Mengenai Bantuan BLT DD, Bupati Kampar Tegaskan Kades Jangan Bermain dengan Data

ARBindonesia.com, KAMPAR – Mengenai Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), Bupati Kabupaten Kampar, H Catur Sugeng Susanto menegaskan kepada kepala desa jangan bermain dengan data.


Hal tersebut disampaikan H Catur Sugeng Susanto saat menyerahkan secara simbolis BLT-DD tahap 1 di 10 Desa di Kecamatan Tapung, Jum’at (15/5/2020).


10 Desa diantaranya Desa Sibuak, Sei lembu makmur, sungai putih, gading sari,airterbit, Pagaruyung, pelambaian, Indrapuri, pancuran gading, kijang Rejo, penyerahan dilaksanakan di Desa Sibuak.


Dikatakan Bupati Kampar, saat ini ada 142 desa yang sudah mempersiapkan peyaluran bantuannya, sampai akhir Ramadhan ini semoga seluruhnya 242 desa yang ada di Kabupaten Kampar dapat segera menyalurkan bantuannya.


“Saya mengapresiasi para kepala desa yang telah menyelesaikan APBDes dan Peraturan Kepala Desa sehingga BLT-DD dampak covid-19 ini bisa disalurkan,” tutur H Catur.


“Semoga desa-desa yang lain secepatnya menyelesaikan APBDes dan Peraturan Peraturan Kepala Desa. Saya yakin, menjelang lebaran ini desa yang lain sudah menyelesaikan itu semua,” ungkap Catur.


Selain itu Bupati Kampar juga menegaskan kepada kepala desa agar jangan main-main dengan bantuan dari dana desa ini, pastikan benar masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kurang mampu semuanya terdata, jangan ada kepala desa yang mempermainkan data.


“Turun langsung ke masyarakat pastikan masyarakat yang terdampak itu datanya masuk dan menerima bantuan apalagi ini bulan mulia marilah kita menjadi manusia yang jujur dan menolong sesama.” ungkapnya.


Sementara itu, Camat Tapung Amri Yudo menyampaikan total KPM di Kecamatan Tapung sebanyak 826 keluarga penerima manfaat, yang menelan dana sebesar Rp 1, 846 miliar untuk tiga bulan, sementara penyaluran untuk desa lainnya akan dilaksanakan pada hari Senin.


“Saat ini dari 25 desa yang ada di Kecamatan Tapung, 19 desa diantaranya direkomendasikan untuk membagikan BLT DD. Sementara itu juga ada dua desa non tunai yaitu Desa Sari Galuh dan Desa Tanjung Sawit,” ungkap Amri Yudo


Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut dihadiri  oleh Bupati Kampar, Anggota DPRD Kampar, Harsono, Kadis PMD Febrinaldi Tri Darmawan , Camat Tapung, Kapolsek Tapung Kompol Sumarno, Danramil Tapung, kepala desa se-Kecamatan Tapung, Tenaga ahli P3MD Kabupaten Kampar. (Disk/yus).




Bupati Inhil Harapkan Peran Pemuka Agama Dalam Sosialisasi Seputar Covid 19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan peran pemuka agama dalam sosialisasi seputar Covid-19, mengingat kasus positif Covid-19 yang kian bertambah belakangan ini.


Hal ini disampaikan oleh Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Amaliyah Ramadhan pada Masjid dan Mushalla yang diikuti oleh pengurus Masjid dan Mushalla serta pemuka agama yang ada di Tembilahan serta unsur terkait lainnya, Rabu (13/5/2020) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil, Tembilahan.


Dalam rapat yang turut diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil ini, Bupati menilai, upaya pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya oleh pengurus masjid telah dilakukan dengan baik.


“Upaya tersebut tercermin dari penyediaan fasilitas cuci tangan bagi jamaah, penataan syaf yang diberi jarak ideal, imbauan menggunakan masker hingga meminta para jamaah untuk membawa sajadah milik pribadi,” tutur Bupati dalam rapat.


Bupati optimis, sosialisasi terkait Covid-19 oleh pemuka agama akan efektif sebab umumnya masyarakat lebih mendengar para tokoh karena dianggap sebagai sumber kebenaran.


“Siapa yang dianggap benar oleh masyarakat umumnya adalah ustaz. Ustaz di daerah yang setiap hari jadi imam shalat misalnya. mereka punya umat sehingga apa yang mereka sampaikan lebih didengar oleh masyarakat,” papar Bupati.


Penambahan 2 pasien positif Covid-19 yang membuat jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Inhil menjadi 10 orang, diungkapkan Bupati, merupakan hal yang mengkhawatirkan.


“Untuk itu, mari kita bersama-sama, bergandengan tangan dalam melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil. Peran seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi sekarang,” pungkas Bupati. (Disk/GTC/Arb)




Ditengah Pandemi Covid 19, Dinkes Kampar Tetap Laksanakan Penanganan Stunting di Desa

ARBindonesia.com, KAMPAR – Ditengah pendemi Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar tetap melaksanakan program upaya pencegahan dan penanggulangan intervensi stunting di desa-desa.


Kepala Dinas Kesehatan Kampar Dedy Sambudi menjelaskan, walaupun ditengahnya pandemi ini program-program layanan kesehatan kepada masyarakat jangan sampai terlupakan dan terhenti, harus tetap dijalankan salah satunya yakni program prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, pencegahan stunting pada anak.


“Dalam rangka penanggulangan dan intervensi stunting yang menjadi program prioritas Dinkes kampar tetap dilaksanakan ditengah kesibukan memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Kampar. Sosialisasi dan pemberian vitamin serta pemberian intervensi makanan tambahan pada hari ini (13/05) kita laksanakan di Desa Terusan Kampar Kiri Hulu, dikarenakan menjadi satu diantara Desa fokus stunting di Kabupaten Kampar yang banyak kita temukan balita-balita yang mengalami kekurangan gizi” Ujar Dedy.


Lanjutnya, masalah kekurangan gizi pada ibu hamil ini dapat menyebabkan berat badan bayi lahir rendah dan kekurangan gizi pada balita.


Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 Hari Pertama Kehidupan. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting.


“Akibat kekurangan gizi pada 1000 Hari Pertama Kelahiran bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki, apabila tidak ditangani dengan benar ini juga dapat menimbulkan stunting dan menghambat perkembangan bayi di 1000 hari pertamanya” jelas Dedy.


Lebih lanjut Beliau menyampaikan bahwa upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Kampar, dengan cara memberikan tablet penambah darah pada ibu hamil karena memang stunting itu ketika dimulai 1000 hari pertama kehidupan.


“Dengan memberikan sosialisasi langsung ke Desa-desa, mereka akan mengetahui dan mengerti penyebab Stunting dan bagaimana cara penanggulangannya, baik dalam pemberian gizi yang baik, pola makan maupun tersedianya akses air minum dan sanitasi yang layak. Serta dalam masa kehamilan ibu, kita juga selalu memberikan kebutuhan vitamin penting yang mesti dipenuhi ibu selama kehamilan disetiap desa yang disediakan melalui puskesmas setempat. Dan kita juga memberikan intervensi makanan tambahan dalam bentuk telur dan susu,” jelas Kadis Kesehatan Kampar Dedy Sambudi. (***/Yus)




Jelang Terapkan PSBB, Sekda Kampar Tinjau Beberapa Persiapan Pos Chek Point PSBB

ARBindonesia.com, KAMPAR – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, SH yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kampar Drs Yusri, M.Si meninjau sejumlah pos pemeriksaan atau check point, sehari menjelang diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


”Peninjauan sejumlah titik check point ini untuk memastikan kesiapan pos dan petugas,” kata Sekda di Pos Covid-19 Puskesmas Lipat Kain Kecamatan Kampar Kiri, kamis (14/5/20).


Yusri mengatakan dalam pelaksanannya nanti sesuai dengan surat keputusan Gubernur Riau nomor 440/DINKES/1059, bahwa pelaksanaan PSBB di kabupaten kampar akan dimulai pada jum’at tanggal 15 Mei 2020. Untuk itu seluruh persiapan kita laksanakan.


“Adapun titik-titik pos cek point di Kampar nantinya meliputi perbatasan Sumbar-Riau, Batu Langkah Kuok, Puskesmas Kuok, Simpang Panca Salo, Simpang Batu Belah Kampar, Puskesmas Lipat Kain Kampar Kiri, Simpang Desa Baru Siak Hulu, Rimbo Panjang Tambang, Polsek Tapung Hilir, Kasikan Tapung Hulu serta Bangkinang Kota,” kata Sekda.


Lanjutnya, dimana nantinya setiap pos petugas harus memantau pergerakan masyarakat dan pembatasan kepada setiap pengendara. Di kampar sendiri nantinya akan terdapat sebanyak 9 pos chek point dan 2 pos terdapat di Bangkinang Kota.


“Nantinya dalam prses PSBB saat ada orang yang melewati pos, petugas akan memeriksa kesehatan dengan mengecek suhu tubuh, kelengkapan pengemudi standar Covid -19, dan pemeriksaan lainnya,” tambah Yusri.


Selain itu, Sekda  juga berpesan dalam melaksanakan tugas, petugas harus mengedepankan prinsip kemanusiaan.


“Dalam penggunaan transportasi yang dibatasi, petugas juga diminta bersikap humanis kepada masyarakat yang melewati wilayah pos pemeriksaan,” imbuhnya.


Usai peninjauan pos di Lipat Kain, Sekda Kampar yang didampingi oleh Kasat Lantas Polres Kampar AKP Fauzi, Kadis Kesehatan Kampar Dedi Syambudi, Kadis Perhubungan Drs M Amin Filda, Kepala Kesbangpol Kampar Ardi Mardiansyah melanjutkan peninjauan persiapan pos di Tapung Hilir.(disk/yus)




Bupati Inhil Harapkan Peran Pemuka Agama dalam Sosialisasi Seputar Covid 19

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengharapkan peran pemuka agama dalam sosialisasi seputar Covid-19, mengingat kasus positif Covid-19 yang kian bertambah belakangan ini.


Hal ini disampaikan oleh Bupati saat memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Amaliyah Ramadhan pada Masjid dan Mushalla yang diikuti oleh pengurus Masjid dan Mushalla serta pemuka agama yang ada di Tembilahan serta unsur terkait lainnya, Rabu (13/5/2020) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Inhil, Tembilahan.


Dalam rapat yang turut diikuti oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil ini, Bupati menilai, upaya pencegahan penyebaran Covid-19, khususnya oleh pengurus masjid telah dilakukan dengan baik.


“Upaya tersebut tercermin dari penyediaan fasilitas cuci tangan bagi jamaah, penataan syaf yang diberi jarak ideal, imbauan menggunakan masker hingga meminta para jamaah untuk membawa sajadah milik pribadi,” tutur Bupati dalam rapat.


Bupati optimis, sosialisasi terkait Covid-19 oleh pemuka agama akan efektif sebab umumnya masyarakat lebih mendengar para tokoh karena dianggap sebagai sumber kebenaran.


“Siapa yang dianggap benar oleh masyarakat umumnya adalah ustaz. Ustaz di daerah yang setiap hari jadi imam shalat misalnya. mereka punya umat sehingga apa yang mereka sampaikan lebih didengar oleh masyarakat,” papar Bupati.


Penambahan 2 pasien positif Covid-19 yang membuat jumlah keseluruhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Inhil menjadi 10 orang, diungkapkan Bupati, merupakan hal yang mengkhawatirkan.


“Untuk itu, mari kita bersama-sama, bergandengan tangan dalam melawan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil. Peran seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi sekarang,” pungkas Bupati. (Disk/GTC/Arb)




Petugas Posko Perbatasan di Kempas Dapat Bantuan dari Bupati Inhil

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan bantuan bagi para petugas yang berjaga di Posko Terpadu Lintas Kabupaten atau Perbatasan di Kecamatan Kempas. Bantuan berupa paket sembako dan bingkisan diserahkan Bupati saat melakukan kunjungan ke posko yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Indragiri Hulu itu.


Bupati mengungkapkan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil terhadap para petugas yang dianggap sebagai salah satu garda depan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Inhil.


“Disamping untuk memberikan bantuan, kunjungan juga dilakukan untuk melihat kesiapsiagaan para petugas perbatasan kita dalam meredam mobilitas kendaraan dan orang yang berpotensi menjadi pembawa virus dengan cara melakukan pemeriksaan,” kata Bupati.


Di posko tersebut, terlihat para petugas yang berjaga, terdiri dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan menghentikan para pengendara yang melintas di daerah itu sembari menanyakan riwayat perjalanan. Tim Kesehatan yang juga turut siaga, lantas melalukan pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap pengendara sebelum para pengendara tersebut diperbolehkan melanjutkan perjalanannya dalam kondisi aman.


“Dalam melaksanakan tugas di Posko, para petugas wajib menggunakan APD guna menghindari paparan virus. Ini bentuk antisipasi. Tentu kita tidak ingin salah satu garda depan kita turut terinfeksi, maka itu harus dilengkapi,” ungkap Bupati.


Selanjutnya, Bupati berpesan agar para petugas jaga Posko Terpadu Lintas Kabupaten tetap semangat dan senantiasa menjaga kesehatan.


“Mohon perlindungan untuk tetap sehat dan jangan lupa menggunakan APD setiap kali turun jaga,” imbau Bupati.


Kunjungan Bupati ke Posko Terpadu Lintas Kabupaten itu, diikuti pula oleh sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Inhil yang merupakan bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, yakni Dandim 0314/Inhil, Kapolres Inhil, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil dan sejumlah anggota tim gugus tugas lainnya. (Disk/GTC/Arb)