WARDAN YAKINI ISU PEMEKARAN MASIH LAYAK JUAL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – H.M. Wardan menyatakan walaupun ada moratorium pemekaran yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Mentri Dalam Negri (Mendagri) namun nyatanya sampai saat ini masih ada daerah yang tetap dimekarkan. Untuk itu Wardan janjikan untuk terus menggesa pemekaran Kabupaten Indragiri Hilir  agar pemerataan pembangunan dapat segera terwujud.

Pernyataan ini disampaikan H.M. Wardan dalam konfrensi pers usai melakukan pendaftaran sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018 di kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil, Senin (9/7)

“Mendagri, Gamawan Fauzi memang pernah menyatakan bahwa moratorium pemekaran masih akan diberlakukan sampai akhir Desember 2012 mendatang saat pencanangan e-KTP di Provinsi Sumatra Barat. Namun kalau kita melihat di internet, nyatanya yang saya tau saat ini ada sekitar 15 daerah pemekaran kabupaten/kota yang masih diwujudkan. Artinya, yang namanya pemekaran itu masih tetap dilakukan,” Ujar Wardan.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, dengan kondisi Kab. Inhil yang sangat luas ditambah Inhil sampai hari ini belum ada melakukan pemekaran tentunya keinginan masyarakat ini harus terus digesa agar pemerataan pembangunan dengan tujuan kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud. “Saya merupakan penggagas pemekaran Kabupaten Indragiri Selatan dan Indragiri Utara jadi saya akan tetap perjuangkan sampai pemekaran ini benar-benar dapat terwujud,” Kata Wardan dengan nada penuh keyakinan.(fsl)




DESK PILKADA DPC PKB JANJIKAN PERLAKUAN YANG SAMA PADA SEMUA BALON

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang Partai kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Inhil, menjadi tujuan beberapa nama bakal calon yang diisulkan akan maju dalam Pilkada Kabupaten Inhil 2013 mendatang. Bahkan dihari pertama dibukanya penjaringan oleh Desk Pilkada partai tersebut, Dua orang langsung mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati.

Setelah dua nama Ramli Walid dan Wardan yang mendaftar di hari pertama, tersiar kabar bahwa nama-nama kuat lainnya juga akan meminta dukungan kepada partai berlambang ka’bah tersebut. Seperti yang disampaikan sekretaris Desk Pilkada PKB kabupaten Inhil Herwanisitas kemarin.

“Ya kita memang sempat mendengar kabar nama-nama kuat lainya juga akan mendaftar ke PKB, tetapi itu kan masih sekedar berita dan siapa pun namanya kita juga merasa tidak etis untuk menyampaikannya karena bagi kita itu semua belum pasti,” ungkapnya.

Terkait dengan banyaknya balon yang meminta dukukungan PKB itu, Ketua DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam mengatatkan pihaknya tetap memberikan peluang dan prosedur yang sama kepada masing masing calon yang mendaftar ke PKB.

“Salah satu tujuan kita membuka penyaringan ini kan adalah untuk menghasilkan rekruitmen yang transparan dan aspirasi yang sebenarnya, oleh sebab itu kita tetap memberikan peluang yang sama kepada siapapun yang ingin mendaftar sebagai bakal calon, tetapi dengan catatan tetap dengan prosedur dan peraturan Desk Pilkada PKB yang telah kita tentukan sebelumnya, Termasuk Kader PKB sekalipun,” ujarnya.

Hingga saat ini PKB juga masih menjadi satu-satunya Partai yang membuka penjaringan Bakal calon Bupati Kabupaten Inhil untuk Pilkada 2013 mendatang.(Am)




HARI PERTAMA, DESK PILKADA DPC PKB INHIL DIHADIRI DUA BIROKRAT PROVINSI RIAU

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua birokrat Pemprov Riau, HM. Wardan dan H. Raus Walid mendaftarkan diri pada penjaringan Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 melalui Desk Pilkada DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir. Senin (9/7)

HM. Wardan tiba dikantor DPC PKB pukul 09.18 WIB. Dalam iring-iringan orang nomor satu di Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang dikabarkan telah mengantongi restu dari Gubernur Riau, HM. Rusli Zainal ini juga diiringi oleh beberapa orang ulama yakni ustadz Suhaidi dan Ustadz Abdul Wahid dari Tembilahan kemudian H. Aren dari teluk pinang, H. Saman dari Kelurahan Sungai Perak juga beberapa ustadz lainnya dari Desa Sungai Luar dan Desa Sungai Salak serta puluhan pendukung.

Dalam konfrensi persnya usai melakukan pendaftaran sebagai Balon Bupati Inhil, dukungan beberapa ustadz yang menyertai kedatangannya hari ini menurut Wardan menjadi tambahan spirit bagi dirinya untuk ikut bertarung dalam Pilkada Inhil 2013 mendatang.

Menurut Wardan, kesediaan dirinya untuk mendaftarkan diri pada penjaringan Balon Bupati dari DPC PKB ini didasari dengan dua pertimbangan. Pertama, PKB adalah sebuah Partai Islam dan Kedua, apa yang menjadi cita-cita dan pergerakan PKB juga menjadi cita-cita dan pergerakan dirinya.

“Atas pertimbangan ini tentunya saya berharap PKB bersedia dan memprioritaskan saya untuk bergabung bersama Partai ini,” Ujar Wardan.

H. Ramli Walid, tiba di kantor DPC PKB pukul 10.15 Wib. Kedatangan Kepala Bappeda Provinsi Riau ini disertai dengan iring-iringan kendaraan dayung roda tiga dan puluhan pendukung.

Menurut pengakuan saudara Kandung Ketua DPRD Kab. Inhil, H. Raus Walid yang maju sebagai salah satu Balon Bupati Inhil 2013-2018 dengan mengusung motto membangun Inhil untuk semua ini janjikan akan  berlaku arief dan adil apabila kelak dirinya terpilih sebagai Bupati Inhil.

“Kelak jika saya terpilih, saya akan berlaku adil dan tidak akan membeda-bedakan suku, agama, maupun golongan. Secara bersama-sama kita akan membangun Inhil kearah yang lebih baik,” Ujarnya.

Kedatangan kedua birokrat Provinsi Riau di Kantor DPC PKB disambut secara langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Muhammad Taufan dan Sekretaris, Herwanissitas serta seluruh anggota. Tampak juga saat itu, pendaftaran hari pertama ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Kab. Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi serta beberapa petinggi DPC PKB Inhil. (Am)




HARI PERTAMA DESK PILKADA DPC PKB INHIL, DUA KANDIDAT DIPERKIRAKAN AKAN MENDAFTAR.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Senin (9/7), penjaringan Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013 – 2018 DPC PKB Kabupaten Indragiri mulai menerima pendaftaran. Dua kandidat, H. Ramli Walid dan HM. Wardan, besok, diperkirakan akan mendaftar.

Informasi keikutsertaan HM. Wardan melakukan pendaftaran diri pada Desk Pilkada DPC PKB Inhil didapat berdasarkan informasi dari seorang sumber yang mengaku tim sukses mantan Kadisdik Inhil ini.”Insyaallah bang, besok senin, pak Wardan akan mendaftarkan diri sebagai Balon Bupati Inhil periode 2013-2018 di kantor DPC PKB Inhil. Jam pastinya saya belum mendapatkan komfirmasi. Tapi insyaallah kalau tidak ada halangan lagi, beliau bisa dipastikan akan mendaftar.” Ujar sumber yang tidak bersedia namanya dipublikasikan ini kepada detikriau.org. Ahad (8/7)

Hari pertama Desk Pilkada DPC PKB Inhil tampaknya bukan hanya akan dihadiri oleh orang pertama dari Dinas Pendidikan Riau. Kepala Bappeda Provinsi Riau yang juga saudara kandung Ketua DPRD Inhil, H. Ramli Walid juga diperkirakan akan mendaftarkan diri.

Pernyataan ini terpampang di sebuah akun facebook atas nama Syam Daeng Rani Founners. Diakun facebook ini terpampang jelas tulisan “JIKA tidak ada halangan, Insya Allah Senin 9 juli 2012, jam 9.00 wib bapak DR. H. Ramli Walid, SE, MSi akan mendaftar sebagai bakal calon Bupati Inhil 2013-2018, di kantor BKB Inhil di Tembilahan. “RAMLI WALID-ROSMAN MALOMO”. Mohon doa restunya dari warga/masyarakat Inhil. Waslm.” Bunyi kalimat yang terpampang diakun facebook ini. (Am)




MPI NILAI DESK PILKADA DPC PKB INHIL SEBUAH PEMBELAJARAN POLITIK YANG BAIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Aktifis Masyarakat Peduli Inhil (MPI) Tengku Suhandri menilai proses penjaring Bakal Calon Bupati 2013-2018 yang dilakukan oleh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir adalah sebuah pembelajaran politik yang baik.

Menurut Comel, nama kecil aktifis yang juga seorang pengusaha muda dibidang Informasi dan Teknologi (IT) di Kota Tembilahan ini, suatu proses penjaringan calon pemimpin yang dinamai PKB sebagai Desk Pilkada ini yang ditujukan untuk mencari balon pemimpin yang layak, terlepas dari niat dibelakanganya, adalah sebuah program yang patut untuk ditiru.

“Artinya apa?, PKB sudah berani membuka diri untuk menerima calon-calon pemimpin diluar kader yang mereka miliki. Selama ini, kebanyakan partai politik selalu bersikukuh calon pemimpin harus lahir dari kader mereka sendiri. Padahal belum tentu kader itu layak menurut penilaian dari kacamata masyarakat,” Ujar Comel ketika sempat berbicara melalui sambungan telepon selular dengan detikriau.org, Jum’at (6/7).

Diakhir kalimat, Comel berharap apa yang telah dimulai PKB sebagai pembelajaran politik yang baik ini pada akhirnya dapat menghasilkan seorang pemimpin yang benar-benar peduli dengan apa yang sesungguhnya diinginkan oleh masyarakat yang dipimpinnya.”Mudah-mudahan kebijakan ini akan menjadi suatu langkah awal untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang amanah, jujur dan bertanggungjawab,” Pungkas Comel. (fsl)




JAGA KEAMANAN DESK PILKADA, PANITIA GANDENG KEPOLISIAN

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Panitia Desk Pilkada didampingi secara langsung oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M. Nursalam S.Pi melakukan kunjungan silaturahmi ke Kapolres Inhil, AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, M.Si. Kunjungan silaturahmi ini diagendakan untuk memintakan bantuan pengamanan selama berlangsungnya proses penjaringan bakal calon (balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018 melalui partai dibawah pimpinan Muhaimin Iskandar ini.

Menurut penjelasan Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Herwanissitas, hal ini dilakukan agar seluruh proses penjaringan nantinya dapat berjalan dengan tertib dan aman. “Secara internal kepartaian, kita memang memiliki Garda Bangsa. Namun untuk hal gangguan bersifat ekternal tentunya itu ranah aparatur kepolisian. Makanya seusai konfrensi pers tentang Desk Pilkada selasa (3/7) yang lalu, siangnya kita sengaja menyampaikan secara langsung permohonan ini kepada Kapolres,”Ujar Herwanissitas kepada detikriau.org di Tembilahan, Kamis (5/7).

Beberapa tahapan yang dinilai Herwanissitas diperlukan pengamanan  ekstra terutama dalam tahapan pendaftaran, pengembalian berkas pendaftaran dan proses konvensi. Dari tiga tahapan ini, tahapan Konvensi menurut Sitas panggilan akrab Ketua Fraksi PKB DPRD Inhil ini merupakan tahapan yang paling rawan terjadinya gesekan. Karena dalam tahapan ini, selain Balon, Tim masing-masing balon juga diperkenankan untuk menghadiri. “Memang jumlah anggota tim masing-masing balon yang kita izinkan mendampingi dalam jumlah terbatas. Namun karena posisi masing-masing balon berlainan kubu, dan jumlah Balonnya kita perkirakan lebih dari satu, tentunya terjadi gesekan kecil saja bisa berakibat besar.  Makanya kita harus melibatkan kepolisian untuk melakukan pengamanan dalam tahap-tahap ini,” Terang Sitas

Terkait persoalan penjaring Balon Bupati Inhil 2013 – 2018, ketika dipertanyakan detikriau.org, sejauh ini apakah sudah ada Balon yang menyatakan kesediaan untuk mendaftar?. Hal ini dibenarkan oleh Sitas. Namun karena proses awal pendaftaran baru dimulai tanggal 9 juli 2012 mendatang maka menurutnya kurang etis kalau harus ia kemukakan siapa-siapa Balon yang sudah melakukan kontak dan menyatakan kesediaan. “Masa pendaftaran tanggal 9 hingga 16 Juli 2012 mendatang. Jadi siapa-siapa Balonnya, ya nanti pasti diketahui saat pendaftaran. Yang jelas sudah ada 3 sampai 4 Balon yang menyatakan kesiapan.” Ujarnya mengakhiri.  (Am)