Diusung Golkar, Ini Profil Yuliantini yang Dampingi Herman Maju Pilkada Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Mencuat sosok Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Herman, SE.,MT, setelah mendapatkan perahu Partai Politik (Parpol) untuk berlayar memenangkan Pilkada 2024 ini.

Apalagi Haji Herman didampingi seorang perempuan yang siap menjadi Calon Wakil Bupati Inhil, Yuliantini,S.Sos.,M.Si, yang merupakan putri kelahiran Desa Igal Kecamatan Mandah.

“Saya siap menjadi Wakil Calon Bupati dan menghantarkan Bapak Haji Herman menjadi orang nomor satu di Inhil,” kata Yuliantini S Sos M Si, Senin (26/8/2024).

Kehadiran sosok Yuliantini,S.Sos.,M Si merupakan kader Partai Pohon Beringin itu merupakan perwujudan emansipasi dan mewakili kaum perempuan yang selama ini belum pernah sekali pun dalam sejarah perpolitikan Inhil.

Perempuan berusia 53 tahun itu memulai karirnya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil sejak tahun 2004 lalu. Hingga saat ini sudah lima periode mewakili masyarakat dapil IV.

Yuliantini S Sos M Si memberikan warna baru dalam kontestasi politik tahun 2024 ini. Bukan hanya memperkaya dinamika Pilkada, tetapi juga memberikan inspirasi bagi kaum perempuan dan emak-emak.

Panggung politik di Pilkada Inhil menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi yang besar untuk memimpin untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan latar belakang dan pengalaman yang kuat, Yuliantini S Sos M Si diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Inhil dan mendorong lebih banyak perempuan untuk terlibat dalam dunia politik yang bertujuan meningkatkan marwah Inhil.

Dalam konteks Pilkada Inhil 2024, kehadiran Yuliantini S Sos M Si ini sebagai calon pemimpin tidak hanya menawarkan pilihan alternatif, tetapi juga menjadi harapan baru bagi keterwakilan dan pemberdayaan perempuan di daerah ini.

Berikut profil Yuliantini, S.Sos, M.Si

Yuliantini S Sos M Si menempuh jenjang pendidikan SD Negeri 12 Igal 1979, SMPN Negeri I Tembilahan 1985, SMU Swasta YPTS Mandah 1988, S1 Universitas Wijaya Putra 2012, S2 Universitas Lancang Kuning 2004.

Putri kelahiran Desa Igal itu merupakan kader Partai Golkar dari tahun 2004-2009 sebagai Ketua PK Kecamatan Pulau Burung, Ketua KPPG Partai Golkar DPD Inhil 2014, dan Ketua Bapilu Partai Golkar Dapil IV 2019.

Dipercayai sebagai anggota DPRD Inhil periode 2004-2009, anggota DPRD Inhil Periode 2009-2014, anggota DPRD Inhil Periode 2014-2019, Anggota DPRD Inhil Periode 2019-2024, anggota DPRD INHIL Periode 2019-2024, anggota DPRD Inhil periode 2024-2029,

Untuk diketahui, Yuliantini S Sos M Si mendapatkan Surat Keputusan (SK) B1-KWK dari Partai Golkar untuk menjadi wakil Haji Herman maju sebagai Calon Bupati Inhil pada Pilkada 27 November 2024 ini.

Selain Partai Golkar, Haji Herman-Yuliantini didukung oleh Partai NasDem, PPP dan PKS. Satu partai lagi yang akan menyusul, yakni PSI sebagai partai koalisi. (joii)




Wow! Calon Wakil Walkot Dumai ini Janji Tak Akan Ambil Gaji jika Terpilih

ARB INdonesia, DUMAI – H Soeparto Wiguno yang merupakan bakal calon Wakil Wali Kota Dumai-Riau dengan ikhlas tidak akan mengambil gajinya sebagai Wakil Walikota Dumai jika terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini.

Hal itu ia lakukan karena menurut pria yang akrab disapa Mbah Perto ini bahwa pelayanan kepada masyarakat adalah panggilan jiwa yang tidak memerlukan imbalan materi, dan ini merupakan bentuk pengabdiannya terhadap masyarakat.

“Saya berjanji, jika terpilih nanti, saya tidak akan mengambil gaji saya. Ini adalah bentuk pengabdian saya kepada masyarakat Dumai,” ungkap Mbah Parto saat Paslon Walikota Dumai Ferdiansyah – H Soeparto Wiguno secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk bertarung dalam Pilkada serentak 2024, Senin (26/8/2024) di kediamannya di Jalan Bundaran.

Selian itu Mbah Parto juga menyatakan komitmennya untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

Bahkan Ia berjanji akan fokus pada program-program yang mendukung fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang mengalami cacat permanen.

“Jika kami diberikan amanah oleh masyarakat Dumai, saya berjanji akan mengutamakan kepentingan fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang mengalami cacat permanen. Mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (Rina)

Editor: Arbain




Sering Diterpa Isu Hoaxs, Paslon Walkot Dumai Ferdiansyah-Mbah Parto Sebut Semangatnya Tidak Pernah Luntur

ARB INdonesia, DUMAI – Bakal Calon Walikota Dumai Ferdiansyah bersama Wakilnya H Soeparto Wiguno secara resmi menyatakan kesiapan mereka untuk bertarung dalam Pilkada serentak 2024.

Pernyataan ini disampaikan di kediaman H Soeparto yang akrab disapa Mbah Parto,Senin (26/8/2024) di Jalan Bundaran.

Ferdiansyah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pendukung, simpatisan, dan relawan yang setia menunggu keputusan akhir mengenai pencalonan dirinya.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang telah setia mendampingi dan bersabar menunggu kepastian ini. Dukungan dan kesetiaan rekan-rekan adalah semangat bagi kami,” ujar Ferdiansyah.

Ferdiansyah juga menunjukkan dua surat B1 KWK dari Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai bukti sah dukungan partai pengusung pasangan Ferdiansyah – Soeparto Wiguno (FERTO). Dengan surat ini, pasangan FERTO kini siap maju dan bertarung dalam Pilkada Dumai 2024.

Paslon ini juga mengakui sering menghadapi berbagai isu hoaks yang ditujukan pada mereka, kwndati demikian semangat untuk terus maju bersama dalam memperjuangkan aspirasi rakyat tidak pernah surut.

“Meskipun diterpa berbagai isu hoaks, semangat kami untuk memperjuangkan aspirasi rakyat tidak akan pernah luntur. Kami percaya pada kebenaran dan keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Mbah Parto juga menyatakan komitmennya untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat. Ia juga berjanji akan fokus pada program-program yang mendukung fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang mengalami cacat permanen.

“Jika kami diberikan amanah oleh masyarakat Dumai, saya berjanji akan mengutamakan kepentingan fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang mengalami cacat permanen. Mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Mbah Parto dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Mbah Parto juga membuat pernyataan mengejutkan dengan berjanji tidak akan mengambil gajinya jika terpilih nanti. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat adalah panggilan jiwa yang tidak memerlukan imbalan materi.

“Saya berjanji, jika terpilih nanti, saya tidak akan mengambil gaji saya. Ini adalah bentuk pengabdian saya kepada masyarakat Dumai,” tegas Mbah Parto.

Ferdiansyah : Kami Disini Bukan Hanya untuk Menang, Tapi untuk Membawa Perubahan nyata Bagi Kota Dumai

Sebelumnya, ratusan massa simpatisan dan relawan FERTO berkumpul untuk menyambut kepulangan Ferdiansyah dari lawatannya ke Jakarta dan Pekanbaru. Kunjungan ini dilakukan untuk menjemput surat B1 KWK dari partai pengusung sebagai tanda resmi dukungan bagi pasangan FERTO.

Setibanya di Dumai, Ferdiansyah langsung berziarah ke makam ayahandanya sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan. Tidak hanya itu, ia juga melaksanakan sungkem kepada ibunya, sebagai tanda bakti seorang anak yang tak pernah lupa akan jasa orang tua.

“Kegiatan ziarah dan sungkem ini adalah bentuk rasa syukur saya kepada Allah SWT dan juga sebagai penghormatan kepada orang tua saya yang telah mendukung dan mendoakan setiap langkah saya,” kata Ferdiansyah.

Kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan partai pengusung, seperti Ichan AG, Datok Maulana Ngah Pendi, dan Salman yang merupakan perwakilan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kehadiran mereka semakin memperkuat dukungan kepada pasangan FERTO.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, Ferdiansyah menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan hanya untuk kemenangan semata, melainkan untuk membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat Dumai.

“Kami di sini bukan hanya untuk menang, tapi untuk membawa perubahan yang nyata bagi Dumai. Kami ingin melihat Dumai maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Di akhir pernyataannya, Ferdiansyah kembali mengajak seluruh masyarakat Dumai untuk bersatu padu mendukung pasangan FERTO dalam Pilkada 2024.

“Mari kita bersama-sama, dengan semangat persatuan, memenangkan Pilkada ini untuk masa depan Dumai yang lebih baik,” ajaknya.

Dengan tekad dan semangat yang kuat, pasangan Ferdiansyah – Soeparto Wiguno (FERTO) siap membawa perubahan dan harapan baru bagi kota Dumai.(Rls/Rina)




Sah! Haji Herman -Yuliantini Terima SK DPP Golkar Maju Pilkada Inhil 2024

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman-Yuliantini menguat mendapatkan dukungan Partai Politik (Parpol).

Kali ini Paslon Haji Herman-Yuliantini menerima Surat Keputusan (SK) B1-KWK dukungan dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk maju di Pilkada 2024.

“Kami sudah menerima SK dukungan untuk maju di kontestasi Pilkada 2024,” kata Haji Herman, Senin (26/8/2024).

SK dukungan tersebut diserahkan oleh Ketum DPP 1 Golkar Bahlil Lahadalia melalui Ketua PLT DPD Golkar Inhil Ikhsan di kediaman Ketua Golkar Riau.

Dikatakan Haji Herman, dengan SK B1-KWK dari DPP Golkar ini sudah menjadi model dan tiket muntuk ikut bertarung menuju Inhil satu.

“InsyaAllah kami sudah siap mendaftar sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhil, tinggal menunggu momennya tiba,” sambungnya.

Dengan adanya rekomendasi itu, Haji Herman mengajak masyarakat bergandengan tangan dan kokohkan barisan menyambut pesta demokrasi pada 27 November 2024.

“Mari kita bersama-sama berjuang untuk Inhil yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Untuk diketahui, sejauh ini diketahui Haji Herman berhasil menjemput SK dukungan koalisi dari Partai NasDem, PPP dan PKS. Satu partai lagi yang akan menyusul, yakni PSI. ***




Sah! Ferdiansyah dan Soeparto Akan Berlayar Bersama Golkar pada Pilkada Walikota Dumai

ARB INdonesia, DUMAI – Kabar miring tentang Ferdiansyah yang tidak akan bisa ‘berlayar’ pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota Dumai 2024 dengan membawa Partai Politik Golongan Karya (Golkar) akhirnya terbantahkan.

Hal itu ditandai dengan terbitnya SK nomor : Skep-171/DPP/GOLKAR/VIII/2024 tertanggal 24 Agustus 2024 Model B.Persetujuan.Parpol.KWK yang ditandatangani langsung Ketum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekjend M. Sarmuji yang diserahkan oleh Ketua DPD I Golkar Riau H. Syamsuar, M.Si, Minggu (25/08/2024).

“Dari SK tersebut, hari ini Ferdiansyah dan Soeparto resmi dapat bertarung di Pilkada Walikota Dumai 2024 dengan diusung oleh Partai Golkar dan PPP,” ungkap Sekretaris DPD Golkar Kota Dumai, Dr. Ir. H.Yusrizal, MM.

Yusrizal menambahkan, perjuangan pasangan calon Walikota Dumai Ferdiansyah – Soeparto selama ini penuh dengan intrik dari pihak lain bagaimana diisukan bahwa mereka tidak akan dapat berlayar melalui perahu Golkar.

“Komitmen dari DPP Partai GOLKAR tetap memberikan amanah kepada Ferdiansyah, SE – Soeparto pada pilkada serentak tahun 2024,” tegasnya.

Atas hal itu, kata Yusrizal masyarakat Dumai perlu bersyukur dengan diberikannya amanah dari Partai Golkar kepada Ferdiansyah – Soeparto.

“Ini menandakan bahwa warga Dumai tidak kekurangan tokoh untuk menjadi pemimpin di Kota Dumai,” tuturnya.

Terakhir Ia berharap agar masyarakat menyambut Kota Dumai selalu menyamnut gembira pesta demokrasi ini dengan santun dan tanpa menjelekan pasangan yang lain, begitujuga dengn tim sukses masing-masing paslon agar melakukan kampanye yang menyejukkan buat masyarakat Dumai.

“Serta untuk media kita berharap dapat menjadi jurnalis yang independen, tidak memihak pada salah satu paslon dan memberitakan yang seimbang antar paslon,” pungkas Yusrizal.(Rls/Rina)




Gawat! Ketua PAC Demokrat se-Kota Dumai Mengundurkan Diri dari Kepengurusan

ARB INdonesia, DUMAI – Ketua PAC Partai Demokrat se-Kota Dumai menyatakan sikap untuk siap mengundurkan diri dari kepungurusan partai, (24/8), hal ini mengacu pada kecewanya pengurus atas keputusan dari DPP partai berlogo mercy tersebut.

Pernyataan sikap ini dihadiri oleh Miswanto dari Sungai Sembilan, Andi Setiawan dari Dumai Selatan, Budi dari Medang Kampai, Miswandi dari Dumai Kota, Sunarto dari Bukit Kapur, Indra Mahyudi dari Dumai Barat, dan Suharianta dari Dumai Timur.

Mereka kecewa karena DPP diduga tidak menyerap aspirasi dari arus bawah yang menginginkan Haji Suparto, yang akrab disapa Mbah Parto, untuk terjun langsung dan ikut berkontestasi dalam Pilkada Dumai.

Dalam pertemuan tersebut, para Ketua PAC secara kompak menyampaikan bahwa Mbah Parto adalah sosok yang diharapkan oleh masyarakat dan kader Demokrat di Dumai untuk menjadi calon pendamping Ferdiansyah dari Partai Golkar.

Miswanto, Ketua PAC Sungai Sembilan, menyatakan bahwa para Ketua PAC adalah orang-orang yang paling tahu persis bagaimana kondisi di lapangan.

“Kami berada di garda terdepan, mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat. Aspirasi mereka jelas, Mbah Parto adalah pilihan utama,” tegasnya.

Namun, dalam perjalanan waktu, muncul kejutan ketika para pengurus PAC menerima undangan dengan nama calon lain yang tidak pernah diajukan atau dikenal oleh arus bawah.

Hal ini mengejutkan dan membuat para Ketua PAC mempertanyakan keputusan DPP dan DPD Demokrat. Mereka menganggap keputusan tersebut tidak sesuai dengan hasil rapat pleno dan aspirasi yang telah disepakati bersama.

Andi Setiawan dari PAC Dumai Selatan menambahkan bahwa Nama Mbah Parto muncul bukan karena undian, tapi karena memang menghimpun aspirasi masyarakat dan arus bawah.

“Kami sangat menghormati AHY dan SBY, namun kami juga mencintai Mbah Parto sebagai ‘penanam’ partai Demokrat di Dumai.”

Dengan kondisi ini, para Ketua PAC menyatakan siap untuk mundur jika aspirasi mereka diabaikan dan jika nama Eddy Moh Yatim yang dipaksakan untuk maju dalam Pilkada.

“Kalau memang dipaksakan, kami kompak akan mengundurkan diri. Kami tidak melihat potensi kemenangan dengan calon yang tidak dikenal oleh masyarakat,” kata Sunarto dari Bukit Kapur.

Selain itu, Budi dari PAC Medang Kampai juga menekankan pentingnya mempertimbangkan keinginan masyarakat yang menghendaki pasangan Ferdiansyah dan Mbah Parto.

“Permohonan masyarakat jelas, mereka ingin pasangan Ferdiansyah dan Mbah Parto, bukan yang lain,” tegasnya.

Miswandi dari PAC Dumai Kota menambahkan bahwa nama Mbah Parto muncul bukan tanpa alasan, Nama ini muncul karena arus bawah yang menghendaki.

“Kami meminta DPD Demokrat untuk menyerahkan perahu tersebut ke Mbah Parto dan mendengarkan suara hati kami,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, para Ketua PAC juga menyatakan rasa hormat mereka kepada AHY dan SBY, namun menegaskan bahwa mereka lebih memilih Mbah Parto untuk melanjutkan perjuangan Demokrat di Dumai.

“Haji Suparto sudah dianggap sebagai SBY-nya Dumai, dan banyak prestasi yang telah beliau capai, termasuk menjadi satu-satunya pemenang di Provinsi Riau pada pemilu lalu,” ungkap Andi Setiawan.

Keputusan untuk mendukung Mbah Parto ini diteken oleh para pejabat struktural PAC Demokrat Dumai sebagai bentuk komitmen mereka untuk tetap mendukung kader yang telah berjuang bersama mereka selama ini.

“Kami siap menerima konsekuensi apapun, asalkan Mbah Parto yang maju, dan kami akan all out mendukung beliau,” pungkas Suharianta dari PAC Dumai Timur.

Sebagai penutup, para Ketua PAC kembali menekankan agar DPD dan DPP Demokrat mempertimbangkan suara mereka dengan serius.

“Jika aspirasi kami tidak didengar, maka kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas, termasuk mengundurkan diri secara massal,” kata Miswanto, mewakili seluruh Ketua PAC Demokrat se-Kota Dumai. (Rls-Rina)