Kapolres Kampar Harap Jalan Ambles Segera Diperbaiki

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid meninjau lokasi bahu jalan yang ambles di Km 91 Jalan Lintas Riau-Sumbar.(Istimewa)







ARB INdonesia, BANGKINANG – Instansi terkait diminta untuk segera melakukan perbaikan bahu jalan yang ambles di Km 91 Jalan Lintas Riau-Sumatra Barat (Sumbar). Diharapkan juga, bagian sisi jalan yang tidak ambles untuk dikeraskan sebagai pelebaran jalan.


Permintaan itu disampaikan Kapolres Kampar, AKBP Mohammad Kholid saat meninjau lokasi tersebut, Kamis (23/1) siang. Saat itu, Kapolres didampingi Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi, dan Kasat Sabhara Iptu Ikwan Widarmono.


Selain itu, turut hadir sejumlah pejabat dari instansi terkait. Seperti, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wilayah Sumbar-Riau, Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, Camat XIII Koto Kampar Rahmat Fajri, dan Dinas PUPR Kampar.







Pada kesempatan itu, Kapolres meminta kepada instansi terkait terutama dari Kementerian PUPR, untuk segera melakukan perbaikan pada sisi jalan yang ambles ini.


“Karena jalur ini merupakan jalur penghubung utama Provinsi Riau dengan Sumatera Barat,” ujar Kapolres.


Dia juga meminta kepada agar pada bagian sisi jalan yang tidak ambles untuk dikeraskan sebagai pelebaran jalan, agar lokasi ini bisa dilalui kendaraan dari kedua arah secara bersamaan.







“Sehingga arus lalu lintas bisa lancar kembali,” lanjut perwira menengah Polri yang pernah bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau itu.


Sementara itu, dari informasi dari petugas Kementerian PUPR, pengerjaan untuk perbaikan jalan ini akan dimulai sore nanti. Saat ini peralatan yang akan digunakan untuk perbaikan jalan masih dalam perjalanan menuju lokasi.



“Saat ini, personel kita dari Satlantas Polres Kampar maupun Polsek XIII Koto Kampar masih melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi dengan sistem buka tutup,” sebut dia.


“Terpantau situasi arus dari kedua arah hingga ini masih lancar,” sambung Kapolres AKBP Mohammad Kholid.


Diketahui, peristiwa amblesnya bahu jalan di lokasi tersebut terjadi pada Rabu (22/1) kemarin. Akibatnya, sisi jalan tersebut membuat separoh badan jalan mengalami keretakan dan tidak bisa dilewati kendaraan berat.(*)


loading…




Sumber Haluanriau.co
https://haluanriau.co/2020/01/23/kapolres-kampar-harap-jalan-ambles-segera-diperbaiki/




Kapal Pompong Tenggelam di Dumai, 10 Orang TKI Hilang

Pencarian korban kapal tenggelam di Dumai. ©2020 Merdeka.com/Abdullah Sani







ARB INdonesia, DUMAI – Kapal pompong berpenumpang 20 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia tenggelam di perairan Tanjung Medang Dumai. Dari total penumpang 10 orang masih dalam pencarian.


Kepala Basarnas Pekanbaru Ishak, mengataKan, pihaknya dibantu Polairud, TNI AU dan juga instansi lainnya tengah melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.


“Kita telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kinerja tim SAR Gabungan. Kita juga didukung Helly Puma dari Lanud Rosmin Nurjadin,” kata Kamis (23/1).







Tenggelamnya kapal pompong tersebut diduga akibat kebocoran pada lambung kapal. “Karamnya kapal yang mengangkut penumpang yang rata-rata dari Sumatera Utara tersebut biasanya mengalami kebocoran,” tuturnya.


Dijelaskannya, kapal pompong itu sebelumnya hendak menuju negeri jiran yang berangkat dari Pulau Rupat. Namun di tengah perjalanan diketahui kapal itu tenggelam di Tanjung Medang Dumai.



Sementara, korban selamat kini tengah mendapatkan perawatan. Meraka di antaranya yakni Een Saputra (30), Mariska Sari (30), Abdullah Faiz (25), Doni Siregar (25), Rudiansah (25), Sumon (32), Uli Handayani (39), Fitria (40), Herman (29) serta Abib (28).


“Kita akan berupaya semaksimal mungkin. Kita berharap seluruh korban dapat kita selamatkan,” terangnya. (*)


loading…




Sumber merdeka.com
https://m.merdeka.com/peristiwa/kapal-pompong-tenggelam-di-dumai-10-orang-tki-hilang.html




Aparat Tembak Mati Komandan OPM di Papua

Organisasi Papua Merdeka (OPM)







ARB INdonesia, JAYAPURA – Komandan operasi Organisasi Papua Merdeka (OPM) berinisial NM ditembak mati aparat gabungan TNI-Polri di Kampung Nifasi, Pantai Nusi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua.


Pria 35 tahun itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap beraksi di wilayah Mepagoo Kodap 29, Intan Jaya.


Selain melumpuhkan NM, tim gabungan TNI-Polri juga mengamankan barang bukti berupa senjata panjang rakitan satu pucuk, handphone satu unit, amunisi kaliber 5,56, KTP, dua buku tabungan Bank Papua, satu buku catatan dan uang sebesar Rp 500 ribu.


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutkan, selain memiliki peran yang strategis sebagai pengendali kegiatan KKB di wilayah Intan Jaya, NM juga berperan sebagai penyuplai bahan makanan, senjata dan amunisi untuk kebutuhan KKB di wilayah Intan Jaya.


“NM berada di Kabupaten Nabire dari hasil penyelidikan dalam rangka membeli senjata dan amunisi yang akan dikirim ke Sugapa, Kabupaten Intan Jaya untuk KKB,” ucap Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (22/1).







Jenazah NM sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD Kabupaten Nabire. Sementara barang bukti telah diamankan di Polres Nabire guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Penangkapan NM sendiri terjadi pada Senin (20/1) sekitar pukul 04.00 WIT. Tim gabungan TNI-Polri Nabire bergerak menuju Kampung Nifasi Area Pantai Nusi Distrik Makimi Kabupaten Nabire untuk melaksanakan penangkapan terhadap pelaku.


Aparat mengendus NM bersama dua rekannya melintas menggunakan mobil dari Pantai Nusi menuju Nabire, sehingga tim melakukan pengadangan.


Aparat gabungan sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun kedua rekannya berhasil lari ke arah perbukitan. Sedangkan NM sempat melawan hingga dilumpuhkan dan mengenai bagian pinggang.


Identitas NM diketahui dari kartu yang ditemukan bersama sepucuk senjata rakitan beserta dua butir peluru. (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/23/aparat-tembak-mati-komandan-opm-di-papua/




Diduga Sakit Hati Ditagih Utang, Pemuda Ini Bacok Satu Keluarga di Langkat

Foto ilustrasi







ARB INdonesia, LANGKAT – Peristiwa membacokan satu keluarga menghebohkan warga yang berada di Kelurahan Sidomulyo, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (21/1/2020) malam.


Dari kejadian ini disebutkan tiga orang terluka akibat bacokan tersebut. “Ketiga korban itu adalah Eliawati (42), beserta anaknya Adona (28) dan cucunya Adinda (7). Mereka dibacok hingga terluka di bagian kepala, tangan dan sekitar dada,” ujar Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fathir Mustafa, Rabu (22/1/2020).


Fathir menjelaskan bahwa usai pembacokan tersebut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan intensif. “Alhamdulillah kondisi korban sehat. Saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit atas luka yang dialaminya,” ungkapnya.


Soal motif pelaku Fathir belum bisa membeberkan. “Nanti setelah pelaku ditangkap kita sampaikan. Kita masih fokus ke pengejaran pelaku. Untuk lengkapnya nanti ya,” ungkapnya.


Dari informasi yang dihimpun, saat itu pukul 20.00 WIB, Eliawati mendengar suara jeritan cucunya dan berkata sakit dari kamar mandi. Lalu saat pintu dibuka, dia melihat pelaku sambil memegang senjata tajam berupa parang lalu sambil berlari menebas parangnya ke arahnya, kemudian dia menggendong cucunya, sambil menjerit meminta pertolongan.



Adona sendiri berada di ruang tamu sedang makan bersama dua anaknya yang lain. Sementara Dinda, sedang mengambil air minum di dapur secara tiba-tiba pelaku menyerang Dinda. “Saya mendengar suara jeritan saya berlari ke arah dapur lalu saya di datangi dan sambil dibacok ke arah kepala dan pinggang. Karena merasa berdarah saya melarikan diri ke arah pasar untuk meminta pertolongan dan anak pertama saya Yunda selamat dari kejadian tersebut dengan cara masuk ke dalam kamar sambil bersembunyi,” ungkapnya.


Pelaku kemudian melarikan diri. Diduga dia adalah bernama Rahul (20) yang sakit hati ditagih utang Rp1 juta oleh keluarga korban.


Keluarga korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Langkat.  (*)


loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://sumut.pojoksatu.id/baca/diduga-sakit-hati-ditagih-utang-pemuda-ini-bacok-satu-keluarga-di-langkat




Pria ini Selamat dari Terkaman Buaya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga Lahang, Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Zainuddin menjadi korban gigitan buaya, Rabu (22/1/2020).


Warga Jalan Beringin Jaya tersebut menjadi gigitan buaya saat tengah mencari udang di Desa Terusan Kempas, Kecamatan Gaung.


Kepala Puskesmas Kuala Lahang, Zulfikar kepada Inhiltoday.com menjelaskan bahwa Zainuddin sudah menjalani perawatan oleh tenaga kesehatan Puskesmas.


“Ada 40 jahitan”, jelas Zulfikar.


Ia pun menambahkan, berdasarkan pengakuan Zainuddin, panjang buaya yang menggigitnya itu sepanjang 2 meter.


“Buayanya panjang 2 meter. Yang bersangkutan sudah kita berikan pengobatan dan kondisinya sudah stabil,” terang Zulfikar.
(Ayu Media Sakti Grub)




Selama 4 Jam Tenggelam, Bocah 2 Tahun ini Akhirnya Ditemukan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Afrizal (2 th) yang tenggelam disungai akibat terjatuh kesungai bersama orang tuanya saat melintasi jembatan akhirnya ditemukan.


Afrizal di temukan  pada Minggu (19/1/2029) sekitar pukul 16.55 WIB, sekitar 500 meter dari tempat Korban jatuh di Jembatan Sungai Pinggan Desa Gemilang Jaya Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau.


Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan SIK melalui Kasubag Humas Polres Inhil AKP Warno mengatakan, korban di temukan setelah tim melakukan penyisiran diseputaran perairan Sungai Pinggan.







“Berjarak kurang lebih 500 M dari tempat kejadian korban ditemukan dalam posisi tersangkut dipohon Nipah”, ungkapnya.


Selain itu, AKP Warno juga menyampaikan pencarian korban dilakukan secara bersama-sama dengan personil Polsek Batang Tuaka , Personil Pol Airud Polres Inhil, BASARNAS dan Masyarakat.


“Dari pencarian itu membuahkan hasil, saat di temukan Korban sudah  meninggal dunia. Selanjutnya Tim melakukan evakuasi ke Rumah Korban dan di lakukan Tindakan Visum,” ucap Humas Polres Inhil.


Baca juga : Ayah Dan 3 Anak Jatuh Kesungai Saat Melintas Di Jembatan Rusak, 1 Diantaranya Dalam Pencarian


Editor Arb