Percepatan Penanganan Covid 19, Dandim Inhil Sampaikan ini pada Rapat Koordinasi

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menghadiri Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil yang dipimpin oleh Bupati Inhil H.M. Wardan, bertempat di ruangan rapat lantai 5 kantor Bupati Inhil, Jalan Veteran, Tembilahan, Jumat (20/03/2020).


Hadir juga dalam rapat tersebut Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan SIK, Sekda Inhil Said Syarifuddin, Kajari Inhil Susilo, SH., para pimpinan instansi vertikal Kabupaten Inhil dan peserta sekira 50 orang.


Dalam sambutannya, Bupati Inhil H.M. Wardan menyampaikan bahwa pada tanggal 16 Maret 2020 telah dilaksanakan rapat oleh Gubernur Riau mengenai penerbitan SK Tugas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 yang akan selanjutnya ditindaklankuti oleh Pemkab Inhil.


“Tim Gugus Tugas sampai saat ini sudah melaksanakan tugas dengan baik, seperti melaksanakan pemeriksaan kepada ABK yang baru bersandar di Tembilahan, melaksanakan sosialisasi terkait dengan antisipasi virus Covid-19, dan meliburkan anak sekolah sampai waktu yang ditentukan untuk mencegah merebaknya virus covid-19,” sebut H.M Wardan.


Kemudian, akan dilakukan juga sinergitas yang baik antara instasi kesehatan untuk secara maksimal menangani penyebaran virus Covid-19.


“Pemkab Inhil juga sedang menyiapkan  kantor kesekretariatan tim Gugas untuk memudahkan monitoring kegiatan penanggulangan atau antisipasi virus covid-19 di wilayah Kabupaten Inhil,” tuturnya.


Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menyarankan agar Pemkab Inhil terus melaksanakan koordinasi di lapangan dengan Dinas dan instansi terkait untuk  melaksanakan sosialisasi dan patroli terkait penyebaran virus Covid-19.


“Sedini mungkin kita bersama mulai menyiapkan penambahan ruang isolasi yang baik untuk pasien yang terkena suspect virus Covid-19. Dan juga menyiapkan hot line atau contact person tim medis yang bisa dihubungi masyarakat yang diduga memiliki gejala corona sehingga dapat dengan mudah dihubungi,” ujar Dandim 0314/Inhil.


Guna mengantisipasi dampak negatif virus dengan nama panggung Corona tersebut, Letkol Inf Imir Faishal juga menyarankan untik menghindari keramaian dan mengurangi kegiatan yang bersifat berkumpul guna mengurangi laju penyebaran virus berbahaya tersebut.


“Dan juga sangat dianjurkan agar Pemkab Inhil membuat tempat pencucian tangan disetiap lokasi yang sarat akan keramaian, seperti di perkantoran, pasar, pelabuhan, dan instansi -instansi, dengan dilengkapi sabun cuci tangan agar selalu steril sehingga dalam menekan laju penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Inhil,” tukasnya. (rils/Kodim 0314 Inhil)




MUI Riau: Salat Jumat Berjemaah di Riau Belum Layak Ditinggalkan

ARB INdonesia.com, Pekanbaru – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau menilai belum layak di Bumi Lancang Kuning untuk meninggalkan salat berjamaah dan salat Jumat. Alasannya kondisi Riau belum ada pasien terjangkit virus corona (COVID-19).


“Fatwa MUI Pusat itukan menyeluruh, berbeda dengan kondisi yang ada. Kalau untuk Provinsi Riau belum layak kita meninggalkan salat Jumat, belum layak meninggalkan salat berjemaah di masjid,” kata Sekretaris MUI Riau, Zulhusni Domo dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (18/3/2020).


Menurut Domo, corona memang wabah yang mematikan. Jika mengetahui wabah berbahaya, menurut dia justru masyarakat diminta untuk bertaubat dan banyak berdoa dan beribadah.


“Di zaman Umar bin Khatab saja itu di Provinsi Negeri Syam 20 ribu orang meninggal atau separuh penduduk di provinsi itu, Umar tetap melaksanakan salat Jumat dan salat berjamaah. Bahkan di zaman perang, tetap melaksanakan salat berjamaah yang diajarkan oleh Nabi,” kata Domo.


Dia menganjurkan, masyarakat di Riau untuk tetap salat berjamaah dan melaksanakan salat Jumat.


“Banyak berdoa, justru semakin lari kita dari masjid, justru penyakit itu mengintai kita. Jadi kita harus berdoa kepada Allah SWT,” kata Domo.


Namun demikian, katanya, MUI RIau tetap menunggu perkembangan dari pemerintah terkait penyebaran wabah virus corona tersebut.


“Informasi setakat ini informasi yang kita dengar kalau kondisi masih seperti ini (di Riau) kita masih melaksanakan salat Jumat,” tutup Domo.


Sumber : Detik.com
https://m.detik.com/news/berita/d-4944363/mui-riau-salat-jumat-berjemaah-di-riau-belum-layak-ditinggalkan?utm_source=facebook




Wali Kota Bogor Positif Corona Setelah Pulang dari Turki

Wali Kota Bigor Bima Arya, foto Wikipedia


ARB INdonesia.com, BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja. Kepastian Bima positif ini diketahui setelah hasil tes Covid-19 yang dilakukan pada Selasa (17/3) lalu keluar Kamis (19/3) sore.

“Pada hari Kamis sore, kemarin tanggal 19 Maret 2020, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah menerima hasil tes SWAB yang menunjukkan positif Covid-19,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulis, Jumat (19/3).

Saat ini Bima sudah dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Kota Bogor. Sesuai protokol kesehatan, Bima akan dirawat selama minimal 14 hari ke depan.

Retno mengatakan, Bima mempercayakan sepenuhnya penanganan masa isolasi karena RSUD Kota Bogor sudah sangat siap untuk merawat pasien Covid-19.

“RSUD Bogor memang sejak jauh-jauh hari mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi wabah Covid-19 di Kota Bogor,” ujarnya.

Selain itu, kata Retno, Bima juga sudah melapor ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui saluran telepon terkait dengan kondisi yang positif corona.

“Pelaksanaan pemerintahan kota akan berjalan seperti biasanya, di bawah koordinasi Wakil Wali Kota untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan dengan tetap fokus pada penanganan dan pencegahan pandemi virus corona lebih luas,” ujarnya.

Retno mengatakan lebih lanjut Bima bersama rombongan Pemkot Bogor melakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. Mereka baru tiba di Indonesia, Senin (16/3).

Retno menyebut, sepulang ke Indonesia Bima dan rombongan langsung melakukan tes covid-19. Hasilnya dua orang positif, termasuk Bima.

Sumber CNNIndonesia.com
https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200320050039-20-485171/wali-kota-bogor-bima-arya-positif-corona-sepulang-dari-turki?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=mobile




Bulog Beberkan Penyebab Harga Gula Tinggi dan Langka

ARB INdonesia.com, JAKARTA – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menjelaskan berkurangnya ketersediaan gula di pasokan gudang membuat harga “si manis” menjadi tinggi. Karena itu, Bulog melakukan kebijakan pembatasan pembelian gula pasir oleh konsumen sebanyak 2 kilogram.


Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi Saleh, mengatakan pendistribusian yang cukup lama membuat ketersediaan gula semakin menipis. Adapun pendistribusian ini dilakukan memakan waktu 2 minggu.


“Saat ini pasokan gula masih dalam perjalanan karena butuh dua minggu,” ujar Tri di Jakarta, Rabu (18/3/2020).


Dia melanjutkan Bulog telah berkoordinasi dengan perusahaan gula agar bisa meningkatkan produksinya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan.


“Gula tidak hanya dari Gulaku, dari semua industri sudah proses, jadi enggak usah khawatir. Kami sudah urus dengan Kementerian Perdagangan, banyak industri yang punya pasokan untuk diolah,” jelasnya.


Selain itu, Bulog sedang menunggu aturan Kementerian Perdagangan dalam mengeluarkan pasokan gula. Hal ini dilakukan dalam memenuhi kebutuhan gula bagi konsumen.


“Ini dalam proses. Kalau itu (pasokan gula) sudah datang, kita jual Rp10.500 per kilogram agar harga stabil,” jelasnya.


Sebagai informasi, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula pasir nasional pada Rabu (18/3) ini sudah mencapai Rp16.750 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga acuan tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg.


Sumber : Sindonews.com https://ekbis.sindonews.com/read/1560409/34/bulog-beberkan-penyebab-harga-gula-tinggi-dan-langka-1584514345




Sidak Pasar, Ridwan Kamil Pastikan Stok dan Harga Pangan Normal

ARB INdonesia.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengklaim sebagian besar harga kebutuhan pokok di pasar tradisional masih terkendali. Hanya gula pasir yang masih mengalami kenaikan harga imbas dari stok impornya sempat terhambat.


Hal itu disampaikannya usai melakukan inspeksi ke Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (17/3/2020). Ia didampingi sang istri, Atalia Praratya Kamil dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar, M Arifin Soendjayana.


“Harga masih terkendali, kecuali gula pasir yang biasanya Rp12 ribu per kilogram, sekarang Rp17.000 per kilogram. (Gula pasir) sempat langka karena impornya yang terhambat, sekarang sudah lancar,” kata dia.


Lebih lanjut ia menjamin kebutuhan bahan pokok masih aman meski di tengah wabah virus corona. Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing berbelanja dengan panik secara berlebihan hingga melakukan penimbunan.


Aktivitasnya menginspeksi pasar di tengah pembatasan aktivitas sosial (social distance), ia menjelaskan bahwa kebijakan itu bukan berarti masyarakat tidak boleh melakukan hal apapun. Social distance meminimalisir kegiatan yang sifatnya tersier.


Ia mencontohkan, masyarakat masih bisa berbelanja kebutuhan makanan pokok ke pasar. Namun, diimbau melakukannya secepat dan seefisien mungkin untuk kembali ke rumah. “Kami enggak minta apa-apa, kerjakan hal-hal produktif di rumah,” katanya.


Sementara itu, Kepala Disindag Jabar, M Arifin Soendjayana mengaku sudah melakukan langkah antisipasi mencegah terhambatnya distribusi bahan pokok di Jabar. Salah satunya menambah titik pemantauan bahan pokok hingga 10 titik untuk mendapatkan data yang lebih akurat terkait ketersediaan maupun harga bahan pokok.


Kemudian, pengecekan rutin distribusi bahan pokok yang masuk ke Jabar yang hampir 40-50 persen berasal dari luar Jabar.


Disinggung mengenai harga gula putih yang masih belum turun, ia berlasan itu akibat belum masuknya suplai gula pasir dari importir dan distributor. “Minggu ketiga Maret mudah-mudahan bisa normal di angka Rp12.500-13.000 per kilogram,” pungkasnya. 


Sumber : Merdeka.com https://m.merdeka.com/peristiwa/sidak-pasar-ridwan-kamil-pastikan-stok-dan-harga-pangan-normal.html




Siswa yang Berkeliaran Selama Masa Belajar di Rumah, Siap-siap Ditertibkan Satpol PP

ARB INdonesia.com, CIREBON – Keputusan Pemerintah Daerah Kota Cirebon untuk meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan digantikan belajar di rumah selama 14 hari ke depan, harus benar-benar ditaati oleh seluruh siswa. Pasalnya, jika kedapatan ada siswa berkeliaran di tempat umum atau keramaian selama masa tersebut, petugas keamanan khususnya Satpol PP akan melakukan penertiban.


Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan.


Menurut Andi, sesuai dengan instruksi Wali Kota Cirebon, kepada jajaran Dinas Pendidikan dalam hal ini kepala sekolah se-Kota Cirebon tentang siswa belajar di rumah dalam 14 hari mendatang.


“Kami berkoordinasi dengan kesatuan lain termasuk kepolisian, dan kepolisian mengundang juga pengusaha mall dan lainnya untuk sosialisasi informasi belajar di rumah ini,” ujarnya.


Andi menegaskan, pihaknya siap untuk mendukung kegiatan ini, manakala ada siswa yang berkeliaran ataupun masuk ke mall, pihaknya akan melakukan pembinaan, agar untuk segera kembali ke rumah.


“Jadi 14 hari itu, para siswa untuk tinggal di rumah, itu lebih baik,” ungkapnya.


Satpol-PP, menurut Andi, langsung diperintahkan oleh Walikota untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan kegiatan belajar di rumah ini.


“Besok pun (Senin) pada saat murid sekolah masuk ke sekolah pagi, kemudian tidak lama setelah itu dipersilahkan pulang oleh guru, dari situ, kami melakukan patroli ke tempat-tempat mall atau sebagainya, intinya tempat berkumpulnya orang, siswa tidak boleh melakukan hal seperti itu,” ujarnya. 


Sumber : Infocb.Com https://infocrb.com/siswa-yang-berkeliaran-selama-masa-belajar-di-rumah-siap-siap-ditertibkan-satpol-pp/