Riau, 13 Hotspot Terdeteksi

Ilustrasi







ARB INdonesia, RIAU – Akhir pekan 13 titik panas terpantau di Provinsi Riau, Sabtu (25/1/2020). Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki, mengatakan bahwa titik panas ini tersebar di 3 wilayah.


“Titik panas terbanyak itu terpantau di Bengkalis, 9 titik. Selanjutnya di Kabupaten Pelalawan 3 titik dan Indragiri Hilir 1 titik,” ujar Marzuki, Sabtu (25/1/2020).


Dari jumlah tersebut, 4 titik dipastikan adalah titik api karena memiliki level confidence diatas 70 persen. Artinya, bisa dipastikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan.







“Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” cakapnya.


Cuaca Riau akhir pekan ini masih berpotensi diguyur hujan. Hujan akan turun sejak siang hari dan berpotensi hingga malam hari.



“Siang hingga sore hari, potensi hujan dengan intensitas ringan hinga sedang yang tidak merata terjadi disebagian wilayah Kuansing, Kampar, dan Rohul,” ungkapnya.


Sementara malam hari potensi hujan yang dapat disertai petir terjadi di sebagian wilayah Kampar, dan juga Rokan Hulu.


“Dini hari tak ada potensin hujan, cuaca cerah berawan,” cakapnya.







Suhu udara Riau berada du angka 23.0 – 33.0 derajat celcius dengan kelembapan udara 60 – 98 %. Sementara arah angin berhembus ke arah Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan 10 – 20 Km/jam.


Prakiraan tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0.25 – 1.0 meter. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/01/25/13-hotspot-terdeteksi-di-riau-terbanyak-di-bengkalis/#sthash.k4uUSEMl.dpbs




Virus Corona Sudah Sampai Singapura, Kenali Gejalanya

Ilustrasi virus







ARB INdonesia, SINGAPURA – Pemerintah Singapura mengonfirmasi kasus pertama dari penyebaran virus corona. Virus misterius jenis baru yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China tersebut telah menular ke ratusan orang dan menelan 17 korban jiwa.


Dalam keterangan persnya, Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, pasien tersebut adalah seorang pria China berusia 66 tahun. Pasien merupakan warga Wuhan yang tiba di Singapura bersama keluarganya pada 20 Januari, yang terbang dari Guangzou melalui penerbangan China Southern CZ351.


Dilansir Channel News Asia, pasien saat ini berada dalam isolasi di Singapore General Hospital dan dalam kondisi stabil. Pria itu mengaku mulanya mengalami sakit tenggorokan saat dalam penerbangan. Dia baru merasakan demam sehari setelahnya dan mulai batuk.







Ketika mendatangi rumah sakit pada Rabu kemarin, pria tersebut langsung diisolasi, didiagnosis dengan pneumonia dan diidentifikasi ke Kementerian Kesehatan pada pukul 10 malam waktu setempat. Pasien baru dinyatakan positif terkena virus corona pada pukul 6 sore.


Kementerian Kesehatan Singapura kini mulai melacak kontak menular, dengan mengidentifikasi sekitar 30 orang dalam penerbangan yang duduk dua baris di depan dan dua baris di belakang pria tersebut. Mereka yang diidentifikasi akan dihubungi oleh Departemen Kesehatan.


Pihak Kemenkes Singapura memperkirakan akan ada lebih banyak kasus virus corona, mengingat tingginya perjalanan dari China ke Singapura. Saat ini, jumlah orang yang telah terinfeksi oleh virus seperti SARS di China telah mencapai 570 orang.



Virus yang menyebabkan gejala pernafasan mirip dengan flu atau pilek, telah dikaitkan dengan pasar makanan laut di Wuhan, kota terbesar di China tengah dengan populasi sekitar 11 juta jiwa. Pasar itu kini telah ditutup.


Virus corona ini telah menyebar ke Beijing, Shanghai dan Chongqing, serta provinsi di timur laut, Cina tengah dan selatan. Di seluruh dunia, kasus yang dikonfirmasi juga telah dilaporkan di Hong Kong, Jepang, Makau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/01/24/virus-corona-sudah-sampai-singapura-kenali-gejalanya/#sthash.fnKCaOXL.dpbs




Waspada Karhutla, Hotspot di Riau Makin Marak

Foto Ilustrasi







ARB INdonesia, PEKANBARU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada kenaikan titik panas atau hotspot di provinsi Riau, Jumat (24/1/2020).


Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun Pekanbaru, Marzuki, mengatakan bahwa titik panas ini tersebar di 5 wilayah.


“Hari ini titik panas memang mengalami kenaikan drastis. Total ada 18 titik, terbanyak di Pelalawan, yakni 8 titik,” ujar Marzuki, Jumat (24/1/2020).







Ia merincikan, 18 titik panas tersebut tersebar di Pelalawan 8 titik, Bengkalis 6 titik, Indragiri hilir 2 titik, Kepulauan Meranti dan Dumai masing-masing 1 titik.


“Dari jumlah tersebut, 6 titik diantaranya adalah titik api. Hal ini karena memiliki level confidence di atas 70 persen. Berarti itu bisa dipastikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan,” cakapnya.


Enam titik api tersebut terdeteksi di Pelalawan 3 titik yakni di Kecamatan Kuala Kampar, Bengkalis ada 2 titik yakni di Kecamatan Bengkalis dan Pinggir serta Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Sungai Sembilan.



“Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” imbaunya.


Sebagai informasi, wilayah Sumatera titik panas juga mengalami kenaikan yang signifikan, yakni 30 titik. Rinciannya, Aceh 2 titik, Sumatra Utara 2 titik, Babel 7 titik Lampung 1 titik dan Riau terbanyak yakni 18 titik. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/01/24/waspada-karhutla-hotspot-di-riau-makin-marak/#sthash.Vxnrj3Ap.dpbs




Virus Corona Sampai Singapura, Bandara SSK II Pekanbaru Pasang Thermo Scanner

Bandara SSK II Pekanbaru Pasang Thermo Scanner







ARB INdonesia, PEKANBARU – Guna mengantisipasi masuknya virus Corona ke provinsi Riau, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sejak Rabu (22/1/2020) lalu sudah memasang alat pengukur suhu atau Thermo Scanner di pintu kedatangan internasional.


Hal ini disampaikan oleh Koordinator KKP Bandara SSK II Pekanbaru, Albert, Jumat (24/1/2020).


“Hingga saat ini belum ditemukan penumpang dari luar negeri yang mengalami suspect virus corona yang mewabah di negeri China,” ujar Albert, Jumat (24/1/2020).







Ia mengatakan, penerbangan di bandara SSK II Pekanbaru memang tidak memiliki rute pesawat langsung dari China, hanya melayani kedatangan dari Singapura dan Kuala Lumpur. Untuk diketahui, saat ini virus tersebut sudah masuk ke Singapura.


“Tapi meski demikian KKP tetap mengaktifkan alat pengukur suhu badan tersebut. Bukan hanya menggunakan sistem yang merekam langsung penumpang yang datang, kita juga siagakan personel untuk melakukan pemantauan,” cakapnya.


Dikatakan Albert, untuk saat ini setiap penumpang yang datang dari luar negeri akan langsung dilakukan pemeriksaan.



“Jika nantinya ditemukan penumpang yang susfect virus corona, mereka segera mengambil tindak membawa penumpang tersebut ke rumah sakit. “Ciri-ciri susfect virus corona diantaranya gejala demam dan batuk disertai kesulitan bernafas. Namun sejauh ini belum ditemukan penumpang yang terdeteksi virus Corona tersebut,” ujarnya. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/01/24/virus-corona-sampai-singapura-bandara-ssk-ii-pekanbaru-pasang-thermo-scanner/#sthash.IcrOgsZK.dpbs




Breaking News, Jago Merah Lahap Sebuah Rumah Milik Warga Jalan Mandala

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Breaking News, sebuah rumah milik Marantih (60 th) warga Jalan Mandala, Gang Makmur Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hangus dilahap sijago merah, Jum’at (24/1/2020).


Diketahui, Musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 10.20 Wib, dan menurut keterengan warga sekitar yang melihat langsung musibah kebaran tersebut, api berasal dari dalam kamar.







“Api berasal dari kamar rumah tersebut. Kan asap mengepul, ketika dibuka api sudah membesar di dalam kamarnya,” tutur warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, dikutip dari Indragirione.com


Dari info yang didapat awak media melalui warga setempat, dugaan sementara kebakaran disebabkan akibat dari Korsleting listrik. Dan tidak ada korban jiwa atas musibah tersebut


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisan berapa kerugian akibat dari kebakaran tersebut.


Editor Arb




Merinding! Pegawai RSUD Murjani Ditarik Hantu Terekam CCTV

Pegawai RSUD Murjani ditarik hantu saat bekerja


ARB INdonesia, SAMPIT – Video pegawai RSUD Murjani ditarik hantu saat sedang bekerja viral di media sosial.


Pegawai RSUD dr Murjani Sampit Kalimantan Tengah yang ditarik makhluk gaib diketahui bernama Erni. Ia bekerja di bagian loundry.


Detik-detik kejadian Erni ditarik mahluk gaib terekam kamera CCTV. Insiden itu terjadi pada Senin (20/1/2020) sore pukul 14.46 WIB.


Dalam video CCTV, tampak dua pegawai perempuan sedang mengerjakan tugasnya melipat pakaian di ruangan laundry RSUD dr Murjani Sampit. Ruangan tersebut berada di gedung baru. Posisinya persis di belakang gedung utama, dekat area parkir.


Ruangan yang terlihat cukup luas itu dilengkapi dua mesin cuci canggih berbentuk persegi dengan penutup berbentuk bulat, untuk tempat memasukkan pakaian yang saat itu dalam keadaan terbuka.


Di ruangan itu juga ada dua meja hijau terang sepanjang sekitar 2,5 meter dengan lebar 1 meter yang terbuat dari beton. Meja itu digunakan untuk melipat pakaian bersih. Letaknya di tengah ruangan. Meja lain berwarna putih sepanjang sekitar 1,5 meter dan lebar satu meter berada tepat satu meter di belakang dua perempuan ini.


Dua pegawai yang sedang bekerja saat itu yakni Erni dan Widya. Sekitar pukul 14.46 WIB, kejadian ganjil tersebut menimpa Erni.


Wanita yang saat itu mengenakan baju agak gelap dipadu celana panjang hitam, berdiri di hadapan meja panjang berwarna hijau sedang melipat pakaian.


Tiba-tiba saja Erni terjatuh. Dari rekaman video yang diperlambat, sebelum jatuh Erni terlebih dulu menekukkan kakinya.


Adegan selanjutnya, dia seolah-olah ditarik seseorang dan berusaha melawan dengan memegang tiang meja.


Rekannya, Widya, langsung lari ketakutan. Tak lama kemudian, Widya datang bersama Juniati, Kepala Instalasi Laundry. Juniati kemudian mendekati Erni yang saat itu masih meronta di bawah kolong meja dan berusaha menahan kaki Erni serta menyadarkannya.


”Sepanjang kejadian itu, Widya merasa takut. Tidak berani mendekat dan terus membaca Ayat Suci Alquran,” kata Juniati.


Video yang beredar luas di media sosial tersebut mengundang banyak komentar beragam. Sebagian menyebut Erni kesurupan. Ada pula yang mengira dia menderita epilepsi.


Sebagian lagi meragukan kebenaran Erni ditarik makhluk halus. Pasalnya, dari rekaman video itu, posisi jatuh wanita tersebut dinilai tidak alami layaknya seseorang yang langsung ditarik secara mendadak. Dasar argumennya, dalam rekaman video itu, kaki wanita itu terlebih dulu menekuk.


Ketika dikonfirmasi, Humas RSUD dr Murjani Sampit Hermansyah membenarkan peristiwa itu. Namun, dia mengaku belum menemui pegawai bersangkutan.


“Kata teman tadi memang ada, tetapi gimana kebenaran dan kejadian sebenarnya, belum tahu pasti, karena saya belum konfirmasi ke pegawai yang bersangkutan,” kata Hermansyah kepada Radar Sampit (grup Jawapos/Pojoksatu.id).


Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit Ari Wijayanto juga membenarkan kejadian tersebut. Dia meminta Radar Sampit langsung menemui Juniati.


Juniati menyambut baik kedatangan Radar Sampit. Namun, usaha konfirmasi tak sepenuhnya berjalan lancar. Dia belum bisa memberikan keterangan lebih detail sebelum mendapat izin dari atasannya.


“Maaf, atasan saya bukan Pak Ari (Wijayanto), karena Intalasi Laundry di bawah bidang penunjang Non Medik. Pak Muchsin atau di atasnya lagi Pak Yudha,” ujarnya.


Meski demikian, dia hanya mengatakan, Kepala Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSR) Maman, sempat menemuinya karena merasa kurang percaya dengan kejadian tersebut. Namun, setelah diperlihatkan rekaman CCTV-nya, Maman baru percaya. ”Rekaman CCTV sudah diminta Direktur, tetapi besok keputusannya,” ujarnya.


Juniati juga mengaku masih menunggu hasil keputusan dari kejadian tersebut.
“Saya juga menunggu dipanggil manajemen, tetapi tidak dipanggil juga. Saya tidak berani memberikan keterangan tanpa seizin atasan. Mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan yang lebih jelasnya. Biar clear dulu persoalan di dalam,” ujarnya.


Informasi yang diperoleh Radar Sampit, pegawai laundry di rumah sakit itu berjumlah sembilan orang. Mereka menggunakan sistem kerja dua shift. Shift pertama bekerja mulai pukul 06.00-13.00 WIB dan shift dua mulai 10.00-17.00 WIB.


”Erni saat itu lagi kerja shift siang dari jam 10.00-17.00 WIB,” kata Juniati.



Ketika Radar Sampit berusaha meminta izin mengetahui kronologi kejadian sebenarnya untuk menjernihkan spekulasi pemberitaan dan tanggapan masyarakat yang menyebutkan Erni hanya bercanda, Wakil Direktur Pelayanan Yudha Herlambang meminta untuk menemui Direktur RSUD dr Murjani Sampit Denny Muda Perdana.


“Saya tidak bisa memberikan izin. Silakan langsung temui Pak Direktur. Yang pasti, pegawainya dalam kedaaan baik-baik saja. Jadi, tidak ada yang perlu dikonfirmasi,” katanya.


Berikut ini video pegawai RSUD Murjani ditarik hantu saat bekerja:



loading…




Sumber Pojoksatu.id
https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/01/24/merinding-pegawai-rsud-murjani-ditarik-hantu-terekam-cctv/