Bupati Inhil Launcing BST Tahap Pertama

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, melounchcing Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap pertama 2020, di Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (19/5) siang.


Secara teknis BST yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak covid 19 sebesar Rp enam ratus ribu ini disalurkan melalui PT Pos Indonesia yang ditargetkan selsai sebelum Idul Fitri mendatang.


Untuk Kabupaten Inhil, terdapat 50.128 kepala keluaga (KK) penerima BST. Demikian pula untuk mempertimbangkan efektivitas waktu penyaluran bantuan dengan memanfaatkan fasilitas pemerintah.


Seperti sekolah, kantor desa, gor dan sejenisnya. Tujuannya agar tidak menumpuk keramaian dalam satu lokasi, sehingga target penyaluran dapat tuntas sebelum hari raya Idul Fitri mendatang.


“Hari ini kita mulai menyalurkan BST tahap pertama kepada warga Kelurahan Tembilahan Barat dan Desa Pulau Palas, secara umum di seluruh wilayah Kecamatan Tembilahan Hulu,”ungkap Bupati Inhil HM Wardan.


Bupati mengharapkan agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah tersebut bisa bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Terutama ditengah pandemi Covid yang bersamaan dengan bulan Puasa menjelang Idul Fitri.


“Saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban bagi warga yang tidak mampu,”papar Bupati Inhil dua priode ini.


Kemudian Bupati juga menjelaskan bantuan yang diberikan oleh pemerintah   selama beberapa bulan tersebut diberikan untuk warga miskin yang tidak atau belum pernah menerima bantuan dari sumber lain seperti PKH dan sebagainya.


Masih menurut Bupati yang dikenal agamis ini agar pendataan sampai dengan teknis penyaluran BST benar-benar dilakukan sesuai harapan sehingga warga yang menerima bantuan merasakan efek positifnya.


 “Dalam pelaksanaan pemberian BST ini harus dilakukan sesuai dengan data yang ada,”tuturnya. (Disk/GTC)




Pemerintah Larang Salat Id Berjamaah di Luar Rumah, Ini Penjelasannya

Masjid Raya At Taqwa, Cirebon, Jawa Barat. Foto/Dok SINDOnews


ARBindonesia.com, JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa Salat Idul Fitri berjamaah di luar rumah dilarang. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD
mengatakan, Salat Id di luar rumah beramai-ramai termasuk kegiatan yang dilarang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 9/2020.


“Juga dilarang oleh berbagai peraturan undang-undang yang lain. Misalnya Undang-Undang Nomor 6/2018 tentang Karantina Kewilayahan yang dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kegiatan keagamaan yang masif yang menimbulkan menghadirkan kumpulan orang banyak itu termasuk yang dilarang. Termasuk yang dibatasi oleh peraturan perundang-undangan,” tegasnya seusai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (19/5/2020).


Dia mengatakan, pemerintah meminta dengan sangat agar ketentuan tersebut tidak dilanggar. Dia mengajak tokoh agama, organisasi masyarakat keagamaan dan tokoh ada untuk meyakinkan masyarakat bahwa kerumunan salat berjamaah itu termasuk bagian yang dilarang oleh peraturan perundang-undangan.


“Bukan karena salatnya itu sendiri tetapi karena itu merupakan bagian dari upaya menghindari bencana. Covid-19 termasuk bencana nonalam nasional yang berlaku berdasar keputusan pemerintah itu soal salat Id,” tuturnya.


Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, sejak pekan lalu pihaknya telah mengeluarkan imbauan dalam menyambut Idul Fitri. Saat itu masih diimbau untuk Salat Id di rumah. Namun, kini telah diputuskan bahwa Salat Id di luar rumah dilarang.


“Pada saat rapat tadi kita temukan bahwa RO kita masih di atas poin 1,11. Beberapa info dari WHO bahwa yang biasanya bisa melakukan relaksasi itu di bawah 1. Jadi kalau di bawah 1 baru mulai berpikir relaksasi. Tapi kalau masih di atas 1,11 maka tidak boleh ada relaksasi tetap tepat,” ungkapnya.


Laporan BIN
Fachrul Razi mengatakan, dari laporan BIN diketahui jika tetap melakukan Salat Id di luar rumah akan bisa menyebabkan pelonjakan angka penularan Covid-19 yang sigifikan.


“Kegiatan keagamaan harus dilakukan di dalam rumah sendiri bersama keluarga inti dan pembatasan kegiatan di tempat dan fasilitas umum. Jadi dua hal ini kita harus taati. Kalau tadinya saya hanya mengeluarkan imbauan Salat Id di rumah, saya akan tambahkan sesuai dengan Bapak Menko Polhukam tadi hendaknya kita taat kepada pembatasan kegiatan keagamaan maupun pembatasan kegiatan di fasum sesuai dengan UU No 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” pungkasnya. (*)


Sumber sindonews.com




Bupati Kampar Serahkan Santunan untuk 300 Anak Yatim Piatu

ARBindonesia.com, KAMPAR – Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH didampingi Kepala Bagian Kesra Setda Kampar Yurnalis menyerahkan bantuan untuk anak yatim piatu sebanyak 300 orang terdiri dari 237 KK.


Bantuan tersebut berasal dari infak jemaah mesjid yang ada di 4 Kecamatan yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, dan Kecamatan Kuok.


Penyerahan dilakukan secara simbolis di Masjid Al-Ikhsan Markas Islamic Centre Bangkinang, Senin (18/5/2020).


Bupati Kampar mengatakan ini suatu bentuk kepedulian kita semua bahwa anak-anak yatim di Kabupaten Kampar merupakan anak-anak kita dan kita juga harus mempunyai rasa kepedulian yang tinggi tentang keberlangsungan mereka baik dari sisi kebutuhan mereka sehari-hari maupun dari sisi pendidikan.


“Ini harus menjadi perhatian kita terus dan harus kita tingkatkan kepedulian-kepedulian ini, tidak hanya sekedar memberikan santunan setahun sekali namun paling tidak keberadaan mereka ini kita ayomi sehingga mereka merasa memiliki orang tua yang memperhatikan dan memperdulikan mereka,” ujar Bupati Kampar.


Bupati Kampar berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban anak-anak kita ini, apalagi saat ini bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat kita senantiasa dicurahkan, kebahagian kemulian oleh Allah SWT, diberikan kekuatan dalam menunaikan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan amal ibadah.


“Kepada pengurus saya memberikan apresiasi atas kerjasamanya dalam menaja bantuan ini, dan kedepan dapat kita tingkatkan,” Imbuh H Catur. (Disk/yus)




Kades Mayang Sari Jaya Serahkan BLT pada 17 Orang Penerima

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Desa Mayang Sari Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 17 warga penerima, Senin (18/5/2020).


Kegiatan penyerahan BLT DD untuk anggaran bulan April, dan diserahkan langsung oleh Kades Mayang Sari Jaya, Erma Haini, bersama Babinkamtibmas, Pendamping Desa, dan P3MD.


Menurut Kades Erma Haini, penerima BLT ini setelah diserahkan uangnya akan langsung didampingi oleh relawan untuk melakukan pembelanjaan sembako di warung.


“Pendampingan ini dilakukan agar dana BLT tersebut dipergunakan oleh tepat sasaran,” tuturnya.


Selain itu,  Kades juga menyampaikan bahwa dalam proses melaksanakan penyerahan tetap sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. (arb)




Antisipasi Dampak Covid 19 Terhadap Ketahanan Pangan, Bupati Kampar Siapkan 500 Hektar Kebun Jagung

ARBindonesia.com, KAMPAR – Antisipasi dampak pandemi Covid-19 terhadap ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Kampar menyiapkan 500 hektar  lahan untuk ditanami jagung.


Dikatakan Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto, selain berdampak pada perekonomian masyarakat, tidak menutup kemungkinan dengan berkepanjangnya kasus Covid-19 ini juga akan berdampak pada ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Kampar.


“Dengan demikian sesuai dengan arahan Gubernur Riau dalam menjaga ketahan pangan, maka Pemerintah Daerah Kabupten Kampar menargetkan dalam waktu dekat akan melakukan penananaman jagung seluas lebih kurang 500 hektar,” kata Bupati Kampar usai melaksanakan gerakan penanaman bibit jagung Busi di lahan milik Pemda Kampar seluas 10 hektar di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Sabtu (16/5/20).


Lanjutnya, saat ini hampir 70 persen kita masih ketergantungan pasokan pangan dari Sumatra Barat. Kita ketahui bersama bahwa dampak dari Covid-19 telah mencederai semua perekonomian masyarakat, maka sekali lagi tidak menutup kemungkinan stok pangan nantinya bisa habis.


“Untuk itu, jagung adalah salah satu alternatif dalam antisipasi kerawanan pangan nantinya. Karena jagung apabila diolah dengan baik juga bisa lebih lembut dan enak sama dengan nasi,” papar H Catur.


Didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Suhendri, SH, MH, Ketua DPRD Kampar M Faisal, ST, Wakil Repol, S.Ag, Sekda Kampar Drs Yusti, M.Si, Kadis Pertanian H Bustan. H Catur juga menyampaikan bahwa kampar saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


“Untuk itu tidak bosannya saya menghimbau kepala seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan  Protokol Keshatan. Tetap dirumah saja, kalaupun perlu keluar rumah wajib gunakan masker,” terang H Catur. (Yusrizal)




Pemdes Pasir Agung Taja Sosialisasi Serta Penyerahan BLT DD pada Warga Penerima Manfaat

ARBindonesia.com, ROKAN HULU – Pemerintahan Desa (Pemdes) Pasir Agung menaja sosialisasi serta penyerahan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat yang menerima manfaat bantuan tersebut, Jum’at (15/5/2020) siang.


Sosialisasi digelar di ruang Balai Desa Pasir Agung, jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).


Kepala Desa Pasir Agung, Siswanto dalam sambutannya mengatakan wabah pandemi covid-19 telah membuat perekonomian masyarakat terganggu, untuk itu Pemerintahan Desa telah diberi bantuan besar oleh Presiden RI melalui Kemendesa untuk mengalokasikan dana Desa dengan memberikan BLT DD kepada masyarakat karena dampak Covid-19.


“Dana ini sebenarnya berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat yang bersumber dari pajak yang telah dibayarkan oleh masyarakat. Kami dari Pemerintahan Desa Pasir Agung sangat mendukung Program Pemerintah Pusat, Pemprov Riau dan Pemkab Rohul terkait penyaluran dana BLT DD ini,” ujar Siswanto.


Lanjutnya, BLT DD ini nantinya akan diberikan kepada 130 orang KK dengan besaran 600 ribu per bulan dan akan diberikan selama tiga bulan kepada Keluarga Penerima manfaat.


“Penerima di Desa Pasir Agung sudah di verifikasi sebanyak tiga kali oleh petugas yang bertujuan agar jangan terjadi tumpang tindih dengan penerima bantuan program yang lainnya. Mohon pergunakanlah bantuan ini dengan sebaik-baiknya,” tutup Kepala Desa Pasir Agung.


Dikesempatan tang sama, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif P3MD Kabupaten Rokan Hulu, Abdul Manaf Latif, M.Kom mengatakan bahwa dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian masyarakat membuat Pemerintah Pusat melalui Kemendesa  memberikan kewenangan kepada Pemerintah Desa untuk menyalurkan dana BLT DD kepada masyarakat yang tergolong miskin.


“Untuk Kabupaten Rokan Hulu ada beberapa desa yang telah menyerahkan dana BLT DD kepada penerima manfaat, yakni Desa Ali Antan Kecamatan Tandun, Desa Giti Kecamatan Kabun dan Desa Pasir Agung yang merupakan desa pertama di Kecamatan Bangun Purba,” papar Manaf.


Dari pantauan dilokasi, pada sosialisasi dan penyerahan dana BLT DD tampak hadir Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif P3MD Kabupaten Rokan Hulu Abdul Manaf Latif, M.Kom, Kepala Desa Pasir Agung Siswanto, Sekdes Pasir Agung Dwi Marsuwun, Bhabinkamtibmas Desa Pasir Agung, Pendamping Desa (PD) P3MD Endro Prayitno, Pendamping Lokal Desa (PLD) Jaloan serta ratusan masyarakat penerima manfaat dana BLT DD.


Reporter M. Syari Faidar