Longsor di Desa Teluk Kiambang Tenggelamkan Tempat Pembuatan 'Anglo'

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Musibah tanah longsor yang menengelamkan dapur tempat pembuatan ‘Anglo‘  di RT 06/RW 01, Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (08/03/2020).

Atas peristiwa tersebut tersebut, dari data sementara yang didapat awak media dilapangan terdapat 5 kepala keluarga yang mengalami kerugian akibat peristiwa itu.







Berikut nama-nama pemilik dapur pembuatan ‘anglo‘ yang terkena longsor :

1.Saripudin 45 Tahun, RT 06/RW 01 Dusun Pantai Harapan .
2.Husni 80 Tahun, RT 06/RW 01 Dusun Pantai Harapan .
3.Munah 60 Tahun, RT 06/RW 01 Dusun Pantai Harapan.
4.Fauziah 50 Tahun, RT 06 /RW 01 Dusun Pantai Harapan .
5.Panik 40 Tahun, RT 06/RW 01 Dusun pantai harapan.


Diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wib, tidak ada korban jiwa atas musibah longsor tersebut, dan belum diketahui berapa kerugian yang ditaksir. (GMS)


Editor Arb




Heboh Warga Pekanbaru Temukan Semacam Organ Tubuh Didalam Karung

ARB INdonesia, PEKANBARU – Warga Pekanbaru dihebohkan dengan penemuan kantong plastik besar dan karung yang berisikan usus.

Akibat penemuan itu, warga berbondong-bondong melihat di lokasi kejadian sehingga mengakibatkan arus lalu lintas di lokasi menjadi macet.

Warga sekitar yang bernama Budi mengatakan kantong plastik dan 1 karung goni ditemukan di parit pinggiran Jalan Soekaran Hatta, Pekanbaru, Sabtu (7/3/2020).

“Kami lihat ada 1 goni besar, isinya itu semacam organ tubuh manusia. Dan 1 lagi plastik hitam yang berisikan usus, masih belum tahu itu usus manusia apa bukan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki, Sulaiman menyebutkan akan mendalami terlebih dahulu terkait ditemukannya sebuah karung goni dan sebuah kantong plastik tersebut.

“Ya masih belum dibuka, warga menduga ini organ manusia. Tetapi nanti akan dalami terlebih dahulu, jika memang benar organ, berarti ini antara organ hewan dan organ manusia,” katanya.

“Mudah-mudahan setelah ditindaklanjuti, semoga ini bukan organ manusia,” tandasnya.

Penemuan tersebut langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau menggunakan Ambulance guna untuk didalami lebih lanjut.







Editor Arb
Sumber cakaplah.com
https://www.cakaplah.com/berita/baca/2020/03/07/warga-pekanbaru-heboh-ada-penemuan-kantong-berisi-mirip-organ-di-parit/#sthash.UORDNTGO.dpbs




Soal Suspect Corona di Inhil, Dari Uji Labor Hasilnya Normal Tapi…

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Satu orang warga yang merupakan kapten kapal yang datang dari luar negeri dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (3/3/2020) karena mengalami demam dan batuk pilek.


Sementara 6 orang lainnya yang merupakan ABK pun telah dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Inhil untuk diobservasi, meskipun mereka semua dalam keadaan sehat.







Direktur RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan menuturkan, setelah dilakukan uji labor, hasilnya normal.


“Demamnya sudah turun, hasil labnya normal, tapi bukan negatif. Untuk mengetahui negatif atau positif, hasilnya akan kita kirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Jakarta”, jelas Saut.


Selain itu Saut juga mengatakan untuk mengetahui hasilnya, biasanya akan keluar selama 14 hari, atau paling cepat 7 hari.


“Tim dari Provinsi Riau sedang di jalan untuk mengambil sampel. Kita tunggu hasilnya, jika pun nanti pasien ini sembuh, kita tidak akan berani pulangkan sebelum hasil dari Litbangkes membuktikan negatif”, tukas Saut. (IT/GMS)


Editor Arb




Suspect Corona Masuk di Inhil, Kadinkes Inhil Himbau Masyarakat Tetap Tenang

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sekitar lima orang pria Pasien diduga Suspect Corona dibawa menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (4/3/2020).


Atas hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.


“Jangan panik, tetap saja beraktivitas seperti biasanya. kalau memang ada yang merasa juga terindikasi segera ke puskesmas terdekat atau secepatnya hubungi pihak kesehatan,” jelasnya melalui via WhatsApp, Rabu (04/02).


Selain itu Zainal Arifin juga menjelaskan untuk pencegahan silahkan gunakan masker. untuk stok masker jika tidak dapat di toko atau apotik segera minta ke pusksesmas terdekat.







“Stok masker tersedia di setiap puskesmas, Masyarakat tidak perlu memakai masker kecuali yang sakit flu dan batuk dan segera minta ke petugas untuk merawat jika tidak berhenti flu nya,” terang Zainal.


Untuk saat ini,  belum diketahui pasti darimana asal kelima ABK tersebut berasal, namun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan tengah melakukan penanganan terhadap kelimanya orang pria tersebut.


“Iya, sedang dilakukan penangan”, jelas Dirut RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan.


Editor Arb




Lima Orang Pasien Diduga Suspect Corona Dibawa Ke RSUD Tembilahan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sekitar lima orang pria Pasien Diduga Suspect Corona dibawa menggunakan ambulance menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) – Riau, Rabu (4/3/2020).

Pria yang diketahui merupakan Anak Buah Kapal (ABK) tersebut naik di pelabuhan Saptamarga Parit 9 Tembilhan Hulu sekitar pukul 13.00 WIB.







Sementara belum diketahui pasti darimana asal kelima ABK tersebut berasal, namun pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan langsung melakukan penanganan terhadap kelimanya orang pria tersebut.

Dirut RSUD PH Tembilahan, Saut Pakpahan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penangan.

“Iya, sedang dilakukan penangan”, jelas Saut. (Inhil Tuday/MSG)


Editor Arb




Dilokasi Karhutla, Ular Sepanjang 4,5 M Ditemukan Terpanggang Bersama 20 Butir Telurnya

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau tidak hanya menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia, namun juga merugikan bagi satwa-satwa liar yang tinggal dikawasan lahan yang terbakar.


Seperti halnya  dengan hewan melata ini, ular phyton sepanjang 4,5 meter  ditemukan tewas terpanggang bersama anak-anaknya yang berukuran jari telunjuk orang dewasa dan 20 butir telurnya.


Penemuan itu diketahui oleh tim pemadam karhutla saat melakukan pemadaman api di Jalan SM Amin, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau, Senin (2/3/2020).







Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK, MSi, melalui Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, membenarkan informasi tersebut.


“Ular sepanjang 4,5 meter tersebut ditemukan dalam keadaan mati terpanggang oleh Tim Gabungan terdiri dari Polri, TNI, dan BPBD Kota Pekanbaru bersama dengan 20 butir telur ular,  saat sedang berjuang memadamkan api Karhutla sejak Senin pagi,” ungkap Kombes Sunarto, Selasa (3/3/2020).


Kabid Humas menjelaskan, Karhutla tak hanya merugikan manusia semata saja, melainkan hilangnya plasma nutfah Indonesia akibat ulah tangan manusia.


“Karhutla membawa bencana ekologis, hilangnya binatang-binatang, tanaman-tanaman khas suatu daerah, terutama di Riau,” ujar Kombes Pol Sunarto.







Kabid Humas menjelaskan, luas lahan terbakar di tempat ular phyton betina mati terpanggang tersebut setengah hektare. Hingga hari ini, lahan terbakar tersebut berhasil ditangani dan dipadamkan Tim Gabungan, hingga sore hari hujan mengguyur lokasi. Besok pagi petugas akan mengecek kembali lokasi.


Petugas Gabungan Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, Perusahaan, dan Relawan Pemadam Karhutla seminggu terakhir masih berjibaku di lapangan padamkan api beberapa daerah di Riau seperti di Rangsang, Kepulauan Meranti dan Rupat, Bengkalis.


“Saat siang hari semua titik api telah kita padamkan dan tangani bahkan sempat hilang dari pantauan satelit, tiba-tiba menjadi bertambah dan meluas di malam hari yang seharusnya dengan kondisi suhu rendah adalah kecil kemungkinan titik api makin meluas. Hal ini perlu menjadi fokus dan penanganan secara bersama para stakeholder terkait,” tutup Kombes Sunarto. (rls)


Editor Arb