Hari Mangrove Sedunia, Hasan: Selamatkan Bumi dan Kemanusiaan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Menyambut hari mangrove sedunia pada 26 Juni 2022, suku Duano yang merupakan salah satu suku bangsa Melayu Tua yang mendiami wilayah pesisir kawasan mangrove Sungai Indragiri akan menggelar aksi penanaman pohon mangrove atau bakau.

Penanaman pohon bakau itu bertema ‘Duano Peduli Mangrove’ yang akan digelar di kawasan hutan mangrove di pesisir Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Duano Riau (IKDR), Hasanuddin mengatakan, aksi penanaman bakau itu dalam rangka memagari laut untuk menyelamatkan kehidupan, menyelamatkan bumi, dan kemanusiaan sebagai bentuk kearifan lokal dalam menjaga kelestarian hutan mangrove.

“Aksi penanaman mangrove ini sebagai upaya memagari sungai untuk menyelamatkan bumi dan kemanusiaan sebagai wujud kearifan lokal,” kata Hasanuddin yang juga Anggota Komisi III DPRD Inhil itu, Kamis (21/7).

Hutan mangrove dengan mayoritas tanaman bakau sangat penting bagi kehidupan manusia. Karena tanpa hutan mangrove, maka akan terjadi abrasi pantai yang berpotensi mengurangi setiap jengkal luas daratan sehingga akan mengganggu keberlangsungan ekosistem laut dan daratan. Selain itu juga, dampak lain dari abrasi tersebut berupa Intusi air laut yang tentunya akan berdampak pada kerusakan kebun-kebun masyarakat.

“Masyarakat Duano yang bermukim di pesisir pantai sungai Indragiri bertahan hidup dari hasil laut (nelayan_red),” sebutnya.

Maka dari itu, kata Hasanuddin, pentingnya aksi peduli mangrove dalam menyelamatkan berbagai kehidupan melalui rehabilitas hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta reboisasi penghijauan hutan bakau.

Selain mengangkat isu kemanusiaan dan kehidupan, aksi peduli mangrove tersebut juga berkaitan aksi penyelamatan alam dengan menjaga keseimbangan alam dalam rangka menghadapi ancaman global sangat serius berupa rusaknya keseimbangan alam yang disebabkan oleh berbagai macam faktor yang rentan menimbulan berbagai bentuk bencana alam.

“Ini serius, rusaknya keseimbangan alam akan menimbulkan fenomena alam yang setiap waktu dapat menghampiri kehidupan manusia. Seperti banjir, erosi tanah longsor, kekeringan pemanasan global yang akan mengundang kebakaran lahan cukup luas,” sebutnya.

Jika bencana alam sudah melanda akibat rusaknya lingkungan alam oleh manusia yang tidak bertanggung jawab, maka akan dihadapkan dengan ancamam kepunahan serta hilangnya beberapa jenis floura dan fauna akibat ekosistem alam sudah tidak seimbang.

Hasanuddin mengajak suku Duano dan masyarakat untuk ikut berkontribusi melangkahkan kaki meramaikan aksi penanaman mangrove yang memiliki fungsi sangat krusial dalam menjaga keseimbangan alam sehingga bencana alam berupa abrasi pantai, longsor dan intuisi air laut serta potensi-potensi bencana alam lainnya dapat dicegah ataupun diminimalisir.

“Hutan mangrove dapat menata, menyerap dan menyimpan air yang berguna bagi kesuburan tanah, suhu udara dan sumber oksigen serta menjadi habitat yang bagus bagi hewan-hewan laut yang bermanfaat bagi manusia” paparnya.

Dimana pohon mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya intrusi air laut ke daratan dalam mengendalikan dan keseimbangan alam.

Pohon Mangrove juga mempunyai beberapa keterkaitan dan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan manusia, baik fungsinya dalam penyediaan bahan pangan, papan, kesehatan, dan untuk lingkungan.

Untuk diketahui, faktor utama kerusakan mangrove adalah alih fungsi lahan baik untuk tambak, pemukiman, dan infrastruktur lainnya. Bukan hanya itu, kejahatan lingkungan juga sering terjadi, seperti perambahan hutan mangrove secara ilegal.

Selain kejahatan lingkungan, juga minimnya kesadaran manusia akan bahaya membuang sampah sembarangan yang berujung rusaknya ekosistem laut. Padahal eksistensi laut seperti ikan, kepiting, dan biota lain yang berperan besar secara ekologi dan ekonomi.

“Penyebab kerusakan lainnya adalah limbah dan sampah rumah tangga,” kata mantan Kades Sungai Bela itu.

Maka dari itu melalui aksi itu, kata Hasanuddin, masyarakat diajak sadar akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan disiplin dalam membuang limbah dan sampah rumah tangga demi keberlangsungan kualitas dan keseimbangan alam.***




Gelar Rakerda, PAN Inhil Semakin Solid

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II, Minggu (17/7/2022).

Acara yang diselenggarakan di Hotel TOP 5 Tembilahan tersebut dibuka oleh Ketua DPW PAN Provinsi Riau H Alfedri dan dihadiri Sekretaris H Sahidin beserta rombongan dari DPW PAN Riau.

IMG_20220717_103354

Dalam sambutannya Alfedri yang juga merupakan Bupati Kabupaten Siak berpesan kepada seluruh pengurus DPD, DPD, ranting dan seluruh kader tetap menjaga kekompakan dan selalu saling bekerjasama.

Karena ketika semua sudah solid tujuan akan mudah dicapai. Dicontohkannya, saat partai PAN pada Pilgubri 2019 lalu telah berhasil menghantarkan calon yang diusung meraih kemenangan.

Akan tetapi katanya, karena ‘keberkahan’ belum menyertai partai yang berlambang matahari putih ini, sehingga partai PAN terlupakan.

“Setidaknya hari ini kita pernah berhasil mengusung calon pada pilgubri, dan insyaallah keberhasilan ini akan kita raih kembali,” imbuh H Alfedri.

IMG_20220717_101753

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Inhil Sulaiman MZ menuturkan, rapat kerja daerah ini adalah momentum bagi partai untuk memperkuat soliditas dan sinergitas di internal, khususnya jelang gelaran pemilu 2024 mendatang.

“Rakerda ini esensinya melakukan konsolidasi partai dan momentum meningkatkan soliditas dan sinergitas kader PAN di Kabupaten Indragiri Hilir,” tutur Sulaiman.

Selain itu, dalam Rakerda II DPD PAN di Negeri Hamparan Kelapa Dunia tersebut terdapat beberapa hal yang menjadi pembahasan di antaranya adalah perihal calon presiden yang bakal diusung PAN pada Pilpres 2024 nanti.

“Calon presiden dan wakil presiden berasal dari aspirasi kader partai. Yang sudah masuk kepada kami ada 7 nama,” katanya.

“Pertama dari unsur internal yaitu Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa, sedangkan dari unsur eksternal adalah Erick Tohir, Anis Baswedan, Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, dan Ridwal Kamil,” terang Anggota DPRD Provinsi Riau, Sulaiman MZ.

Selain itu juga, berkaitan dengan kontestasi pemilihan Gubernur Riau, Rakerda II PAN Inhil merekomendasikan satu nama yang akan diusung yaitu Ketua DPW PAN Provinsi Riau, H Alfedri yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Siak.

“Sedangkan untuk pilkada Kabupaten Inhil tahun 2024, dalam Rakerda II DPD PAN Kabupaten Inhil juga mengusung satu nama kader partai yaitu saudara ku H Husni Hasan,” tutup Ketua DPD PAN Inhil. (Arbain)




Erwin Dimas Anak Mantan Bupati Inhil Dikabarkan Akan Berkompetisi Pada Pilkada 2024

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Erwin Dimas, SE, DEA, MSi  yang merupakan anak dari mantan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Bakir Alie periode 1977-1987 santer dikabarkan bakal terjun berkompetisi pada Pilkada Inhil 2024 mendatangkan.

Untuk lebih jelasnya, awak media mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Erwin Dimas. Pria yang saat ini bertugas di Kementrian PPN/Bappenas sebagai Staf Ahli Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan menyampaikan bahwa dirinya masih memilih yang terbaik dalam membantu masyarakat.

Baca juga : Bappenas RI Akan Temui Pemkab Inhil Terkait Usulan Pembangunan Turap di Kuala Enok

“Semua kemungkinan saat ini masih saya pelajari. Pilihan-pilihan mana yang terbaik untuk saya agar dapat membantu masyarakat,” kata putra kelahiran Rengat (5 Juli 1974) dalam pesan messenger, Jum’at (8/7/2022) malam.

Kemudian putra bungsu dari 5 bersaudara ini juga menjelaskan, ia masih dalam proses saling mengenal sebelum memutuskan mengenai perahu mana yang akan digunakan ataupun menerima ‘pinangan’ dari partai politik.

“Semua masih dalam proses untuk saling kenal,” katanya.

Baca juga : Mengenal Sosok Erwin Dimas Anak Mantan Bupati Inhil yang Kini Berkarir di Bappenas

Kendati demikian, dengan muncul figur Erwin Dimas dalam bursa pilkada Inhil 2024 mendatang, tentunya hal ini menambah deretan nama-nama putra terbaik dalam bakal calon pemimpin Inhil yang telah muncul lebih awal seperti H Ferryandi, H Dani M Nursalam,  Ust Suhaidi dan lainnya. (Arbain)




Desakan Jamaah, Ustadz Suhaidi Komitmen Maju Calon Bupati Inhil

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Nama Ustadz Suhaidi menjadi perbincangan dan buah bibir masyarakat Indragiri Hilir (Inhil) yang akan digadang-gadang ikut berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kemunculan nama Ustadz Suhaidi ini ternyata bukan hanya isu belaka, terungkap Ustadz Suhaidi berkomitmen siap mencalonkan diri maju di perhelatan pemilih Bupati Inhil di Pilkada mendatang.

Pengakuan komitmen itu disampaikan Ustadz Suhaidi saat berbincang-bincang dan berdiskusi dengan awak media GAGASANRIAU.COM disalah satu warung kopi di Kota Tembilahan, Selasa (21/6/2022).

“Saya berkomitmen, insyaallah maju,” ungkap Ustadz Suhaidi yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau.

Komitmen dan keyakinan itu, kata Ustadz Suhaidi, atas dasar desakan dari jemaah mendukung secara penuh mendudukkan dan menghantarkannya sebagai Bupati Inhil di 2024 nanti

“Jemaah saya yang mendesak saya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati,” sebutnya.

Ustadz Suhaidi memang dikenal seorang dosen, pendakwah, den penceramah yang sering diundang hingga ke pelosok desa. Sampai saat ini Ustadz terus mendapatkan undangan mengisi pengajian.

“Hampir 3.000 orang menghubungi saya melalui messenger (pesan Facebook_red) untuk mengisi pengajian dan ceramah. Apalagi bulan maulid,” kata Ustadz.

Jemaah Kumpulkan 4.000 KTP Dukung Ustadz Suhaidi Calon independen

Dalam bincang diskusi tersebut, Ustadz Suhaidi mengaku akan maju sebagai calon independen akan mengumpulkan 4.000 Kartu Tanda Penduduk ( KTP) calon pemilihnya.

“Kita akan maju sebagai calon independen. Niat ini juga atas dukungan jamaah,” tegasnya.

Ustadz mengaku sampai saat ini kurang lebih ada 5.000 jemaah dari berbagai daerah dan pelosok desa yang siap berkontribusi menjadi tim pemenangan dan siap mengumpulkan KTP.

“Setiap saya turun ke pelosok untuk berceramah, jemaah saya langsung menawarkan diri untuk memilih saya,” ungkapnya.

Gerakan jamaah ini, kata Ustadz, merupakan warning up, star dari dukungan arus bawah, baik dari segi mengumpulkan KTP hingga 2023 akhir nanti, serta memobilisasi massa untuk mensukseskan Pilkada 2024.

Ustadz Komitmen Go Inhil Satu

Ketika awak media menanyakan komitmennya untuk Inhil satu, Ustadz sudah bertekad tidak akan mencalonkan diri sebagai orang nomor dua. Ustadz percaya diri go Inhil satu.

Demikian bukan atas dasar populeritas, namun atas dasar dukungan dan amanah jamaahnya, serta keputusan partai yang saat ini mengantarkannya menjadi anggota DPRD Provinsi Riau.

“Ini amanah jamaah, serta keputusan partai, harus maju nomor 1,” sebutnya.

Dikatakan Ustadz, jika tidak memungkinkan untuk nomor satu, lebih baik mundur. Karena secara kepartaian, Gerindra tidak mengizinkan untuk maju sebagai orang nomor dua.

Secara tabulasi suara di pileg 2018 lalu, Gerindra berhasil meraup 43.000 suara. Sedangkan suara pribadi Ustadz Suhaidi mencapai 15.000 suara hingga terpilih menjadi anggota DPRD Riau.

Ustadz Suhaidi Modal Niat, Usaha, dan Doa

Ustadz Suhaidi mengaku maju calon bupati hanya bermodalkan niat dan arus dukungan jemaah. Secara finansial penuh kekurangan dan keterbatasan untuk menjemput perahu partai politik.

Namun Ustadz Suhaidi mengaku dengan didukung oleh jemaah serta alumni dan mahasiswa STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, iya yakin bisa ikut berkompetisi di Pilkada dengan jalur independen.

“Duit itu nomor 13, silahturahim itu nomor satu, karena kita butuh dikenal disemua kalangan,” tuturnya.

Ustadz mengatakan, dakwahnya selama ini murni dari hati bukan kepentingan politik semata. Karena sudah 15 tahun menjadi penceramah dan tenaga pendidik di STAI Tembilahan.

“Dakwah saya ini murni dari hati saya, bukan karena kepentingan politik, sebab aktivitas dakwah saya ini sudah sejak lama sebelum turun ke dunia politik,” tegasnya.

Bahkan, kata Ustadz, setiap undangan dalam mengisi ceramah menggunakan duit pribadi untuk tranformasi didampingi anak laki-lakinya dan istri, baik menggunakan speedboat hingga perahu kayu (pompong).

“Saya anggota DPRD Riau, jadi uang yang saya dapat juga uang dari rakyat,” kata Ustadz.

Siapa Koalisi atau Wakil Ustadz Maju Calon Bupati.?

Saat awak media menyinggung siapa yang akan mendampingi Ustadz menjadi wakil calon Bupati Inhil yang akan digelar 2024 nanti. Ustadz mengaku sudah ada lima orang tokoh yang ditawarkan.

Kelima tokoh tersebut dari Inhil Selatan, pertama dukungan dari birokrasi mengusulkan Muhtar. Dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yakni Abdullah Mandu.

“Sedangkan dari Parpol, PPP menawarkan Iqbal Sayuti dan Andi Rusli,” tutur Ustadz.

Bahkan dari PKB menawarkan Ustadz Suhaidi menjadi orang nomor dua. Namun Ustadz mengaku tidak akan maju sebagai orang nomor dua. Iya komitmen nomor satu atas desakan jemaahnya.

Secara kepartaian dan pribadi, kata Ustadz, belum menyatakan sikap meminang dari salah satu tokoh tersebut. Saat ini Ustadz fokus warning up merapikan dukungan arus bawah yang dari jemaahnya sendiri.

“Kita lihat dulu. Bersabar menunggu keputusan partai dan dukungan jemaah,” sebutnya.

Komitmen Ustadz Suhaidi Jika Terpilih

Disela-sela diskusi, awak media menanyakan komitmen Ustadz Suhaidi untuk membangun Inhil yang lebih baik dan gemilang dari berbagai sektor ekonomi dan pembangunan.

Ustadz tidak memaparkan secara keseluruhan, namun bisa disimpulkan ini sebagai gambaran secuil visi misi nanti jika sudah sah sebagai calon bupati 2024.

Dari sektor pembangunan, Ustadz berharap ada perubahan dalam perancangan pembangunan agar infrastruktur gedung dan badan jalan bisa tahan sesuai kondisi geografis Inhil yang bisa dinikmati orang banyak.

“Membangun Inhil, dari sektor infrastruktur, kita lihat dari struktur tanah harus disesuaikan,” katanya.

Apalagi kondisi APBD Inhil yang tidak memungkinkan, paparnya lagi, pemerintah harus memanfaatkan sumber daya yang lain agar penunjang pembangunan bisa terealisasi. Contohnya mendesak perusahaan agar mengucurkan CSR nya.

Pemerintah harus berkerja ekstrak, maka dibutuhkan sinergitas pemerintah bersama anggota DPRD Provinsi serta DPR RI untuk menjemput anggaran pusat agar permasalah infrastruktur di Inhil bisa diselesaikan.

“Selain mendesak perusahaan mengucurkan CSR, juga wajib menjemput anggaran pusat,” sebutnya.

Mengenai perbaikan ekonomi, Ustadz menuturkan itu bisa diusahakan melalui sinergitas legislatif dan eksekutif, dimana legislatif bisa menjadi jembatan melalu badan penghubung DPRD kepada negara luar untuk berinvestasi.

“Kekayaan alam hasil laut dan darat melimpah, kita bisa mengkoordinasikan ini melalui badan penghubung DPRD ke negara asing untuk peningkatan ekonomi,” tutupnya. (M.Dd)




Rapat Paripurna Milad Inhil ke-57, H Ferryandi Paparkan Persoalan Infrastruktur

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pada rapat paripurna dalam rangka Milad ke-57 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ketua DPRD Inhil Dr. H Ferryandi, ST, MM, MT memaparkan beberapa persoalan infrastruktur yang menjadi prioritas demi terbukanya isolasi atau akses darat dalam peningkatan ekonomi, Selasa (14/6/2022).

Pada persoalan infrastruktur kata Dr.H Ferryandi, diantaranya adalah Ruas jalan di wilayah selatan Indragiri Hilir, ruas Kota Baru- Reteh yang masih terbengkalai.

“Tentunya ini menjadi perhatian dan target penyelesaian kedepannya, karena sudah lama dirindukan sekali masyarakat di Reteh,” tuturnya.

Selain itu, Jembatan enok yang juga terbengkalai sehingga tidak tersambungnya Kecamatan Enok ke ruas jalan Bagan Jaya- Tanah Merah dan Jembatan Sungai Piring Rusak (Ruas Jalan Provinsi) serta Jambatan-jembatan di wilayah selatan seperti Limau Manis, Tuk Jimun, yang merupakan akses produksi pertanian.

Ruas jalan di utara Tembilahan-Mandah dan arah ke Guntung tidak tersambung sama sekali dalam 8 tahun terakhir ini terkesan (stagnan) terhenti, begitu juga jembatan mandah dan jembatan sungai 4 yang terbengkalai.

“Ini juga menjadi perhatian dan tentunya juga menjadi prioritas demi terbukanya isolasi atau akses darat dalam peningkatan ekonomi di wilayah utara (ruas Propinsi Riau),” papar Ketua DPRD Inhil.

“Kita sadari semua keterbatasan keuangan daerah, tetapi kami lembaga DPRD yang merupakan representasi dari perwakilan masyarakat inhil mendorong OPD terkait wajib melaksanakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sehingga Mutu Pelayanan Dasar berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal, ini semua adalah tanggungjawab kita bersama,” ungkapnya.

“Haruslah kita semua berinovasi dan berkreasi menjemput dan berjuang untuk mendapatkan sumber pendanaan pembangunan dari pemerintah propinsi dan pemerintah pusat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPRD Inhil menyampaikan perlunya untuk saling mengingatkan, bahwa masih banyak tugas-tugas atau pekerjaan yang menjadi tanggungjawab bersama yang belum terselesaikan.

Untuk itu, melalui momentum ini kami menyuarakan untuk menggesa Program dan Kegiatan Tahun 2022 yang sudah di sahkan pada APBD 2022 yang sudah di anggarkan untuk segera mempercepat absorpsi anggaran pembangunan yang menjadi prioritas daerah seperti pembangunan jembatan, jalan, dan perbaikan perkebunan kepala rakyat sebagai fundamental perekonomian daerah.

Atau direvitalisasi dan penyelamatan kebun kepala rakyat yang berada pada lahan kritis akibat intrusi air asin dan hama kumbang, serta perbaikan dan pembangunan trio tata air.

“Selain itu juga, pembangunan pelayanan dasar menjadi perhatian serta penanganan yang optimal seperti di bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, insfrastruktur penunjang perekonomian, sehingga akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan indek pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Indragiri Hilir,” papar Ferryandi.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua DPRD Inhil juga menyinggung kondisi ruas jalan ruas jalan Rengat-Tembilahan. Terdapat beberapa ruas jalan yang rusak atau berlubang dan diberapa titik mengalami abrasi, dan ini sangat membahayakan untuk pengguna jalan.

“Perlu Pak Gubernur maklumi ruas jalan ini menjadi pilihan utama masyarakat Indragiri Hilir bila mau ke Ibu Kota Provinsi, atau ke kabupaten lainnya, melalui kesempatan ini kiranya Bapak Gubernur Riau dapat memberikan bantuan berupa perbaikan dan penangan sehingga menjadi layak untuk trasportasi jalan dan jembatan,” tutup Ketua DPRD Inhil Dr. H Ferryandi, ST, MM, MT. (ARBAIN)




Milad Inhil ke-57, H Ferryandi : Kalau Kabupaten Inhil Ingin Berjaya Jawabanya Sejahterakan Petani

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dr. H. Ferryandi, ST, MT, MM menyampaikan beberapa harapannya untuk Kabupaten Inhil dalam rangka milad ke-57 tahun.

Dalam video yang diunggah pada akun Pansfage Facebook resminya, Dr. H. Ferryandi, ST, MT, MM menyampaikan bahwasanya 57 tahun sudah usia Kabupaten Inhil, Sebagai Kabupaten terluas di Provinsi Riau hampir 70 persen adalah wilayah pesisir yang kaya akan sumber daya alamnya.

Dikatakannya lagi, hamparan kelapa dunia dimana masyarakat bergantung pada sektor pertanian kelapa, sawit, pinang dan sagu.

Di usia ke-57 tahun ini program-program pembangunan kedepannya haruslah menyentuh sektor ekonomi pada akar rumput yaitu penyelamatan kebun kelapa rakyat menjadi penyangga utama ekonomi rakyat Inhil.

“Kalau Kabupaten Inhil ingin berjaya jawabanya sejahterakan petaninya,” ungkapnya

Lebih lanjut dikatakannya, tuntaskan infrastruktur di selatan Jalan Pulau Kijang, Kota Baru yang terbengkalai menjadi prioritas utama infrastruktur di utara yang masih belum tersambung juga menjadi Prioritas pembangunan kedepan.

Sektor pengembangan, perikanan dan kelautan berupa modernisasi alat tangkap para nelayan harus ditingkatkan.

Terakhir pria yang gemar memakai sepeda motor Tracker saat berkunjung ke desa-desa tersebut menambahkan tentunya pengembangan sumber daya manusia di seluruh lini harus lebih ditingkatkan.

“Mari kita semua bersinergi berkarya bekerja untuk kejayaan negeri yang kita cintai ini yang telah berusia 57 tahun,” pungkasnya (*)