Update : Covid 19 di Inhil, ODP Pecah di Angka Seratus

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sehubungan dengan perkembangan penyebaran Covid-19 Indragiri Hilir hari ini, Sabtu 28 Maret 2020 dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:


I. Posko Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 kab. Inhil telah memiliki media informasi melalui beberapa sarana, website https://covid19.inhilkab.go.id untuk menyampaikan kondisi pasien yang positif terpapar Covid-19 secara realtime dan call center 0822 8681 0123.


II. Sampai pukul 12.00 WIB, dapat kami informasikan, bahwa warga Inhil yang telah dinyatakan PDP berjumlah 3 (Tiga) orang, sementara Data total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 107 Orang.


III. Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19


IV. Pada pukul 08.00 WIB, 28 Maret 2020, kembali dilaksanakan penyemprotan desinfektan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab.Inhil dan dihadiri oleh Bupati Inhil, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim dan organisasi yang ada di Inhil dan dilaksanakan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.


V. Dari Bidang Institusi pendidikan melakukan penyemprotan cairan disinfektan pertanggal pada pukul 11.00 WIB di Kantor Korwil Pendidikan (Tembilahan, Kateman, Kempas dan Kemuning), 14 PAUD, 58 SD dan 8 SMP.


VI. Bidang transportasi tanggal 27 Maret 2020, telah melakukan pemeriksaan terhadap 27 Orang pengendara mobil di Terminal Bandar Laksamana Indragiri.


VII. Sampai dengan saat ini data yang ada di Provinsi Riau berdasarkan data Dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau tercatat ODP 5.436 Orang dan PDP 85 Orang dan 1 orang Positif Covid-19.


VIII. Terdapat perbedaan jumlah data Covid-19 Provinsi Riau dengan Gugus Tugas Kab.Inhil untuk jumlah ODP dan PDP di Kab.Inhil. Jumlah data yang ada di web provinsi Riau berjumlah 66 Orang ODP dan 2 Orang PDP, sedangkan untuk jumlah yang ada di web Kab.Inhil 127 Orang ODP dan 3 Orang PDP.


IX. Tim Satgas Praja Wibawa Cegah Covid-19 Satpol PP Kab.Inhil bersama TNI dan Polri telah melakukan Patroli Pengawasan dan Penindakan terhadap Keramaian dan Kerumunan Massa di beberapa lokasi yang ada di Tembilahan dan Tembilahan Hulu.


X. Posko Gugus Tugas Covid-19 bagian pelayanan informasi berjalan dengan lancar. Banyaknya masyarakat yang bertanya melalui Whatsapp dan datang langsung ke posko untuk bertanya tentang Covid-19.


XI. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Indragiri Hilir Nomor:218 /Disdik/ III/ 2020 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Rangka Pencegahan Penularan Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir, kegiatan pembelajaran di rumah untuk semua jenjang pendidikan yang semula ditetapkan sampai dengan tanggal 30 Maret 2020 diperpanjang sampai dengan tanggal 15 April 2020. Aktivitas dan tugas belajar di rumah dapat dilakukan secara daring/jarak jauh yang disesuaikan dengan minat, kondisi dan fasilitas pemebelajaran yang tersedia.


(Rls/Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil/ Diskominfops Inhil)




Isu lockdown di Inhil Dibantah

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, melalui Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid 19, Trio Beni Putra, membantah isu lockdown yang center beredar, Jumat (27/3).


“Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil belum pernah mengeluarkan ketentuan lockdown, sebagai mana isu-isu diluar sana,”tegas Trio.


Salah satu pertimbangan tidak dilakukannya lockdown, lanjut Trio, karena belum ada Instruksi Presiden (Impes) atau pemerintah. Dengan demikian daerah belum memiliki dasar akan hal tersebut.


“Tidak ada lockdown. Ini harus kami sampaikan agar publik tahu fakta sebenarnya,”pungkasnya.


Dia berharap agar masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah untuk tidak melakukan aktivitas-aktivitas di luar rumah, kecuali berkaiatan dengan hal yang mendesak.


(Rls/Diskominfops/Posko Gugus Tugas Covid-19 Inhil)




Cicilan Kredit Ditunda Setahun, Sabarudi Minta Pemko Pekanbaru Berkoordinasi

ARB INdonesia.com, PEKANBARU — Di tengah merebaknya wabah virus corona, situasi Masyarakat Pekanbaru mulai meresahkan. Himbauan untuk berdiam diri di rumah, semakin digalakkan Pemerintah. Keresahan ini bukan hanya pada meluasnya penyebaran virus, tapi juga pada semakin menurunnya daya ekonomi masyarakat.


Sabarudi Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Jum’at 27/03/2020 meminta Pemko Pekanbaru segera tanggap dan melakukan langkah konkrit untuk menenangkan Masyarakat, salah satunya dengan segera berkordinasi dengan OJK dan Perbankan, agar merealisasikan Instruksi Presiden Republik Indonesia terkait dengan relaksasi kredit UMKM.


“Saya rasa ini waktu yang tepat untuk Pemerintah Kota Pekanbaru bergerak cepat, agar berkordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan, supaya merealisasikan instruksi Presiden tersebut” demikian pinta Sabarudi.


Seperti diketahui, Presiden RI sudah mengeluarkan instruksi lewat OJK, agar Baik kredit perbankan maupun industri keuangan non bank, membuat kebijakan penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga. 


“Kita berharap, dengan merealisasikan kebijakan ini, minimal mengurangi rasa resah Masyarakat terkait dengan kebijakan di masa merebaknya virus corona ini.” terang Sabarudi. 


Lebih lanjut, Sabarudi juga meminta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru, agar sesegera mungkin menginformasikan kepada Masyarakat, terkait hasil kordinasi masalah relaksasi kredit tersebut, sehingga Masyarakat tidak bingung dengan bersilewarannya isu yang tidak jelas kebenarannya.


Sumber : lancangkuning.com https://m.lancangkuning.com/post-17441-cicilan-kredit-ditunda-setahun-sabarudi-minta-pemko-pekanbaru-berkoordinasi.html




25 Juta Orang Terancam PHK Massal Akibat Krisis Pandemi Corona

ARB INdonesia.com, JAKARTA – Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat krisis pandemi virus corona bisa melebihi 25 juta orang di seluruh dunia, angka yang diperkirakan hanya beberapa hari yang lalu.


Pejabat AS mengatakan bahwa pengangguran di negara itu melonjak ke posisi tertinggi yang secara jelas menunjukkan bencana ekonomi.


Organisasi Perburuhan Internasional, memperkirakan seminggu yang lalu bahwa, berdasarkan skenario yang berbeda untuk dampak pandemi virus corona pada pertumbuhan, peringkat global pengangguran akan meningkat antara 5,3 juta dan 24,7 juta orang.


Namun Sangheon Lee, direktur departemen kebijakan ketenagakerjaan ILO, mengatakan kepada Reuters di Jenewa pada hari Kamis bahwa skala pengangguran sementara, PHK dan jumlah klaim tunjangan pengangguran jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.


“Kami mencoba memasukkan kelompok besar sementara ke dalam pemodelan estimasi kami. Besarnya fluktuasi jauh lebih besar dari yang diperkirakan,” katanya.


“Proyeksi akan jauh lebih besar, jauh lebih tinggi dari 25 juta orang yang kami perkirakan.”


Sebagai perbandingan, krisis keuangan global 2008/2009 meningkatkan pengangguran global sebesar 22 juta orang.


Di Amerika Serikat, di mana, seperti di banyak bagian dunia, langkah-langkah untuk mengatasi pandemi telah menghentikan aktivitas negara itu secara tiba-tiba, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran melonjak menjadi lebih dari 3 juta orang minggu lalu.


Itu menghancurkan rekor sebelumnya yang ditetapkan 695.000 pada tahun 1982. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan klaim akan meningkat menjadi 1 juta orang, meskipun perkiraan setinggi 4 juta orang.


Data tersebut ditambahkan ke skenario mengkhawatirkan yang dijabarkan oleh James Bullard, presiden Federal Reserve Bank of St. Louis, yang memperingatkan bahwa hingga 46 juta orang di negara itu – hampir sepertiga dari pekerja AS – dapat kehilangan pekerjaan mereka dalam waktu singkat.


India Lockdown


Negara-negara di seluruh dunia merasakan kepedihan dari wabah virus corona yang telah menginfeksi lebih dari 470.000 orang, menewaskan lebih dari 21.000, dan diperkirakan akan memicu resesi global.


Di India, Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan karantina wilayah secara nasional selama 21 hari pekan ini untuk membendung penyebaran penyakit.


Kelompok industri memperingatkan puluhan juta orang terancam kehilangan pekerjaan mereka.


Garish Oberoi, bendahara di Federasi Asosiasi di Pariwisata India & Perhotelan, mengatakan kepada Reuters bahwa sekitar 38 juta orang dapat kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata dan perhotelan saja.


Di antara mereka yang paling terpukul adalah 120 juta buruh migran India, yang terkena dampak karantina wilayah yang berarti upah mereka hilang.


Banyak yang tidak mampu membayar sewa atau makanan di kota-kota. Dengan sistem transportasi ditutup, mereka terpaksa berjalan ratusan mil untuk kembali ke desa mereka.


Di Eropa, Prancis membujuk perusahaan agar tidak memecat karyawan mereka, melalui skema yang memungkinkan bisnis untuk mengurangi jam kerja yang mengakibatkan karyawan tidak menerima gaji besar.


Kementerian Tenaga Kerja mengatakan hampir 100.000 perusahaan Prancis meminta pemerintah untuk memberikan kompensasi karena menempatkan 1,2 juta pekerja pada jam kerja yang lebih pendek atau nol sejak wabah. Lebih dari setengah permintaan itu datang pada hari Senin dan Selasa.


Krisis Pengangguran


Di Inggris, pemerintah mengatakan 477.000 orang mengajukan permohonan selama sembilan hari terakhir untuk Kredit Universal, pembayaran untuk membantu biaya hidup bagi mereka yang menganggur atau berpenghasilan rendah.


Resolution Foundation think-tank, lembaga riset yang berbasis di Inggris, mengatakan terjadi peningkatan lebih dari 500 persen dari periode yang sama tahun 2019.


Peningkatan itu menunjukkan bahwa negara itu “sudah berada di tengah-tengah krisis pengangguran yang bergerak lebih cepat dibandingkan saat krisis keuangan”.


Sementara itu tingkat pengangguran Irlandia dapat melonjak menjadi sekitar 18 persen pada musim panas dari 4,8 persen bulan lalu, Lembaga Riset Ekonomi dan Sosial mengatakan pada hari Kamis, memproyeksikan resesi sebesar 7,1 persen pada tahun 2020.


“Pengangguran sangat fluktuatif dalam menanggapi aktivitas ekonomi, yang cukup mengkhawatirkan dalam pandangan kami,” kata Lee dari Organisasi Buruh Internasional.


“Sentimen di kalangan bisnis mungkin akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk kembali ke kegiatan normal,” katanya. “Mereka membuat keputusan cepat untuk menyesuaikan tenaga kerja mereka daripada mempertahankan pekerja mereka.”


Sumber : Riaumandiri.id
https://www.riaumandiri.id/read/detail/82684/25-juta-orang-terancam-phk-massal-akibat-krisis-pandemi-corona




Info Terkini dari Tim Gugus Tugas dalam Upaya Pencegahan Covid-19 di Inhil

ARB INdonesia, INDRAGIRI HILIR – Sehubungan dengan perkembangan penyebaran virus korona, Tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menginformasikan, Kamis (26/3/2020).


I. Posko Gugus Tugas Penanganan Pencegahan covid-19 Inhil telah memiliki media informasi melalui beberapa sarana, website https://covid19.inhilkab.go.id untuk menyampaikan kondisi pasien yang positif terpapar Covid-19 secara realtime dan call center 0822 8681 0123.


II. Sampai pukul 16.30 WIB, dapat kami informasikan, bahwa warga inhil yang telah dinyatakan PDP bertambah 1 (satu) orang rujukan dari pulau kijang, sehingga jumlah seluruhnya 2 (dua) orang, sementara Data total Orang Dalam Pemantauan (ODP) 114 Orang


III. Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting dalam upaya penangangan pencegahan covid-19







1. Bidang Areal dan transportasi


A. Laut :
– Kedatangan very dari Provinsi Kepri ke pelabuhan laut Tembilahan, penumpang yang discreening : 63 org. Odp : 0


– Kedatangan very dari Provinsi Jambi (Ka.Tungkal) dan Kepri pelabuhan laut Pulau Kijang : Penumpang yang discreening : 44 org. Odp :0


– Kedatangan  very dari Provinsi Kepri dan Kambi kepelabuhan laut Kuala Enok, jumlah penumpang yang  discreening : 71 org. Odp : 0


– Jumlah  kedatangan penumpang dari Provinsi Kepri, Riau, Jambi (Ka, tungkal)  pelabuhan laut Sungai Guntung. Jumlah orang yang discreening Covid : 210 orang. ODP. : 1 orang. Tks. 5, dan Jumlah Kedatangan penumpang yang discreening di pelabuhan p.burung : 56 org. Odp : 0


B. Darat :
Beberapa hari hingga sampai sore ini, penumpang dan masyarakat yg sudah di periksa di Terminal berjumlah 1909 orang dan terdapat satu orang yang memiliki suhu badannya 38,2 derajat pada hari minggu yg lalu dan telah ditangani oleh pihak medis.


Dengan kondisi nasional yang ada saat ini, perkembangan Covid-19 sangat signifikan, untuk itu Bupati Inhil menghimbau kepada masyarakat:


1. Seluruh pemilik dan pelaksana usaha tempat hiburan seperti Warnet, Karoke, Permainan Biliard, dan tempat hiburan lainnya untuk menutup sementara waktu segala aktifitas operasionalnya, sampai kondisi membaik dan terkendali.


2. Seluruh pemilik usaha transportasi dan angkutan umum, agar melakukan pencegahan dengan melakukan penyemprotan Disinfektan secara rutin pada alat trasnportasi dan angkutan umum masing masing, serta menyediakan hand sanitizer dan masker pada setiap alat transportasi dan angkutan umum yang di miliki.


3. Kepada seluruh kantor, baik pemerintah ataupun swasta, agar melakukan penyemprotan Disinfektan, menyediakan hand sanitizer serta masker di kantor masing masing, serta tidak mengadakan kegiatan kegiatan berkumpul, melakukan pertemuan atau rapat rapat secara langsung, namun di ganti dengan pertemuan atau rapat rapat melalui aplikasi aplikasi online yang ada.


4. Kepada pasangan calon pengantin, diminta cukup menyelenggarakan akad nikah lebih dulu tanpa keramaian, sedangkan penyelenggarakan pesta pernikahan agar ditunda sementara waktu.


5. Serta menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membatasi kegiatan keluar rumah, baik kegiatan keagamaan yang sifatnya berkumpul, pelaksanaan ibadah, majlis taklim, dan peringatan peringatan keagamaan lainnya.sebaiknya dilakukan dirumah saja.


6. Untuk tetap terus memperhatikan Pola Hidup Bersih dan Sehat, serta menjaga kebersihan rumah, lingkungan, rumah ibadah, serta fasilitas umum lainnya, serta selalu mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, mengunakan masker bila batuk dan pilek, mengkonsumsi gizi seimbang dengan memakan buah dan sayur.
-hati hati kontak dengan hewan,
-rajin olahraga dan istirahat cukup,
-jangan mengkonsumsi daging yang tidak masak,
-bila batuk, pilek dan sedak napas, segera bawa diri anda ke fasilitas kesehatan terdekat.


“Dari semua ikhtiar tersebut, tetaplah kita berserahdiri kepada Allah SWT dan mari saling bahu membahu agar penyebaran Covid-19 tidak merebak lebih banyak lagi,” tutur HM Wardan.


Lanjutnya, Tim Gugus Tugas beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua unsur masyarakat, yang dengan segala potensinya mencurahkan energinya demi maayarakat Indragiri Hilir.


“Semoga apa yang dilakukan dapat pahala dari Allah SWT,” imbuh Bupati Inhil HM Wardan.


(Posko Tim Gugus Tugas Covid-19 Inhil/ Diskominfops)
Editor Arb




UPDATE: Total Kasus Positif Corona 893 Orang, Meninggal 78

ARB INdonesia, JAKARTA — Pemerintah mengumumkan ada penambahan 103 kasus positif Covid-19 pada hari ini. Artinya, per Kamis (26/3) sudah ada 893 orang yang terinfeksi virus corona di Indonesia.

Selain itu, ada penambahan 20 orang yang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total ada 78 pasien yang meninggal dunia. Tingkat kematian akibat virus corona di Indonesia tercatat 8,73 persen.

“Kalau dilihat sebarannya masih didominasi di DKI Jakarta. Sementara kita lihat di Sulsel ada penambahan kasus 14 orang. Ini hendaknya menjadi atensi kita dalam konteks waspadai ini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Kamis (26/3).

Yurianto juga menyampaikan, ada penambahan empat orang yang dinyatakan sembuh sehingga total ada 35 pasien yang kini dinyatakan negatif Covid-19. Yuri kembali mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan prinsip social distancing atau penjagaan jarak sosial untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pemerintah juga terus melakukan rapid test atau tes cepat yang ditujukan bagi pihak-pihak yang sempat melakukan kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan para tenaga medis. Sejalan dengan terus dilakukannya rapid test ini, diprediksi akan muncul lonjakan kasus positif yang cukup signifikan. Rapid test diyakini akan mengungkap kasus-kasus yang sebelumnya belum tersentuh pemeriksaan kesehatan.

Pada hari ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan total pasien positif corona (Covid-19) per 26 Maret 2020 berjumlah 495 orang. Angka itu mencakup 48 orang meninggal dunia dan tenaga medis yang terpapar 50 orang.

“Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sembuh 29 orang, wafat 48 orang,” ujar Kepala Tim Siaga Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto di Jakarta, Kamis (26/3).

Selain itu dia juga menambahkan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 berjumlah 50 orang tersebar di 24 rumah sakit.

“Selanjutnya terkait dengan jumlah orang dalam pemantauan ODP sampai hari ini mencapai 1.850 orang, adapun yang masih dipantau berjumlah 457 orang, dan yang selesai dipantau 1.393 orang,” katanya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 895 orang, masih dirawat 291 orang, dan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 604 orang.

Sumber republika.co.id

https://m.republika.co.id/berita/q7sm2q409/update-total-kasus-positif-corona-893-orang-meninggal-78