Pondok Terbakar, Satu Keluarga di Inhil Alami Luka Bakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sebuah pondok yang berdindingkan sehelai terpal pelastik berwarna hitam serta beratapkan daun hangus terbakar.


Peristiwa itu terjadi di dalam kebun duku Parit Baru, Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Jum’at (28/2/2020) sekitar pukul 22.00 wib.


Atas peristiwa tersebut, Haris Fadila Berserta Istri dan seorang anaknya yang berusia 10 bulan mengalamai luka bakar pada bagian tubuh dan lengan, saat ini telah mendapat perawatan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan.







“Suami dan istri saat ini dirawat di Ruang Bedah  sementara anaknya  di Rawat diruang ICU RSUD Puri Husada Tembilahan,” tutur Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas AKP Warno, Sabtu (29/2/2020).


Sementar belum diketahui penyebab dari kebakaran pondok tersebut, saat ini pihak kepolisian tengah mengumpulkan barang bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.


Untuk diketahui, pondok yang terbakar tersebut berjarak kurang lebih 3 Km dari tempat tinggal korban.


Laporan Arbain




Sejak 3 Minggu Listrik Sering Padam di PLN Rengat, Tenyata ini Penyebabnya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Masyarakat Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merasakan sedikit kekecewaan terhadap PLN ULP Rayon Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)


Pasalnya, sejak 3 minggu terakhir pemadam listrik diwilayah tersebut sering terjadi hingga saat malam ini, Jum’at (28/2/2020).


Atas hal tersebut, Manager PLN ULP Rayon Rengat membenarkan bahwa sejak 3 minggu belakangan ini sering terjadi pemadaman.


Dikatakannya, pemadaman tersebut terjadi akibat salah satu panel utama yang ada di PLN tersebut meledak.


Foto : Panel utama yang meledak.


“Saat ini sudah dalam tahap pemesanan matrial tersebut,” tutur Annas Ilmiyanto saat dikonfirmasi arbindonesia.com melalui pesan Whatsapp.


Selain itu, Annas juga menyampaikan bahwa yang lebih parahnya lagi penyebab terjadinya pemadaman listrik itu ada gangguan dari luar, seperti info yang didapatnya dari warga setempat bahwa banyaknya hewan yang memanjar jaringan di wilayah yang sering terjadi pemadaman tersebut.


” Ini yang kita takutin kalau soal hewan seperti monyet dan burung. Tetapi kami tetap berusaha meningkatkan pelayanan kembali demi kenyaman masyarakat. Saat ini petugas sudah kita arahkan untuk pemeliharaan tuntas sampai ke ujung,” imbuhnya.


Seperti yang terjadi malam ini, yang disebabkan oleh burung.”Ini PR kami. Kami masih mencari cara untuk mengatasi hal-hal yang seperti ini. Kami atas nama PLN ULP Rayon Rengat memohon maaf atas ketidak nyamanan ini,” katanya.


Foto : Penyebab matinya aliran listrik malam ini, Jum’at (28/2/2020)


Untuk diketahui, ada 2 wilayah di Kabupaten Inhil yang pasokan Listriknya berpusat di Rengat Kabupaten Inhu, yaitu Kecamatan Kemuning dan Kecamatan Kempas.


Reporter Arbain




Bongkar TPS di Jalan Hos Cokroaminoto Pekanbaru, Dua Ekskavator Dikerahkan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Tim percepatan Sukaramai Trade Centre (STC) sudah tiba di lokasi penertiban Tempat Penampungan Sementara (TPS), Jumat (28/2/2020) pagi. Dua alat dikerahkan untuk merobohkan TPS.

Dilansir dari cakaplah.com di lokasi, dua alat berat itu mulai bekerja dan merobohkan TPS di Jalan Hos Cokroaminoto. Alat berat dengan jenis ekskavator itu bekerja dan dikawal ratusan personel gabungan.

Selain Satpol PP Kota Pekanbaru, ada juga Satpol PP Provinsi Riau. Kemudian ada Satgas Pasar Disperindag Kota Pekanbaru. Unsur TNI dan Polri juga ikut mengawal penertiban itu.

Tidak terlihat ada gejolak dari pedagang di area STC. Dua hari yang lalu, di lokasi ini terjadi bentrok antara pedagang dengan Satpol PP Pekanbaru. Beberapa orang terluka saat bentrok terjadi.

Pembongkaran ini dilakukan setelah ditangguhkan selama dua hari.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh tim sebelumnya. Tim rapat untuk pelaksanaan besok (hari ini). InsyaAllah tim percepatan melanjutkan (Pembongkaran),” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru M Noer MBS, Kamis (27/2/2020) malam.

Kata M Noer, tim sudah lakukan persiapan untuk mengantisipasi kemungkinan apa saja yang akan terjadi. Pemko, kata dia, ingin pembongkaran TPS berjalan dengan damai.

“Tentu juga penuh dengan kedamaian, dalam artian tim turun tidak dengan bringas, sesuai apa yang disampaikan Walikota,” kata dia.


Editor Arb
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/28/dua-ekskavator-dikerahkan-untuk-membongkar-tps-di-jalan-hos-cokroaminoto-pekanbaru/#sthash.X7H3RY3K.dpbs




20 Kios dan 4 unit Kendaraan Hangus Atas Musibah Kebakaran di Rumbai

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Jago Merah hanguskan kurang lebih sekitar 20 kios pedagang yang berada disekitar simpang 4 Rumbai, Desa Suangai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Kamis (27/2/2020) sekira pukul 02.50 wib dini hari.


Selain menghanguskan 20 kios, api juga melalap 1 unit kendaraan roda 4 dan 3 unit kendaraan roda dua.


“Atas musibah kebakaran tersebut, kerugian materil ditafsir sektitar Rp 450 juta,” tutur Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kasubag Humas AKP Warno.


lanjutnya, dalam proses pemadaman api, anggota Polri, TNI, Damkar, BPBD, PSMTI, pihak PLN dan masyarakat saling bahu membahu hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 04.00 Wib.

“Penyebab kebakaran masih dalam lidik aparat kepolisian. Tidak ada korban jiwa,” Kasubag Humas AKP Warno. (DB)


Editor IN




Bentrok, Batu Melayang Saat Pembongkaran TPS di STC Kota Pekanbaru

ARB INdonesia, PEKANBARU – Pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Sukaramai Trade Centre, Selasa (25/2/2020) pagi berlangsung ricuh. Bentrok antara Satpol PP Kota Pekanbaru dan pedagang tak bisa dihindari.

Sejak awal kedatangan tim Yustisi untuk upaya pembongkaran, suasana sudah memanas. Bentrok tidak terhindar saat Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono didorong dan nyaris jatuh di tengah-tengah kerumunan pedagang dan Tim Yustisi.

Ada yang memukul menggunakan kayu, ada pula pedagang yang jatuh saat bentrok terjadi. Bahkan, batu pecahan aspal melayang dari arah halte di depan STC dan mengenai punggung salah satu Satpol PP Kota Pekanbaru.

Sampai berita ini diturunkan, kondisi di lapangan sudah kondusif. Suasana yang awalnya memanas kini sudah berangsur tenang. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/25/bentrok-batu-melayang-saat-pembongkaran-tps-di-stc-kota-pekanbaru/




Pembongkaran TPS Memanas, Ratusan Pedagang di STC Nyaris Bentrok dengan Tim Yustisi Pekanbaru

ARB INdonesia, PEKANBARU – Ratusan pedagang di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area Sukaramai Trade Centre (STC) Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru sudah berkumpul sejak, Selasa (25/2/2020) pagi.


Mereka menunggu kedatangan Tim Yustisi Kota Pekanbaru yang ingin membongkar TPS hari ini. Mereka masih menolak pembongkaran TPS yang sudah bertahun-tahun mereka tempati. Padahal, STC sudah selesai dibangun. Dan pedagang yang mempunyai kios di dalam dipersilakan pindah ke dalam. Sebagian sudah pindah ke dalam.


Sekitar pukul 09.00 Wib, Tim Yustisi yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pasar serta unsur TNI dan Polri tiba di lokasi. Saat tiba, pedagang meringsek ke tengah jalan menghampiri mobil Tim Yustisi.


Pembongkaran dimulai dari kios di depan gerbang pusat perbelanjaan eks Plaza Sukaramai itu. Suasana sempat memanas dan nyaris bentrok.


Beberapa pedagang merobohkan pagar seng pembatas di depan STC. Suara kaca pecah juga terdengar saat pedagang mencoba menghalangi Satpol PP membongkar kios di sisi kiri gerbang STC.
Sampai berita ini dirilis, pembongkaran masih terus berlangsung. Ratusan pedagang masih bertahan di area STC. (*)


loading…




Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/02/25/memanas-ratusan-pedagang-di-stc-nyaris-bentrok-dengan-tim-yustisi-pekanbaru/