UPDATE: Total Kasus Positif Corona 893 Orang, Meninggal 78

ARB INdonesia, JAKARTA — Pemerintah mengumumkan ada penambahan 103 kasus positif Covid-19 pada hari ini. Artinya, per Kamis (26/3) sudah ada 893 orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia.

Selain itu, ada penambahan 20 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total ada 78 pasien yang meninggal dunia. Tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia tercatat 8,73 persen.

“Kalau dilihat sebarannya masih didominasi di DKI Jakarta. Sementara kita lihat di Sulsel ada penambahan kasus 14 orang. Ini hendaknya menjadi atensi kita dalam konteks waspadai ini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (26/3).

Yurianto juga menyampaikan, ada penambahan empat orang yang dinyatakan sembuh sehingga total ada 35 pasien yang kini dinyatakan negatif Covid-19. Yuri kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan prinsip social distancing atau penjagaan jarak sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pemerintah juga terus melakukan rapid test atau tes cepat yang ditujukan bagi pihak-pihak yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan para tenaga medis. Sejalan dengan terus dilakukannya rapid test ini, diprediksi akan muncul lonjakan kasus positif yang cukup signifikan. Rapid test diyakini akan mengungkap kasus-kasus yang sebelumnya belum tersentuh pemeriksaan kesehatan.

Pada hari ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan total pasien positif corona (Covid-19) per 26 Maret 2020 berjumlah 495 orang. Angka itu mencakup 48 orang meninggal dunia dan tenaga medis yang terpapar 50 orang.

“Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sembuh 29 orang, wafat 48 orang,” ujar Kepala Tim Siaga Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto di Jakarta, Kamis (26/3).

Selain itu dia juga menambahkan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 berjumlah 50 orang tersebar di 24 rumah sakit.

“Selanjutnya terkait dengan jumlah orang dalam pemantauan ODP sampai hari ini mencapai 1.850 orang, adapun yang masih dipantau berjumlah 457 orang, dan yang selesai dipantau 1.393 orang,” katanya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 895 orang, masih dirawat 291 orang, dan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 604 orang.

Sumber republika.co.id

https://m.republika.co.id/berita/q7sm2q409/update-total-kasus-positif-corona-893-orang-meninggal-78




Gubri: ICMI dan MDI hentikan sementara kirim khatib Jumat

ARB INdonesia.com, Pekanbaru – Gubernur Riau, Syamsuar, menyatakan mayoritas ulama di Kota Pekanbaru setuju untuk menghentikan sementara ibadah Shalat Jumat dengan tidak mengirimkan penceramah atau khatib ke masjid, saat wabah COVID-19.


“Hasil pertemuan dengan tokoh-tokoh agama, dari Majelis Ulama Indonesia menyatakan di Pekanbaru dari ICMI dan MDI mereka tidak mengirim khatibnya, jadi kemungkinan besar pada Jumat ini kita tidak Shalat Jumat,” kata Syamsuar di Pekanbaru, Kamis.


Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) adalah organisasi yang rutin mengirimkan penceramah pada pelaksanaan Shalat Jumat di seluruh masjid. Syamsuar mengatakan penghentian sementara itu untuk melaksanakan penjarakan (social distancing) guna memutus mata rantai penularan virus corona.


“Berarti apa gantinya ShalatJumat? kata ulama MUI adalah shalat dzuhur sekaligus nanti qunut nazilah untuk menangkal turunnya malapetaka,” ujarnya.


Ia mengatakan MUI juga terus mengimbau agar tidak dulu melakukan shalat berjamaah di masjid untuk sementara waktu, hentikan sementara kegiatan ceramah di masjid, termasuk peringatan maulid nabi.


Penghentian sementara kegiatan di rumah ibadah, lanjutnya, tidak hanya bagi Muslim melainkan juga untuk semua agama. Ia mengatakan pemuka agama Kristen kini juga meniadakan sementara kebaktian.


“Mereka yang sudah terlanjur ada jadwal menikah di gereja, silakan menikah. Tapi jumlah orang yang hadir harus dibatasi hanya keluarga inti saja,” katanya.


Ia bersyukur seluruh pemuka agama sudah bersepakat untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi wabah COVID-19.


“Semua tokoh agama mendukung upaya pemerintah untuk menyelamatkan bangsa ini,” demikian Syamsuar.


Sumber : Riau.Antaranews.com https://riau.antaranews.com/berita/151250/gubri-icmi-dan-mdi-hentikan-sementara-kirim-khatib-jumat#.Xnwkc_QLGEU.facebook




Sekwan Muarojambi Meninggal Dunia, Maret Lakukan Perjalanan Dinas ke Dua Provinsi Bersama DPRD

ARB INdonesia.com – Kabar duka. Sekretaris Dewan DPRD Muarojambi, Dedi Susilo, meninggal dunia di RSUD H Abdul Manap Kota Jambi, Rabu (25/3/2020).


Dedi Susilo menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 01.10 WIB.


Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait tentang penyebab meninggalnya Dedi Susilo.


Sementara berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun dari staf di DPRD Muarojambi, pada bulan ini, Sekwan Muarojambi itu melakukan perjalanan ke dua provinsi.


Dedi Susilo bersama sejumlah anggota DPRD MUarojambi pada Maret ini telah melakukan perjalanan dinas ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Riau.


Beberapa staf di DPRD Muarojambi juga ikut serta dalam perjalanan dinas tersebut.


“Hampir semua (dewan) yang pergi (berangkat perjalanan dinas),” kata seorang staf DPRD Muarojambi kepada Tribun.


Di Provinsi Jambi saat ini sudah ditemukan satu orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau covid-19. 


Untuk kasus meninggalnya Dedi Susilo, belum dipastikan apakah terkait Covid-19 atau karena penyebab lainnya.


Sumber : Jambi.Tribunnews.com https://jambi.tribunnews.com/2020/03/25/sekwan-muarojambi-meninggal-dunia-maret-lakukan-perjalanan-dinas-ke-dua-provinsi-bersama-dprd




Update Covid-19, 12 ODP di Inhil Telah Selesai Masa Pemantauan dan Dinyatakan Aman

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Gugus Tugas (Gugas) Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memperbaharui data sebaran Covid-19 Kabupaten Inhil. Menurut data terbaru yang dirilis, terdapat 12 ODP yang telah selesai masa pemantauan dan dinyatakan aman.


Sehari sebelumnya, ODP yang selesai masa pemantauan hanya 7 orang dari total seluruh ODP 102 orang.


Sementara, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih 1 orang yang saat ini dalam kondisi pemulihan.


Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra, tim akan tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus virus corona di Kabupaten Inhil.


“PDP masih tetap 1 dan kondisinya semakin membaik. Kita secara intensif melakukan perawatan dan pemantauan,” tutur Trio melalui keterangan tertulis.


Sampai sejauh ini, diungkapkan Trio, belum ditemukan warga yang positif terinfeksi virus corona. Berbagai upaya juga telah ditempuh oleh tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.


“Penyemprotan disinfektan, pembuatan bilik sterilisasi hingga persiapan pembangunan rumah sakit khusus isolasi pasien corona juga kita tempuh,” jelas Trio.


Trio menuturkan, hal yang perlu diperhatikan bagi segenap masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir adalah menaati segala ketentuan dan imbauan yang dikeluarkan pemerintah. Sebab, dikatakan Trio, semua pihak memiliki perannya masing-masing untuk mencegah penyebaran virus Corona.


Screening Pelabuhan


Selanjutnya, Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil melaporkan hasil pengawasan melalui pintu masuk pelabuhan. Berdasarkan laporan screening di pintu masuk pelabuhan, diketahui tidak terdapat penumpang yang berstatus ODP.


“Ada sekitar 376 penumpang yang menjalani screening oleh tim gugus tugas yang stand by di pintu masuk pelabuhan. Dari total itu, semuanya tidak terdapat ODP atau dinyatakan aman,” tukas Trio.


376 orang yang telah menjalani screening dan dinyatakan aman ini berasal dari 4 kedatangan di 4 titik pelabuhan berbeda menggunakan kapal fery. Mayoritas merupakan penumpang yang datang dari Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Jambi.


“4 pelabuhan itu, diantaranya Pelabuhan Laut Tembilahan, Pelabuhan Laut Pulau Kijang, Pelabuhan Laut Kuala Enok dan Pelabuhan Sungai Guntung,” ungkap Trio. (Rls/Diskominfops/Gugus Tugas Covid-19) Inhil




Satu Positif Covid-19, Wali kota Tasikmalaya: Tetap di Rumah

ARB INdonesia.com – Satu warga Kota Tasikmalaya dinyatakan positif terkena virus Covid-19. Ini adalah kasus pertama untuk warga kota. Pasien tersebut sedang mendapat perawatan di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.


Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Masyarakat diingatkan untuk tetap tenang, namun waspada dan tetap menjaga pola hidup bersih.


“Kami ingatkan tetap di rumah bukan main-main, ini sudah kejadian luar biasa,” ujarnya saat memberikan keterangan pers, di halaman Balai Kota Tasikmalaya, Rabu 25 Maret 2020.


Masyarakat diharapkan agar meningkatkan kesadaran untuk tidak keluar rumah, hindari kontak fisik, jaga jarak dengan orang minimal 2 meter. Diimbau juga untuk tetap menggunakan masker, hindari kerumunan dan menjaga pola kebersihan dilingkungan masing-masing.


Pemerintah kota bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian dan TNI, akan membubarkan jika terdapat kerumunan warga.


“Berbicara anggaran tanggap darurat untuk pencegahan Covid-19, Pemkot Tasikmalaya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 16 miliar dan sekitar Rp 2 miliar bisa dibelanjakan,” lanjut Budi.


Sementara untuk jumlah kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 116 orang, untuk kasus Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10 orang.


“Empat pasien masih dirawat, dan yang satu itu sudah dinyatakan positif Covid-19,” pungkasnya.


Sumber : vivanews.com https://www.vivanews.com/berita/nasional/42221-satu-positif-covid-19-wali-kota-tasikmalaya-tetap-di-rumah?medium=autonext




Jokowi Akan Beri Bantuan Rp3 Juta ke Korban PHK Akibat Corona

ARB INdonesia.com, Jakarta – Pemerintah akan memberikan insentif senilai Rp3 juta kepada korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di sektor formal di tengah penyebaran virus corona (Covid-19). Syaratnya, karyawan tersebut terdaftar sebagai peserta BP Jamsostek.


“Pemerintah menyiapkan skema bagi mereka yang ter-PHK yaitu melalui pembiayaan dari BP Jamsostek,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso kepada media, Selasa (24/3).


Ia menjelaskan bantuan tersebut akan diberikan selama tiga bulan. Itu berarti, setiap bulannya korban PHK akan mengantongi insentif sebesar Rp1 juta per orang. Selain itu, pemerintah juga akan memberikan pelatihan kepada korban mereka secara cuma-cuma.


Sumber : cnnindonesia.com https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20200325130740-92-486758/jokowi-akan-beri-bantuan-rp3-juta-ke-korban-phk-akibat-corona