Sampaikan Evaluasi dan Rekomendasi Kinerja Pemkab, Hima Paluta Pekanbaru Audiesi Bersama Sekda Paluta

ARB INdonesia, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Padang Lawas Utara (Hima Paluta) Pekanbaru melakukan audiensi bersama Pemerintahan Kabupaten Paluta, Rabu (5/4/2023) di Kantor Bupati Paluta.

Audiensi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Paluta, Rahmat Syukur P Hasibuan, S. STP., MM tersebut fokus membahas Evaluasi atas kinerja Bupati dan Rekomendasi terkait potensi-potensi yang ada di Daerah Paluta.

Ketua Umum Hima Paluta Pekanbaru, Parubahan Rambe menyampaikan bahwa evaluasi dan rekomendasi yang diserahkan hari ini merupakan hasil kajian yang memakan waktu cukup lama.

“Hima Paluta Pekanbaru aktif setiap minggunya dalam melakukan kajian-kajian mengenai segala persoalan yang ada di Paluta,” ucapnya.

“Kami juga turut menyampaikan beberapa rekomendasi yang kami anggap mampu mendobrak perekonomian masyarakat serta menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Paluta,” tambah Parubahan.

Selain itu, Imsardi Harahap selaku Koordinator MPKPH (Majelis Pengawas dan Konsultasi Pengurus Himpunan) Hima Paluta Pekanbaru mengucapkan terimakasih atas atensi Sekda Paluta yang telah meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan berdiskusi hari ini.

“Saya selaku Koordinator MPKPH mengucapkan terimakasih kepada Sekda Paluta yang telah menerima dan menanggapi dengan baik kedatangan kami hari ini. Saya juga respect karena bersedia untuk menjadikan kami sebagai teman berfikir,” tuturnya.

Imsardi Harahap yang juga merupakan Demisioner Ketua Umum Hima Paluta Pekanbaru 2021-2022 menyampaikan bahwa diantara potensi-potensi yang ada, Batik Sekar Najogi akan menjadi prioritas.

“Kami telah melakukan kajian matang terhadap rekomendasi yang kami sampaikan, dan saya melihat bahwa ‘Batik Sekar Najogi’ berada pada skala prioritas,” Imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Paluta Rahmat Syukur P Hasibuan menyampaikan ucapan terimakasih serta mengapresiasi atas apa yang telah Hima Paluta lakukan selama ini, khususnya pada hari ini.

“Saya mewakili Bupati Paluta sangat berterimakasih dan tentunya mengapresiasi atas apa yang telah adik-adik Hima Paluta Pekanbaru lakukan selama ini, khususnya pada evaluasi dan rekomendasi hari ini,” ucapnya.

Terakhir Sekda Paluta juga berjanji akan menindaklanjuti apa yang menjadi evaluasi serta menyampaikan hal yang menjadi rekomendasi Hima Paluta Pekanbaru sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kedepannya tentu akan melakukan komunikasi lanjutan, sehingga terjalin hubungan baik antara Pemerintah Paluta dan Hima Paluta Pekanbaru” tutup Pak Sekda. ***

Editor Arbain




Bahas Soal ini, Himakom UIN Suska Riau Gelar Upgreding

ARB INdonesia, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA RIAU) mengadakan upgrading himpunan dengan tema ‘Optimalisasi Kinerja Berorganisasi Melalui Kolaborasi’ .

Kegiatan tersebut digelar pada hari Sabtu, tanggal 19 Maret 2022 di Gedung Guru Riau, dimulai pada pukul 09.00-15:00 Wib.

Acara ini dibuka oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi yaitu ayahanda Dr. M Badri, SP,. M.Si, dan resmi ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. agenda ini juga di isi 2 materi, yang pertama membahas tentang organisasi dan administrasi dan materi. Kedua tentang internal Himakom serta pembekalan tentang tugas setiap bidang.

Pemateri pertama dipandu oleh Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau serta sebagai Alumni angkatan 2005, Hayatullah Kurniadi,
S.I.Kom, MA. Sedang pemateri kedua dipandu oleh Kepala Bidang Kaderisasi Periode 2022-2023, Imam Muslichin.

Ketua Himakom, Aidil Amin dalam sambutannya menyampaikan kegiatan upgrading ini bertujuan meningkatkan solidaritas, meningkatkan kemampuan anggota sebagai indikator yang mendukung kinerja organisasi, serta meng-upgrade anggota agar menyadari fungsi masing-masing dalam kepengurusan organisasi.

“Harapannya upgrading ini bisa menngingatkan kembali kepada kita semua akan fungsi untuk ber proses di Himakom. Upgrading ini juga sebagai penunjang suksesnya kepengurusan Himakom periode 2023-2024 untuk berkiprah di dunia organisasi sekaligus menjadi wadah untuk teman-teman terkhusus nya jurusan Ilmu Komunikasi,” tuturnya.

Sementara itu, Muhammad Irfan sebagai ketua pelaksana mengatakan upgrading tersebut bertujuan adalah untuk meningkatkan mutu dalam hal organisasi dan agar setiap anggota utamanya antar angkatan menjadi saling mengenal satu sama lain.

Selain itu, Said Moh Al Hafis dalam kesempatan yang sama juga berharap pengurus Himakom paham dan menerapkan dalam keseharian terkait manajemen waktu, kegiatan, konflik, dan aksi.

“Sebab pada hakikatnya hal terpenting di dunia organisasi adalah semangat kita berproses, usaha menjadi lebih baik, dan memberikan manfaat pada orang lain. Jika itu sudah dicapai maka program apa pun yang direncanakan akan berjalan dengan lancar,” imbuhnya. (rls)

Editor: Arbain




Organisasi Mahasiswa Penggerak Social Entrepreurship Pengelolaan Sampah

ORGANISASI MAHASISWA PENGGERAK SOCIAL ENTREPRENEURSHIP PENGELOLAAN SAMPAH

Oleh: Alvi Furwanti Alwie (Dekan FEB Unri)

ARB INdonesia, PEKANBARU – Mahasiswa adalah harapan besar bangsa sebagai bonus demografi anak muda yang produktif, akan mampu membantu Indonesia mencapai masa keemasan di masa depan. Mahasiswa juga berperan penting di dalam pencapaian target zero waste dan zero emission.

Banyak hal yang harus dilakukan agar peran strategis tersebut dapat dilaksanakan oleh mahasiswa, baik dengan inovasi membangun pengelolaan sampah dilingkungan kampus terutama melalui organisasi mahasiswa sebagai bagian dari penyelenggaraan kehidupan akademik, maupun melakukan gerakan-gerakan promotif berkelompok dan individu untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa, juga masyarakat sekitar kampus terhadap peran pada pengurangan sampah, pengurangan emisi, maupun memanfaatkan sampah secara ekonomis.

Kenapa harus dimulai dari mahasiswa?, kenapa harus dimulai dari Lembaga kemahasiswaan?
Dua hal diatas menjadi sangat penting karena saat ini mahasiswa yang merupakan bagian dari generasi Z atau Gen Z dimana populasi Indonesia didominasi oleh generasi Z. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 27.94% penduduk di dalam Indonesia berasal dari generasi kelahiran 1997-2012 atau sebanyak 68.662.815 jiwa berusia 10-24 tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, jumlah mahasiswa di Indonesia sebanyak 8.956.184 orang atau sekitar 13% dari Gen Z adalah mahasiswa yang sebentar lagi akan berperan sebagai alumni diluar kampus sebagai sumberdaya produktif yang membawa misi-misi Pendidikan di masyarakat.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 21,88 juta ton pada 2021 (21.880.000.000 kg), jika jumlah penduduk Indonesia 273.000.000 jiwa berarti perorang menghasilkan sampah rata-rata 80 kg/tahun, maka seluruh mahasiswa memiliki potensi menghasilkan sampah sebanyak 716.494.720 kg/tahun – dan ini tentu bukan jumlah yang kecil jika digerakkan untuk melakukan sikap positif mengurangi sampah terutama yang beresiko terhadap lingkungan dan tentu juga dalam melihat potensi ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan mahasiswa dan masyarakat jika dikelola dengan baik.

Selain itu juga perlu dilihat bahwa sebagai mahasiswa mereka akan berada di kampus paling lama 5 tahun, dan lingkungan kampus memiliki tata kelola yang memiliki LO (Lembaga Otonom) dan LSO (Lembaga Semi Otonom), dimana beberapa LSO memiliki tanggung jawab pada bidang yang berhubungan dengan lingkungan sehingga pendirian dan pengelolaan Bank Sampah akan menjadi bagian dari aktvitas berkelanjutan dan berdampak pada lingkungan dan ekonomi jika dilakukan dengan professional, tentu saja melibatkkan pihak universitas atau fakultaltas dan dosen pendamping. Sebagai bagian dari institusi Pendidikan ini adalah salah satu potensi pendapatan kampus di luar SPP mahasiswa.

Bagaimana melakukan pendekatan social entrepreneur untuk mahasiswa?
Pendekatan social entrepreneurship akan bisa menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, walaupun tentu selain ada peluang terdapat juga tantangan bisnis social-enterpreunership yang ditujukan sebagai pemantik sekaligus inspirasi generasi Z membudayakan gaya hidup minim sampah melalui wirausaha sosial pengelolaan sampah sekaligus menjadi perwujudan prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan dengan mambangun ekonomi sirkular di sektor sampah.

Pendekatan ini tentu tidak hanya berorientasi pada profit saja, namun juga menekankan faktor lingkungan dan pelibatan masyarakat (mahasiswa sebagai actor utama) yang dilakukan melalui berbagai inovasi pemanfaatan sistem (termasuk penggunaan digital-mengoptimalkan kemajuan teknologi) sehingga mahasiswa secara berkelompok melalui LO atau LSO bisa memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat secara cepat, tepat, dan mudah.

Apa yang dilakukan Mahasiswa di UNRI?
Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2023 ini menjadi babak baru pengelolaan sampah di Indonesia menuju Zero Waste, Zero Emission. Dengan mengusung tema “Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat”, LSO Humendala FEB Unri pada tanggal 28 Februari 2023 me-launching “Bank Sampah Humendala” yang berfokus pada pengelolaan sampah dan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target zero emisi dimulai dari Gen Z sebagai pelaku dilingkungan Pendidikan Unri.

Kegiatan “Bank Sampah Humendala” ini melalui Kerjasama FEB Unri dan PT PHR dimulai pada tahun 2023 akan menjadi bagian dari program TJSL PT PHR “Pendampingan Kewirausahaan Digital Mahasiswa dan Pengembangan Karir FEB Unri”adalah sebuah contoh nyata keterlibatan Institusi Pendidikan, Masyarakat, dan DUDI dan memiliki peluang pengembangan kedepannya yang sangat baik secara institusi maupun kewilayahan.

Misi dari “Bank Sampah Humendala” adalah dengan pendekatan gaya hidup minim sampah, serta mengembangkan bank sampah (melakukan sampah terpilah plastik dan kertas, hingga pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif seperti waste to electricity atau waste to biogas, maupun untuk peluang pertanian dan kriya).

Pengelolaan sampah oleh mahasiswa berbasis organisasi mahasiswa di FEB Unri ini diharapkan sehingga menjadi praktik terbaik pengelolaan sampah di Universitas Riau dan dapat menjadi percontohan bagi peningkatan peran mahasiswa secara mandiri melalui Lembaga kemahasiswaan di institusi Pendidikan lainnya. (Pekanbaru 27 Februari 2023/Alvi Furwanti Alwie)




Selesaikan Sidang Disertasi, Trio Beni Putra Raih Program Doktor Bidang Ilmu Lingkungan Hidup

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo pers) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Trio Beni Putra, S.E., M.M menyempurnakan jenjang pendidikan S3 yang ditempuhnya dan telah selesai menjalani sidang tertutup Disertasi program Doktor di bidang Ilmu Lingkungan di gedung Pascasarjana lantai II, Universitas Riau (UNRI) dengan nilai A, Rabu (15/02/2023).

Pada sidang tertutup ini, Trio Beni Putra menyampaikan penelitiannya yang berjudul Startegi Pengelolaan Potensi Bioculture Suku Duanu Kabupaten Indragiri Hilir, Ia pun bersyukur dengan proses sidang tertutup yang berjalan dengan lancar

“Barusan selesai mengikuti sidang tertutup doktoral S3 alhamdulillah prosesnya berjalan lancar,”ungkapnya. 

Trio Beni juga mengatakan bahwa dalam penelitiannya ini menganalisis tentang strategi yang tepat dalam rangka pengelolaan potensi yang ada dalam rangka upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat suku duano di Kabupaten Inhil.

“Artinya kita berharap dengan potensi suku Duanu yang beraktivitas menongkah setiap harinya adalah bentuk kearifan lokal yang harus mendapat dukungan dari semua pihak dalam menjaga lingkungan yang keberlanjutan namun saat ini kondisi pendapatan mereka relatif kecil,” pungkasnya. 

Trio Beni menemukan kebaharuan dalam penelitiannya bahwa selama ini dalam pengelolaan biocultur hanya membahas tentang keanekaragaman kehidupan (biologi) dan budaya (culture) namun dalam penelitiannya kedua aspek tersebut perlu ditambahkan pemanfaatan teknologi tepat guna agar sebagai katalisator mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat suku duanu di Kabupaten Inhil. (*)




Balik Kampung, Elvis Yanrizal Mengabdi Untuk Dunia Pendidikan

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Elvis Yanrizal S.H adalah seorang pemuda berdarah Melayu yang lahir di Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang mana saat ini tempat kelahirannya menjadi Desa Surayya Mandiri karena telah terjadi pemekaran dari Desa Induk sebelumnya.

Dalam catatan jenjang pendidikan, pria kelahiran 20 Mei 1992 itu menghabiskan waktunya di Kota Pekanbaru dalam menempuh dunia pendidikan, sejak Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Perguruan Tinggi. Hampir 20 tahun ia menempa diri di Kota Pekanbaru.

Setelah selesai di Perguruan Tinggi, Elvis memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya dengan harapan apa yang telah dia dapatkan di kota mampu diimplementasikan untuk perkembangan dan kemajuan di tanah kelahiran.

Sekembalinya dari kota, Elvis langsung ‘dipinang’ oleh pimpinan di Yayasan Thahiriyah dan langsung menerima SK Yayasan sebagai Kepala SMA THAHIRIYAH.

“Saya berharap masa muda saya berguna bagi kemajuan bangsa dan terutama sekali tempat kelahiran saya ini. Brangkali ini salah satu langkah yang telah di gariskan bagi saya untuk mengabdikan diri di tempat kelahiran saya ini,” ungkapnya, Rabu (25/1/2023).

Sejak diangkat menjadi Kepala Sekolah Swasta di SMA Thahiriyah, ia melihat bahwa dunia pendidikan di wilayahnya tersebut sudah sangat baik, meski di kampungnya tergolong dalam daerah 3T.

“Akan tetapi desa ini memiliki jenjang pendidikan yang cukup lengkap mulai dari Paud, MI/SD, MTs/SMP dan Juga memiliki SMA tempat saya bekerja saat ini,” paparnya.

Kendati demikian lanjut Elvis dalam pengamatannya, pendidikan di daerahnya tersebut juga banyak hal yang harus di benahi. Baik dari sistemnya, manajemennya, infrastrukturnya dan banyak lagi yang lain menjadi PR baginya.

“Namun semua itu butuh waktu dan sedikit demi sedikit sudah memperlihatkan perubahan yang signifikan,” tutur Elvis.

Selain itu kata Kepala SMA Thahiriyah, setelah ditelisik tidak hanya hal sistemnya, manajemennya, dan infrastruktur yang harus menjadi perhatian besar bagi semua. Namun hal seperti bantuan-bantuan untuk siswanya juga perlu diperhatikan demi menunjang minat anak-anak di dunia pendidikan terutama orang tuanya.

“Jika memang bantuan tersalurkan saya rasa akan banyak anak-anak daerah yang akan merasakan duduk di bangku sekolah dan tidak menuntut kemungkinan anak kita akan mencicipi bangku perkuliahan,” ungkapnya.

Karena permasalahan mereka saat ini tidak melanjutkan pendidikan karena banyak hal yang jadi pertimbangan terutama perekonomiannya.

“Saya berharap penuh kepada pemerintahan kita untuk bantuan ini, terutama sekali di daerah yang tergolong 3T,” harap Elvis.

“Apapun jenis bantuannya anak-anak daerah disini sangat lah berharap mendapatkan bantuan langsung dari pemerintah kita,” tutup Elvis. (Arbain)




Sah! Aidil Amin Terpilih Jadi Bupati Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau

ARB INdonesia, PEKANBARU – Aidil Amin terpilih secara sah menjadi ‘Bupati’ jurusan
Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas UIN Suska Riau periode 2023-2024.

Terpilihnya Aidil Amin sebagai Bupati Jurusan Ilmu Komunikasi atau Ketua Umum HIMAKOM UIN Suska Riau berdasarkan hasil Musyawarah Besar (MUBES) yang digedung Theater Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Rabu, (18/1/2023).

Pada acara (Mubes) ini dibuka langsung oleh kepala Prodi Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau, Dr. Muhammad Badri, SP., M.Si dan diikuti oleh perwakilan setiap kelas 2 orang dari angkatan 2020-2022, demisioner periode 2021-2022, dan pengurus HIMAKOM periode 2022-2023.

Dimana diantara 27 orang menjadi suara penuh, dan selebihnya menjadi suara peninjaupeninjau. Yang menjadi suara penuh, Kosma atau yang wakili setiap kelas 1 orang, dari angkatan 2020-2022, dan setiap Kabid HIMAKOM UIN Suska Riau periode 2022-2023.

Terpilihnya Aidil Amin dengan cara musyawarah mufakat oleh peserta penuh yang hadir pada acara Mubes tersebut.

Bupati HIMAKOM terpilih, Aidil Amin diketahui memiliki Visi dan Misi menjadikan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang berkarakter, kreatif, dan memiliki profesionalisme tinggi guna mewujudkan keluarga Besar Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang aspiratif dan akademis berdasarkan Tri Darma perguruan tinggi dan nilai-nilai kekeluargaan, serta menjadi fasilitator informasi dan aspirasi dari semua mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau.

“Saya berkomitmen membangun dan meningkatkan hubungan baik antara pengurus HIMAKOM dan Keluarga Besar Ilmu Komunikasi UIN Suska Riau serta menjadikan HIMAKOM sebagai wadah aspirasi mahasiswa Ilmu Komunikasi,” ungkap Aidil Amin.

“Satu Keluarga, Satu Cerita, Salam Komunikasi,” tutupnya. (Arbain)