Surat Suara Pilbup Inhil Miliki Kelebihan di Bandingkan Pilgubri

Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi
Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi

Tembilahan (www.detikriau.org) – Kertas suara pilkada Bupati dan Wakil Bupati Inhil menurut Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi memiliki kelebihan dibandingkan surat suara Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau. disamping memiliki tanda air, surat suara pilkada Inhil juga dilengkapi dengan hologram.

Disamping kelebihan itu, proses penanganan surat suara pilkada inhil juga relative lebih mudah dibandingkan penanganan surat suara pilgubri. Setelah tiba di KPUD, surat sura pilgubri masih dilakukan penyortiran dan proses pelipatan. Sedangkan surat suara pilbup inhil, proses pelipatan sudah dilakukan di percetakan.

“keharusan itu memang dibunyikan didalam kontrak penyediaan surat suara. Jadi setibanya di KPUD, seluruh surat suara sudah dalam keadaan terlipat.” Ujar Joni

Kerusakan surat suara, masih menurut Joni, diyakini juga akan lebih sedikit. Karena pemasangan hologram pada surat suara pilbup dilakukan satu persatu, perlembar surat suara yang seluruhnya dilakukan oleh pihak percetakan. Dalam proses ini, jika memang ada surat suara yang rusak tentunya lebih dahulu akan diketahui oleh pihak percetakan.

“insyallah surat suara pilbup Inhil akan kita terima besok ( kamis 15/8. Red). Sebagai pelaksana pemilu, kami akan bekerja maksimal dan professional agar pelaksanaan pesta rakyat ini dapat berjalan dengan sukses,” Yakini Joni. (dro)




Kampanye Pilkada Inhil dibagi Dalam Empat Zona

indexTembilahan (www.detikriau.org) – Untuk pelaksanaan kampanye pemilukada yang akan dilaksanakan tanggal 18 – 31 Agustus mendatang, KPUD Inhil membagi wilayah inhil dalam  empat zona yang masing-masing zona terdiri dari 5 Kecamatan.

Menurut anggota KPUD Inhil, M Dong,Secara rinci Zona satu terdiri dari Kecamatan Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas dan Batang Tuaka.  Zona dua meliputi Kecamatan Gaung Anak Serja (GAS), Kuala Indragiri (Kuindra), Tanah Merah dan Concong. Zona Tiga mencakup Kecamatan Enok, Reteh, Sungai batang, Keritang dan Kemuning.

“Sedangkan Zona empat meliputi wilayah Kecamatan Mandah, Pelangiran, Teluk Belelngkong, Pulau Burung dan Kateman,” Jelas M Dong.

Pembagian jadwal kampanye dilakukan dengan cara pencabuatan undian. Bagi pasangan calon yang mendapat nomor undian pertama maka akan mendapat urutan kampanye pertama dengan jatah waktu 4 hari untuk lima kecamatan dan zona berikutnya hanya diberikan waktu selama 3 hari. “waktu kampanye terbilang singkat. Hanya selama 13 hari. Tanggal 18 agustus mendatang, pasangan calon akan memaparkan misi visi mereka di kantor DPRD Inhil,” Pungkas M Dong. (dro)




Dua Calon Bupati Juga Gelar Open House

Tembilahan (www.detikriau.org) — Jelang pilkada inhil 4 september mendatang, momen perayaan idul fitri 1434 hijriyah di manfaatkan 2 orang calon bupati inhil untuk membuat kegiatan open house di rumah kediaman masing-masing di jalan swarnabumi tembilahan. Kedua cabup inhil tersebut yakni cabup nomor urut 2, h edy syafwannur dan cabup nomor urut 3, h syamsuddin uti.

H Edy Syafwannur mengatakan moment idul fitri dalam bingkai silaturahmi ini menjadi sebuah kesempatan untuk saling berbagi dan meningkatkan jalinan silaturhmi. “Silaturahmi yang baik ini tentunya kita harapkan akan tetap terjaga terutama dalam mesukseskan peta pemilukada yang tidak lama lagi. Kita berharap pemilukada nanti dapat berjalan sukses dalam suasana kondusif dan aman.” Ujarnya.

Sementara itu, H Syamsuddin Uti mengatakan kegiatan openhouse dikediamannya ini secara rutin dilakukannya setiap tahun. Dalam kesempatan ini, disamping bersilaturhmi, ia banyak mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat. “Saya maju karena saya ingin membangun Inhil. untuk melakukannya tentunya bukanlah sebuah pekerjaan mudah. Masih banyak yang perlu dibenahi,” Kata Syamsuddin.

Sedangkan cabup Inhil periode 2013-2018 nomor urut 1, HM Wardan dan Cabup nomor urut 4, Zainal Abidin tidak tampak melakukan kegiatan open house di Tembilahan.(dro/*z)




Pers diminta Ikut Berikan Pembelajaran Politik yang Baik Bagi Masyarakat

Bersempena Kegiatan Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi Calon Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafwannur dengan Kalangan Pers dan LSM.

harian vokalTembilahan (www.detikriau.org) – Calon Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafannur berharap kalangan pers ikut berperan aktif dalam memberikan pembelajaran berpolitik yang baik kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh pasangan calon adalah orang baik dan semua ingin membangun Inhil. oleh karenanya Ia berharap dalam pesta demokrasi ini jangan ada pihak yang terseret ke dalam permainan saling sikut namun tetap berada dalam jalinan silaturahim.  

harian vokal 004harian vokal 005harian vokal 006harian vokal 007harian vokal 008harian vokal 010harian vokal 011harian vokal 012harian vokal 013Harapan ini disampaikan H Edy Syafwannur dalam kegiatan silaturahmi dan buka bersama dengan kalangan pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bertempat di rumah makan Pondok Indragiri jalan lingkar Satu Tembilahan, senin (5/8/2013) malam.

Dikatakannya, Agar suasana pemilukada mendatang dapat berjalan aman dan damai, diharapkan kalangan pers dapat memberikan berita-berita yang kondusif dan konstruktif agar masyarakat tidak terpancing untuk berbuat hal-hal yang menjadi penyebab timbulnya perpecahan.

“harus kita akui masih banyak masyarakat kita yang belum memahami. Oleh karenanya tentunya sangat diharapkan peran kawan-kawan pers dalam memberikan pendewasaan dan pembelajaran politik yang baik bagi masyarakat,” Ujar Calon Bupati pasangan Cerdas ini.

Dalam kesempatan itu, H Edy Syafwannur juga menyampaikan permohonan do’a restu untuk maju sebagai salah satu calon dalam pemilukada September mendatang. menurutnya, siapa yang akan memimpin Inhil kedepan,  sudah pasti dalam garisan Tuhan. Insyaallah dalam 28 hari kedepan, garisan itu akan terbuka nyata.

Disamping dihadiri puluhan kalangan pers liputan Inhil dan kalangan LSM, kegiatan silaturhmi yang juga dihadiri Kabag Humas Setdakab Inhil, H Suhardiman ini juga diisi dengan siraman rohani oleh ustadz Ahmad jayadi. (dro)




4 Tim Sukses Pasangan Calon Bupati Inhil Ucapkan Ikrar Damai

harian vokal 016Tembilahan (www.detikriau.org) – Guna menciptakan suasana yang kondusif dan mencegah timbulnya gangguan kamtibmas dalam pelaksanaan Pemilukada September 2013 mendatang. Tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018 menyatakan Ikrar Kebersamaan dan Kedamaian.

Pembacaan ikrar oleh perwakilan 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ini dilaksanakan di Aula Kantor Mapolres Inhil disaksikan secara langsung oleh Kapores Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK.,M.Si, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi dan Ketua Panwaslu, Nelly Weny Susanty

harian vokal 015Dalam amarannya, Kapolres menyatakan bahwa sebagai pimpinan aparat keamanan, sudah menjadi tugasnya untuk mengurangi dan menjaga situasi aman dan tertib terutama dalam pelaksanaan pemilukada yang tidak lama lagi. “Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan peran dari semua pihak terutama dari peserta Pemilukada termasuk unsur tim sukses dan tim kampanye seluruh pasangan calon.’Kata Kapolres

Deklarasi sebelumnya yang dilakukan, ditambahkan Kapolres, baru sebatas deklarasi antar pasangan calon peserta pemilu. Namun gangguan kamtibmas justru lebih rentan timbul dibasis pendukung pasangan calon. Oleh karenanya dirasakan perlu untuk melakukan ikrar damai bersama oleh tim sukses dan tim kampanye agar seluruh proses pemilukada dapat berjalan dengan tertib dan aman.

“Kita sangat berharap deklarasi ini tidak hanya dijadikan sebatas simbol tetapi harus mampu diaplikasikan dilapangan dengan didasari nilai persaudaraan yang selama ini sudah terjalin mesra khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir,”harap Kapores.

Pembacaan ikrar damai dan kebersamaan ini diikuti oleh tik sukses dan tim kampanye pasangan Warohmah (H Muhammad Wardan dan H Rosman Malomo), pasangan CERDAS (H Edy Syafwannur dan H Agussalim), pasangan Sumbawa (H Syamsuddin Uti dan H Muslimin) dan pasangan Dinamis (H Zainal Abidin dan H Said Ismail). (dro)




Partai Terkesan Hanya Sebagai Bamper, Puluhan Anggota Bapilu dan Tim Kampanye Pasangan Dinamis Cabut

dinamisTembilahan (www.detikriau.org) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Indragiri Hilir ( Kab Inhil) membenarkan telah menerima surat pernyataan mundurnya anggota dari empat partai dalam Badan Pemenangan Pemilu dan Tim Kampanye pasangan Dinamis.

Surat bernomor 005/BAPPILUKADA-DINAMIS/Inhil/VII/2013 tertanggal 22 juli 2013 itu ditandatangani oleh puluhan anggota asal ke empat partai pendukung calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil periode 2013-2018, H Zainal Abidin dan H Said Ismail.

“Benar pihak kita sudah menerima surat tersebut. Anggota tim itu berasal dari empat partai yakni Partai Gerindra, PKPB, PKNU dan PKBIB.”Jawab Ketua Pokja Pencalonan KPUD Inhil, Herdian Asmi, SH MH ketika dikomfirmasi melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (24/7)

Menurut Herdian,  pengunduran ini sifatnya hanya pengunduran dari Bapilu dan Tim pemenangan bukan penarikan dukungan partai kepada pasangan tersebut.”Aturannya tentu pasangan Dinamis harus membentuk Tim Bapilu dan pemenangan lagi untuk menggantikan anggota yang menyatakan menarik diri,” Sebut Herdian.

Salah seorang ketua Partai pengusung pasangan Dinamis yang minta namanya tidak dipublikasikan ketika dikomfirmasi membenarkan akan pengunduran ini. Menurutnya, secara partai mereka sudah memenuhi tugas untuk mengantarkan pasangan Dinamis lolos sebagai salah satu peserta pemilukada 2013.”Tugas kita sudah dipenuhi namun komitmen untuk mengantarkan pasangan ini lolos sebagai calon tidak berarti kami juga harus ikut sebagai tim pemenangan mereka,” Jawabnya sambil mengelak mengatakan alasan pengunduran tersebut.

Hal senada juga terlontar dari salah seorang petinggi Partai pengusung pasangan Dinamis lainnya yang juga minta namanya untuk tidak dipublikasikan. Menurutnya, pengunduran dari Bapilu dan Tim pemenangan pasangan Dinamis lebih disebabkan dari rasa kekecewaan dikarenakan pasangan Dinamis lebih mementingkan Tim Keluarga dibandingkan Tim Partai. Partai terkesan hanya dijadikan bamper.

“Penarikan anggota dari Tim ini juga diikuti mundurnya seluruh tingkatan dalam pengurusan partai,”  Ujarnya.

Calon Bupati pasangan Dinamis, H Zainal Abidin ketika dikomfirmasi wartawan melalui sambungan telepon selularnya menyatakan hal itu tidaklah menjadi persoalan karena mendukung atau tidak itu hak setiap individu. “Tak ada masalah. Apalagi jika memang mereka sudah mendapatkan persetujuan dari partai masing-masing. Di Negara Demokrasi, mendukung atau tidak itu menjadi haknya setiap orang.” Jawabnya. (dro)