Warga Kuala Enok Keluhkan Soal Infrastruktur, ini Jawaban Terbuka Cabub Inhil H Herman

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Saat menggelar kampanye dialogis, Calon Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Haji Herman mendengar curhatan warga.

Warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya sarana infrastruktur dan jaringan listrik di Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah.

“Kondisi badan jalan kami rusak parah Pak, belum lagi masalah listrik,” kata salah seorang warga, Herlina, Jumat (18/10/2024).

Dengan mata berkaca-kaca warga tersebut mengajak H Herman melihat langsung kondisi badan jalan jerambah yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak pernah tersentuh.

“Coba bapak lihat sendiri jalan kami, banyak yang sudah lapuk pak, dan warga juga saat melintas agak takut terberosok pak,”

“Jadi kami betul-betul berharap apabila bapak Haji Herman menjadi Bupati bisa menyelesaikan persoalan-persoalan di tempat kami,” ujarnya.

Senada juga diungkapkan Iyah yang juga nimbrung menyeletus, “Banyak sudah yang datang disini, namun banyak yang janji-janji tapi tidak terbukti,” celetuknya.

“Mudah-mudahan H Herman dikenal dengan sosok kerja nyata saat menjadi Pj Bupati kurang lebih 9 bulan bisa membuktikan kerja-kerja nyata,” sambungnya.

“Kami siap pak dukung bapak, karena kami mengidolakan bapak semenjak Pj Bupati Inhil banyak kegiatan bapak di medsos viral di platform TikTok dan Facebook tentunya itu kerja bapak,”

“Harapan kami apabila H Herman terpilih bisa melakukan perubahan di tempat kami terutama Infrastruktur jalan dan listrik,” sebutnya kepada H Herman.

Menanggapi keluhan warga, Haji Herman calon bupati Inhil nomor urut 4 itu menyampaikan Program Aksi Infrastruktur Hebat dan Program Aksi Ekonomi Hebat dalam rangka pemerataan pembangunan dan perekonomian.

“Melalui program itu kita akan merealisasikan pemerataan pembangunan infrastruktur, seperti badan jalan perdesaan, kecamatan dan perkotaan,” papar Haji Herman yang merupakan Pj Bupati Inhil itu.

Selain pemerataan Infrastruktur, Haji Herman berkomitmen merealisasikan Program Ekonomi Hebat dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga petani dengan intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi.

“Kami bertekad untuk mewujudkan Inhil yang lebih hebat terutama dalam bidang infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi dengan dukungan masyarakat, kami yakin bisa membawa perubahan positif,” ujar calon bupati.

Paslon nomor urut 4 menjawab setiap pertanyaan dengan penuh keterbukaan, menekankan bahwa mereka akan mengutamakan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat setempat. *




Paslon 04 akan Dorong Standarisasi Harga Minimal Pembelian Buah Kelapa di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Herman – Yuliantini nomor urut 04 akan mendorong standarisasi harga beli buah kelapa jika diamanahkan memimpin Inhil.

“Kedepan perlu keseriusan untuk menangani pekelapaan rakyat. Disatu sisi perkebunan juga kita perbaiki, namun disisi yang lain kita juga harus melakukan beberapa langkah termasuk mendorong standarisasi harga minimal pembelian kelapa, seperti yang telah diberlakukan Pemerintah untuk komuditas kelapa sawit,” ungkap H Herman dalam kampanye dialogis baru-baru ini.

Sebelum itu, H Herman juga menyampaikan bahwa ada beberapa informasi yang didapatinya, baik secara langsung maupun melihat trend percakapan disosial media. Bahwa ada yang mengait-ngaitkan dirinya dengan kenaikan harga kelapa.

“Kalau secara pribadi, terlebih saat ini saya menjadi salah satu Calon Bupati yang maju dalam kontestasi Pilkada, tentunya sangat menguntungkan bagi saya terkait kenaikan harga kelapa ini karena Herman misalnya. Tapi saya tidak ingin melakukan pembohongan Publik. Maka perlu kita sampaikan kebenarannya,” tegas H Herman.

“Mengenai harga kelapa mahal atau murah itu masih soal berlakunya hukum ekonomi, bukan karena saya atau siapa-siapa. Kelapa rakyat hari ini belum memiliki regulasi harga minimal pembelian, jadi semua masih bebas dan tergantung harga pasar,” tambahnya.

Maka dari itu, kedepan memang sangat diperlukan keseriusan untuk menangani persoalan perkelapaan rakyat di Inhil, mulai dari perbaikan perkebunan kelapa hingga mendorong standarisasi harga minimal pembelian kelapa.

“Selain itu, kran ekspor kita dibuka, pelabuhan kita maksimalkan, produk turunan kelapa kita mulai inventarisir agar patut disupport jangka panjang. Yang tidak kalah pentingnya dalam bisnis kelapa ini kita juga harus menciptakan persaingan dengan berbasis bisnis yang tidak memonopoli,” papar H Herman.

Terakhir Calon Bupati Inhil H Herman juga akan menyiapkan regulasi-regulasi untuk kemudahan untuk usaha, termasuk menjaga iklim bisnis yang aman dan kondusif.

“Regulasi-regulasi kemudahan usaha juga kita siapkan, Iklim daerah yang aman dan kondusif perlu kita jaga, akses transportasi kita benahi. Sehingga para investor memiliki keyakinan dan kenyamanan untuk masuk berinvestasi di Kabupaten Indragiri Hilir ini,” tutupnya. (Arb)




Jawab Keraguan, Ferdi-Parto Jamin Seragam Sekolah Gratis, Insentif Fakir Miskinbdan Anak Yatim Piatu Hingga Disabilitas

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai nomor urut 2, Ferdiansyah SE – H. Soeparto menjamin pemberian seragam gratis untuk murid SD dan siswa SMP setiap tahun ajaran baru bisa dilaksanakan jika mereka diberi amanah masyarakat untuk memimpin Kota Dumai.

“Yang penting ada kemauan dari pimpinan daerah” kata Ferdiansyah di hadapan lebih dari 200 warga yang mengikuti Pertemuan Tatap Muka dengan Paslon singkatan Ferdianyah – Soeparto Amanah (FATONAH), Kamis (17/10/2024) malam di Jalan Perjuangan Kelurahan Bukit Batrem.

Penegasan itu menjawab keraguan sejumlah pihak yang menyatakan program seragam dan LKS gratis itu mustahil dilaksanakan dan memakan banyak anggaran.

“Kami sudah hitung, hanya sekitar 1,5 hingga 2 persen dari total APBD setiap tahun,” katanya lagi.

Baju seragam gratis diberikan kepada anak yang baru masuk SD dan SMP. Diperkirakan antara 8 ribu hingga 10 ribu anak yang masuk SD dan SMP setiap tahunnya. Sedangkan LKS gratis diberikan kepada setiap murid SD dan siswa SMP setiap tahun.

Anggaran untuk program yang mereka luncurkan ini, lanjut Ferdi jauh lebih kecil jika dibandingkan biaya perjalanan dinas yang setiap tahunnya sekitar 100 Milyar.

“Kami ingin APBD Dumai yang cukup besar ini benar-benar berpihak ke rakyat dan memacu pertumbuhan ekonomi. Sehingga kesejahteraan masyarakat terwujud. Jangan sampai program pendidikan gratis ini terkendala karena keluhan mahalnya seragam,,” katanya.

Pemberian seragam gratis itu juga untuk mendorong perputaran ekonomi dengan memberikan kesempatan UMKM penjahit terlibat aktif di dalamnya.

“Jadi jangan dilihat dari sisi pemberian bantuannya saja. Lihat juga dari sisi perputaran ekonominya,” kata Ferdi.

Ferdi juga mengemukakan program pemberian bantuan sosial dan insentif bagi fakir miskin, yatim piatu, cacat tetap dan lansia. Ferdiansyah – Soeparto ingin memastikan mereka punya harapan untuk memperbaiki hidupnya.

“Program ini terinspirasi dari pengalaman kami. Terutama Mbah Parto. Hampir setiap hari ada yang datang ke rumahnya karena tak ada beras, tak ada untuk makan. Tiap tahun ajaran baru banyak yang datang karena mengeluh kekurangan biaya seragam,” kata Ferdi.

Untuk bantuan sosial atau insentif bagi fakir miskin, yatim piatu, lansia dan cacat tetap juga tidak memakan anggaran yang besar. Sekitar 3 persen saja dari total APBD setiap tahun. Atau porsinya naik dari tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, APBD Dumai menganggarkan biaya perjalanan dinas mencapai 115 Milyar. Sementara untuk anggaran bantuan sosial hanya 17,7 Milyar, kesejahteraan sosial 21,3 Milyar dan peningkatan perekonomian sebesar 25,9 Milyar.

“Dari tiga mata anggaran ini, jauh lebih kecil dari biaya perjalanan dinas. Bantuan sosial, kesejahteraan sosial dan peningkatan perekonomian akan kami naikkan. Biaya perjalanan dinas akan kami pangkas, kegiatan-kegiatan seremoni akan dikurangi. Kita fokuskan membantu masyarakat untuk meningkatkan taraf hidupnya,” papat Ferdi.

Program lain yang akan jadi perhatian adalah peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal agar memiliki keahlian untuk bersaing di bursa tenaga kerja. Program ini untuk mengurangi angka pengangguran sekaligus memastikan komposisi 70 persen tenaga kerja lokal bisa terpenuhi. (*)




Survei VOXinstitute Pilkada Inhil, Paslon 01 dan 02 Bersaing Tapi Tertinggal Jauh Dengan H Herman – Yuliantini

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pasangan calon (paslon) Herman – Yuliantini jauh mengungguli lawan-lawannya dalam survei Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) yang dilaksanakan lembaga survei VOXinstitute.

Elektabilitas pasangan Herman – Yuliantini mencapai 52 persen.

Dalam keterangannya kepada wartawan di Pekanbaru, Kamis (17/10/2024), Direktur Eksekutif VOXinstitute Fendri Jaswir bersama Direktur Riset Albion Zikra mengungkapkan elektabilitas paslon Feriyandi – Dani M. Nursalam hanya 14,8 persen, berimbang dengan paslon Suhaidi – Syamsudin Uti 14 persen. Pasangan Mimi Lutmila – Sufian lebih kecil yakni 1,8 persen.

Meskipun demikian, menurut Fendri, masih ada 17,5 persen lagi pemilih yang tidak mau menjawab.

”Peluang untuk menambah suara masih ada, baik pemilih yang belum menjawab maupun dari pemilih yang masih mungkin berubah dan ragu-ragu. Waktu masih ada 40 hari,” ujarnya.

Dikatakan, elektabilitas Herman juga tinggi untuk Top of Mind yakni mencapai 49,5 persen, disusul Feriyandi 11,5 persen, Suhaidi 8 persen dan Mimi Lutmila 0,8 persen. Untuk calon wakil bupati, Top of Mind-nya Yuliantini 36 persen, Syamsudin Uti 11,8 persen, Dani Nursalam 9 persen dan Sufian 1,5 persen.

Direktur Riset VOXinstitute, Albion Zikra menjelaskan survei dilakukan 2-16 Oktober 2024. Populasi adalah penduduk Inhil di 20 kecamatan dengan kriteria usia 17 tahun atau sudah menikah, KTP Inhil dan bukan anggota TNI/Polri.

Survei dilakukan dengan metode multi ‘Stage Random Sampling’ dengan 400 sampel yang tersebar di 20 kecamatan, 40 desa/kelurahan dan 80 RT. Margin of Error berkisar 5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

”Data dikumpulkan dengan teknik wawancara tatap muka dengan responden dan pertanyaan berdasarkan kuisner yang telah ditetapkan,” ujar Albion.

Albion menjelaskan paslon Herman – Yuliantini menguasai hampir semua kecamatan dari 20 kecamatan di Inhil. Jika pasangan ini bisa mempertahankan kondisi sekarang, peluang untuk menang cukup besar.

Elektabilitas parpol : Golkar 28,8 persen, PKB 13,8 persen, Gerindra 10,5 persen, PDIP 7,5 persen, PKS 6,8 persen dan Demokrat 6,5 persen. Selebihnya dibawah 5 persen.

Yang menarik dari survei ini, kata Albion, masih ada 22,8 persen pemilih yang tidak tahu akan ada Pilkada Serentak 27 November nanti. Meski demikian, minat mereka untuk mencoblos tinggi yakni 98,3 persen.

Hasil survei menunjukkan masalah utama dan mendesak yang dirasakan masyarakat adalah bahan pokok mahal, kondisi jalan dan jembatan buruk dan sulitnya mencari pekerjaan. Persoalan pokok yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah harga bahan pokok yang makin tinggi, pengangguran, infrastruktur jalan dan jembatan, serta tingkat kemiskinan. ***




Ratusan Warga Senang Hadiri Kampanye Damai Ferdiansyah-Soeparto

ARB INdonesia, DUMAI – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai nomor urut 2, Ferdiansyah SE – H. Soeparto menggelar pertemuan tatap muka di Kelurahan Pelintung Senin (14/10/2024) malam. Lebih dari tujuh ratus warga hadir pada kampanye damai yang berlangsung Santui (santai) dan hepi (riang gembira).

Ratusan warga yang hadir duduk lesehan di lokasi kampanye di pinggir jalan tak jauh dari pintu masuk Kawasan Industri Dumai. Bahkan separoh warga yang hadir rela berdiri di pinggir hingga di badan jalan. Tak beranjak dari awal sekira pukul 20.00 WIB, hingga berakhirnya kampanye sekira pukul 22.00 WIB.

Teriakan yel-yel kemenangan bagi kemenangan paslon nomor urut 2 yang dilontarkan pembawa acara, Hermanto Agustinus Sitorus disambut gegap gempita oleh warga.

“Fatonah…,” teriak Hermanto. “Menang…menang,” jawab warga yang dilanjutkan dengan tata cara mencoblos. Satu dibuka, dua dicoblos, tiga dilipat.

Suasana makin riuh ketika H. Soeparto tiba di lokasi kampanye. Maklum saja, sosok pria berusia 75 tahun dan masih enerjik ini dikenal luas di Kecamatan Medang Kampai. Tidak hanya di Kelurahan Pelintung, juga di Guntung, Teluk Makmur dan Mundam.

Meski Mbah Parto, demikian warga setempat menyapa H. Soeparto, berdomisili di Jalan Imam Munandar Kelurahan Jaya Mukti Kecamatan Dumai Timur, namun Ia menjadikan Pelintung sebagai tempat tinggal keduanya. Karena Ia memiliki rumah dan lahan pertanian di wilayah itu. Puluhan tahun Mbah Parto bolak balik dari Bundaran ke Pelintung atau ke Guntung.

Warga Kecamatan Medang Kampai pun mengenal Mbah Parto sebagai sosok yang dermawan dan berjiwa sosial sangat tinggi. Ribuan warga pernah dibantu selama 50 tahun Mbah Parto berdomisili di Dumai.

Keriusan memuncak ketika Calon Wali Kota Dumai, Ferdiansyah tiba sekira 15 menit setelah kehadiran H. Soeparto. Pria berpostur gemoy ini pun disambut yel-yel Fatonah menang.

“Orang baik seperti pak Ferdiansyah dan Mbah Parto harus balas kebaikannya. Kita bantu mereka berdua mewujudkan Dumai lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat,” kata tokoh masyarakat Batak Dumai, Bisker Paruntungan Siregar.

Tokoh masyarakat Minang, Yanius mengungkapkan sosok H. Soeparto yang sulit mencari tandingannya. Sebagai mantan penyuluh pertanian, Yanius mengaku sudah kenal Mbah Parto lebih dari 20 tahun.

“Mbah Parto tidak hanya mewakafkan tanahnya untuk kuburan dan rumah ibadah. Ia juga menyediakan beras gratis untuk warga, sering membantu warga yang membutuhkan biaya pendidikan, menyediakan ambulan berikut kain kafan, menyantuni anak yatim setiap pekan. Bahkan cukup banyak warga yang membutuhkan tapak rumah yang sudah ia bantu,” kata Yanius.

Tentang sosok Ferdiansyah pun, menurut Yanius, merupakan sosok pengusaha yang dermawan. Ia juga sudah mengenal Ferdiansyah cukup lama. Gigih dalam berusaha dan selalu peduli dengan sesama.

Baik Ferdianyah maupun H. Soeparto tidak banyak menyampaikan orasi politik. Selain program seragam sekolah dan LKS gratis, keduanya juga memaparkan sekilas tentang program peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai program unggulan mereka. (*)




Dengar Visi Misi Paslon 04, Warga di Kecamatan Teluk Belengkong Siap Hantarkan H Herman-Yuliantini Jadi Bupati Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Setelah mendengar visi misi dan program Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4, warga Kecamatan Teluk Belengkong siap berjuang bersama Inhil hebat.

Program Inhil Hebat itu dipaparkan oleh Ketua Tim Kampanye Inhil Hebat, Agus Salim, saat menggelar kampanye dialogis di Kecamatan Belengkong, Selasa (15/10/2024).

“Apakah siap berjuang memenangkan Haji Herman-Yuliantini,” kata Ketua Tim Kampanye Inhil Hebat, Agus Salim.

Sontak dijawab oleh warga, “siap, siap menangkan, kami bersama Inhil hebat,” kata warga dengan serentak.

Agus Salim memaparkan Program Aksi Inhil Hebat, mulai dari peningkatan perekonomian petani, meningkatkan ketersediaan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur.

Selanjutnya meningkatkan kualitas Masyarakat, mewujudkan pembangunan dan pemberdayaan perdesaan berorientasi pengembangan ekonomi, memberikan insentif tenaga pendidik dan RT RW.

Meningkatkan pelayanan tenaga kesehatan, memberikan intensif dan rumah layak huni bagi tenaga kesehatan, serta menyediakan beasiswa bagi tenaga kesehatan yang akan melanjutkan pendidikan.

Terakhir meningkatkan tata kelola pemerintahan, merealisasikan normalisasi pembangunan tanggul dan trio tata air, serta menguatkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Dari beberapa program kerja yang disampaikan Agus Salim, merupakan untuk kepentingan Masyarakat. Terutama mengenai penyelamatan kebun kelapa di Kecamatan Belengkong.

Namun, kata Agus Salim, program yang sudah direncanakan Paslon Haji Herman-Yuliantini tidak akan direalisasikan jika tidak terpilih pada 27 November 2024 nanti.

Maka dari itu, Agus Salim mengajak seluruh Masyarakat Belengkong berbondong-bondong datang ke TPS untuk memiliki Haji Herman-Yuliantini pada saat pelaksanaan pencoblosan.

“Untuk memenangkan Pilkada ini, butuh suara yang banyak. Maka dari itu Haji Herman-Yuliantini butuh partisipasi semua kalangan,” sebut mantan Ketua DPRD itu.

Terakhir Agus Salim menjelaskan track record (rekam jejak) Haji Herman selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah 11 kali menjadi Kepala Dinas di Kabupaten Meranti.

“Pengalaman kerjanya lebih 30 tahun, 11 kali menjadi kelapa dinas. Terakhir sebagai Pj Bupati Inhil,”

“Haji Herman memiliki berbagai prestasi di dunia birokrasi. Inilah salah satu alasan 10 partai politik mendukung Haji Herman,” terangnya.

Begitu juga Calon Wakil Bupati Inhil, Yuliantini, juga memilki prestasi di dunia politik. Yuliantini sesudah 5 periode menjadi anggota DPRD.

“Sudah 5 periode terpilih. Jika terpilih sampai 5 periode tentu Yuliantini dipandang baik oleh Masyarakatnya,” sambungnya.

Mendengar dukungan Masyarakat, Haji Herman mengucapkan terimakasih. Haji Herman bersama Yuliantini akan merealisasikan Program Inhil Hebat.

“InsyaAllah akan kita realisasikan, karena program itu merupakan rencana kami selama 5 tahun jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Inhil,” kata mantan Pj Bupati Inhil itu. **