Lagi-lagi Bus PT RAPI Tabrakan, Belasan Penumpang Luka Berat

Korban kecelakaan Bus PT RAFI tengah dirawat di IGD RSUD Arifin Ahmad. Foto haluanriau.co





ARB INdonesia, PEKANBARU – Penumpang Bus PT. RAPI terpaksa dilarikan ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arifin Ahmad. Bus yang hendak menuju Lampung itu mengalami kecelakaan di Jalan Yos Sudarso KM 65 Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Kamis (12/12).

Bus PT RAPI bisa dibilang, angkutan umum yang selalu mengalami kecelakaan di jalan lintas. Bus ini terkenal dengan kecepatan dan sering ugal ugalan.

Kasat Lantas (Kaslan) Polresta Pekanbaru, AKP Emil Eka Putra, mengatakan, Bus dengan nomor polisi BK 7408 DE berlaga kambing dengan satu unit truck Fuso Isuzu dengan nomor Polisi BM 9635 AO.

Kecelakaan terjadi saat bus yang membawa 16 penumpang itu hendak mendahului kendaraan yang berada di depan nya.





“Jadi waktu bus itu mendahului kendaraan lain, dari arah yang berlawanan ada mobil truk Isuzu, akhirnya terjadilah laga kambing antara bus dan mobil truk. Kondisinya usai tabrakan kedua mobil ringsek pada bagian depan dan melintang di jalan raya,” kata Emil, Kamis (12/12).

Data yang diperoleh petugas kepolisian dilapangan, mobil bus membawa penumpang sebanyak 16 orang, dimana 13 diantaranya mengalami luka-luka mulai dari bagian wajah, kaki, jari-jari hingga ke kepala.

Beruntung, sebut Emil, kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. “Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini, sementara yang luka-luka ada 13 orang dan sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis,” Ujar Emil.





Adapun identitas penumpang ialah Mahmud Sembiring (30), Parlila (49), Dian Edi (55), Indra Kesuma (25), Aminuddin (30), Sudiman (68), Hari Hidayat (53), Tialim Saragih (44), Mahdalena Saragih (62), Melina Saragih, Rabbi Eliman Saragih (51), Syaiful, dan Supir bus Agus Mando Manik (40).

Sementara, untuk supir truk diduga melarikan diri karena saat dilakukan olah TKP yang bersangkutan tidak ada dilokasi. Untuk penyebab kecelakaan diduga pengemudi Mobil Bus Rapi BK 7408 DE, Pada saat mendahului tidak memiliki pandangan yang bebas dan tidak tersedia ruang gerak yang cukup.

Disamping itu salah satu penumpang, Dian Edi (55), mengakui bahwa Bus tersebut dalam keadaan laju, dan beberapa kali sudah mendahului kenderaan. “Kejadian pas nya saya gak ingat betul, setahu saya mobil tu mau menyalip kenderaan di depan, cukup laju juga,” Jawab Edi saat ditemui di IGD RSUD Arifin Ahmad, Kamis (12/12).





Edi berangkat dari Medan pada Rabu (11/12) sekitar pukul 16:00 WIB, ia bersama istrinya, Parlila (49) hendak pulang ke Belilas, INHU. Akibat nya, ia mengalami luka ringan di kepala, sedangkan istrinya mengalami cedera parah tangan sebelah kanan.

“Saya cuman luka di kepala, nih udah di perban. Tapi istri saya cukup parah, tangan nya patah tebu dan harus di operasi,” Cetus Edi.

Selain Edi, terlihat seorang terbaring diranjang dalam ruangan Trauma IGD RSUD Arifin Ahmad, jari tangan kirinya dibalut perban. “Dokter bilang katanya jari manis dan tengah saya akan dioperasi. Itu tadi kejepit kursi, karena baut kursi pada lepas,” sebut Marliana Saragih.





Ia menumpangi Bus itu bersama dengan kakak dan adiknya hendak menjenguk saudara nya yang tengah sakit di Pekanbaru.

Kemudian pada saat bus jatuh, tangan kiri Mardiana sudah terjepit begitu juga dengan kakinya. Sehingga mengalami luka dan harus dioperasi.

“Kami berempat orang. Saya bersama dengan kaka pertama Mardalena saragih (paling tua), Rabwi Elimam Saragih (nomor tiga), adek saya nomor empat selamat Tialim Saragih,” Singkat nya. (*)





Sumber Haluanriau.co
https://haluanriau.co/2019/12/13/lagi-lagi-bus-pt-rapi-tabrakan-belasan-penumpang-luka-berat/




Sungai Kuantan Meluap, 11 Desa di Kecamatan KHS Diterjang Banjir

Rumah masyarakat di Kecamatan KHS terendam banjir (Foto: RMC/Suandri)





ARB INdonesia, KUANSING – Bencana banjir menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu, Selasa (10/12/2019).

Adapun Kecamatan di Kabupaten yang dilanda banjir yakni Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS). Di Kecamatan ini, banjir merendam ratusan rumah di 11 desa seperti Desa Pelukahan, Pulau Baru, Tanjung, Pulau Kulur, Rawang Agung, Danau, Pulau Beralo, Lumbok, Pengalihan, Soriak dan Tanjung Pisang.

“Kami masih melakukan pendataan akibat dampak banjir ini. Sementara ini ada 1.046 KK (kepala keluarga) yang terdampak banjir,” ungkap Camat Kuantan Hilir Seberang, Akhyan Armosfis, Selasa siang.





Dikatakanya, banjir yang melanda ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Kuansing hingga membuat Sungai Kuantan meluap dan menggenangi ratusan pemukiman warga. 

Akibat banjir yang melanda Kecamatan Kuantan Hilir Seberang juga mengakibatkan aktivitas masyarakat di lokasi terdampak banjir terganggu.

“Banjir mulai memasuki permukiman penduduk sekitar pukul 06.00 WIB, namun air terus meningkat. Kalau untuk ketingian air bervariatif atau berbeda – beda di setiap desanya yakni 15 cm – 100 cm. Begitu juga sejumlah ruas jalan Kecamatan pun ikut terendam.” jelasnya.





Akhyan mengatakan, adapun langkah-langkah yang telah dilakukan pihak Kecamatan yakni meminta Kades setempat mendata warga terdampak untuk dibuat laporan. Begitu juga dengan Upika untuk selalu memantau dampak banjir ini melalui jaringan kerja masing-masing.

Tidak hanya itu, ia selaku Camat Kuantan Hilir Seberang juga meminta UPTD Kesehatan Koto Rajo untuk segera mendirikan posko banjir. Terakhir jika banjir bertambah besar, pemerintah desa diminta untuk membuat posko pengungsian.

“Kepada masyarakat, saya mengimbau agar selalu waspada dan jaga benda berhargai serta jaga kesehatan. Apabila ada yang sakit segera hubungi atau mendatangi Posko Kesehatan, imbaunya. (*)





Sumber riaumandiri.id
https://www.riaumandiri.id/read/detail/78219/sungai-kuantan-meluap-11-desa-di-kecamatan-khs-diterjang-banjir




Dinas PUPR Riau Siap Kerahkan Alat Berat Bantu Longsor di Pangkalan Sumbar

Akses jalan Riau-Sumbar lumpuh akibat longsor di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Sumbar. Dinas PUPR siagakan alat berat untuk membantu mengatasi longsor tersebut.





ARB INdonesia, RIAU – Akses jalan Riau-Sumbar lumpuh akibat longsor di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang terjadi subuh tadi, Selasa (10/12/19).

Akibatnya, tiga mobil terseret timbunan longsor sehingga terguling dan menutupi akses jalur utama antar provinsi bertetangga tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Dadang Eko Purwanto menyatakan siap membantu mengatasi timbunan material longsor yang menutupi badan jalan nasional Riau-Sumbar tersebut, jika dibutuhkan.

“Kita siap membantu dan berkoordinasi jika dibutuhkan. Apa lagikan longsor itu tak jauh dari perbatasan Riau,” kata Dadang, Selasa (10/12/19).





Menurut Dadang, satu alat berat saat ini sudah disiagakan di UPT Dinas PUPR, di Rantau Berangin, Kampar. Jika memang hasil koorsinasi Sumbar membutuhkan, alat berat akan segera dikirim membantu mengatasi longsor yang terjadi di Koto Alam, Pangkalan tersebut.

“Alat berat sudah kita siagakan di Rantau Berangin. Kita punya UPT di sana (Kampar). Kalau akan berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (PJN). Jika dibutuhkan, kita langsung kirim,” ungkap Dadang.





Selain itu, Dinas PUPR juga sudah menyiagakan alat berat di dua UPT lainnya. Yakni di UPT Dinas PUPR Dumai dan Rengat. Fungsinya sama, guna mengantisipasi terjadinya longsor atau terjadinya bencana lainnya di sekitaran wilayah UPT, dengan cepat.

“Setiap UPT kita stanbykan satu alat berat. Di UPT Bangkinang, Rengat dan Dumai. Jadi kalau ada longsor, alat berat bisa cepat bekerja,” papar Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati melalui jalan-jalan yang rawan terjadinya longsor. Dinas PUPR sendiri bersama instansi terkait terus bersiaga, jika sewaktu-waktu terjadi bencana seperti longsor. (*)





Sumber riauterkini.com
https://m.riauterkini.com/isi.php?arr=146683&judul=Dinas-PUPR-Riau-Siap-Kerahkan-Alat-Berat-Bantu-Longsor-di-Pangkalan-Sumbar




Jika ke Sumbar, Hati Hati Longsor Terus Terjadi. Jalan Riau-Sumbar Lumpuh

Jika ke Sumbar, Hati Hati Longsor Terus Terjadi. Jalan Riau- Sumbar Lumpuh





ARB INdonesia, RIAU – Akses jalan Sumbar-Riau lumpuh tertutup longsor yang terjadi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (10/12/2019).

Bahkan tiga unit mobil terseret timbunan longsor sehingga terguling dan menutupi akses jalan Sumbar-Riau itu.

Akibatnya terjadi kemacetan panjang menuju Negeri Minang teraebut hingga puluhan kilometer karena mobil tidak bisa melewati akses jalan utama itu.

“Longsor terjadi di Pangkalan Baru yang menutupi akses jalan. Kemacetan total terjadi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Rahmadinol, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/12).





Rahmadinol mengatakan, longsor terjadi pada pukul 04.30 WIB yang menyebabkan mobil truk, colt diesel dan APV tertimbun material longsor.

Saat ini, timnya bersama TNI/Polri dan petugas PU sudah berada di lokasi untuk melakukan proses evakuasi mobil dan pembersihan material longsor.

“Tim sudah berada di lokasi untuk melakukan proses evakuasi mobil dengan menurunkan alat berat,” kata Rahmadinol.

Sementara itu, Kanit Lantas Polres Limapuluh Kota, Ipda Sural menyebutkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

“Tiga mobil terseret material longsor sehingga terguling. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujar Sural.

Alat berat sudah bekerja membersihkan material longsor dan melakukan proses evakuasi.

“Semoga cepat selesai dan arus lalu lintas kembali lancar,” kata Sural.





Sumber Haluanriau.co
https://haluanriau.co/2019/12/10/jika-ke-sumbar-hati-hati-longsor-terus-terjadi-jalan-riau-sumbar-lumpuh/




Kapal Bermuatan 445 Karton Rokok Ilegal Tertangkap di Inhil

Penangkapan Rokok Ilegal di Inhil





ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – KPPBC TMP C Tembilahan bersama Polres Inhil  berhasil mengamankan kapal bermuatan 445 karton rokok ilegal merk ‘Luffman’ di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (9/12/2019) pagi sekitar pukul 07.00 Wib.





Berdasarkan data keterangan sementara yang didapat dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Cabang (KPPBC TMP C) Tembilahan, Penangkapan itu bermula dari informasi yang didapat dari masyarakat bahwa adanya kapal bermuatan rokok illegal di darah tersebut.

Atas Informasi itu,  KPPBC TMP C menindaklanjuti dengan melakukan pencarian oleh tim Patla Speed BC 10008 disekitar Pulau kijang, dan berkoordinasi dengan Polres Inhil serta Polsek Pulau Kijang.

Dari pencarai tersebut, akhirnya Kapal ditemukan dalam kondisi kandas disekitar pohon nipah, diduga kapal digunakan sebagai gudang bermuatan rokok illegal.





Dari 445 karton rokok ilegal tersebut diperkirakan nilainya Rp 2.848.000.000 dengan potensi kerugian negara Rp  1.579.750.000.

Atas penangkapan tersebut, barang bukti dibawa ke KPPBC TMP C Tembilahan untuk dilakukan pencacahan dan proses lebih lanjut.

Reporter Arbain




Seorang Wanita Mencoba Bunuh Diri di Toilet Salah Satu Mall di Pekanbaru

Foto kumbangnews.com





ARB INdonesia, PEKANBARU – Minggu (8/12/19) Sekira pukul pkl 13.30 wib ditemukan seorang wanita yang mencoba mengakhiri hidupnya meggunakan pisau di toilet umum wanita mall Ciputra.

Berdasarkan informasi dari Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ibda Budhia Dianda, kronologis Kejadian bermula ketika cleaning service mall Ciputra Seraya yang bernama Sulastri hendak membersihkan ruang toliet yang berada di lantai satu, ketika hendak membersihkan lantai WC, di bagian ruangan ujung sudah berserakan darah, melihat kondisi tersebut, saksi Sulastri lantas menggedor pintu ruangan WC tersebut namun tidak ada jawaban.

Melihat tidak ada jawaban dari dalam WC, kemudian Sulastri bergegas memanggil rekannya yang bernama Sdri. Yuli Fatih, kemudian sdri Fatih langsung mengecek ke dalam WC tersebut dengan memanjat di bagian ruangan sebelah dan di temukan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan bersimbah darah.





Melihat korban sudah bersimbah darah, Sdri. Yuli Fatih melaporkan kejadian tersebut kepada  Wandi Nainggolan selaku Cip Security Ciputra, dan kemudian berbgegas ke TKP dan langsung mendobrak pintu, kemudian setelah pintu tersebut terbuka, Sdr. Wandi melihat korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka robek di bagian pergelangan tangan bagian kanan akibat goresan pisau dan Sdr. Wandi langsung membawa korban ke RS. Santa Maria utk penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Senapelan, Kompol Kari Amsah Ritonga, SIK, SH, MH setelah mendapat laporan, langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko utk menindak lanjuti informasi tersebut, kemudian Kanit Reskrim memerintahkan SPKT dan Piket Reskrim untuk ke TKP.

Kapolsek Senapelan Kompol Kari Amsah Ritonga, SIK, SH, MH yg di dampingi Kanit Reskrim Ipta Budi Winarko beserta anggota melakukan koordinasi kepada pihak keluarga atas kejadian tersebut.

“Saat ini korban masih di rawat di Rumah sakit Santa Maria dan kondisi korban sudah sadarkan diri”. tutur Kapolsek.

Dugaan sementara korban nekat mencoba mengakhiri hidupnya karena depresi. (*)





Sumber kumbangnews.com
http://kumbangnews.com/berita/2019/12/09/489/seorang-wanita-mencoba-bunuh-diri-di-toilet-salah-satu-mall-di-pekanbaru