DPC Hanura Kab Inhil Gelar Dialog Visi dan Misi Tiga Balon Bupati Inhil

IMG_9148TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar dialog visi dan misi bagi tiga kandidat bakal calon (Balon) Bupati Inhil Priode 2013-2018, Sabtu (5/1).

Tiga kandidat yang mendaftar dan mengikuti proses dialog di Hanura antara lain, H Edy Syafwannur, HM Ramli Walid dan Kemas Yusferi. Menurut Ketua DPC Hanura Inhil, Gusti Desriansyah, proses itu merupakan langkah maupun mekanisme partai yang harus dijalankan dalam rangka melakukan penjaringan balon Bupati Inhil.

“Penjaringan ini sudah sesuai dengan juklak Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura dan harus kita laksanakan. Maka itu kami gelar dialog dengan balon Bupati yang melakukan proses pendaftaran di Partai Hanura,”ungkapnya.

H Edy Syafwannur, salah seorang kandidat Balon Bupati Inhil saat menyampaikan pemaparan Visi dan Misi. sabtu (5 januari 2013)
H Edy Syafwannur, salah seorang kandidat Balon Bupati Inhil saat menyampaikan pemaparan Visi dan Misi. sabtu (5 januari 2013)

Dalam mengusung balon Bupati, lanjut Gusti, pihaknya harus mengetahui sejauhmana kemampuan baik dari segi kapabilitas, elektabilitas maupun komitmen mereka terhadap rakyat dan partai Hanura sendiri. Sehingga dia berharap apa yang diusulkan oleh DPC, dapat direkomendasi oleh Dewan PimpinanDaerah (DPD) Hanura Riau dan diteruskan kepada DPP.

“Tentunya dalam mengusung nama-nama itu kita sudah memiliki alasan, karena sudah melakukan dialog dan penjajakan,” tukasnya sambil menyebutkan tahap selanjutnya akan dilakukan rapat peleno.

Sementara itu salah seorang balon Bupati yang mengikuti dialog adalah, H Edy Syafwannur, menyatakan ucapan trimaksih kepad Partai Hanura yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya untuk menyampaikan visi, misi serta program dan strategi dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Dia berharap, melalui proses itu dirinya dapat diusung Partai Hanura. Sehingga apa-apa hal strategi yang ia sampaikan menjadi pertimbangan Partai dalam mengusung dirinya pada Pilkada mendatang. “Kita sudah memaparkanya secara gambalng kepada rekan-rekan Hanura dan mudah-mudahan ini dapat diterima,”harapnya.(dro/*1)




Bang Iwan Kembalikan Formulir Pendaftaran ke DPC Partai Hanura Inhil

Pengembalian berkas pendaftaranTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Kandidat Bakal Calon (Balon) Bupati Inhil periode 2013-2018, H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran ke Kantor DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jalan Cendrawasih II No 69 Tembilahan, sabtu (22/12) kemaren. Pengembalian berkas pendaftaran ini merupakan salah satu langkah yang harus dipenuhi untuk mendapatkan dukungan Partai Hanura.

“Benar, hari ini teman-teman dari Tim e-one mewakili H Edy Syafwannur mengembalikan berkas pendaftaran. Sekaligus beliau titip salam dan memohon maaf karena tidak bisa hadir secara langsung dikarenakan sedang berada diluar daerah,” Ujar salah seoran Tim e-one, Aaf yang saat itu didampingi oleh ratusan anggota lainnya kepad detikriau.org.

Kedatangan Tim e-one di Kantor Partai Hanura sekira pukul 11.00 Wib ini disambut secara langsung oleh Ketua DPC Hanura Inhil, Gusti Deseriansyah, Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat, Sekretaris, As’ad beserta beberapa orang anggota pengurus lainnya.

Ketua Panitia Penjaringan, RM Ario Suryo Hidayat menyebutkan bahwa H Edy Syafwannur merupakan satu dari empat kandidat lainnya (Andi Dharma Taufiq, Kemas Yusfery, H Ramli Walid dan Husni Hasan. Red)  yang sudah mendaftarakan diri untuk mendapatkan dukungan dari Partai Hanura. Menurutnya, proses pemilihan balon yang akan diusung nantinya dijalankan sesuai dengan aturan dari DPP Partai hanura dan ketentuan proses penjaringan. “Insyaallah tanggal 27 Desember mendatang kita akan undang kembali semua Bakal calon untuk melakukan komunikasi politik,” Sebutnya.(dro/*0)




Pilkada Inhil Telan Dana Rp. 22 M

ilustrasiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2013 mendatang, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemkab Inhil) menganggarkan dana sebesar Rp.22 Milyar. Besaran biaya ini  merupakan hasil pembahasan di KPUD Inhil berdasarkan Estimasi Tempat pemungutan Suara (TPS), Desa, PPK, Kelengkapan lain dan Pengadaan Barang dan Jasa penunjang.

“Benar, untuk pelaksanaan Pemilukada 2013 mendatang, Pemkab Inhil sudah mengajukan usulan penganggaran dana sebesar Rp. 22 Milyar. Usulan ini sudah kita setujui. Kita nilai besaran dana ini cukup proporsional. Namun secara teknis, peruntukan dana itu tentunya pihak KPUD yang lebih mengetahui secara detailnya,” Ungkap Wakil Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam kepada detikriau.org baru-baru ini di Tembilahan.

Ditempat terpisah, Ketua KPUD Inhil, Joni Suhaidi ketika dikomfirmasi wartawan membenarkan besaran kebutuhan dana Pemilukada Inhil 2013 mendatang. Namun untuk peruntukan secara rinci ia mengaku belum bisa memberikan penjelasan karena masih harus menunggu pengesahan dari DPRD.

“Memang katanya besaran dana itu sudah disetujui tetapi untuk memberikan penjelasan kemana peruntukannya tentunya belum saat ini karena kita masih menunggu pengesahan APBD 2013 itu sendiri. Secara keseluruhan, Usulan Kebutuhan dana Rp 22 M itu kita ajukan untuk Putaran pertama, untuk putaran kedua sebesar Rp. 12 M. Sedangkan untuk Pemilihan Suara Ulang, usulan kebutuhan dana yang kita ajukan sebesar Rp. 13 Milyar.” Ujar Joni Suhaidi.

Kebutuhan dana ini menurut Joni sudah didasarkan melalui perhitungan secara rinci dan teliti. Untuk pemilukada 2013 mendatang, jumlah TPS seluruh Kab Inhil sebanyak 1569 TPS, naik dari pemilukada sebelumnya yang hanya sebanyak 1161 TPS. Sedangkan berdasarkan surat kepurusan Kemendagri No 138/361 sc, kini jumlah Desa juga mengalami penambahan menjadi sebanyak 237 Kelurahan dan Desa dibandingakan dengan sebelumnya yang hanya sekitar 190 an.

“Namun yang jelas, kebutuhan dana yang kita ajukan itu sudah kita sesuaikan dengan estimasi jumlah TPS, Desa/Kelurahan, PPK, Kelengkapan lain dan Kebutuhan Pengadaan Barang dan Jasa Penungjang,” Jawab Joni Suhaidi.

Tahapan pelaksanaan Pilkada menurut Joni terhitung sejak Februari hingga September 2013. Selama tahapan itu nantinya, untuk mensosialisasikan mengenai waktu pelaksanaan serta untuk menghimbau agar masyarakat proaktif mendaftarkan diri sebagai pemilih, KPUD juga akan bekerjasama dengan berbagai media, baik media cetak maupun elektronik serta melalui penyebaran pamplet.




Dani Bantah disebut Mundur Sebagai Balon Bupati Inhil

Dani M Nursalam, S.PiTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir, Dani M Nursalam, S.Pi menolak dikatakan mundur dalam pencalonan sebagai Bakal Calon Bupati Inhil. Walau Ia mengaku memang enggan menyampaikan Visi dan Misi termasuk memperebutkan dukungan pada tahapan Konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil, tidak bisa diartikan sebagai sikap pengunduran diri.

Pernyataan ini disampaikan Dani M Nursalam, S.Pi kepada detikriau.org ketika sempat ditemui di Kantor DPRD Inhil, Jalan R Subrantas, Tembilahan, Selasa (4/12).”Tidak. saya belum ada menyatakan untuk mundur sebagai salah satu kandidat yang akan memperebutkan dukungan PKB. Kalau memang nantinya DPP masih memberikan kesempatan kepada saya untuk melakukan fit and profer test di Jakarta, saya siap untuk menghadiri,” Ungkap Dani.

Tahapan Konvensi menurut Dani hanya satu dari beberapa  rangkaian dalam proses Desk Pilkada di DPC PKB Inhil, artinya, jika ada kekurangan dalam tahapan tersebut, tentunya bisa diartikan hanya perolehan nilai yang akan berkurang. Bukan berarti gugur apalagi mundur dari proses secara keseluruhan.

“yang jelas, sampai tahapan konvensi kemaren, belum ada satupun Bakal Calon yang tereliminasi. Balon yang keluar sebagai pemenang dengan mendapatkan dukungan suara terbanyak tentunya baru unggul dalam tahapan konvensi dan belum bisa diartikan unggul secara keseluruhan. Ingat, konvensi hanya memiliki bobot penilaian sebesar 45 persen. Artinya, masih ada 55 persen lagi yang menjadi penilaian,”Tegas Dani yang saat ini juga masih menjabat sebagai salah seorang Wakil DPRD Inhil.

Dalam kesempatan itu, Dani juga menitipkan pesan bahwa jikalau nantinya DPP PKB memang memutuskan untuk memberikan rekomendasi dukungan kepada Balon yang bukan merupakan Kader Partai maka ia meminta paling tidak Wakil Bupati harus dari Kader PKB.

‘Ini juga termasuk sebuah pernyataan yang cukup jelas yang dilontarkan oleh Wasekjend DPP PKB saat pelaksanaan konvensi kemaren. Apapun alasannya, komitmen ini harus menjadi perhatian dari semua kader partai.” Pungkas Dani sambil mengatakan bahwa keharusan ini adalah sebuah komitmen yang sangat wajar jika dibandingkan dengan kekuatan politik yang kini dimiliki DPC PKB Inhil.(dro/*0)

 




Yakin Menangkan Pilkada Inhil 2013, PKB Syaratkan Minimal posisi Wabup dari Kader

Wasekjend DPP PKB berfosebersama beberapa pengurus DPWPKB Riau dan DPCPKB Inhil di Kantor DPC PKB Inhil di Tembilahan, Ahad (2 Desember 2012)TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mensyaratkan minimal posisi Wakil Bupati Inhil harus dari kader Partai. Hal ini dimaksudkan agar adanya kaderisasi PKB di kursi eksekutif.
Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) DPP PKB, Zainul Munasiqin, S.Ag kepada detikriau.org di kantor DPC PKB Inhil di Tembilahan, Ahad (2/12).
“Dengan memiliki porsi kekuatan cukup besar yakni 6 kursi di DPRD Inhil, kita mentargetkan minimal posisi Wabup dari kader kita sendiri.” Ungkap Zainul.
Disamping itu ditambahkannya, berdasarkan penilaian pada jalannya proses konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil, ia memiliki keyakinan PKB akan tampil sebagai pemenang dalam pesta demokrasi Pilkada Inhil 2013 mendatang. (dro)




WARDAN UNGGULI PEREBUTAN SUARA KONVENSI DESK PILKADA DPC PKB INHIL.

KONVENSI DESK PILKADA PKB INHIL 001TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – langkah HM Wardan untuk maju sebagai calon Bupati Inhil semakin terbuka lebar setelah berhasil meraih 70 persen lebih dukungan suara yang diperebutkan dalam pelaksanaan konvensi Desk Pilkada DPC PKB Inhil, bertempat di Hotel Ar Rahman I Jalan Diponegoro Tembilahan, Sabtu (1/12).

Meskipun secara keseluruhan proses desk pilkada masih belum berakhir, Konvensi, dengan bobot penilaian sebesar 45 persen, diyakini tahapan-tahapan berikutnya yang harus dijalani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini untuk mendapatkan dukungan 6 kursi legislative DPC PKB sebagai modal dirinya untuk berlayar pada Pemilukada Inhil 2013 mendatang tidak akan banyak aral rintangan lagi.

KONVENSI DESK PILKADA PKB INHIL 004KONVENSI DESK PILKADA PKB INHIL 002Secara keseluruhan, dari total 71 suara, HM Wardan menjadi pemenang dengan perolehan suara terbanyak yakni 47 suara disusul oleh Ketua DPW PKB Provinsi Riau dengan 13 suara. Sedangkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, H Ramli Walid hanya mampu mendapatkan 10 dukungan suara dan 1 suara hangus.

Kader partai PKB lainnya, Zainal Abidin tidak berhasil memperoleh satu dukungan suarapun sementara Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam menyatakan mundur dari pemilihan.

Drs HM Wardan, MP ketika dimintai komfirmasi usai konvensi menyatakan ucapan syukur, bangga dan lega atas apa yang telah berhasil diraihnya dalam konvensi DPC PKB Inhil. Dengan keberhasilan ini, ia berharap keputusan akhir yang dikeluarkan DPP PKB sebagai penentu direstui atau tidak dirinya mempergunakan perahu PKB tetap akan berpihak kepada dirinya. “Alhamdulillah semoga keberhasilan yang saya peroleh pada malam ini juga akan diikuti keberhasilan pada tahapan desk pilkda berikutnya hingga diberikan kepercayaan untuk maju dan melangkah bersama PKB,” Harap Wardan.(DRO/*0)
Pengutipan berita dan gambar harus mencantumkan detikriau.org atau kami akan tuntut sesuai ketentuan UU yang berlaku