Balon Gubri 2013, Belum Ada Kepastian DPP Demokrat Dukung Mambang Mit

Meski Rakerda DPD Demokrat Riau sudah sepakat mengusung Mambang Mit sebagai Calon Gubri 2013-2018, namun hingga kini belum ada kepastian pihak DPP menyetujuinya.

PEKANBARU-Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku, pihaknya belum memutuskan menyetujui hasil Rapat Kerda Daerah (Rakerda) Partai Demokrat Riau yang telah menetapkan Raja Mambang Mit sebagai Calon Gubernur Riau (Gubri) 2013-2018.

“Kan baru malam ini toh. Pak Mambang kan baru bicara malam ini,” kilahnya saat ditanya wartawan usai melantik dan mengukuhkan sejumlah pengurus DPC Kabupaten/Kota di Riau.

Menurut Anas, Partai Demokrat dalam memutuskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur itu kewenangan Majelis Tinggi Partai. Majelis Tinggi Partai pasti mempertimbangkan, pertama, hasil survei.

“Yang kedua, posisi dan pengabdian (dia) di partai. Ketiga, kepentingan politik di tingkat lokal dan kepentingan kemajuan daerah, di daerah masing-masing. Itu lah yang menjadi pertimbangan pokok,” jelasnya.

Saat ditanya soal kader lain, yaitu Bupati Rokan Hulu Achmad yang juga ingin maju dalam Pemilihan Gubri (Pilgubri), Anas terkesan enggan untuk menanggapinya.  Ia hanya menyebutkan dirinya bersyukur setelah mendengar kesiapan Mambang Mit maju sebagai Calon Gubri. Apalagi didukung oleh DPC-DPC.

“Ini menjadi bahan bagi DPP untuk membawa pada rapat Majelis Tinggi Partai nanti,” pungkasnya.(rtc)




Golkar Riau Sayangkan Sikap Yopi Dukung Mambang Mit

PEKANBARU — Wakil Ketua DPD Golkar Riau yang membidangi Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Endang Sukarelawan menyayangkan pernyataan ketua DPD II Golkar Inhu yang menyatakan sepenuhnya mendukung ketua DPD Partai Demokrat Riau  HR Mambang Mit sebagai Cagubri pada Pilgubri tahun 2013 mendatang,” Kita sayangkan sikap Yopi yang mendukung kader partai lain sebagai Cagubri,” katanya kepada wartawan, Rabu (9/5).

Meskipun secara pribadi Yopi menyatakan dukungannya kepada MM, namun menurut Endang perbuatan tersebut tidak pantas diucapkan oleh Yopi yang juga menjabat ketua DPD Golkar Inhu,” Kalau yang didukungnya itu Pak Herman, Pak Anas atau Indra, saya rasa tidak masalah karena mereka semua kader Golkar, tapi  yang didukung adalah ketua Demokrat Riau,” jelasnya.

Untuk itu, Golkar menegaskan kepada kader Golkar yang menjadi kepala daerah untuk hati-hati berbicara soal dukung mendukung Cagubri apalagi yang didukung tersebut Cagubri yang bukan kader,” Kita maklumi juga sikap Yopi itu , mungkin saat itu dia terbawa emosi, sehingga kata-kata yang tidak semestinya diucapkan keluar begitu saja,” ujarnya.

Ditanya apakah Golkar Riau telah mengambil sikap terhadap pernyataan Yopi tersebut, dijelaskan Endang,  dalam rapat pengurus Golkar Riau beberapa waktu lalu memang sempat menjadi pembiucaraan pengurus Golkar Riau, namun hanya sebatas pembicaraan belum ada keputusan dari partai untuk menegur secara lisan kepada Yopi,” Sejak pernyataan Yopi  dimuat di media, saya banyak menerima telepon dari kader Golkar meminta penjelasan juga sikap DPD Golkar Riau, namun hingga saat ini Golkar belum mengambil sikap,” terangnya. (ksc/dro)




Pleno DPD Golkar Riau Dukung Indra di Pilgubri 2013

Partai Golkar Riau akhirnya mengeluarkan sikap politik. Hasil rapat pleno DPD memutuskan mendukung Indra Muchlis Andan di Pilgubri 2013.

PEKANBARU- Para pengurus harian Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Riau telah menggelar rapat pleno dan hasilnya memutuskan mendukung Ketua DPD I Golkar Riau Indra Muchlis Andan sebagai bakal calon Gubernur Riau di Pilkada Riau 2013 mendatang.

“Rapat plenonya sudah kita gelar sepekan lalu dan hasilnya memang mendukung Pak Indra sebagai calon gubernur,” ujar Sekjen DPD I Partai Golkar Riau Sarifuddin Hadi saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Jumat (27/4/12).

Keputuan rapat pleno tersebut selanjutnya akan dikirim ke DPP Partai Golkar sebagai aspirasi. “Surat ke DPP sudah saya teken dan mungkin sudah dikirimkan,” tutur politisi yang lebih akrab disapa Emi tersebut.

Dijelaskan Emi, dalam mekanisme penentuan calon gubernur Partai Golkar, keputusan rapat pleno tersebut bukan sesuatu yang mutlak, melainkan dinilai sebatas aspirasi kepada DPP, mengingat otoritas yang menentukan calon gubernur adalah DPP.

Saat ini DPP tengah menjalankan mekanisme partai untuk menentukan calon Gubernur Riau, yakni dengan menggelar survei hingga tiga kali. “Surveinya sudah dilakukan, tetapi kan memang tidak diumumkan secara luas hasilnya,” tukas Emi.

Dikatakan Emi, meskipun mendapatkan dukungan dari hasil rapat pleno DPD I , namun Indra tetap menghargai mekanisme partai dalam menentukan calon gubernur. “Pak Indra sangat memahami mekanisme partai dan beliau sangat menghargai. Sampai saat ini Pak Indra tidak mau mengklaim sudah mendapat restu Golkar untuk maju,” demikian penjelasannya.(rtc)