Angin Ribut di Desa Mayang Sari Jaya Pulau Burung, Sejumlah Fasilitas Alami Kerusakan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR — Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Desa Mayang Sari Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (27/9/2025), sekitar pukul 13.50 Wib.

Peristiwa Angin Kencang yang juga disertai suara gemuruh ini sempat mengejutkan warga. Meski tak berlangsung cukup lama, namun dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa ini juga cukup signifikan.

Kepala Desa Mayang Sari Jaya melalui Bendahara Desa, Fauzy menyampaikan akibat angin ribut disertai hujan deras tak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga terdapat kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, sekolah dan rumah warga.

“Belum di ketahui seluruhnya, namun yang sudah dipastikan kerusakan pada Dermaga pasar, Dapur salah satu rumah warga, Saung SMP dan Rumah Parkiran SMPN 02 Pulau Burung Desa Mayang Sari Jaya,” ungkapnya.

Terakhir Fauzy menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan, mengingat pola angin dan hujan yang tidak menentu.

Untuk diketahui, dari informasi lainnya tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah warga mengalami kerugian ringan. (Arb)




Diduga Stres, Annisa Terjun ke Sungai Indragiri

ARB INdonesia, TEMBILAHAN – Dini hari tadi (26/09), sekitar jam 01.00 WIB, warga di sekitar Pelabuhan LASDP dibuat geger. Pasalnya, tanpa ada aba-aba sesosok wanita terjun bebas dari dermaga pelabuhan langsung ke sungai. Tak satupun warga yang sedang berada di areal pelabuhan mampu mencegahnya.

Menurut salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, Awang (47 tahun), sebelumnya sudah diperingatkan agar jangan dekat dengan tepian dermaga. Tapi peringatan tersebut tidak diindahkan. “Langsung terjun aja ke sungai. Tak bisa dicegah lagi, “ tutur Awang.

Sosok wanita yang diduga mengalami goncangan jiwa tersebut bernama Annisa (25 tahun) adalah warga Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan.

Mendapati laporan dari warga terkait kejadian tersebut, TRC-BPBD Kabupaten Indragiri Hilir segera terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Dengan menggunakan speedboat milik TRC-BPBD Inhil menyisir beberapa titik disepanjang sungai Indragiri.

“Sejak tadi malam, TRC -BPBD Inhil melakukan pencarian terhadap wanita yang terjun ke sungai tersebut. Hingga pagi ini kami belum menemukannya dan terus melakukan pencarian, “ terang Kabid Kedaruratan dan Logisktik BPBD Inhil, Ari Surya, SE, M. Si, Jum’at pagi (26/09). (HKR)




Laporkan Pelaku Penganiaan Bastian Sitompul, Timses 01 minta Tangkap dan Penjarakan pelaku

ARB INdonesia, Rokan Hulu – Pasca kisruhnya pesta demokrasi di salah satu kampus swasta di Rokan Hulu, Ketua Timses 01 Paslon Raihan-Rudi, Bastian Sitompul, menjadi korban penganiayaan oleh oknum yang diduga sebagai pemuda bayaran. Bastian mengalami luka berat di kepala bagian belakang dan mengalirkan darah segar.

Menurut laporan, kejadian penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu malam, 25 Juni 2025, sekitar pukul 20.51 WIB, saat Bastian sedang menjelaskan terkait legowo-nya Tim 01 terhadap ditundanya penghitungan suara di TPS 6. Namun, dirinya diserang bertubi-tubi oleh calon dari tim sebelah.

Bastian Sitompul melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rohul dan menyerahkan bukti video. 

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si, menyatakan saat ini Polres Rokan Hulu tengah menggalakkan pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polres Rokan Hulu dan akan menangkap pelaku yang membuat kericuhan.

Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Pasal 355 tentang penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu. Tim 01 percaya sepenuhnya kepada Kapolres Rohul dan meminta secepatnya menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

“Kami tidak terima!!! Tangkap perusuh bayaran yang di duga di skemakan oleh oknum-oknum perusuh, dan adili seadil-adilnya,” kecam Bastian Sitompul, Ketua Tim Sukses 01 Koalisi Bersaudara.

( Kri )




Tengah Isi BBM di SPBU Selensen, Sopir Truk Dianiaya OTK

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sopir truk tronton mengaku diintimidasi dan dianiaya oleh orang tak dikenal diduga preman, hingga mengalami memar bagian wajah dan leher.

Penganiayaan itu saat korban mengisi BBM di SPBU Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

“Kami semua sopir SJT dikeroyok oleh preman di SPBU Kelurahan Selensen,” kata korban, Normal S, Jumat (25/4/2025).

Normal S mengungkapkan, penganiayaan tersebut terjadi pada Jumat, 25 April 2025 dini hari, sekira pukul 04.00 WIB, pelaku diperkirakan 10 orang lebih.

“Pelaku kurang lebih 10 orang. Saat itu antrian mau mengisi minyak,” ungkapnya.

Atas penganiayaan itu, sebanyak 8 orang sopir truk tronton yang menjadi korban mengalami luka lebam dibagian kepala hingga leher.

Normal S mengatakan, peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Kemuning pada pukul 08.00 WIB pagi. Penyidik Polsek menyarankan ke korban untuk melakukan visum.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini, dan kami sudah visum di Puskesmas Kelurahan Selensen,” terangnya.

Para korban meminta kepada Polsek Kemuning untuk mengungkap kasus penganiayaan yang dialaminya dan menangkap para pelaku premanisme itu.

“Kami mohon tangkap para pelaku,” pintanya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan informasi resmi dari pihak Polsek Kemuning dan Polres Inhil mengenai peristiwa penganiyaan tersebut. *




Satu Unit Mobil Terbakar di Tol Pekanbaru-Kampar

ARB INdonesia, PEKANBARU – Satu unit mobil pajero sport terbakar di ruas Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang. Video terbakarnya kendaraan jenis sport utility vehicle ini viral dan sudah tersebar di berbagai media sosial.

Branch Manager (BM) PT HK, Jarot Seno Wibawa, saat dikonfirmasi prihal kejadian membenarkannya. Menurut Jarot, plat nomor kendaraan BM 1298 VG. Kejadian tersebut pada pukul 08:15 WIB, Rabu (26/3/25), tepatnya di KM 12+000 dari arah Ruas Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar.

“Ya itu kejadian pagi tadi,” kata Jarot.

Disampaikan, berdasarkan hasil investigasi lapangan, kendaraan melintas dari arah Sungai Pinang menuju Bangkinang. Diduga mengalami kebakaran akibat konsleting listrik pada kendaraan dimana kendaraan mengeluarkan asap dari bawah mesin. Sehingga pengemudi memutuskan untuk berhenti di bahu jalan.

Kejadian itu lanjut Jarot, tidak berdampak pada arus lalu lintas di jalan tol serta telah ditangani oleh Hutama Karya selaku pengelola Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar dengan bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar. Posisi akhir kendaraan berada di bahu luar jalan tol dan mengalami kerusakan berat.

“Mulai pukul 10:30 WIB di lokasi kejadian sudah kembali normal,” ujar Jarot.

Pada kesempatan ini Jarot juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat berhati-hati serta senantiasa memerikdakan kesiapan kendaraanya. Mulai dari mesin, rem, lampu kendaraan. Kemudian pengendara juga diharapkan dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara di kecepatan maksimal 80 km/jam, mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk.

“Mudah-mudahan kita semua diberi kelancaran dan kebaikan selama di jalan. Tentunya kita terlebih dahulu pastikan kesiapan kendaraan kita bawa,” harap Jarot. (MC Riau)




Di Tol Pekanbaru-Dumai, Sopir Bus Kabur Usai Tabrak Truk dari Belakang

ARB INdonesia, PEKANBARU – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, tepatnya di Km 09/600 B, melibatkan truk tronton Mitsubishi BK 8268 AB dan bus PT PMTOH BL 7812 JK, Senin (24/3/2025) sekitar pukul 7.45 WIB.

Pihak kepolisian mengungkapkan kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian sopir bus yang mengantuk.

Ceritanya berawal, ketika bus yang dikemudikan supir yang belum diketahui indentitasnya melaju dari Dumai menuju Pekanbaru.

Setibanya di lokasi langsung menabrak dari belakang truk yang dikemudikan oleh Irwansah (26), warga Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Setelah kejadian badan bagian kiri mobil PMTOH mengalami kerusakan yang cukup parah. Akibat kecelakaan ini, satu penumpang bus, Berry Gusmiari (38), warga Kabupaten Asahan, Sumut, meninggal dunia di tempat.

Sementara itu, seorang mahasiswi bernama Mutiara Dwinova Parrezi Sitanggang (18) mengalami luka berat.

“Dugaan sementara, pengemudi bus kurang fokus dan dalam keadaan mengantuk sehingga menabrak truk dari belakang,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, Kompol Eko Baskara.

Eko mengatakan, setelah kejadian sopir bus langsung melarikan diri diduga untuk menghindari proses hukum.

Sementara itu tim Unit lakalantas sudah mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban serta mengamankan barang bukti. “Saat ini supir masih dalam pengejaran,” kata Eko.

Perkiraan sementara kecelakaan ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp80 juta. (MC Riau)