Gempa Magnitudo 6 Guncang NTB, Terasa hingga Bali


ARBindonesia.com – Gempa bermagnitudo 6 mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pukul 22.54 WIB.

Dikutip dari akun Twitter resmi BMKG, @infoBMKG, pusat gempa berada di laut 132 km Barat Laut Pulau Saringi, NTB dengan kedalaman 664 km.

Gempa dirasakan (MMI) III Denpasar, III Kuta, III Mataram, III Lombok Barat, dan II Sumbawa Barat.

Dari laporan BMKG, gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sumber kompas.com




Tempat Karaoke Golden di Tembilahan Diduga Membangkang, Berkali Ditegur Tetap Beroperasi

Foto : Pemasangan Polisline melalui pintu masuk tempat hiburan malam Golden Karoake


ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemilik tempat hiburan malam, Golden Karaoke di jalan Abdul Manaf Tembilahan diduga membangkang, beberapa kali sudah ditegur Tim Gugus Tugas COVID-19 namun diduga tetap beroperasi.


Pantauan awak media, Kamis (4/5/2020) sekitar pukul 02.10 wib dini hari, tempat karaoke tersebut didatangi pihak kepolisian akibat tidak mengindahkan intruksi Ketua Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.


Saat hendak dilakukan pemeriksaan, kondisi pintu depan dan pintu belakang telah terkunci. Sehingga petugas tidak bisa masuk kedalam untuk melakukan pemeriksaan di tempat karoke tersebut.


Sempat digedor-gedor oleh aparat, namun masih saja tidak ada yang membuka pintu depan dan belakang. Sementara, dari pantauan itu juga terlihat seseorang didalam ruangan belakang tengah mengintip melalui jendala,


Karena tak berhasil membuka pintu, lantas petugas Satreskrim Polres Inhil melakukan penyegelan dengan memasang polisline di pintu depan dan belakang.


Sementara didapat informasi dilapangan bahwa didalam bangunan berlantai dua tersebut  diduga masih banyak pengunjung yang masih berada didalam.


Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing, S.IK, mengatakan bahwa belum ada pihak tempat hiburan yang mengirim surat tembusan mengenai permohonan izin beroperasi.


“Belum ada tembusan ke saya selaku Koordinator Gugus Gakkum. Mengenai hal ini akan kami tindak lanjuti sesuai tahapan dan aturan yang ada, katanya melalui pesan WhatsApp. (Arbain)




Dilarang Berjualan di Area Taman Bukit Gelanggang Dumai, Pedagang: Kami Hanya Mencari Makan Bukan Mencari Kaya

Foto, Bersitegang antara Pedagang dan pihak pengamanan di area pintu gerbang Taman bukit gelanggang, Dumai. Hendrik


ARBindonesia.com, DUMAI –  Buntut dari pelarangan berjualan di dalam area Taman Bukit Gelanggang  Kota Dumai, puluhan pedagang nekat menerobos portal pintu gerbang yang dijaga oleh aparat pengamanan.


Sebelum menerobos masuk kedalam taman tersebut, bersitegang sempat terjadi di area pintu gerbang Taman bukit gelanggang,
antara pedagang dan scurity yang saat itu juga tampak hadir pengamanan dari pihak Kepolisian, Satpol PP dan anggota Gugus Tugas Covid-19, Rabu (3/6/2020) mulai pukul 15.30 sampai dengan 16.30 wib.


Dari pantauan langsung dilapangan oleh awak media, dalam persetegangan tersebut, para pedagang menyampaikan bahwa mereka ingin membuka usaha mereka di dalam area Taman Bukit Gelanggang untuk mencari nafkah.


Namun pihak pengamanan tetap menyampaikan bahwasanya untuk sementara tidak diperbolehkan, karena belum ada izin dari pihak dinas yang terkait.


Walaupun belum diperbolehkan, para pedagang tetap membuka usaha mereka di dalam area Taman Bukit Gelanggang tersebut, dengan dalih “Kami hanya mencarai makan, bukan mau mencari kaya,” ucap para pedagang saat itu.


Alhasil dari persetengan tersebut pedangang tetap masuk ke dalam area Taman Bukit Gelanggang dengan cara mengangkat barang dagangan mereka walupun portal pintu gerbang tidak dibuka oleh security yang melakukan penjagaan pada saat itu.


Dari penelusuran informasi yang didapat awak media, peristiwa itu terjadi dikarenakan para pedagang sudah tidak melakukan kegiatan mereka di Taman tersebut kurang lebih hampir dua bulan lamanya, dikarenakan telah diberlakukan PSBB di Kota Dumai.


Setelah selesai diberlakukan PSBB, kini para pedagang kembali ingin membuka dagangannya di area tempat mereka berdagang selama ini ini.


Namun keinginan mereka terhalang di karenakan tidak adanya izin dari pihak Dinas terkait.


Atas hal tersebut para pedagang tetap memaksa ingin membuka dagangan mereka di karenakan sudah bosan menunggu penjelasan dari pihak Dinas yang terkait.


Salah satu pedagang, Khairul saat diwawancarai mengatakan bahwa  kami para pedagang sangat berharap agar Kadis Pariwisata bisa menjumpai atau duduk bersama mereka agar ada penjelasan di dalam pelarangan untuk berjualan di area Taman Bukit Gelanggang.


“Kita juga berharap agar Dinas yang terkait dapat memberikan izin untuk kami para pedagang mencari makan di area Taman Bukit Gelanggang. Karena selama ini kami memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berdagang di area Taman tersebut,” harapnya.


Untuk diketahui, dalam persetegangan tersebut tidak ada terjadi bentrok ataupun kekerasan dari pihak pedagang dan juga dari pihak pengamanan.


Report Hendrik




Pertanyakan Penyaluran BST, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Sungai Ara

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pertanyakan mengenai penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Puluhan warga mendatangi kantor Desa Sungai Ara, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).


Aksi tersebut dilakukan warga untuk mempertanyakan terkait penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) yang sudah dilakukan desa beberapa waktu lalu.


Menurut penuturan Rustam, salah seorang warga setempat, diduga kuat penyaluran program Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut tak tepat sasaran.


Sebab katanya, dari nama-nama penerima bantuan, ada ditemukan keluarga perangkat desa yang juga menerima.


“Itu yang kami pertanyakan. Dari penjelasan Sekdes, nama mereka masuk dalam penerima bantuan karena dulu pernah mendaftar pada program prakerja. Sementara ini kan program BST,” terangnya saat dihubungi wartawan, Selasa (2/6/2020).


Terakhir, Rustam berharap penyaluran berikutnya bisa lebih tetap sasaran. Karena masih banyak warga tidak mampu disana yang seharusnya mendapatkan bantuan.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi lebih lanjut dari kepala desa setempat. Wartawan sudah mencoba menghubungi namun belum ada tanggapan. (***/rls)




9 Tiang Listrik di Inhil Tumbang, Satu Motor Remuk Tertimpa

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Sebanyak  9 batang tiang listrik di Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tumbang hingga menimpa satu buah kendaraan sepeda motor, Jum’at (29/5/2020).


Kepala Manager ULP PLN Kuala Enok saat dikomfirmasi membenarkan atas adanya informasi peristiwa tumbangnya tiang listrik hingga memimpa sebuah sepeda motor.


“Belum diketahui pasti penyebab dan berapa banyak tiang listrik yang tumbang, saat ini kita lagi menuju lokasi,” kata Boby saat dihubungi melalui via seluler, Jum’at (29/5/2020) sore.


Hingga berita ini diterbitkan,  Awak media masih menunggu informasi lanjutan mengenai penyebab tumbangnya tiang listrik dan tindak lanjut terkait kendaraan yang tertimpa tiang listrik hingga rusak parah. (Arb)




5 Hotspot Terdeteksi di Riau

Foto ilustrasi


ARBindonesia.com, PEKANBARU- Rabu (27/5/2020) ini pada pukul 06.00 pagi, citra satelit mendeteksi sebanyak lima titik panas atau hotspot di Provinsi Riau.


Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Putri Santy Siregar mengatakan, bahwa total hotspot di Pulau Sumatera hari ini ada sebanyak 21 titik. Dengan keterangan, masing-masing ada enam titik di Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan, lima titik di Riau dan empat titik di Sumatera Barat.


“Lima hotspot di Riau ini tersebar di Kabupaten Kampar dua titik, serta  Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Indragiri Hulu masing-masing satu titik,” kata Putri di Pekanbaru.


Ia menjelaskan, lima titik hotspot ini berada di level confidence di atas 50 persen atau kategori sedang.


“Hotspot baru bisa diduga kuat sebagai titik api apabila level confidencenya mausk kategori tinggi,” ujarnya. (Mcr/rat)