Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan

ARB INdonesia, KAMPAR – Pencairan Korban Nite Aro Talambanua (35) tenggelam di sungai Kampar Dsn. Kampung Godang Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang akhirnya di temukan mengapung sekitar 3 kilometer dari tempat kejadian.

Minggu (13/2) sekira pukul 07.30 WIB dipimpin oleh Kasat Samapta Akp Ikhwan Widarmono dan Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Khairil, SH lanjut melakukan pencarian oleh Polres Kampar bersama Tim BASARNAS Propinsi Riau, TAGANA Kab. Kampar, dan dibantu masyarakat menggunakan perahu mesin dan perahu tradisional.

Kemudian Sekira pukul 14.10 WIB bertempat di Sungai Kampar di Desa Batu Belah Kec. Kampar telah ditemukan korban hanyut ( +- 3 KM dari posisi tenggelam ) oleh masyarakat dan tim BASARNAS dalam posisi mengapung di tengah sungai.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Khairil SH mrngatakan bahwa Korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. ” Korban langsung di makamkan di hari yang sama, ” Jelasnya.

Kapolsek berharap perlu kiranya Bhabinkamtibmas bersama aparat desa melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang beraktivitas di Sungai Kampar, “untuk meningkatkan kewaspadaan dengan memerhatikan kondisi tubuh saat beraktivitas dan faktor cuaca serta arus sungai yg tidak bisa diprediksiā€œ harapnya.

Seperti di ketahui sebelumnya Sabtu (12/2) korban tenggelam di sungai Kampar Dsn. Kampung Godang Desa Pulau Lawas Kec. Bangkinang berangkat mencari pasir di Sungai Kampar dengan menggunakan sampan dan kaleng plat seng untuk mengambil pasir dari dalam sungai dan menaikkan ke atas sampan.

Sekira pukul 02.30 WIB setelah sampan penuh terisi pasir, korban yg hendak menuju ke dermaga untuk membongkar pasir terpeleset dari sampan dan terjatuh ke dalam air dan tenggelam. ***




Lakalantas di Lirik, Satu Penumpang Asal Tembilahan Tewas

ARB INdonesia, RENGAT – Terjadi insiden Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Lintas Timur Redang Seko Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

Peristiwa tersebut pada Minggu malam 13 Februari 2022, sekira pukul 18.58 WIB, dikabarkan satu orang meninggal dunia sedangkan sopir dan penumpang lainnya kritis.

Penumpang meninggal dunia tersebut bernama IIN Sundari meninggal dunia setelah mendapat perawatan dari pihak Puskesmas terdekat.

“Iya benar, ada 1 penumpang meninggal dunia,” kata Kasatlantas Polres Inhu AKP Rocky Junasmi membenarkan seperti dilansir Haluanriau.

Lakalantas itu melibatkan satu unit mobil Toyota Kijang Innova dengan Nomor Polisi BM 1581 QE bertabrakan dengan mobil Dump Truk dengan Nomor Polisi BM 8358 ZU.

Mobil travel tersebut bertolak dari Pekanbaru mengantar penumpang ke Rengat dan Tembilahan, sesampainya di Lintas Timur, mobil travel mengalami pecah ban lepas hilang kendali dan menabrak mobil truk yang berlawanan arah.

“Hilang kendali, lalu bertabrakan dengan dump truk dari arah yang berlawanan dan kecelakaan tak bisa dihindari,” singkat mantan Kasatlantas Polres Kuansing itu.

Terhadap pengemudi Toyota Kijang inisial Y (34) hanya mengalami luka berat, kemudian penumpang Deri (24) mengalami luka ringan, begitu juga dengan penumpang bernama Galuh Dwiyono (43), kemudian penumpang bernama Depraj (19) mengalami luka berat.(Dd)




Heboh! Pemancing Temukan Pria Gantung Diri di Pohon Karet

ARB INdonesia, KAMPAR – Warga Dusun Penyasawan Selatan, Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar mendadak heboh dengan di temukan sesosok pria tergantung di pohon karet oleh seorang warga yang hendak Mencing.

Kejadian ini terjadi Kamis Pagi (10/2/ 2022) sekira Pukul 10.30 Wib saksi Diar sedang melewati Jalan Kebun Karet Dusun Penyasawan Selatan Desa Penyasawan Kec.Kampar untuk memancing.

Saat itu dia melihat di kebun karet tersebut korban sudah tergantung dengan menggunakan kain sarung yang sudah tidak bernyawa.

Setelah melihat korban tersebut kemudian Diar memanggil mamanggil warga dan berdatangan saksi saksi yang lain, Kemudian saksi – saksi menurunkan Korban gantung diri tersebut dan di bawa ke rumah korban yang berjarak +- 200 M dari tempat kejadian.

Korban bernama Agung Darmadi (27) alamat Dusun Penyesawan Selatan, Desa Penyesawan Kec.Kampar Kab. Kampar.

Setelah mendapatkan informasi adanya penemuan mayat seorang laki laki yang tewas diduga gantung diri unit Reskrim bersama personil piket Polsek Kampar mendatangi TKP dan personil piket mendatangi TKP sambil menghubungi unit Identifikasi polres Kampar.

Pada saat personil sampai di TKP mayat telah diturunkan dan dilepas dari ikatan tali di leher korban serta dibawa oleh keluarga (orang tua ) korban ke rumah yang berada tidak jauh TKP.

Pada saat mayat akan dibawa kerumah sakit Umum daerah Bangkinang untuk dilakukan visum et refertum maupun otopsi terhadap jenazah pihak keluarga menolah untuk kemudian membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan visum et refertum maupun diotopsi.

Kapolres Kampar melalui Kapolsek Kampar Akp Marupa Sibarani, SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, korban diduga berketebelakangan mental dan sudah beberapa kali di rawat di RS Jiwa Tampan, ” Hasil identifikasi kuat dugaan korban gatung diri karena adanya ciri-ciri khusus, ” Ungkapnya.***




Diserang Harimau, Pekerja di Inhil Tewas Menggenaskan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Seorang pekerja penumbang pohon diarea kawasan hutan tanaman industri (HTI) yang berada di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, ditemukan tak bernyawa.Korban tersebut diduga tewas setelah diserang seekor harimau.

Penemuan itu terjadi pada, Sabtu (6/2/2022), sekitar pukul 16.40 WIB. Korban merupakan pekerja yang bekerja di kawasan HTI Kecamatan Gaung, Indragiri Hilir.

Korban bernama Tugiat (42 tahun) asal Sumatera Barat. Dia diketahui sebagai pekerja penumbang pohon akasia milik PT Satria Perkasa Agung (SPA).

Sebelum ditemukan tewas, Tugiat berangkat dari camp perusahaan bersama 3 orang rekannya. Namun hingga sore korban tak juga kembali dan saat dilakukan pencarian di lokasi terakhir, korban ditemukan tewas mengenaskan.

“Betul, Kejadian di Gaung. Korban merupakan karyawan PT dan ditemukan tewas oleh pekerja lain,” terang Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dian Setiawan kepada Ayoriau.co, Minggu (6/2/2022).

Dari laporan diterima, Dian memastikan korban diduga tewas diterkam harimau. Hal itu terlihat dari kondisi jasad korban yang sudah tidak utuh dan tampak mengenaskan.

“Sementara korban adalah pekerja, tetapi baru kami terima laporan singkatnya dari Kapolsek. Memang kuat dugaan diterkam harimau,” kata Dian.

Setelah ditemukan, korban dibawa ke klinik PT Arara Abadi Distrik Merawang. Korban kemudian dibawa ke rumah keluarganya di Bengkalis.

Kapolres Inhil AKBP Dian menghimbau kepada semua masyarakat dan pekerja hutan yang berada di wilayah perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir umumnya, agar pada saat bekerja tidak dibenarkan pergi sendirian.

“Bekerja di hutan agar berhati-hatilah, minimal 2 org jangan sendirian,” Himbau AKBP Dian sebagai Kapolres Inhil.***




Sijago Merah Mengamuk, Asrama Ponpes Khalid Bin Walid Dilahap

ARB INdonesia,ROKAN HULU – Kebakaran di Asrama Putra (Gedung Buya Arab ) Pondok Pesantren Khalid Bin Walid Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Selasa (1/2/2022) sekitar pukul 16.00 Wib.

Diketahui, Pimpinan Pondok Pesantren Ustad Baihaqi adhudha LC MA, adapun Penghuni Asrama Putra Ponpes Khalid Bin Walid yang mengalami kebakaran sebanyak 80 Orang.

Atas peristiwa tersebut, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono P SH, memberikan kejadian tersebut.

“Menurut informasi dari saksi Muklas, (30), Pengasuh Pondok Pesantren, Islam dan Ahmad (32 , Guru Ponpes Khalid Bin Walid, peristiwa sesudah menunaikan Sholat Ashar,” tutur AIPDA Mardiono P SH.

Lanjutnya, pada saat itu juga melihat Api dari Lantai II Pondok Ponpes Khalid Bin Walid, kemudian Muklas menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Pematang Berangan Brigadir Yulizar

Kemudian memberitahukan akan kejadian tersebut serta menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran.

Berdasarkan keterangan dari Muklas sumber api berasal dari arus pendek dari Plafon atas Lantai II Gedung Buya Arab (Asrama Putra pondok Ponpes Khalid Bin Walid ) yang terbuat dari bahan Triplek.

Penyebab kebakaran, sementara diduga arus pendek dari Plafon atas Lantai II Gedung Buya Arab (Asrama Putra pondok Ponpes Khalid Bin Walid )

“Kerugian materil (Rugmat) 350.000.000, korban Jiwa Nihil,” tutur AIPDA Mardiono P SH

“Sementara luka ringan 1 orang atas nama Arfin Lubis (17), Penghuni Ponpes Asrama Putra, warga Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba (Saat ini sudah ditangani Klinik Ponpes Khalid Bin Walid),” pungkasnya mengakhiri.
(Hma Polres Rohul/Dd)




Api Cemburu Sebab Terjadi Kebakaran di Kantor Bappeda Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Peristiwa kebakaran di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau di Pekanbaru ternyata sengaja dibakar, Selasa (1/2/2022).

Pelaku yang diketahui berinisial I itu nekat melakukan tindakan kriminal diduga atas dorongan api cemburu yang membara pada dirinya.

Hal itu bermula dari kecurigaan yang muncul atas perilaku istri nya yang meminta izin pergi ke Kantor Bappeda Riau untuk bekerja. Sementara saat itu hari libur alias tanggal merah.

Atas asumsinya itu, pria yang beralamat di Jalan Sutomo, Pekanbaru itu nekat mendatangi Kantor Bappeda Riau untuk mencari istrinya dengan memaksa masuk gedung hingga mengancam petugas security dengan senjata tajam.

Api curigapun semakin membara ketika ia tidak menemukan istrinya dikator tersebut. Atas hal itu, pelaku nekat membakar sofa yang ada didalam kantor dengan minyak yang dibawanya saat masuk kekantor Bappeda Riau.

Dilansir dari Cakaplah.com, disampaikan Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi kepada wartawan, saat meninjau langsung lokasi kebakaran.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Terlihat kepulan asap tebal keluar dari gedung tersebut. Awalnya kebakaran diduga akibat korsleting listrik namun fakta baru terungkap kalau kebakaran tersebut diduga disengaja oleh seseorang.

“Seseorang yang berusaha membakar gedung tersebut dengan cara membakar sofa yang ada di dalam, saat ini pelaku berhasil diamankan,” ujar Pria Budi.

Kombes Pria Budi juga mengatakan, pelaku tersebut memaksa masuk gedung Bappeda dengan mengancam security dengan senjata tajam.

“Pria tersebut memaksa masuk gedung dengan mengancam petugas di sini sambil membawa minyak kemudian pelaku lari,” tutupnya.

Pelaku yang berinisial I tersebut saat ini sudah digiring masuk ke dalam Gedung Bappeda Riau untuk dimintai keterangan.

“Istri pelaku ini berkantor di sini (Bappeda Riau). Awalnya pelaku ingin mencari istrinya di sini, namun tidak ada. Motif lebih lanjutnya akan kita dalami lagi,” tukasnya.

“Pelaku berhasil diamankan di rumahnya yang berada di Jalan Sutomo, Pekanbaru,” pungkasnya. (Arbain)