Penemuan Mayat di Bekas Pasar Terapung Tembilahan, Ini Penyebab Meninggalnya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Warga sekitar Jalan Yos Sudarso Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menemukan sosok mayat, di bangunan bekas Pasar Terapung Jalan Yos Sudarso Tembilahan, pada Senin (16/1/2023) sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah diidentifikasi oleh pihak kepolisian sektor Pelabuhan (Polsek KSKP), Polres Inhil, bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, bernama Sariman (28) dan tidak memiliki tempat tinggal.

Menurut penuturan Kapolres Inhil AKBP Norhayat SIK, melalui Kapolsek KSKP Iptu Fauzan Putra Hantama SAP, mayat pertama kali ditemukan oleh warga bernama Hasnawi.

“Hasnawi ini hendak buang air kecil di sekitar bekas bangunan Pasar Terapung. Ia melihat ada orang terbaring dalam keadaan telentang dan mulut terbuka, diduga telah meninggal dunia,” tutur Kapolsek KSKP.

Iptu Fauzan mengatakan, Hasnawi melapor ke Petugas Trantib, bernama Arbain, perihal apa yang baru saja Ia lihat.

“Arbain selaku petugas Trantib Pasar mendatangi TKP dan menginformasikan hal tersebut kepada kami. Kami yang menerima laporan itu segera mendatangi TKP. Setelah kami cek, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” imbuhnya.

Ia menugaskan anggota Polsek KSKP untuk segera melakukan penyelidikan penemuan mayat dari beberapa saksi di lokasi.

“Berdasarkan keterangan salah seorang saksi, Yuliana bahwa sekitar pukul 10.00 WIB, korban sempat duduk di warung miliknya. Korban mengatakan bahwa Ia sedang sesak nafas dan meminta air putih hangat kepada Yuliana. Setelah itu korban pergi dari warung tersebut. Sekitar pukul 14.15 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Iptu Fauzan.

Untuk memperjelas penyebab kematian, mayat dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum.

“Adapun hasil visum terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik benda tajam atau benda tumpul. Diduga korban meninggal akibat penyakit yang dialami,” terangnya.

Saat ini korban telah diserahkan kepada pamannnya dengan menandatangi berita acara serah terima jenazah dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

“Berdasarkan keterangan dari paman korban yang tinggal di Jalan Prof. M Yamin Parit 16 Kelurahan Tembilahan Hilir, korban sejak kecil telah mengidap penyakit paru-paru. Korban akan dimakamkan oleh pihak keluarga malam ini juga,” tutupnya. (Rls)




Jago Merah Membara, 15 Rumah Warga di Desa Panglima Raja Habis Terbakar

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sedikitnya terdapat 15 unit rumah warga di Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) rata dengan tanah akibat amukan si Jago Merah.

Dari information sementara yang didapat melalui Kepala Desa Panglima Raja, Haliyar menyampaikan peristiwa kebarakan tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari, di saat warga tengah tertidur.

“Api begitu cepat menjalar, sementara proses pemadaman terkendala air yang saat kejadian air sungai sedang surut. Ditambah lagi dengan kurangnya alat pemadam sehingga api baru bisa dipadamkan setalah memakan waktu 3 jam,” ungkapnya kepada Kt. ARB INdonesia, Rabu (28/12/2022).

“Sekitar15 rumah warga yang mengalami kebakaran, belum diketahui secara pasti penyebabnya. Tidak ada korban jiwa, hanya ada satu yang terluka akibat musibah itu,” kata Haliyar.

Terakhir Kades Panglima Raja mengharapkan dari Pemerintah Kabupaten Inhil bisa segera memberikan bantuan kepada warga desanya yang kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa kebarakan tersebut.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Inhil bisa segera memberikan bantuan kepada warga kami ini yang mengalami musibah kebakaran ini. Untuk kerugian belum diketahui secara pasti,” ucapnya. (Arb)




Longsor Kembali Hantam Kelurahan Kuala Enok

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Musibah tanah longsong kembali menghatam permukiman warga di Lorong Perigi, Kelurahan Kuala Enok Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Peristiwa memilukan akibat abrasi air laut itu terjadi sekitar pukul 23.15 Wib, Minggu (11/12/2022) sedikitnya menghancurkan 9 rumah milik warga setempat.

Dari keterangan warga yang diperoleh awak media, bencana alam itu terjadi saat warga tengah beristirahat. Saat itu terdengar suara retakan kayu yang cukup kuat. Mendengar hal tersebut, sontak warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Sempat beristirahat dan terkejut mendengar suara retakan kayu dan berlari keluar membawa anak tanpa bisa menyelamatkan barang-barang dan surat berharga,” ungkap salah satu warga yang mengalami musibah, Nana, Senin (12/12/2022).

“Beruntung tidak ada korban jiwa disaat kejadian,” tambah Nana dengan mata berkaca-kaca.

IMG-20221212-WA0022

Dengan terjadinya musibah tanah longsor tersebut, Ketua RW setempat Syamsuddin mengatakan bahwa kejadian longsor ini sangat memukul warganya. Hal itu dikarenakan kerugian yang dialami warga cukup banyak.

“Tidak sedikit, ditaksir kerugian bisa mencapai 800 juta yang menimpa 9 rumah warga tersebut,” ungkap Syamsuddin.

Selain itu, Syamsuddin juga berharap semoga pemerintah bisa membantu memfasilitasi merelokasi masyarakat yang berada di pinggiran sungai tersebut agar keberlanjutan penghidupan agar tetap bisa berjalan.

Hal senada juga di sampaikan salah satu toko pemuda Kuala Enok, Wahyu Thawil, SE mengatakan bahwa perlu ada solusi kongkrit dari pemangku kepentingan, baik Pemerintah Daerah sampai ke Pusat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Masyarakat merupakan tanggung jawab negara atau pemerintah untuk hidup yang layak dan merasa aman,” paparnya.

Wahyu Thawil juga menginisiasi dalam waktu dekat ini melalui forum Karang Taruna Kuala Enok untuk melakukan Talkshow dengan menghadirkan Pemerintah Daerah hingga pusat agar ada solusi kongkrit bencana ini dapat teratasi.

“Kepada warga yang terkena musibah semoga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujarnya. (M Ali)
Editor : Arbain




Dikira Bangkai Hewan, Ternyata Mayat Mengapung di Perairan Sungai Kateman

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Seorang nahkoda kapal terkejut sok ketika mencium bau busuk yang dikiranya bangkai seekor hewan, setelah diperiksa ternyata mayat manusia.

Penemuan mayat tersebut di perairan sungai Kateman parit 4 RT 004 RW 003 Kelurahan Bandar Sri Gemilang Kecamatan Kateman Kabupaten Inderagiri Hilir Provinsi Riau

“Kaget ada mayat bercelana panjang dengan menggunakan kaos kaki dengan posisi terbalik,”ujar saksi Mul warga setempat, Sabtu (10/12/22) dini hari.

Penemuan tersebut membuat heboh, setelah diperiksa oleh pihak kepolisian, identitas mayat laki-laki bernama Aulia Sabarudin (22).

“Korban warga Jalan Imam Subuh Kelurahan Tagaraja Kecamatan Kateman,” ungkapnya.

Kronologi penemuan tersebut berawal saat saksi (nahkoda kapal) mengikat tali kapal dan kembali ke pelabuhan yang berada di depan rumah miliknya, saksi mencium bau yang di perkirakan seperti bangkai.

“Saksi mencoba melihat dengan cara menggunakan satu buah senter miliknya dan melihat seperti ada celana yang mengapung yang tidak jauh dari kapalnya bersandar,” papar Mul.

Saat itulah saksi meminta bantuan dan memberitahukan jepada tetangganya dan berusaha mencoba memberitahu masyarakat sekitar. Warga lalu melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Kateman melalui anggota Polairud.

Selanjutnya pihak Polsek Kateman langsung menuju TKP dengan membawa Tim Kesehatan Puskesmas Sungai Guntung bersama sama dengan masyarakat untuk membawa mayat tersebut ke tepian untuk di tindak lanjuti.

“Saat ini mayat di evaluasi ke Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung untuk di lakukan otopsi dan tindakan lebih lanjut,” sebutnya.

Untuk diketahui, kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan Polsek Kateman. (MDd)




News! Kebakaran Hanguskan Rumah di Gg Swito Tarjo Jalan M Boya

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Musibah kebakaran kembali melanda warga Tembilahan, kali ini jago merah menampakan wujudnya hingga menghanguskan beberpa rumah warga di Jalan MBoya Gg. Swito Tarjo.

IMG_20221119_093301
Foto : Petugas Pemadam Kebakaran

Dari pantauan langsung di lokasi pada pukul 09. 30 wib sedikit tiga buah rumah warga telah rata dengan tanah akibat ganasnya kobaran sijago merah.

Saat ini petugas pemadam kebakaran berserta warga tengah berupaya menjinakan api agar tidak semakin membesar hingga merambat kerumah warga lainnya.

IMG_20221119_093600
Foto: Warga berupaya menyelamatkan barang-barang beharga milik korban kebakaran

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang tarjadi hari ini di Jalan M Boya, Gg Swito Tarjo.

Hingga berita ini disiarkan awak media masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait kebakaran tersebut. Arbain




Kebakaran di Kantor Disdik Riau

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kebakaran yang terjadi di Kantor Dinas Pendidikan Riau yang terletak di belakang Kantor Gubernur Riau di Jalan Cut Nyak Dien akhirnya berhasil dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru.

Setelah melakukan pemadaman, petugas Damkar juga sempat melakukan pendinginan agar api tidak muncul kembali. Atap-atap serta ruangan kantin hangus dilahap si jago merah.

Kapolsek Sukajadi, AKP Rahmanuddin mengatakan, kebakaran diperkirakan sekitar pukul 18.30 WIB setelah salat maghrib.

“Setelah salat maghrib kejadiannya tadi saat angin kencang. Yang terbakar itu ada 2, yaitu ruang kantin dan gudang arsip,” ujar Rahmanuddin, Rabu (2/11/2022).

Ia juga menjelaskan, saat kebakaran, tidak ada aktifitas yang berada di dalam. Petugas kepolisian saat ini sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pastinya insiden kebakaran tersebut.

“Pemilik kantin sudah pulang saat terjadi kebakaran. Kita belum bisa memastikan penyebab dari kebakaran tersebut, masih dalam penyelidikan,” cakapnya.

Tidak hanya itu, berkas-berkas yang berada di gudang arsip juga hangus dilahap oleh si jago merah.

“Seluruh ruangan kantin dan berkas-berkas yang berada di ruang arsip terbakar. Jadi ruang kantin dan gudang arsip ini bersebelahan. Atap gedung Kantor Dinas Pendidikan Riau juga ada yang terbakar,” pungkasnya.

Namun informasi terbakarnya gudang arsip dibantah Plt Kepala Dinas Pendidikan M Job Kurniawan. Ia mengatakan api hanya membakar kantin karena posisinya terpisah dengan gedung utama.

“Iya, kita sudah dapat laporan kalau kantin Kantor Disdik Riau terbakar,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Riau, M Job Kurniawan kepada CAKAPLAH.com.

M Job memastikan kebakaran kantin kantor Disdik Riau tersebut sudah berhasil dipadamkan, dan tidak sempat merembet ke bangunan lainnya. Sehingga dokumen-dokumen kantor selamat.

“Sudah padam, dan api tidak merembet ke bangunan lain. Karena posisi kantin terpisah dengan bangunan kantor,” terangnya.

Ditanya penyebab kebakaran, M Job mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran kantin kantor Disdik Riau itu.

“Penyebabnya belum tahu. Mungkin karena kompor ya,” tukas Asisten II Setdaprov Riau ini.***

Sumber : Cakaplah.com