Indra Muchlis Adnan Minta Tim Pemenangan Solid

Bakal Calon Gubernur Riau Periode 2013-2018, H Indra Muchlis Adnan
Bakal Calon Gubernur Riau Periode 2013-2018, H Indra Muchlis Adnan

Tembilahan (www.detikriau.org)  – Kandidat Gubernur Riau 2013-2018, DR H Indra Muchlis Adnan meminta kepada semua tim pemenangannya tetap solid.
Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Posko Tim Pemenangan Indra Muchlis Adnan di Jalan Indrapuri, Siak Sri Indrapura, pekan silam.
Saat itu, seluruh koordinator pemenangan Indra Muchlis Adnan di Siak turut hadir. Tidak ketinggalan juga tim pemenangan dari Kabupaten terdekat seperti Pelalawan, Dumai, Meranti turut hadir.
Selain berbagi informasi dan pengalaman. Ketika itu dibahas juga strategi sosialisasi plus perkembangan terkini. Dihadapan tim pemenangannya, Indra Muchlis Adnan yang biasa disapa Bang In ini mengungkapkan sosialisasi harus tetap berjalan.
“Kita harus memantapkan barisan dan menjaga kekompakan tim. Hubungan silaturahmi mesti tetap terjaga” ujar Indra Muchlis Adnan.
Sejauh ini, Bupati Inhil itu menegaskan tekadnya untuk tetap maju. Dia menyebut tidak akan mengumbar banyak janji politik. Namun ingin menerapkan apa yang sudah dibuktikan keberhasilannya selama dua periode  memimpin Inhil.
Dalam melakukan sosialisasi, Indra Muchlis Adnan menegaskan senantiasa melibatkan warga. Selain itu, seluruh tim pemenangan juga diminta santun dan tidak menyinggung perasaan siapapun saat bergerak di lapangan.
Posko tim pemenangan Indra Muchlis Adnan sudah berdiri hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hal itu sekaligus bukti keseriusan dan kesiapan mantan Ketua PSSI Lancang kuning ini ikut bertarung dalam Pilgubri 2013.
Mantan Ketua DPD Golkar Riau itu mengucapkan pula terima kasihnya kepada warga yang senantiasa terbuka menyambut kehadiran dirinya setiap kali menggelar pertemuan dan mengunjungi warga.(dro)




Tepis Isu, DPC PDI-P Kab Inhil Gelar Temu Ramah dengan Suryadi Khusaini

Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H Maryanto.
Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H Maryanto.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Satukan visi, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Inhil akan menggelar temu ramah dengan Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau, H Suryadi Khusaini. Acara temuramah diagendakan akan dilaksanakan pada minggu (13/1) malam bertempat di Sekretariat PDI Perjuangan Kab Inhil, Jalan Batang Tuaka Tembilahan.  

Dijelaskan Ketua DPC PDI-P Kab Inhil, H. Maryanto, temu ramah bertujuan untuk mensolidkan seluruh pengurus PDI Perjuangan yang ada di Kabupaten Inhil dalam  memberikan dukungan kepada H Suryadi Khusaini, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Riau sebagai calon orang nomor satu di Provinsi Riau periode 2013-2018.

‘dengan kegiatan ini, kita sekaligus ingin menepis rumor yang mulai berkembang dimasyarakat bahwa perahu partai berlambang kepala banteng bermoncong putih sudah berisi muatan salah satu balon diluar kader partai. Isu ini tidak benar, kita tetap mengusung kader sendiri, Suryadi Khusaini, bukan orang lain,” tegas Maryanto.(dro/*0)




Wan Abu Bakar Minta Dukungan Warga Inhil

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Wan Abu Bakar, Bakal Calon (Balon) Gubernur Riau priode 2013-2018 mendatang melakukan silaturahmi dengan masyarakat Indragiri Hilir (Inhil) Rabu (2/1) malam di Wisma Tanjung di Jalan Sudirman Tembilahan.

 

Pada kesempatan itu mantan Wakil Gubernur Riau ini menegaskan bahwa dirinya akan maju dari jalur independent. Oleh karena itu Wan Abu Bakar, yang masih menjabat sebagai anggota DPR-RI ini mengharapkan dukungan  Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Inhil.

“Meski tanpa dukungan partai untuk maju menuju Riau satu, saya tetap ikut dalam pesta demokrasi masyarakat Riau (Pilgubri, red) akhir 2013 mendatang. Artinya saya akan maju melalui jalur independent,” paparnya.

 

Untuk itu, dia sangat mengharapkan dukungan masyarakat Inhil agar bersama-sama membangun Riau. Niat mulia membawa Riau kearah lebih baik yang dijualnya diyakini merupakan sebuah modal yang sangat besar.

 

Silaturrahmi ini dihadiri tokoh masyarakat dari Inhil Utara, antara lain dari Kecamatan Mandah, Kecamatan Kateman dan Kecamatan Pulau Burung. Diakhir acara itu juga dilakukan pemberian kalender bergambarkan Wan Abu Bakar kepada masyarakat dan simpatisanya.(dro/*1)




Indra Ikut Fit & Proper Test di DPP PDIP

Kesepakatan PDIP-PKB mengusung Lukman Edy-Suryadi Kusaini ternyata belum final. DPP PDIP menggelar fit and proper test untuk bakal calon Gubernur Riau.——-


indexTembilahan (www.detikriau.org) – Indra Muchlis Adnan telah selesai mengikuti fit and propert test calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dari PDIP. Fit and proper test digelar di DPP PDIP Jakarta, Jumat (21/12/12).

“Alhamdulillah saya sudah ikut fit and propert test calon gubernur dan wakil gubernur dari PDIP. Selain saya, ada tiga bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau lainnya yang ikutn” kata Indra kepada wartawan, Jumat (21/12).

Dikatakan Indra, dalam fit and propert test tersebut dirinya ditanyai tentang visi dan misinya menjadi Gubernur Riau mendatang.

“Saya katakan bahwa saya sudah menyiapkan master plan untuk Riau mendatang, antara lain memperkuat desa dan pendidikan bagi anak negeri ini,” katanya.

Namun diakui oleh Indra, pada saat berada di DPP PDIP tersebut, dirinya ditanyai soal majunya Lukman Edy yang juga mendaftar sebagai bakal calon Gubernur Riau dari PDIP.

“Bagi saya, masuknya Lukman Edy dalam bursa calon Gubernur Riau dari PDIP, tak ada masalah. Karena keputusan siapa yang didukung itu adalah keputusan DPP PDIP berdasarkan asumsi dan alasan DPP PDIP,” katanya.

Dan diakuinya, tidak mungkin antara dia dan Lukman Edy maju secara bersamaan dalam Pilgubri mendatang melalui satu perahu PDIP. “Tak mungkinlah kami berdua maju bersama-sama di Pilgubri mendatang lewat PDIP. Salah satu harus ada yang tak dimajukan,” jelasnya.

Ketika ditanya apakah dirinya optimis akan dipilih PDIP untuk menjadi calon gubernur, Indra diplomatis menjawab bahwa dalam berjuang optimisme harus terus ada. “Optimis itu penting dalam berjuang. Dan semua kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa,” singkatnya.

Indra mengatakan, fit and propert test yang digelar tersebut diikuti 4 calon gubernur dan 1 calon wakil gubernur. Keempat calon gubernur tersebut adalah Indra Muchlis Adnan, Lukman Edy, Herman Abdullah dan Suryadi Khusaini. Sedangkan 1 calon wakil gubernur yang dimaksud adalah Susilo, Ketua Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR).***(rtc/rls)




Pilgubri: PKB dan PDIP Sepakat Berkoalisi

PEKANBARU (www.detikriau.org) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sepakat berjalan seiring mengusung Lukman Edy dan Suryadi Khusaini dalam Pemilihan Gubernur Riau 2013 mendatang. Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan kedua partai di RM Sri Mersing di Pekanbaru, senin (17/12).

“Kemaren siang kita sudah sepakati untuk berkoalisi dengan PDIP menghadapi Pilgubri. Kita akan mengusung kader masing-masing untuk maju dan menyiapkan strategi pemenangan.”Ungkap Ketua DPW PKB, Abul Wahid melalui sambungan telepon selular kepada detikriau.org, Selasa (18/12)

DPW PKB Riau dengan kepemilikan 3 kursi parlemen plus 7 kursi PDIP sudah dapat mengajukan satu paket calon. Koalisi yang diagendakan untuk mengusung program pro rakyat, pro desa dan pro petani ini diharapkan Abdul Wahid akan mendapatkan restu rakyat Riau dan Ridho Allah SWT.”Setelah koalisi dengan PDIP tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan koalisi dengan Partai lainnya yang sama-sama mengusung program Pro Rakyat,”Tambah Abdul Wahid.

Ketika disinggung siapa yang akan menduduki posisi Gubernur dan Wakil Gubernur, Abdul Wahid mengatakan untuk hal ini masih menunggu pembicaraan ditingkat pusat.

“Salah satu kesepakatannya, masing-masing partai mengajukan satu kadernya. Namun memang untuk tahap posisi gubernur dan wakil gubernur, ini masih akan dibicarakan tingkat pusat. Perlu ada komunikasi politik lanjutan,” Pungkas Abdul Wahid.(dro/*0)




Pemecatan Indra Tanpa Restu Wantim DPPGolkar

Indra M Adnan dan Syam Daeng Rani

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemecatan Mantan Ketua Umum DPD I Partai Golkar Riau, DR H Indra M Adnan dinilai cacat hukum. Bahkan proses penggulingan yang ditenggarai berlatarbelakang Pilgubri 2013 ini tanpa melibatkan Dewan Pertimbangan Partai (Wantim) DPP Golkar.

Menurut penjelasan kuasa hukum Indra M Adnan, Syam Daeng Rani, SH tindakan pemecatan oleh DPP Golkar tanpa melibatkan Wantim ini tertuang dalam surat bernomor K-07/DPP/Golkar/XI/2012 tertanggal 29 November 2012 yang ditujukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Dalam surat yang  ditandatangani secara langsung oleh Ketua Wantim, Akbar Tanjung beserta Sekretaris, Budi Harsono itu menyatakan bahwa Wantim tidak pernah dimintai pertimbangan sebagaimana fungsinya oleh DPP Golkar.

“Disamping tidak melibatkan Wantim DPP Golkar, Pemecatan klien saya jelas telah melenceng dari AD/ART serta Peraturan Organisasi Partai Golkar termasuk Undang-Undang Partai Politik. Makanya kita nilai pemecatan Indra sebagai Ketua DPD I Golkar Riau telah cacat hukum.”Ungkap Syam Daeng Rani.

Ditambahkannya, gugatan Indra atas putusan pemecatan DPP Golkar yang dinilai cacat hukum ini terus bergulir. Dalam sidang perdata No.134/PDT-G/2012/PN.PBR, Selasa (4/12) di PN Pekanbaru hanya dihadiri oleh 3 dari 14 tergugat yakni DPD II Golkar Dumai, DPD II Golkar Kabupaten Meranti serta Ketua KPUD Provinsi Riau.”Sidang akan dilanjutkan kembali pada tanggal 8 Januari 2103 dengan agenda pemanggilan ke-11 tergugat yang tidak hadir dalam siding kali ini,” Pungkas Syam Daeng Rani.(dro/*rls)