Opick Sedang di Luar Kota Saat Rumah Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Penyanyi religi Opick mendapatkan kabar buruk usai mengalami kebakaran pada rumah miliknya di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kejadian itu terjadi pagi tadi.

Saat dihubungi awak media, Opick mengaku sedang tak ada di Jakarta. Ia juga menjelaskan, kebakaran tersebut berawal dari korsleting listrik.

“Saya di Pati, nggak ada di rumah. (Di rumah) Ada kakak saya, ada santri, banyak,” ujar Opick.

Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, dikabarkan pelantun lagu ‘Tombo Ati’ ini mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 300 juta.

“Nggak ada alhamdulillah (luka-luka). Hanya korsleting listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong, hanya barang-barang yang nggak kepakai,” tukasnya.

sumber:detikcom




Ini Kata Opick Usai Rumahnya Kebakaran

ARB INdonesia, JAKARTA – Rumah Opick dikabarkan alami kebakaran pagi tadi. Saat ini, api pun sudah bisa dipadamkan.

Opick sebagai pemilik rumah menyatakan kondisi sudah aman. Pelantun ‘Tombo Ati’ itu bersyukur api tidak melahap seluruh rumahnya.

“Itu sekitar sekitar jam 9 pagi ya. Tapi aman kok itu cuma tempat kosong, ruang kosong, ruko gitu. Yang kebakaran bukan seluruh (rumah), hanya ruko. Kosong itu,” kata Opick saat dihubungi melalui telepon, Minggu (29/9/2019).

Opick juga menegaskan tidak ada korban dalam kejadian itu. Isi dari ruko itu pun adalah barang-barang yang tidak terpakai.

“Nggak ada alhamdulillah. Hanya korslet listrik saja itu. Ruko itu isinya kosong hanya barang-barang yang nggak kepakai,” ucapnya.

“Alhamdulillah baik-baik saja. Cuma sebentar doang kok itu, kejadian kebakaran sebentar disiram ada pemadam ya sudah selesai,” tutup Opick.

Sumber Detikcom




Pemuda Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Legian

ARB INdonesia, BANDUNG – Seorang pemuda ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Legian, Kuta, Badung, Bali. Belum diketahui penyebab tewasnya pemuda bernama Putu Eka Wahyudi (24) itu.

Jenazah Eka ditemukan Sabtu (28/9) pukul 23.00 WITA. Korban diketahui tinggal di hotel bersama orang tuanya yang bekerja sebagai staf.

“Saat saksi baru balik dari kampung di Negara, setiba saksi dan keluarganya di kamarnya di Panorama Cottage I kamar 12 jalan Sriwijaya Legian tiba-tiba saksi kaget melihat anaknya/korban sudah terbaring kaku di tempat tidurnya dengan mempergunakan headset pada telinganya,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Usai menemukan anaknya tak bernyawa, ayah korban lalu menyampaikan ke sekuriti hotel. Orang tua dan sekuriti pun sempat menggoyang-goyangkan badan Eka namun sudah kaku.

“Posisi korban ditemukan tidur terlentang di atas tempat tidur, kedua telinga terpasang headset warna putih, dan badan sudah mulai membiru. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP Sanglah. Polisi juga sudah memasang garis batas di sekitar TKP.

Sumber Detikcom