Ayah dan 3 Anak Jatuh Kesungai saat Melintas di Jembatan Rusak, 1 Diantaranya dalam Pencarian

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR –  Menggunakan Sepeda Motor miliknya, Samul Bahri bersama 3 orang anaknya jatuh kesungai saat melintasi jembatan Sungai Pinggan di Desa gemilang, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Minggu (19/1/2020) Pukul 13.30 Wib.


Tak kunjung mendapat perbaikan, Kondisi jembatan yang mengalami rusak parah tersebut akhirnya memakan korban. Pasalnya satu dari  3 orang anak yang jatuh saat itu, hingga kini belum diketemukan.


Dari penjelasan Warga saat dikonfirmasi menjelaskan, jika peristiwa naas tersebut terjadi sekira pukul 13:00 Wib. 


“Syamsul saat itu berkendara bersama tiga anaknya, sementara sang istri berjalan kaki. Saat lewat dijembatan korban terjatuh ke Sungai karena jembatan sudah tidak memiliki pagar lagi,” jelasnya. 







Saat terjatuh, Syamsul hanya sempat menyelamatkan dua anaknya, sementara satu anaknya lain sempat dipegang namun terlepas.


“Hingga saat ini,  warga desa Sialang Jaya masih berusaha mencari anak korban yang hilang dengan menggunakan pompong menyisiri sungai,” kata Salam. 


Dari pantauan wartawan dilapangan, kondisi jembatan Sungai Pinggan tersebut rusak parah. Kedua sisi jembatan tidak lagi memiliki pagar, kondisi jembatanpun sudah tidak layak pakai. Pasalnya, didua ujung jembatan yang sudah melengkung tersebut diatasnya dikasih jembatan lagi dari papan oleh masyarakat.


Sementara itu,  Kepala Desa Sialang Rusdi turut berduka atas peristiwa tersebut.  “Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan bisa melewati musibah ini dengan baik,” katanya saat dijumpai dilokasi kejadian. 


Dijelaskannya, peristiwa pengendara yang jatuh di jembatan sudah sering terjadi. 


“Namun baru ini memakan korban.  Atas peristiwa ini, saya berharap kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan dan segera membangun jembatan yang layak agar menjamin keselamatan pengendara, ” tambahnya. (*)


Editor Arb




Cekcok soal Makanan, Suami Nekat Gantung Diri di Kamar

Foto ilustrasi rakyatmalukucom







ARB INdonesia, KOTAWARINGIN BARAT – Diduga akibat cekcok masalah rumah tangga, seorang suami di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah nekat gantung diri di dalam kamar rumahnya, Sabtu 18 Januari 2020.


Korban adalah Maulana Haris (24) warga Jalan Ahmad Yani Km 8, Kelurahan Baru, Arut Selatan (Arsel).


Saat dikonfrimasi, Kapolsek Arsel AKP Rendra Aditia Dhani menjelaskan, korban seorang karyawan di CV LU. Kronologi kejadian berdasarkan keterangan sejumlah saksi, berawal dari cekcok masalah rumah tangga dengan sang istri bernama Siti Berkah, Jumat 17 Januari 2020 sekira pukul 19.00 WIB di rumahnya.


“Korban dan sang istri sempat cekcok soal tidak suka dengan masakan yang dibuatkan oleh Siti. Di hari itu juga sekitar pukul 19.30 WIB, sang istri pergi meninggalkan rumah menuju ke rumah tetangga di belakang rumah,” tutur Rendra saat dikonfirmasi MNC Media, Sabtu malam.


Dia melanjutkan, masih di hari Jumat sekira pukul 20.00 WIB, sang istri kembali ke rumah untuk mengemasi pakaian lalu pergi ketempat orang tuanya. “Pada saat itu, Siti Berkah masih melihat korban rebahan di dalam kamar namun dia langsung pergi ke rumah orangtua,” katanya.



Selanjutnya baru pada Sabtu pukul 16.30 WIB, sang istri mendapat telepon dari tetangga depan rumahnya dan memberitahukan korban telah gantung diri di dalam kamar menggunakan seutas tali.


“Kemudian sang istri bergegas menuju TKP di rumahnya,” ujarnya.


Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi yang juga tetangga korban dan juga sang istri. “Tiga saksi juga sudah kami periksa untuk menyelidiki kasus ini.”


Berdasarkan informasi dari para tetangga, korban dan istrinya sering cekcok dan adu mulut. Selain itu korban juga diduga depresi berat karena ayahnya baru sekitar 100 hari yang lalu meninggal dunia. (*)


loading…




Sumber Sindonews.com
https://daerah.sindonews.com/read/1500913/174/cekcok-soal-makanan-suami-nekat-gantung-diri-di-kamar-1579403510




Tepergok Mesum Dalam Mobil di Parkir Mal, Pengemudi Jazz Kabur dan Tabrak Satpam

Foto Garis polisi. Liputan6


ARB INdonesia, SURAKARTA – Bekti Nugroho (40) panik bukan main saat perbuatan mesumnya di dalam mobil bersama kekasih di parkiran Solo Paragon Mall, Kamis (17/1) ketahuan satpam. Saking kaget, dia langsung memacu kencang Honda Jazz-nya


Chief Marccom Solo Paragon Mall, Veronica Lahji membenarkan kejadian tersebut. Saat itu, satpam Solo Paragon Mall, melihat ada mobil terparkir di lantai P 1 dalam keadaan lampu depannya menyala. Khawatir terjadi sesuatu, satpam menghampiri mobil tersebut.


Setelah diketuk pintunya, mobil malah tancap gas. “Ceritanya ada mobil yang didalamnya diindikasikan berbuat mesum. Setelah ditegur petugas parkir malah lari,” ujar Veronica, saat dihubungi media, Sabtu (19/1)


Menurut Veronica, petugas bernama Andika coba menghalangi. Namun justru ditabrak hingga jatuh. Pelaku bisa melarikan diri setelah menabrak boomgate parkir sampai palangnya rusak dan kabur lewat depan. Sejumlah petugas keamanan mal coba mengejar menggunakan taksi online tidak membuahkan hasil.



“Kita tidak tahu apa yang mereka lakukan di dalam mobil. Karena tidak segera keluar, petugas parkir kita mengecek, takutnya terjadi apa-apa. Sudah kita kejar tapi tidak ketemu,” katanya.


Vero menambahkan, korban sudah dibawa ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan. Beruntung ia hanya mengalami luka ringan. Korban hanya menjalani rawat jalan.


Terpisah, Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Adis Gani Gatra, membenarkan kasus tersebut. Pelaku berhasil ditangkap di daerah Sukoharjo.


“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku panik saat perbuatan asusilanya tepergok. Karena malu, dia kemudian kabur dan menghantam salah seorang satpam tersebut,” katanya.


Saat ini, lanjut dia, pelaku masih diperiksa oleh petugas Polsek Banjarsari. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/tepergok-mesum-dalam-mobil-di-parkir-mal-pengemudi-jazz-kabur-dan-tabrak-satpam.html




Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Lampu Merah di Menteng

Foto: Sejumlah pohon di Pendopo Kabupaten Cianjur bertumbangan menimpa mobil dan motor usai diterjang angin kendang yang disertai hujan deras, Kamis (17/10/2019)


ARB INdonesia, JAKARTA- Sebuah pohon setinggi empat meter tumbang menimpa tiang rambu lalu lintas penunjuk arah serta kabel- kabel listrik jaringan udara milik PLN di Menteng, Sabtu pagi.


Diduga itu terjadi karena hujan deras yang terjadi sejak semalam sampai dengan Sabtu dini hari tadi.


“Empat petugas kami kirimkan ke lokasi,” kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Hardisiswan saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (18/1)


Pohon yang tumbang itu berjenis Pohon Asam Jawa dengan lebar diameter 80 sentimeter.


Kejadian tersebut diketahui langsung oleh anggota pemadam kebakaran Jakarta Pusat yaitu Herudin pada pukul 07.50 WIB.


Hardisiswan mengatakan pohon yang tumbang di Jalan Tegal itu pertama-pertama tumbang mengenai kabel listrik yang merembet ke jaringan kabel listrik udara lainnya dan akhirnya menimpa tiang navigasi penunjuk arah.


Penanganan tidak hanya dilakukan petugas damkar tetapi juga melibatkan petugas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Pusat dan petugas jalan umum.


Tidak ada korban jiwa dalam tumbangnya pohon dan tiang listrik tersebut.  (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/18/hujan-deras-pohon-tumbang-timpa-lampu-merah-di-menteng/




Laka Lantas di Lintas Pekanbaru-Duri, Pelajar SMA Meregang Nyawa

LAKALANTAS:Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di lintasan Pekanbaru-Duri, tepatnya berada sekitar gate Soeharto PT Chevron, di Kecamatan Mandau, Bengkalis, Sabtu (18-1-2020) pagi.(Satlantas Bengkalis for Riau Pos)


ARB INdonesia, PEKANBARU – Kecelakaan lalulintas kembali merenggut nyawa. Kali ini terjadi di ruas Jalan Pekanbaru-Duri, tepatnya berada dekat Gate Soeharto PT Chevron di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 07.20 WIB.


Korbannya merupakan seorang pelajar 14 tahun yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas.


Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis, melalui Kanit Laka Lantas, Iptu Edwi Sunardi menjelaskan bahwa laka lantas tersebut terlibat antara sepeda motor Honda Vario BM 3174 DP yang dikendarai Ahmad Iqbal (14) warga Kelurahan Air Jamban dengan dengan Mobil Truck Tronton BM 8786 AO yang dikemudikan oleh Heri Kurniawan (24) yang merupakan warga Kelurahan Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar.



“Akibat kecelakaan tersebut Ahmad Iqbal yang sebelumnya luka berat akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di RS Permata Hati Duri. Sementara temannya, Zulkifli (16) penumpang sepeda motor mengalami luka ringan,” jelas Edwi.


Dijelaskan Kanit, semula mobil Truck tronton BM 8786 AO yang dikemudikan oleh Heri Kurniawan datang dari arah Simpang Sebanga hendak menuju Simpang Pokok Jengkol Duri, sesampainya di TKP kendaraan tersebut bergerak ke kanan jalan untuk mendahului mobil Truck tronton BM 8536 FU yang dikemudikan Atas nama Sugiarto.


Namun, pada saat yang bersamaan datang dari arah yang berlawanan sepeda motor Honda Vario  yang dikendarai oleh korban. “Karena jarak yang sudah dekat maka terjadilah laka lantas tersebut tak terelakan,” ujar Kanit.


Lalu pada saat yang bersamaan juga, bagian belakang dari mobil Truck tronton BM 8786 AO tersebut menabrak bagian depan dari mobil Truck tronton BM 8536 FU tersebut. “Akibat insiden itu, pengendara motor yang awalnya mengalami luka berat akhirnya meninggal dunia setelah dirawat beberapa jam di rumah sakit,” tuturnya. (*)


loading…




Sumber riaupos.co
http://m.riaupos.co/220881-berita–laka-lantas-di-lintas-pekanbaruduri-pelajar-sma-meregang-nyawa.html




Truk Muatan CPO Seruduk Rumah Warga Pagi Buta

Foto : Truk Tangki pengakut CPO yang datang dari arah Pekanbaru menuju Duri menabrak rumah warga di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.(mirshal/*1)


ARB INdonesia, RIAU – Sebuah truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang melintas dari arah Pekanbaru menuju ke Duri menyeruduk rumah warga di wilayah Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.


Insiden pagi-buta itu sontak menggegerkan warga setempat. Sebab, warga yang tengah asyik beristirahat dibuat terkejut dengan hantaman keras akibat Laka lantas tunggal itu.



“Mobil truk tangki CPO menabrak 2 rumah warga di ampang-ampang, lokasinya lewat sedikit dekat PT. SAS pabrik kelapa sawit di Desa Muara Basung,” jelas Raples, warga setempat, Sabtu (18/1).


Dia menyebut bahwa, dari insiden memilukan itu tak ada korban jiwa. Hanya saja, korban sang pemilik rumah mengalami luka ringan dan yang satu lagi pingsan.


“Mungkin kaget dan syok, pemilik rumah langsung pingsan,” kata dia.


Kasat Lantas Polres Bengkalis, melalui Kanit Laka Lantas Iptu Edwi Sunardi membenarkan kejadian tersebut. Namun, dari insiden itu tidak ada menimbulkan korban jiwa.(*)


loading…




Sumber riaupos.co
http://m.riaupos.co/220884-berita-truk-muatan-cpo-seruduk-rumah-warga-pagi-buta.html