165 paket bantuan yang dapat kita salurkan kepada masyarakat. Kami sangat bersyukur atas jumlah ini dan berharap kedepannya dukungan serta jumlah bantuan ini dapat terus ditingkatkan agar manfaatnya dirasakan lebih luas lagi,” tambah dr. Yeni.

​Camat Ujung Batu, Sigit Pranjoro, S.STP menyambut baik kehadiran Ketua TP. PKK Kabupaten dan rombongan. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan akan terus mendukung program-program PKK yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga Ujung Batu.

​Kegiatan berjalan dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama para penerima manfaat ( Kri ).




Rohul–Rohil Bangun Jembatan Penghubung, Ekonomi Perbatasan Diperkuat

​ARB INdonesia, BATAM – Senyum sumringah terpancar dari wajah Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Bupati Rokan Hilir, Bistamam, saat keduanya meletakkan pena usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) di sela-sela hiruk pikuk Rakernas APKASI di Kota Batam, Senin (19/1/2026). Di balik selembar kertas itu, tersimpan harapan besar ribuan warga yang selama ini terpisah oleh batas alam.

​Bukan sekadar urusan birokrasi, penandatanganan pembangunan jembatan penghubung di titik Cindur dan Rantau Benuang Sakti (RBS) ini adalah janji kemudahan bagi para petani sawit, pedagang, hingga anak sekolah yang selama ini harus bertaruh waktu dan biaya untuk melintasi perbatasan dua kabupaten.

​Selama ini, akses antara Rohul dan Rohil di wilayah tersebut seringkali menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan hadirnya komitmen pembangunan jembatan ini, “dinding pemisah” itu perlahan akan runtuh.

​Bupati Anton menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan.

​”Ini bukan hanya soal struktur beton dan baja. Ini adalah urat nadi baru. Kita ingin masyarakat tidak lagi kesulitan mengangkut hasil usaha mereka. Jika akses lancar, biaya angkut turun, maka kesejahteraan petani kita di Rohul dan Rohil otomatis akan naik,” ujar Anton dengan nada optimis.

​Langkah strategis ini turut dikawal oleh para ahli di bidangnya. Terlihat Kadis PUPR Rohul, Zulkifli, ST, dan Kadis PUPR Rohil, Khairul Fahmi, intens berdiskusi mengenai teknis pengerjaan agar proyek ini berjalan tepat waktu.

​Kehadiran saksi-saksi seperti Kadis Pertanian Rohul, Fisman Hendri, serta Kabid IKP Diskominfo Rohul, Dr. Rudi Fadrial, dan Kabag Protokol Masing-masing Daerah menunjukkan bahwa pembangunan ini merupakan kerja kolaboratif lintas sektor. Pertanian memerlukan akses, dan informasi pembangunan harus sampai ke telinga masyarakat sebagai kabar baik yang dinanti.

​Bagi warga Rantau Benuang Sakti (RBS) dan Cindur, jembatan ini nantinya akan menjadi saksi bisu transformasi daerah mereka dari wilayah perbatasan yang sunyi menjadi koridor ekonomi yang hidup. Jalur akses yang luas bukan hanya memperpendek jarak di peta, tapi juga mempererat silaturahmi antarwarga “Dua Rokan”.

​Senin siang di Batam itu mungkin hanya sebuah agenda formal bagi sebagian orang, namun bagi warga di pelosok Rohul dan Rohil, itu adalah hari di mana impian tentang perjalanan yang lebih mudah mulai menampakkan wujudnya.

Usai prosesi penandatanganan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, memberikan pernyataan mendalam mengenai urgensi proyek strategis ini. Baginya, jembatan ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat yang selama ini merindukan konektivitas tanpa hambatan.

​”Alhamdulillah, hari ini kita telah meletakkan batu pertama dalam bentuk kesepakatan administrasi. Pembangunan jembatan di Cindur dan Rantau Benuang Sakti ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan jembatan kesejahteraan,” ujar Anton dengan penuh keyakinan.

​Beliau menambahkan bahwa kolaborasi dengan Bupati Bistamam merupakan langkah cerdas untuk menyatukan potensi kedua daerah. Anton menyadari bahwa ego sektoral tidak boleh menghambat pembangunan fasilitas publik.

​”Kita tidak ingin lagi melihat warga kita terhambat hanya karena persoalan batas wilayah. Dengan jembatan ini, akses transportasi akan terbuka lebar, mobilitas barang dan jasa akan jauh lebih cepat. Ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa pembangunan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di pelosok desa,” tegas Bupati Anton.

​Lebih lanjut, Anton menginstruksikan kepada Kadis PUPR Rohul agar segera menindaklanjuti aspek teknis pasca MoU ini. Ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

​”Saya minta Dinas PUPR segera berkoordinasi intensif dengan tim dari Rohil. Masyarakat sudah menunggu lama, dan hari ini kita buktikan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan solusi nyata bagi kemajuan ekonomi di perbatasan,” pungkasnya.

​Sinergi antara dua pemimpin Rokan ini menjadi potret segar di awal tahun 2026, di mana pembangunan infrastruktur tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan selaras demi kepentingan rakyat banyak. Kini, masyarakat Cindur dan Rantau Benuang Sakti tinggal menghitung hari hingga deru mesin pembangunan mulai terdengar, merangkai masa depan yang lebih terhubung. (Kri).




Hadiri Rakernas APKASI XVII di Batam, Bupati Rohul Anton Siap Akselerasi Hilirisasi Pertanian dan Infrastruktur

​ARB INdonesia, BATAM – Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM, menghadiri langsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-XVII tahun 2026. Acara yang mempertemukan para kepala daerah se-Indonesia ini digelar di Grand Lotus Ballroom Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

​Kehadiran Bupati Anton didampingi oleh sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, di antaranya Kepala Dinas PUPR Rohul Zulkifli, ST, dan Kepala Dinas Pertanian Fisman Hendri, serta jajaran rombongan lainnya.

​Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, yang hadir sebagai narasumber utama, memberikan motivasi kuat kepada para Bupati. Dalam arahannya, Mentan mencetuskan slogan baru bagi asosiasi ini: “APKASI Seribu Aksi, APKASI Seribu Tindakan.”

​Mentan menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak melulu soal besarnya anggaran, melainkan ketepatan kebijakan.
​”Kebijakan adalah yang menentukan pembangunan, bukan anggaran. Inilah dahsyatnya sebuah kebijakan,” tegas Andi Amran Sulaiman di hadapan para peserta.

​Dalam sesi materi, Kementerian Pertanian mengajak seluruh Bupati untuk fokus pada Hilirisasi Komoditas Strategis Perkebunan (ABT 2025-2027). Komoditas yang menjadi prioritas meliputi:
​Tebu dan Kakao, ​Kelapa dan Kopi, ​Mete, Lada, atau Pala

​Mentan juga meminta para Bupati untuk bergerak cepat mendata kebutuhan daerah. Beliau menginstruksikan agar setiap Pemerintah Kabupaten segera mengirimkan usulan jenis bibit yang dibutuhkan agar proses distribusi ke daerah dapat segera dilaksanakan.

​Selain sektor pertanian, Rakernas ini juga menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PU, Bob Arthur Lombogia. Beliau memaparkan tiga strategi utama dalam penyelenggaraan infrastruktur yang selaras dengan misi Asta Cita:

  1. Memastikan Penyelenggaraan Infrastruktur PU Mempedomani Asta Cita dan Berbasiskan Potensi Keunggulan Wilayah, Pemenuhan Kebutuhan Layanan Dasar dan Mendukung Pemerataan Ekonomi Wilayah.
  2. Melanjutkan Dukungan Infrastruktur yang Berkeadilan Untuk Memenuhi Target Target Inpres dan Infrastruktur Berbasis Masyarakat.
  3. Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi Lintas Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah.

​Menanggapi arahan pusat, Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM menyatakan kesiapan Kabupaten Rokan Hulu untuk menyelaraskan program daerah dengan visi nasional, terutama dalam penguatan sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur yang merata di Negeri Seribu Suluk.

​Kegiatan Rakernas APKASI XVII ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Januari 2026, dengan agenda utama memperkuat posisi Kabupaten dalam mendukung ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi nasional.(Kri).




Ketum GPII Rohul, Rifky Arifi SH., beserta pengurus salurkan Bansos di Panti Asuhan

ARBindonesia.com, ROHUL – Melalui peringatan Hari Isra’ Mi’raj, GPII PD Rokan Hulu berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang terbaik, profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

Dalam rangka memperingati Hari Isra’ Mi’raj 1447H/2026M Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam Indonesia kabupaten Rokan Hulu melaksanakan kegiatan bantuan sosial berupa kunjungan ke Panti Asuhan Al Khairiyah pada Jum’at 16 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua umum GPII Rokan Hulu, Rifky Arifi SH beserta jajaran Pengurus PD GPII Rokan Hulu periode 2025-2027.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk berbagi kebahagiaan, mempererat silaturahmi, serta memberikan dukungan moral kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Selain bersilaturahmi, Gerakan Pemuda Islam Indonesia Pimpinan Daerah Kab. Rokan Hulu juga menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan Iqro’ kepada Panti Asuhan Al khairiyah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak serta mendukung kegiatan panti tersebut.

Senyum bahagia terpancar dari anak anak panti asuhan Al-Khairiyah ketika dikunjungi oleh pengurus GPII Kabupaten Rokan Hulu.

Pihak pengelola Panti Asuhan Al-Khairiyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Gerakan Pemuda Islam Indonesia Pimpinan Daerah Kabupaten Rokan Hulu. (Syuk)