Sambut Kehadiran Ferdiansyah – Soeparto, Warga Bagan Keladi Sembelih 6 Ekor Kambing

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kampanye dialogis di Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat, Rabu (09/10/2024) malam terbilang istimewa sejak kampanye Pilkada Kota Dumai 2024 digelar. Warga menyembelih 6 ekor kambing untuk kegiatan kampanye dialogis pasangan calon yang mereka dukung, Ferdiansyah – Soeparto.

“Pertama bentuk rasa syukur dan terimakasih kepada warga yang telah memberikan dukungan kepada saya saat Pileg kemaren. Kedua bentuk terima kasih kepada Ferdiansyah – Soeparto yang berkenan menerima saya beserta seluruh relawan bergabung sebagai relawan atau tim pemenangan Fatonah,” kata Syaifulloh, yang malam itu sebagai pengundang dan penanggung jawab Kampanye Dialogis Fatonah.

Lebih dari 700 orang hadir pada kampanye dialogis paslon nomor urut 2 ini. Jumlah itu terlihat dari 800 kursi yang disediakan hampir terisi penuh.

“Ini murni sumbangan saya pribadi dan beberapa warga yang menginginkan adanya perubahan. Baik untuk kota Dumai maupun di Bagan Keladi,” kata Syaifulloh.

Mereka menilai, dari tiga calon yang berkontestasi pada Pilkada Kota Dumai 2024 ini, hanya Ferdiansyah – Soeparto yang akan memberikan perhatian cukup besar pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Dan sebagaimana diketahui, mayoritas warga Bagan Keladi berprofesi sebagai petani, pekebun dan peternak.

“Saat beberapa kali dialog, baik pak Ferdi atau pak de Parto menyampaikan komitmennya meningkatkan kesejahteraan petani, pekebun, peternak dan nelayan melalui peningkatan anggaran di satker terkait. Peningkatan itu lebih ditujukan kepada santuan bibit dan sarana,” kata Syaifulloh.

Tentang dirinya yang gagal dilantik menjadi anggota DPRD Dumai, Syaifulloh mengaku sudah ikhlas dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga.

“Selain elektabilitas partai, jika ingin maju sebagai caleg juga harus memperhatikan kredibilitas pengurus agar perjuangan meraup suara tidak sia-sia,” kata Syaifulloh.

Terhadap aspirasi warga yang akan ia perjuangkan, telah disampaikan kepada Paslon Ferdiansyah – Soeparto. Dan kelak akan direalisasikan saat Paslon ini terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai.

Pada kampanye dialogis yang dilaksanakan di Parit Sadak itu, tampak hadir sekaligus bertidak juru kampanye ketua Relawan Fatonah Hendri Sandra, Politisi Afrianto Kurniawan, H. Awaluddin atau Gedang, team relawan dan sejumlah tokoh masyarakat Bagan Keladi.

Tokoh masyarakat Bagan Keladi, Saimin menyebut Paslon Ferdiansyah dan Soeparto merupakan sosok yang tidak asing bagi warga Bagan Keladi. Beberapa warga Bagan Keladi pernah bekerja dengan Ferdiansyah.

“Pak De Parto merupakan sesepuh. Tidak hanya bagi warga Jawa, juga warga dari suku lainnya. Jiwa sosialnya tidak hanya dirasakan warga yang tempat tinggalnya dekat dengan pak De. Tapi juga dirasakan sampai ke sini,” kata Saimin. (*)




Paslon Walikota Dumai Hadiri Acara In Memorial Uwo Amris

ARB INdonesia, DUMAI – Ribuan masyarakat Minang Kota Dumai berkumpul di Ballroom Hotel Grand Zuri pada Senin (7/10) dalam acara “In Memorial Uwo Amris”.

Acara ini diselenggarakan untuk mengenang jasa besar almarhum Amris, mantan Wakil Walikota Dumai yang kelima, yang dianggap telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Minang dan Dumai secara keseluruhan.

Dalam suasana yang penuh haru, hadir pula Calon Walikota dan Wakil Walikota Dumai, Ferdiansyah dan Soeparto, yang tergabung dalam koalisi FATONAH. Selain itu, sejumlah tokoh dari berbagai etnis seperti Minang, Melayu, Jawa, Batak, Bugis, serta perwakilan pemuda dan tokoh agama turut hadir.

Ramen Ray, S.T., selaku Ketua Panitia, menyampaikan dalam sambutannya rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan acara tersebut.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT sehingga kita dapat berkumpul di sini mengenang almarhum Uwo Amris. Beliau adalah sosok yang menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya masyarakat Minang di Dumai. Semangat kebersamaan dan perjuangannya masih kita rasakan hingga kini,” ujarnya.

Fatahudin, selaku sekretaris panitia, menambahkan bahwa malam in memorial ini bukan hanya untuk mengenang Uwo Amris, tetapi juga untuk menyatukan kembali semangat kebersamaan yang pernah terjalin selama masa kepemimpinan beliau.

“Saat itu, masyarakat Minang dan suku-suku lainnya bersatu. Kebersamaan inilah yang menjadi kunci kemenangan, dan kami berharap semangat ini tetap hidup di dalam hati kita semua,” kata Fatahudin.

Dalam kesempatan yang sama, Bundo Martini, istri almarhum Amris, menerima penghargaan dari masyarakat Minang Bersatu. Ramen Ray menyampaikan penghargaan tersebut dengan rasa hormat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bundo Martini yang selalu setia mendampingi perjuangan almarhum Uwo Amris. Kesabaran dan ketabahan Bundo selama ini adalah inspirasi bagi kami,” tambahnya.

Ferdiansyah, calon Walikota Dumai, dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya bisa berada di tengah-tengah masyarakat Minang yang selalu kompak dan solid.

“Bagi kami, almarhum Uwo Amris adalah sosok yang menginspirasi, dan saya akan berusaha melanjutkan semangat beliau dalam membangun Dumai yang lebih baik,” ujarnya.

Soeparto, yang akrab dipanggil Pak De Parto, menambahkan bahwa perjuangan yang pernah dilakukan Uwo Amris tidak akan pernah dilupakan.

“Kami di FATONAH berkomitmen untuk meneruskan semangat perjuangan beliau. Kombinasi antara yang muda dan yang tua, seperti lampu lalu lintas, di mana warna kuning dan hijau ini melambangkan kebersamaan dalam satu tujuan,” jelas Soeparto.

Ramen Ray juga menyampaikan harapannya agar koalisi FATONAH bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Dumai.

“Kami titipkan suara masyarakat Minang kepada Bang Ferdi dan Mbah Parto. Sebelum menjadi calon, mereka sudah berbuat banyak untuk kami, seperti menyediakan hibah tanah perkuburan dan fasilitas ambulans tanpa pamrih,” ungkapnya.

Acara malam in memorial ini diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum Amris, dipimpin oleh tokoh agama yang hadir. Seluruh hadirin tampak khusyuk berdoa agar perjuangan Uwo Amris tetap abadi dalam ingatan, dan semoga Dumai mendapatkan pemimpin yang dapat melanjutkan warisan kebersamaan dan perjuangannya.

Ferdiansyah dan Soeparto kemudian berjanji akan menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat Minang dan Dumai.

“Kami siap melanjutkan perjuangan Uwo Amris dengan tulus dan ikhlas, untuk kesejahteraan seluruh warga Dumai,” tutup Ferdiansyah dalam pernyataan terakhirnya. *




H Herman Kunjungi Posko Pemenangan di Jalan M Boya Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman, melakukan kunjungan ke posko pemenangan di Jalan M Boya Tembilahan, Senin, (7/10/2024).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kampanye yang bertujuan untuk memperkuat dukungan masyarakat menjelang pemilihan.

Dalam kunjungannya, H Herman disambut meriah oleh para pendukung dan relawan yang telah berkumpul menunggu kedatangan mantan Pj Bupati Inhil.

Terlihat suasana di posko pemenangan sangat semarak dengan berbagai atribut kampanye yang menghiasi lokasi.

Haji Herman menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim pemenangan dan relawan yang telah bekerja keras.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi teman-teman semua. Mari kita terus bekerja bersama untuk mencapai kemenangan,” ujarnya.

Selain itu, Haji Herman juga mengadakan sesi dialog untuk mendengarkan aspirasi dan masukan mereka.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap suara didengar dan setiap aspirasi diperjuangkan,” tambahnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan foto bersama dan pemberian bantuan logistik kepada posko pemenangan. Haji Herman berharap kunjungan ini dapat semakin memotivasi tim pemenangan untuk terus berjuang hingga hari pemilihan tiba. (Arbain)




Berbondong Hadiri Kampanye Dialogis, Arisman: Kami Dukung H Herman-Yuliantini

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Ratusan warga Jalan Sederhana Kelurahan Tembilahan Hulu berbondong-bondong hadiri kampanye dialogis Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman.

Warga yang hadir memadati lokasi kampanye tersebut yang dihadiri oleh Haji Herman Calon Bupati Inhil nomor urut 4. Tampak juga hadir para tokoh pemuda dan tokoh Masyarakat.

Kahadiran Haji Herman yang merupakan mantan Pj Bupati Inhil itu disambut riuh oleh warga setempat pada Senin, (7/10/2024), dengan yel-yel “Inhil Hebat menang-menang menang, coblos nomor urut 4”.

Seorang Tokoh Masyarakat Jalan Sederhana, Arisman menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Haji Herman telah hadir di tengah-tengah warga untuk menyampaikan visi misinya.

“Terimakasih kehadiran Haji Herman. Semoga kahadiran Haji Herman ini meyakinkan warga Jalan Sederhana untuk memilih Bapak,” kata Arisman saat kata sambutan.

Arisman mengagungkan, warga Jalan Sederhana siap memperjuangkan Haji Herman-Yuliantini agar terpilih menjadi Bupati Inhil periode 2024-2029 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanggal 27 November 2024 nanti.

“Saya mewakili warga Jalan Sederhana siap mendukung sepenuhnya untuk menghantar Haji Herman-Yuliantini menjadi Bupati Inhil,” ungkapnya.

Tokoh Masyarakat itu menjelaskan, sudah puluhan tahun dirinya tinggal di Jalan Sederhana, baru sekali merasakan pembangunan jalan aspal. Maka dari itu dia berharap kepada Haji Herman-Yuliantini memprioritaskan pembangunan jalan Sederhana.

“Seumur hidup saya baru sekali jalan Sederhana ini diaspal, maka dari itu kami meminta kepada Haji Herman-Yuliantini membangun jika terpilih menjadi Bupati,” sambungnya.

Dengan tegas Arisman mengungkapkan, Jalan sederhana ada 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS), kurang lebih 3000 Kepala Keluarga siap memilih Haji Herman-Yuliantini yang telah terbukti membangun saat menjadi Pj Bupati Inhil.

Ditempat yang sama, Tokoh Masyarakat, Miminsing, juga mengungkapkan hal yang sama. Kurang lebih 8 sampai 9 bulan Haji Herman menjadi Pj Bupati Inhil telah nampak kenerjanya dalam merealisasikan pembangunan.

“Bapak Haji Herman memang bekerja. Kami menyaksikan apa yang Bapak kerjakan selama menjabat Pj Bupati Inhil,” ungkapnya.

Lebih lanjut Miminsing yang merupakan warga berdarah Jawa itu mengungkapkan, sosok kepemimpinan seperti Haji Herman lah yang sangat diinginkan Masyarakat. Dengan cepat dan lincah merealisasikan pembangunan infrastruktur.

“Baliau merealisasikan pembangunan jalan, jembatan, serta memfungsikan parit 21 sebagai terminal pelabuhan Roro,” ungkapnya.

Menyikapi dukungan warga Jalan Sederhana, Haji Herman mengucapkan ribuan terimakasih telah mau mendukung dirinya sebagai Calon Bupati Inhil nomor urut 4. Beliau berharap dengan kekuatan dukungan tersebut menghantarkannya menjadi Bupati.

“Alhamdulillah. Terimakasih atas dukungan warga Jalan Sederhana Tembilahan,” ucapnya.

Haji Herman mengatakan, pencalonan dirinya sebagai Calon Bupati Inhil ini tentunya penuh pertimbangan. Atas dukungan para Tokoh Masyarakat, dan mengorban jabatannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dia bertekad maju di Pilkada 2024 ini.

“Ada 3 jabatan yang harus saya tinggalkan untuk maju sebagai Calon Bupati Inhil. Pertama saya mengundurkan diri sebagai Pj Bupati, sebagai Kepala Daerah ESDM Provinsi Riau, dan mengundurkan diri sebagai ASN,” tuturnya dihadapan warga.

Alasannya maju sebagai Calon Bupati Inhil juga dikarenakan terlalu banyak hal-hal yang belum tuntas dan selesai demi kepentingan Masyarakat banyak se Kabupaten Inhil. Baik minimnya pembangunan infrastruktur hingga upaya peningkatan perekonomian Masyarakat.

“Terlalu banyak hal-hal yang harus diselesaikan, untuk itu saya mengambil keputusan untuk maju di Pilkada ini,” sambungnya.

Terakhir Haji Herman mengatakan, seorang Bupati itu harusnya turun langsung ke lapangan melihat langsung keluhan dan menyerqp aspirasi Masyarakat untuk mengetahui apa yang harus dikerjakan dan dibangun.

“Bupati itu 20 % di kantor, 80 % harus di lapangan. Bupati harus tau persoalan warga sampai ke pelosok desa. Mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah SWT.” Tutupnya




Tidak Ada Aspirasi Dani, Madong : Saat Mau Pilkada Baru Mengaku-ngaku, Waktu Kami Menjerit Minta Pertolongan Kalian Dimana Saja

ARB INdonesia,INDRAGIRI HILIR — Beredar narasi mengklaim tentang perjuangan pembangunan infrastruktur membuat Masyarakat bingung dengan sikap para simpatisan dan tim sukses Pasangan Calon (Paslon).

Narasi mengklaim tersebut dinilai sarat akan kepentingan seorang kompetitor yang sedang ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indragiri Hilir (Inhil) yang akan dilaksanakan secara serentak pada 27 November 2024 ini.

Dimana narasi bernada “Warga ini pintar untuk memilih pemimpin Inhil”, dengan pemaparan perjuangan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau terkait masalah banjir Sungai Reteh dan Jalan Lintas Penunjang.

Dalam narasi tersebut juga menolak dan memaparkan tidak terpengaruh oleh pihak lain yang mengaku-ngaku telah banyak berbuat di Desa Kuala Keritang. Narasi yang dioleh seakan oknum anggota DPRD Riau lah yang telah berbuat untuk kepentingan mereka.

“Warga Desa Kuala Keritang tidak akan terpengaruh oleh pihak lain yang mengaku-ngaku telah banyak berbuat di Desa Kuala Keritang,” tulisnya dalam narasi tersebut seperti dikutip.

Merespon narasi yang diterbitkan di media siber tersebut, Ketua Pemuda Desa Kuala Keritang, Madong pun angkat bicara dan membantah kegiatan normalisasi di sungai Reteh sepanjang 5 kilometer bukan di Kuala Keritang, memang dengan adanya normalisasi tersebut sangat berdampak ke Kuala Keritang.

Madong juga menegaskan, bahwasanya pekerjaan normalisasi Sungai Reteh tersebut di jamannya Bupati H Muhammad Wardan, dengan sewa kelola 3 tahun berturut-turut, berarti tidak ada aspirasinya Dani.

“Jadi jangan main klaim, apa perjuangannya disini tidak ada. Itu hanya mau cari simpatik warga desa Kuala Keritang,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Madong, masyarakat sudah pintar siapa yang berbuat di desa Kuala Keritang. Jadi jangan main dengan narasi yang tidak sesuai fakta lapangan, karena itu sama aja bohong belaka atau melakukan pembohong publik.

“Kami memang orang desa, tapi kami tau siapa yang berjuang disini, dengan membantu mengatasi problematika selama ini tentang banjir sehingga banyak perkebunan yang rusak dan jalan kami. Jadi saat mau Pilkada baru mengaku-ngaku. Waktu kami menjerit minta pertolongan kalian dimana saja,” pungkasnya.**




Black Campaingn Serang Paslon Ferdiansyah – H Soeparto

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota, Ferdiansyah dan Soeparto Amanah (Fatonah), kembali menjadi sasaran kampanye hitam (black campaign). Isu ini beredar melalui pesan singkat yang disinyalir berasal dari aplikasi WhatsApp.

Pesan tersebut menyebutkan bahwa pasangan Fatonah akan melakukan praktik money politic dengan menawarkan uang senilai Rp300 ribu kepada pemilih yang memilih mereka.

Ketua koalisi Fatonah, Edison, S.H., langsung memberikan klarifikasi atas tuduhan yang beredar. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pesan yang menyebar tersebut merupakan berita bohong dan tidak berdasar.

“Untuk semua relawan, saya beritahu ada orang yang menyebarkan berita hoaks di beberapa media sosial dan pesan singkat yang isinya menyatakan bahwa siapa yang memilih Ferdi akan mendapatkan uang Rp300 ribu. Itu tidak benar sama sekali,” ujar Edison.

Edison juga menambahkan bahwa tuduhan ini sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk merusak citra pasangan Fatonah yang selama ini dikenal dengan kampanye bersih dan transparan.

“Jika ada berita tersebut beredar, saya harap para relawan Fatonah segera membantahnya. Ini adalah upaya untuk menjatuhkan pasangan kami dengan cara yang tidak etis,” tegas Edison.

Lebih lanjut, Edison menegaskan bahwa pihak koalisi Fatonah tidak akan tinggal diam menghadapi kampanye hitam ini. Mereka berencana untuk melaporkan pihak-pihak yang terbukti menyebarkan informasi palsu tersebut kepada pihak berwenang.

“Kami akan melaporkan ini agar bisa ditindak sesuai hukum. Penyebaran hoaks seperti ini harus dihentikan demi menjaga demokrasi yang sehat,” kata Edison.

Dalam beberapa pekan terakhir, pasangan Fatonah memang menjadi sorotan publik karena popularitas mereka yang terus meningkat menjelang pemilihan.

Kampanye yang mereka lakukan selalu mengedepankan program-program nyata untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga isu money politic ini dianggap sebagai upaya untuk merusak reputasi mereka.

Para pendukung Fatonah juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berita-berita yang tidak benar.

“Kami yakin masyarakat sudah cerdas dalam memilih, mereka tidak akan mudah percaya pada isu-isu yang tidak berdasar,” pungkas Edison.

Pasangan Ferdiansyah-Soeparto Amanah tetap optimistis dan fokus untuk menjalankan kampanye mereka dengan cara yang bersih. Mereka berharap masyarakat dapat melihat upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan ketidakstabilan politik melalui penyebaran berita hoaks. **