Di Pelangiran, Pria 32 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Jatuh ke Sungai

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Seorang warga Desa Hidayah, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Idrus (32) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh di pelabuhan.

Awalnya korban mengajak abangnya Zainuddin (39) pergi ke pelabuhan, karena korban ingin melihat speedboad yang lewat di Sungai Kateman Parit Pinang Baru Dusun Medan, Desa Hidayah, hari Kamis sore (16/5) lalu.

Sesampainya di pelabuhan, Zainudin buang air kecil tak jauh dari pelabuhan tempat korban berada. Ketika kembali ke Pelabuhan Zainuddin tidak melihat saudaranya.

“Menurut penuturan keluarga, korban memiliki gangguan mental,” kata Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kapolsek Pelangiran, Iptu Azwar Alwi.

“Saudara korban berusaha mencari ke dalam sungai, namun tidak ditemukan. Ia kembali ke rumah karena mengira korban telah pulang terlebih dahulu. Bahkan korban juga tidak ditemukan di rumah,” jelasnya.

Zainuddin lalu menyampaikan kepada tetangga, bahwa korban hilang. Warga berusaha mencari di sekitar perumahan serta pinggir Sungai Kateman, dengan cara merawai hingga malam hari, namun korban belum ditemukan.

“Pencarian dilanjutkan hari ini, Jum’at (17/5/2024), Alhamdulillah membuahkan hasil, korban ditemukan warga di sungai dalam keadaan meninggal dunia. sudah, korban sudah dimakamkan. Korban tenggelam diduga akibat jatuh ke sungai ketika bermain di Pelabuhan,” tutur Kapolsek. ***




Longsor Kembali Robohkan Rumah dan Jalan Umum di Tanah Merah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bencana longsor kembali terjadi di Jalan Pendidikan Gg. Seni RT 002 RW 001 Dusun Sungai Perigi Desa Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Inhil, Selasa (30/4/2024).

Terdapat enam rumah terdampak akibat bencana tersebut.

“Ada 6 rumah warga, pos kamling dan jalan umum sekitar 30 meter yang ambruk ke sungai,” kata Kapolsek Tanah Merah Iptu Edi Saputra.

Longsor di Tanah Merah merupakan kesekian kalinya terjadi. Hari ini warga kembali merasakan bencana serupa.

“Warga merasakan kondisi rumah mulai miring dan dan melihat tanah di bawah bergerak ke belakang, merja berteriak longsor dan berhamburan menyelamatkan diri,” sebutnya.

Beberapa barang berharga berangsur-angsur diselamatkan dari dalam rumah yang perlahan jatuh ke sungai.

“Tak ada korban jiwa, kerugian materil diperkirakan sebanyak Rp. 500.juta. Longsor disebabkan oleh abrasi air sungai, hal ini dikarenakan pemukiman berada disepanjang pinggir sungai, dan pada saat terjadinya musibah tanah longsor, air dalam keadaan surut kering,” papar Kapolsek.

Hingga saat tim dari Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Polsek Tanah Merah dan Koramil 02 Tanah Merah serta masyarakat setempat sedang melakukan pendataan terhadap identitas pemilik rumah dan mengevakuasi barang-barang milik korban.

“Yang masih bisa diselamatkan, kami selamatkan, sedangkan terhadap warga pemilik rumah yang mengalami musibah tanah longsor ditempatkan dirumah kerabat dan dirumah masyarakat disekitar TKP tanah longsor,” jelasnya.

Adapun pemilik rumah yang terdampak bencana longsor antara lain:
Bedu Rasakka (55)
Kateno (46)
Razak (89)
Sopian (50)
Zainah (60)
Kamaluddin (47).

“Kami juga telah mengimbau kepada masyarakat sekitar, tidak mendekati lokasi longsor karena dikhawatirkan terjadinya longsor susulan,” pungkasnya. ****




Rumah Karyawan di Kampus STAI Terbakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Rumah seorang karyawan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan terbakar pada Selasa (30/4/2024) pagi.

Kebakaran terjadi di dalam komplek kampus RT 02 RW 03 Kelurahan Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan Hulu.

“Pemilik bernama Muhammadiah (42), kerugian mencapai 50 juta. Tak ada korban jiwa,” ungkap Kepala Damkar dan Penyelamatan, H Nursal.

Penyebab kebakaran diperkirakan dari arus pendek listrik.

“Pegawai STAI yang lain melihat ada kebakaran di lokasi kantin milik STAI, saat kejadian pemilik kantin pak Muhammadiah sedang berada diluar. lalu ia menghubungi pemadam kebakaran,” sebutnya.

Pemadaman dilakukan oleh Pemadam kebakaran dengan menurunkan 3 unit mobil damkar, dibantu BPBD dan anggota Kodim 0314/Inhil.

“Tidak ada barang yang berhasil diselamatkan. Api dapat dipadamkan 1 jam kemudian,” pungkasnya. ***




Api Muncul dari Colokan Listrik, Satu Rumah di Desa Sungai Ara Terbakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satu unit rumah milik Ishak (39), warga Desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ludes terbakar, Minggu (23/4/2024).

Rumah yang terletak di alamat RT 06 RW 03 Dusun Beringin Jaya itu terbakar sekitar pukul 23:45 wib.

Dokumen penting keluarga juga ikut hangus terbakar.

“Rumah yang terbakar tersebut milik warga bernama Ishak,” ungkap Kapolsek Kempas AKP Mardani Tohenes, saat dikonfirmasi.

Menurutnya sesuai keterangan yang diperoleh polisi dari saksi, tak lain istri Ishak, kebakaran itu bermula dari api yang muncul dari colokan listrik yang berada dekat ventilasi pintu kamar. Mengetahui ia lalu menghubungi suaminya.

Mendapat kabar itu, Ishak pulang ke rumah sesegera mungkin untuk menyelamatkan orang tua, istri dan anak dan mengeluarkan barang seperti kompor gas dan tabung gas.

“Api semakin membesar sehingga tidak dapat lagi menyelamatkan benda-benda berharga lainnya, televisi, mesin cuci, kulkas dan dokumen keluarga seperti raport sekolah anak, buku nikah, akte kelahiran, Kartu Keluarga, sertifikat rumah dan KTP,” ungkap Kapolsek.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

“Api dipadamkan oleh masyarakat sekitar. Penyebabnya belum bisa kami pastikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ara, Kojim saat dirinya meninjau langsung kelokasi, terlihat rumah milik korban atas nama Ishak hanya tersisa sedikit di bagian belakang, dan dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.

“Saya sudah mendatangi langsung TKP (Tempat Kejadian Perkara red) melihat kondisi rumah, dugaan sementara ini akibat korsleting listrik karena api berasal dari depan rumah dan bagian belakang rumah masih tersisa sedikit,” terang Kojim.

Akibat kebakaran tersebut, 6 orang anggota keluarga harus mengungsi ke rumah kerabat dan kehilangan barang berharga miliknya.

“Kerugian diperkirakan mencapai 75 Juta Rupiah, seluruh barang tidak ada yang bisa diselamatkan termasuk dokumen-dokumen penting. Hanya motor yang saat itu memang sedang dipakai Bapak Ishak pergi ke luar,” tutup Kepala Desa Sungai Ara itu. (Arbain)




Sebelum Terjadi Tabrakan, Speedboat 40 PK ini Sempat Jalan Berbelok

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tabrakan antar speedboat terjadi di Perairan Tanjung Keramat Dusun Saka Jalan Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa siang (9/4/2024).

Tabrakan terjadi antara Speed Boat 200 PK Diva NH 01 Express di nahkodai Herman (41) dengan Speed Boat 40 PK Anugrah Ibu di nahkodai Yanto (44).

Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan menerangkan bahwa speedboat 200 PK Diva NH 01 yang berangkat dari kecamatan Kateman dengan tujuan Tembilahan membawa penumpang 60 orang.

“Di TKP perairan Tanjung Keramat bertabrakan dengan speedboat 40 PK Anugrah Ibu yang datang dari arah berlawanan, bermuatan Galon minyak kosong,” terangnya.

Speedboat 40 PK tersebut berjalan belok karena menghindari Gelombang air, akibat adanya Boat Viber Ocean yang berada di depan Boat 200 PK nama Diva NH 01. Sehingga berabrakan Boat 200 PK Diva NH 01 dibagian depan dan Boat 40 PK nama Doa Ibu dibagian samping kanan belakang, tidak dapat terelakkan.

“Akibat kecelakaan ini nahkoda Speedboat 40 PK Anugrah Ibu mengalami luka dibagian wajah dan badan dan speedboatnya mengalami kerusakan dibagian samping kanan belakang. Sedangkan Speedboat 200 PK Diva NH 01 tidak mengalami kerusakan,” kata Kapolres Inhil.

Menurut keterangan Nahkoda Speedboat 200 PK Diva NH 01 dan saksi menyatakan tidak melihat adanya penumpang lain di Speedboat 40 PK Anugrah Ibu, selain Yanto.

“Sementara dari keterangan Nahkoda speedboat 40 PK Anugrah ibu menyatakan bahwa ada penumpang lain bersamanya atas nama Meran, dan saat ini masih dalam pencarian dan belum ditemukan,” terang Kapolres Inhil.

Kerugian materil yang diderita speedboat mesin 40 PK Anugrah Ibu mengalami rusak sebelah kanan bagian belakang. Speed boat 200 PK Diva NH 01 tidak ada kerugian materil.

“Nahkoda, Yanto saat ini telah menjalani perawatan intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan,” pungkasnya.

Perkara ini masih ditangani oleh Unit Gakum Sat Pol Airud Polres Inhil. ***




Empat Rumah dan Kosan di Pulau Burung Terbakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak 4 rumah dan 21 kamar kosan di Jalan M. Nuh RT 09 RW 04 Parit 2 Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau terbakar, Selasa (26/3/2024).

Menurut keterangan Polsek Pulau Burung, api muncul dari arah belakang rumah kos kosan kemudian dengan cepat api menjalar dan membakar seluruh rumah dan kamar kos-kosan yang semua bangunan terbuat dari bahan kayu.

“Api semakin membesar menghanguskan 21 kamar kos kosan dan juga membakar 4 nit rumah. Melihat adanya kebakaran, warga berusaha untuk memadamkan api,” kata Kapolsek Pulau Burung, Iptu Delni Atma Saputra, ketika dikonfirmasi.

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 15.30 wib dengan di bantu 1 unit mesin robin.

“Tak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai Rp.500 juta,” terangnya.

Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

“Belum, kami belum pastikan penyebab kebakaran,” pungkasnya. ***