HARI INI PANITIA DESK PILKADA DPC PKB INHIL AKAN SURATI BALON

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Hari ini, jum’at (27/7) panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil akan mengirimi surat pemberitahuan kepada kepada Bakal Calon yang belum melengkapi administrasi. Proses ini dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan dalam aturan partai.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil, M. Taufan saat dikomfirmasi detikriau.org di kantor DPC PKB Inhil, Kamis (26/7) malam.

“Dua dari Lima Balon terdaftar yang sampai hari ini belum melengkapi seluruh administrasi adalah saudara Dani M Nursalam dan Abdul Wahid. Sesuai aturan, kedua balon ini masih memiliki waktu sampai tanggal 31 Juli 2012 mendatang,” Ujar M. Taufan.

Ditambahkan M. Taufan, jika seluruh berkas administrasi Balon sudah lengkap, maka panitia akan menyerahkan ke DPP untuk dilanjutkan ke tahap survey yang nantinya akan dilakukan oleh Tim Survey Independent yang dipilih oleh DPP. Pelaksanaan Survey dilakukan selama dua bulan terhitung dari tanggal 1 Agustus hingga akhir September 2012 mendatang.

“Namun Balon yang akan dilakukan survey adalah balon yang telah memenuhi kewajibannya dengan menyetorkan biaya pelaksanaan survey yang besarannya akan ditanggung renten oleh semua balon. Hasil survey akan dipublikasikan jika memang diminta oleh Balon,” Terang M. Taufan. (fsl)




DESK PILKADA DPC PKB INHIL BUKAN DAGELAN POLITIK

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizh DPC PKB Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam, S.Pi membantah  bermunculannya spanduk bergambarkan salah seorang Balon dengan Lukman Edy adalah sebuah keberpihakan yang menjadi penyebab timbulnya isu Desk Pilkada sebagai sebuah dagelan politik. Proses Desk Pilkada dipastikan dilakukan secara adil dan tanpa adanya rekayasa.

Dani M Nursalam yang saat ini juga terdaftar sebagai salah satu Balon yang ikut mendaftarkan diri pada Desk Pilkada DPC PKB Inhil juga menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memahami maksud dan tujuan pemasangan spanduk-spanduk tersebut.” Sampai saat ini proses Desk Pilkada masih terus berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang ditetapkan Partai. Artinya, sesuai mekanisme, DPP PKB tidak akan pernah menyatakan untuk memberikan dukungan kepada siapapun tanpa melalui seluruh proses dalam tahapan Desk Pilkada. Kita tidak akan pernah bermain-main dalam menegakkan aturan partai,” Tegas Dani M Nursalam memberikan komfirmasi.

Kembali dipertegas Dani panggilan akrab Wakil Ketua DPRD Inhil ini, kalau saat ini ada yang berani mengklaim telah mendapatkan dukungan, itu pasti diluar pengetahuan PKB. Sesuai mekanisme, dijelaskan Dani, tanggal 25 hingga 31 Juli adalah tahapan pemeriksaan berkas, pemberitahuan kepada bakal calon yang masih belum melengkapi berkas serta proses verifikasi administrasi Balon. Kemudian masih ada pelaksanaan survey dilanjutkan pelaksanaan  konvensi dan kemudian atas hasil itu, barulah Panitia Desk Pilkada DPC PKB Inhil membuatkan surat usulan permohonan penetapan Balon kepada DPP. Sebelum menetapkan, DPP masih melanjutkan ke tahapan Fit and Proper Test, Kontra Politik dan Kontribusi. Hasil semua itu barulan DPP akan menetapkan serta Penerbitan SK bagi Balon yang terseleksi . “Jadi apa mungkin saat ini kami sudah menyatakan keberpihakan kepada salah seorang Balon? Sekali lagi, Desk Pilkada DPC PKB bukanlah sebuah dagelan politik.” Pungkas Dani M Nursalam, S.Pi mengakhiri. (fsl)




DESK PILKADA DPC PKB INHIL SEBUAH DAGELAN?

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Angin tidak sedap menghembus  desk Pilkada yang dilaksanakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Inhil. Penjaringan yang dilaksanakan oleh PKB dituding tidak lebih hanya sebuah dagelan politik. Apalagi setelah terpajang disebuah sudut kota Tembilahan baleho ukuran jumbo bergambarkan Lukman Edy berdampingan dengan Balon Bup, Ramli Walid.
“Desk Pilkada yang dilaksanakan oleh PKB Inhil kami nilai tidak lebih hanyalah sebuah trik politik belaka. Sebab jauh-jauh hari PKB sudah punya calon yang akan mereka usung pada Pemilukada Inhil,” kata salah seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, kamis (19/7).

Ditambahkannya, Permainan dagelan ini semakin terang terlihat dengan terpajangnya sebuah Baleho bergambarkan Lukman Edy dan Ramli Walid. Atribut kampanye yang masih disebut sebagai sosialisasi ini apalagi makna yang terkandung selain kedekatan atau lirikan mata?
Permainan politik PKB juga sudah tercium oleh salah satu kandidat Balonbup yang sudah mendaftar pada desk Pilkada PKB. Pada awalnya, kandidat yang  bersangkutan sempat enggan untuk mengembalikan formulir pendaftaran yang sudah diambil, tapi dengan berbagai pertimbangan formulir akhirnya tetap dikembalikan.

“Terus terang kita sempat enggan untuk mengembalikan formulir yang sudah kita ambil, tapi setelah kita menimbang lebih seksama lagi kita tetap kembalikan. Hal itu menunjukkan kesungguhan kita untuk maju dan ingin melihat apa isu yang menerpa PKB tersebut memang betul,” tegasnya.
Sementara itu, salah seorang fungsionaris PKB Inhil Edi Gunawan SE, saat diwawancarai wartawan terkait persoalan tersebut dengan tegas membantah. Menurut yang bersangkutan desk Pilkada PKB akan dilaksanakan secara fair dan semua kandidat punya peluang yang sama untuk diusung.

“Tidak benar kalau memang sudah ada pengkondisian calon yang akan kita usung. Semuanya akan memalui tahapan penjaringan. Siapa nantinya yang diusung, bukan berarti titipan melainkan memang layak dan sudah merupakan keputusan yang kita ambil berdasarkan tahapan desk Pilkada yang kita laksanakan,” pungkasnya. (suf/dro)




DANI M NURSALAM JADIKAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR SEBAGAI PROGAM PRIORITAS

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi jadikan pembenahan infrastruktur sebagai program prioritas jika masyarakat mempercayakan dirinya duduk sebagai Bupati Inhil periode mendatang. Dinilainya persoalan infrastruktur kabupaten Indragiri Hilir beberapa tahun belakangan ini sudah sangat memprihatinkan.

Pernyataan ini disampaikan Dani M.Nursalam,S.Pi dihadapan wartawan usai mendaftarkan diri sebagai Balon Bupati Inhil periode 2013-2018 pada Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Senin (16/7) di Tembilahan.

“Banyak hal yang bisa kita perbuat jika kita berdiri dalam posisi sebagai eksekutif. Menurut hemat saya, sampai hari ini problema terbesar bagi Inhil adalah persoalan infrastruktur terutama infrastruktur yang banyak menyangkut hajat hidup orang banyak seperti jalan dan jembatan,” Ujar Dani M. Nursalam, S.Pi yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Inhil ketika memberikan konfirmasi kepada wartawan.

Dinilai Dani, konsentrasi kebijakan anggaran sangat bergantung kepada political will pemerintah. Berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat, disamping persoalan pembenahan pendidikan, kesehatan dan penciptaan aparatur pemerintahan yang bersih, infrastruktur harus dijadikan sebuah prioritas untuk mendapatkan perhatian lebih.

“Majunya saya sebagai Balon Bupati adalah sebuah panggilan hati. Artinya kita yang hari ini sudah berada di dalam sebuah institusi yang berinteraksi dengan masyarakat, secara pribadi mengharuskan saya untuk  ikut mengambil peran.” Pungkas Dani. (fsl)




5 BALON BUPATI BERKOMPETISI REBUTKAN DUKUNGAN PKB INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Sampai batas terakhir pendaftaran penjaringan Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil, periode 2013-2018, senin (16/7) pukul 16.00 Wib yang dilaksanakan melalui Desk Pilkada DPC PKB Inhil, lima nama telah mendaftarkan diri. Tiga orang Balon berasal dari kader PKB.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, M. Taufan ketika dikomfirmasi wartawan di Kantor DPC PKB, Tembilahan. “Benar, sampai hari terakhir proses pendaftaran, kita telah menerima pendaftaran lima orang Balon, Tiga diantaranya adalah kader PKB sendiri yakni, Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam serta Bendahara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW PKB Riau, Zainal Abidin. Dua orang Balon lainnya yang ikut mendaftar berasal dari luar Partai yakni, H.M. Wardan dan H. Ramli Walid,” Jelas M. Taufan memberikan Komfirmasi.

Kepada seluruh Balon yang sudah mendaftarkan diri, menurut taufan proses seleksinya akan dilakukan secara adil.  Dikatakan M. Taufan, Untuk kader dari PKB memang sesuai aturan memiliki nilai point lebih sebesar 10 persen. Namun 90 persennya, penilaian akan dilakukan secara merata. Dalam proses penilaian, DPC PKB Inhil melakukan penilaian berdasarkan hasil konvensi dan hasil survey dan kemudian Untuk  tahapan Fit and Proper Test, Kontra Politik dan Kontribusi, termasuk Penetapan Bakal Calon serta Penerbitan SK merupakan ranah DPP PKB.  “Keseluruhan point yang terkumpul nantinya yang dijadikan pertimbangan DPP untuk menentukan pilihan siapa Balon yang akan diusung melalui PKB.” Tegas M. Taufan. (fsl)




BENDAHARA LPP DPW PKB RIAU DAFTAR BALON BUPATI INHIL

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Drs. Zainal Abidin, M.Pd, Bendahara Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau, Jum’at (13/7) ikut mendaftarkan diri pada DPC PKB Inhil yang diterima langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB, M. Taufan yang saat itu didampingi anggota, Burhan.

Dihadapan wartawan, sebagai putra daerah Inhil, Zainal mengaku keikutsertaannya untuk mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013 – 2018 merupakan panggilan hati untuk ikut membangun daerah kelahirannya.

“Sebagai putra kelahiran Inhil tentunya saya juga punya keinginan untuk memajukan daerah sesuai kemampuan saya. Sektor pertanian secara umum adalah mata pencaharian terbesar masyarakat Inhil. Saya nilai selama ini belum terbangun secara maksimal maka ini harus dilakukan pembenahan agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” Ujarnya memberikan komfirmasi usai melakukan pendaftaran.

Dengan menyandang titel sebagai seorang Sarjana Pendidikan, Zainal menempatkan sektor pendidikan sebagai sektor paling diprioritaskan apabila kelak ia memang diberikan kepercayaan untuk memimpin Inhil.”Pendidikan merosot tentunya akan berimbas kepada semua sektor lainnya ,”Kata Zainal berpendapat.(Am)