Kopri Komisariat UIN Suska Riau adakan SIG Perdana di Kota Pekanbaru

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Komisariat UIN SUSKA Riau sebagai wadah pengembangan kaderisasi Putri yang ada di PMII telah sukses menyelenggarakan Sekolah Islam dan Gender (SIG-I) pertama se-Pekanbaru.

Dengan mengusung tema “Relasi Gerakan KOPRI dan Kesadaran Gender dalam Nilai Dasar Pergerakan” kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 27 sampai dengan 29 Agustus 2021 di Wisma Jalur Kuansing Pekanbaru.

Sebagai kaderisasi formal pada tahap awal bagi KOPRI, SIG-I se-Pekanbaru ini diikuti oleh 22 peserta dari tiga Komisariat KOPRI PMII yang ada di Pekanbaru yaitu, Komisariat UIN SUSKA Riau, Komisariat STIT al-Kifayah dan Komisariat Universitas Islam Riau (UIR).
Keynote speaker SIG-I se-Pekanbaru oleh Dr. Misharti, S.Ag., M.Si. anggota DPD/MPR RI Dapil Riau sekaligus sebagai narasumber dengan topik pembahasan “Peran Perempuan dalam Pembangunan”.

Pembukaan SIG-I dibuka secara langsung oleh Hj. Dinawati, S.Ag., MM. selaku Pengurus IKA PMII Riau.

Di samping itu panitia pelaksana juga menghadirkan narasumber dari Kabid Kaderisasi Kopri PB PMII yakni Ummu Sholihah (Kekoprian dan Citra Diri Kader Kopri), dan juga menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan dan tokoh-tokoh perempuan Riau seperti Hj. Karmila Sari, S.Kom., MM. Waket Kom III DPRD Provinsi Riau (Perempuan di Sektor Publik), Dr. Mustiqowati Ummul Fithriyyah, m.Si., Kepala PSGA LPPM UIN SUSKA Riau (Kepemimpinan Perempuan dalam Islam dan Strategi Pengembangan diri).

Selanjutnya Badriyah, S.Pd (Perempuan perspektif al-Quran dan Hadits), Dr. Hj. Meimunah SM, M.Ag. dosen FTK UIN SUSKA Riau (Fikih Perempuan), Dr. Hj. Nurhasnawati, M.Pd. dosen UIN SUSKA Riau (Manajemen Organisasi), dan Hj. Sawitri, SE.,M.Si. anggota DPRD Riau (Memartabatkan Peran Domestik bagi Perempuan) sekaligus menutup SIG-I se-Pekanbaru.

Dewi sari selaku ketua pelaksana menyampaikan laporannya pada pembukaan bahwa ada 22 peserta perempuan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung SIG ini.

“Saya berharap agar kegiatan ini membawa nama baik KOPRI komisariat UIN Suska Riau. Seiring hal tersebut juga agar menginplementasikan program kerja KOPRI PK UIN Suska serta menyambung silaturrahmi antar komisariat masing-masing agar selalu bersinergi Kolaborasi dan merawat organisasi dalam bingkai persahabatan,” tutur Dewi sari.

Selanjutnya Rabiyatul Adawiah selaku Ketua Kopri Komisariat UIN Suska Riau juga menyampaikan beberapa hal penting kepada para peserta dan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen mulai dari Senior-senior, alumni, dan teman-teman panitia.

“SIG Perdana di Kota Pekanbaru, tentunya menjadi hal positif yang harus kita pertahankan dan tingkatkan kedepannya. Harapannya kepada seluruh peserta agar dapat menyerap seluruh pelajaran baik di dalam forum maupun diluar forum selama SIG ini berlangsung,” imbuhnya.

“Mari kita Rawat Organisasi, Bela Ulama, dan Hormati Alumni,” tutup Rabiyatul Adawiah. (***/arb)




UNISI Selenggarakan BIMTEK SISTER Tahun 2021

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bertempat diruang Praktek Peradilan Fakultas Hukum Universitas Islam Indragiri (UNISI) Jl. H. R. Soebrantas Tembilahan, melalui Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI), UNISI menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER) Bagi Dosen Dilingkungan UNISI Tahun 2021.

BIMTEK ini diikuti oleh Dosen UNISI secara tatapmuka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan pandemi covid-19 sebagaimana instruksi pemerintah.

Adapun materi yang diberikan meliputi : Teknis dan Tata Cara Pengisian Fortofolio dan BKD-LKD pada SISTER oleh Narasumber Recky, SE, MM yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi UNISI yang dikenal sebagai konsultan SISTER di UNISI, serta diberikan pula materi tentang Teknis Pengaplikasian BKD-LKD pada SISTER yang dipaparkan oleh Narasumber Tedy Firmansyah, S. Kom.

BIMTEK ini sangat penting dilaksanakan oleh UNISI guna memberi pemahaman yang komprehensif kepada dosen tentang komitmen menjaga dan meningkatkan kualitas sumberdaya tenaga pendidik sebagaimana tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi yakni : Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Rektor UNISI, DR. H. Najamuddin, Lc, MA menyampaikan hal ini dalam sambutannya pada acara pembukaan BIMTEK yang digelar resmi kali pertama ini.

“Saya minta semua dosen tanpa terkecuali untuk mengikuti kelas belajar yang penting untuk meningkatkan kualitas kita selaku tenaga pendidik ini” ujarnya.

Selaras dengan maksud Rektor, Ketua LPMI UNISI, Ahmad, S.Pd.I, MM, dalam laporannya pada BIMTEK ini menyampaikan bahwa hasil kelas BIMTEK SISTER ini semata mata untuk kemaslahatan dosen yang selalu dituntut komit untuk meningkatkan kualitas SDM dirinya.

“Pemahaman yang komprehensif terhadap SISTER ini, gunanya semata mata untuk kemaslahatan bersama kita para dosen, dalamrangka memenuhi tuntutan Tridharma Perguruan Tinggi yang dilaporkan dalam aplikasi resmi Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI” ujar pria yang berhomebase di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNISI ini.

Serasi dengan penyampaian Rektor dan Ketua LPMI, Dewan Pembina UNISI, DR. H. Indra Muchlis Adnan, MH, MM, Ph.D dalam arahannya pada forum akademik ini meminta kiranya para dosen yang merupakan peserta inti pada kegiatan ini untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti BIMTEK ini.

“Saya minta para dosen untuk serius dan bersungguh-sungguh mengikuti kelas BIMTEK ini, biar finish bimbingan ini tidak lagi kita mengulang-ngulang karena capek kita kalau mengulang-ngulang terus, jadi ikuti dengan seksama & benar-benar serius” pungkas Bupati Indragiri Hilir 10 tahun periode 2003-2013 ini. (***)




Kovid Psikologi Indonesia Luncurkan Aplikasi ‘Hebat Psikologi’

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Kovid Psikologi Indonesia secara resmi meluncurkan sebuah aplikasi yang diberi nama ‘Hebat Psikologi’ pada tanggal 19 Agustus 2021.

Peluncuran aplikasi assessment psikologi berbasis digital tersebut bersempena dengan launching Kovid Psikologi Indonesia sebagai yayasan yang independen.

“Aplikasi ini dirancang untuk menjawab tantangan kondisi bangsa hari ini. Protokol Kesehatan yang mengharuskan kita untuk menjaga jarak dan menjauhi kerumunan adalah salah satu kendala untuk melakukan assessment psikologi secara langsung. Dengan adanya aplikasi ini, tentu mempermudah para psikolog melakukan assessment dengan cara yang lebih praktis, waktu yang lebih cepat dan biaya yang lebih murah,” ungkap Psikolog Yulita Kurniawaty Asra sebagai salah seorang tenaga ahli di Kovid Psikologi Indonesia.

Sementara itu sekretaris Kovid Psikologi, Cahaya Makbul, M.Psi menjelaskan bahwa aplikasi ini di desain untuk penelusuran bakat, minat dan karir.

“Kedepannya aplikasi ini akan dikembangkan juga untuk assessment penempatan karyawan, pegawai dan sebagainya,” tutur Cahaya Makbul, M.Psi.

“Peluncuran aplikasi ini disambut baik oleh berbagai kalangan terutama kalangan pendidikan,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Yusri Rasul, S.Pd,MT, Ph.D menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Riau siap bekerjasama dengan Kovid Psikologi Indonesia dalam hal penelusuran bakat, minat dan karir peserta didik yang ada di sekolah-sekolah se-provinsi Riau bahkan untuk test penempatan Kepala Sekolah.

Aplikasi ini memang dirancang untuk membantu dan mempermudah pihak sekolah, perguruan tinggi, dan instansi dalam mengenali calon siswa, mahasiswa maupun calon pekerja sesuai dengan bakat, minat dan kecenderungan psikologis yang dimiliki.

“Pelaksanaannya yang berbasis digital dipandang sangat sesuai dengan perkembangan teknologi dan situasi terkini bangsa Indonesia yang tengah dilanda pandemi covid 19,” imbuh Yusri Rasul, S.Pd,MT, Ph.D.

Editor Arbain




Launcing Kovid Psikologi Indonesia Dihadiri Jubir Kepresidenan RI

ARBIndonesia.com, PEKANBARU – Kovid Psikologi yang semula adalah sebuah komunitas yang digawangi oleh beberapa dosen-dosen dan mahasiswa magister psikologi UIN Suska Riau akhirnya resmi menjadi sebuah yayasan yang bernama Kovid Psikologi Indonesia (KPI).

Sebuah komunitas yang lahir dari sebuah keresahan sosial terhadap bahaya covid-19 ini sudah menjalankan program-programnya sejak Maret 2020 seiring ditetapkan covid-19 sebagai pandemi global.

Kovid Psikologi Indonesia akhirnya melakukan launching pada tanggal 19 Agustus 2021.

Kegiatan launching yang dipadukan dengan kegiatan webinar nasional ini dihadiri oleh juru bicara (jubir) Kepresiden Republik Indonesia bidang komunikasi, Dr. Mochammad Fadjroel Rahman, SE,MH.

Launching yang dilakukan secara online ini juga dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta peserta dari berbagai kalangan seperti dosen, guru, mahasiswa, tenaga kesehatan, aparatur sipil, aktivis masyarakat dan lain sebagainya yang berasal dari seluruh Indonesia.

Prof.Dr.Khairunnas Rajab, M.Ag selaku founder Kovid Psikologi Indonesia dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Kovid Psikologi Indonesia bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi umat dan bangsa.

Dalam penjelasannya ia menambahkan bahwa Kovid Psikologi Indonesia berusaha mengintegrasikan keilmuan psikologi dengan agama, pendidikan dan keilmuan lainnya dalam pelaksanaan program-programnya.

“Diantara program unggulan dari Kovid Psikologi Indonesia adalah layanan assessment psikologis, layanan psikoterapi Islam, layanan konseling, training dan seminar, out bond dan event organizer,” tutur Prof.Dr.Khairunnas Rajab, M.Ag.

Bersempena kegiatan launching, Kovid Psikologi Indonesia juga meluncurkan sebuah aplikasi “Hebat Psikologi”.

Aplikasi tersebut merupakan sebuah assessment psikologis berbasis digital yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Sementara itu, jubir Kepresiden RI, Dr Mochammad Fadjroel Rahman memberikan apresiasi kepada Kovid Psikologi Indonesia.

Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh Kovid Psikologi Indonesia adalah bentuk karya nyata anak bangsa yang dibutuhkan Indonesia saat ini.

“ Saya pikir Kovid Psikologi Indonesia ini adalah satu-satunya di Indonesia, yang telah menjadikan covid-19 sebagai inspirasi untuk berkarya dalam bidang keilmuan psikologi. Saya sudah mengikuti kegiatan-kegiatan Kovid Psikologi Indonesia ini sejak bulan Maret 2020,” ungkapnya.

Editor Arbain




Panas Soal Rencana Aksi ‘Agustus Merdeka’, Badko HMI Riau-Kepri Nyatakan Raihan Ariatama Ketua Umum PB HMI yang Sah

ARBIndonesia.com – Sekretaris Umum Badko HMI Riau–Kepulauan Riau, Ilham Mandala Anugrah menanggapi Intruksi aksi ‘Agustus Merdeka’ yang dikeluarkan Abdul Muis Ketua Umum PB HMI.

Menurut Ilham, Raihan Ariatama adalah Ketua Umum PB HMI yang Sah.

Lanjutnya, belakangan ini ramai diberitakan di media sosial serta media online terkait intruksi yang dikeluarkan oleh Abdul muis yang mengaku sebagai ketua Umum PB HMI
akan menggelar aksi pada tanggal 6,13 dan 16 Agustus 2021 ini diberi nama ‘Agusutus Merdeka’ terkait kegagalan presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf amin telah gagal dalam memenuhi hak-hak warga Indonesia dalam pandemi covid-19.

“Menanggapi pemberitaan tersebut, saya selaku Sekretaris Umum Badko HMI Riau–Kepulauan Riau menyebutkan bahwasannya Badko serta cabang se Riau–Kepulauan Riau sejauh ini hanya mengakui kepemimpinan PB HMI dibawah Raihan Ariatama sebagai Ketua Umum, M. Ichya Alimuddin adalah Sekretaris Jenderal, dan Abdul Robby Syahrir Bendahara Umum PB HMI,” tutur Ilham Mandala Anugrah, Jum’at (6/8/2021) melalui pesan tertulis.

Kendati demikian, Ilham mengajak kader-kader HMI Riau-Kepri jangan sampai dengan mudah terprovokasi oleh himbauan yang mengatasnamakan Ketua Umum PB HMI.

“Kepada kader HMI se Riau-Kepri agar lebih fokus dalam mensosialisasikan 3T (testing, Ttracing treatment) dan 5M yaitu (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas) serta mensukseskan program Vaksinasi dalam upaya memberantas mata rantai penularan Covid 19,” ajaknya.

Terakhir ia berharap kepada kader-kader se Riau-Kepri untuk selalu berkolaborasi dengan pemerintah dan mensukseskan agenda pemerintah dalam memutus mata rantai covid 19.

Sementara itu, dilansir dari CNNIndonesia, Dua pihak yang sama-sama mengklaim sebagai Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam atau PB HMI memberikan instruksi yang berbeda dalam merespons penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintah.

Dua pihak tersebut adalah PB HMI pimpinan PJ. Ketua Umum Abdul Muis Amiruddin dan Ketua Umum Raihan Ariatama.

PB HMI pimpinan Abdul Muis Amiruddin melalui surat instruksi nomor 144/A/Sek/12/1443 bertanggal 2 Agustus, menilai kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin gagal memenuhi hak warganya yang dihadapkan krisis Covid-19.

Merespon keadaan ini, mereka menginstruksikan agar Badan Koordinasi (Badko) HMI se Indonesia melakukan unjuk rasa pada tanggal 6-13 Agustus.

“Aksi puncak pada tanggal 16 Agustus 2021 yang dilakukan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),” sebagaimana dikutip dari surat tersebut, Rabu (4/8).

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda PB HMI pimpinan Abdul Muis Amiruddin, Rich Hilman BImantika mengatakan sudah ada beberapa Badko yang mengkonfirmasi akan melakukan unjuk rasa pada Jumat (6/8).

Badko tersebut antara lain, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Tengah. Di Jakarta, PB HMI akan melakukan unjuk rasa di Istana Merdeka pada 6 Agustus. Sementara, pada 16 Agustus mendatang unjuk rasa digelar di gedung MPR-DPR RI.

“Sudah muncul satu titik aksi yaitu Istana Negara. Jabodetabek-Banten akan ikut kita tanggal 6 atau bagaimana ini masih kita tunggu sampai malam ini,” kata Hilman saat dihubungi CNNindonesia.com, Rabu (4/8).

Sebaliknya, PB HMI pimpinan Raihan Ariatama menginstruksikan agar Badko HMI dan HMI Cabang se Indonesia agar mendukung penanganan Covid-19.

Melalui surat instruksi PB HMI nomor 134/A/SEK/12/1442 H, Raihan menginstruksikan agar Badko HMI dan HMI Cabang mensosialisasikan pentingnya tracing, testing, dan treatment (3 T), 5 M, dan vaksinasi sebagai upaya memutus penularan COvid-19.

“Badko HMI dan HMI Cabang se-Indonesia agar membentuk Relawan Penanganan Covid-19 untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid19,” seru Raihan dalam surat instruksinya.

Dualisme

Pimpinan PB HMI tengah mengalami dualisme. Selain tercermin melalui instruksi yang berbeda, kedua pihak juga sama-sama mengklaim sebagai pengurus yang sah berdasarkan kongres yang berbeda.

PB HMI pimpinan Abdul Muis Amiruddin mengklaim sebagai pengurus sah berdasarkan Kongres di Ambon, Maluku.

Muis menjadi Penanggung Jawab (Pj) Ketua Umum menggantikan R. Saddam Al Jihad yang mengundurkan diri secara lisan di masjid Sunda Kelapa.

“Kami sebenarnya tidak menganggap Raihan. Cuma karena euforianya besar ya kita agak kalah terblow up,” kata Hilman.

Menurut Hilman, meski euforia Ketua Umum Raihan Ariatama besar, ia tidak dibenarkan konstitusi internal HMI. Hingga hari ini, menurut Hilman, dualisme di dalam tubuh PB HMI masih terjadi.

“Masih (terjadi dualisme, masih,” kata Hilman.

“Makanya sampai hari ini kita masih menguasai sekretariat, masih banyak cabang-cabang juga masih dengan kami. Sebentar lagi kita juga akan menyelenggarakan kongres,” jelasnya.

Sementara, melalui surat instruksinya Raihan menegaskan bahwa dirinya merupakan Ketua Umum yang sah hasil Kongres HMI ke 31 di Kota Surabaya yang digelar 17-25 Maret lalu.

Raihan lantas meminta agar kadernya solid di bawah kepemimpinan hasil kongres tersebut.

“Badan Koordinasi (Badko) HMI dan HMI Cabang se-Indonesia tetap menjaga soliditas dibawah kepemimpinan yang sah dan konstitusional Hasil Kongres HMI Ke-31 di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur pada tanggal 17- 25 Maret 2021,” seru Raihan.

Editor arbain




Ikuti Pendidikan Taplai Lemhanas RI Angkatan II 2021, Seorang Pemuda Inhil Terpilih Sebagai Ketua

ARBIndonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (Taplai) merupakan salah satu agenda rutin yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).

Pada tahun 2021 ini, kegiatan untuk angkatan II dilaksanakan secara virtual yang diselenggarakan pada 26 juli sampai 3 Agustus 2021 dengan diikuti oleh 100 orang dari berbagai perwakilan organisasi maupun elemen-elemen masyarakat, termasuk perwakilan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dari beberapa negara.

Pelatihan ini terdiri dari kuliah umum, diskusi interaktif, dan ‘virtual team building’.

Selain itu, setiap peserta juga diberi kesempatan menuangkan gagasan masing-masing terkait nilai kebangsaan dalam makalah pribadi.

Kemudian diperas menjadi makalah kelompok, dan pada akhirnya dirangkum menjadi makalah angkatan.

Seluruh proses kegiatan Taplai Lemhannas tampak jelas bermuara pada penyegaran dan penguatan kembali pemahaman terhadap 4 Konsensus Dasar Bangsa yaitu: Pancasila, UUD 1945, Sesanti Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara kesatuan Republik Indonesia.

Fauzan Aziz Maulana

Di samping itu, pada kegiatan Pendidikan Taplai Lemhanas RI Angkatan II 2021 tersebut, pemuda asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau di percayai dan ditunjuk sebagai Ketua Pendidikan Taplai Lemhanas angkatan II dari 5 ketua yang terpilih.

“Alhamdulillah saya di percayai oleh bapak bapak dan ibu yang mengikuti Pendidikan Taplai Lemhanas, dan jujur sebenarnya jika dilihat dari pengalaman dan keilmuan mungkin mereka lebih pantad untuk menjadi Ketua dibandingkan oleh saya,” tutur Fauzan Aziz Maulana kepada awak media, Kamis (4/8/2021).

“Tapi dengan kepercayaan bapak dan ibu berikan kepada saya dan saya siap mengemban amanah sebagai ketua di pendidikan Taplai Lemhanas RI,” tambahnya.

Selain itu, dalam acara tersebut kata Fauzan, Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan bahwa keberadaan para peserta di Lemhanas RI ini telah memiliki tekad untuk melakukan revolusi mental, transformasi sikap dan perilaku yang mencerminkan sosok pimpinan daerah dengan kualitas karakter kebangsaan yang kuat.

“Sebagai warga bangsa yang disatukan karena perbedaan dan kemajemukan tentunya nilai-nilai dan wawasan kebangsaan merupakan prasyarat mutlak yang harus dijaga demi tetap tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Fauzan menirukan Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, saat membuka acara kepada awak media.

Sementara itu, Brigjen TNI (Mar) Yuliandar T.D (Direktur Binlaks Taplai KBS Lemhanas RI) mengatakan dari sekian ratus bahkan ribu orang yang mendaftar dari sabang sampai merauke dan setelah diseleksi dan kalian 100 orang inilah yang sah untuk mengikuti Pendidikan Lemhanas angkatan II tahun 2021 ini.

“Kalian adalah orang yang beruntung yang bisa mengikuti pendidikan pemantapan nilai nilai kebangsaan ini. Jadi saya berharap bapak ibu dapat mengambil ilmu yang disampaikan oleh para nara sumber,” ujar Brigjen TNI (Mar) Yuliandar T.D (Direktur Binlaks Taplai KBS Lemhanas RI) melalui Fauzan yang mengikuti acara tersebut.

Terkarhir Fauzan selaku Ketua Pendidkan Taplai Lemhanas mengatakan seiring dengan tujuan dari dilaksanakan kegiatan Pendidikan Taplai Lemhanas tersebut sebagai upaya memantapkan nilai-nilai sebagai generasi pemimpin daerah yang berintegritas, bermoral, beretika dan berkarakter, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis, serta terampil dalam memecahkan masalah pembangunan nasional di daerahnya.

“Di akhir Pendidikan dilantiklah Dr. Rr Dyah Eko Setyowati sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Lemhanas angkatan II dan saya menjadi Wakil Ketua dari 6 wakil ketua yang di pilih oleh Ketua Umum,” tutup Fauzan Aziz Maulana.

Untuk diketahui adapun sederetan narasumber yang mengisi materi pada pendidikan Taplai Lemhanas ini antara lain :

Mayjen TNI (Purn) E. Imam Maksudi, S.E.
Mayjen TNI (Purn) Lumban Sianipar, S.IP.
Laksda TNI (Purn) Bambang Darjanto, SH, S.Pi, MSc.
Laksda TNI (Purn) Ir. Yuhastihar, M.M.
Laksda TNI (Purn) Robert Mangindaan
Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. E. Winarto Hadiwasito, SH., M.Si.
Irjen Pol Drs. Mulyatno, S.H., M.M
Prof. Dr. Njaju Jenny M.T. Hardjanto
Yudi Latif, M.A., Ph.D.
Dr. Panutan Sakti Sulendrakusuma, S.E., M.T., AKT
Dr. Drs. Winarto H, S.H., M.Si
Dr. Putu Sastra Wingarta
Ir. Hamry Guzman Zakaria, MM.

Editor Arbain